Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.886 views

Di Balik Istilah Akhi-akhi Trash

 

Penulis:

Keni Rahayu || Influencer Dakwah Millenial

 

PERNAH dengar istilah akhi-akhi trash? Bagus lah kalau belum pernah hehe. Tapi kalau udah pernah dan kamu setuju sama istilah itu, hmm baiknya duduk dulu sebentar kita obrolin masalah ini bersama. Sepakat? 

Akhi-akhi trash adalah sebuah gagasan diangkat oleh seorang influencer muda, yang kemarin sempat ramai karena gagasannya untuk memilih childfree. Si mbak G menyampaikan beberapa intro di instagram story-nya tentang akhi-akhi trash, kemudian direspon oleh followers-nya. Banyak followers menceritakan pengalaman mereka bersinggungan langsung dengan akhi-akhi trash. Beberapa diunggah di instagram story mbak G dan dibubuhi komentar beliau. Setelah dibahas, beberapa story disimpan di highlight (HL) instagram story. Sampai hari ini pun masih ada di HL (6/9/21), sehingga masih bisa terbaca meskipun kita tertinggal bahasan tersebut. 

Dari beliau, digambarkan bahwa akhi-akhi trash ini adalah laki-laki yang nampak alim tapi ternyata kelakuannya kayak trash (baca: sampah). Misalnya, kelihatannya aja alim, tapi ngerendahin perempuan. Faktanya aja apal Qur'an 30 juz, tapi bergaul parah sama perempuan. Bahkan beberapa followers menceritakan tentang ayahnya sendiri, katanya suka nyeramahin istri tapi dia sendiri zalim ke keluarga. Macem-macem lah. 

Yang lebih disayangkan lagi, kata si mbak, bahwa lingkungan sekitar ini gak adil. Kenapa selalu cewek yang disalahkan, padahal akhi-akhi juga kelakuannya banyak yang kek sampah. Terus, di balik itu semua ada patriarkis yang mendukung hal tersebut. Seolah laki-laki gak apa-apa salah, namanya juga pemimpin. Atau perempuan juga tetap harus manut meski pemimpinnya "begitu". Ini gagasan beliau lho ya. 

Waduh, sayang sekali mbak G bergagasan demikian. Coba kita cuplik satu-satu ya, kita cari solusi masalah ini. Apa iya akhi-akhi trash ini sebuah masalah yang kemudian diperparah dengan patriarki yang mengakar di masyarakat? Cekidot. 

Kaca mata memang menentukan sekali cara pandang kita. Dengan kaca mata hitam, kita melihat dunia jadi lebih gelap. Kaca mata plus dan minus memperlihatkan pandangan yang begini dan begitu. Sama juga dengan kehidupan ini. Kaca mata apa yang kita pakai, disitulah kita bisa menilai. 

Jika mbak G memandang akhi-akhi trash ini bagian dari permasalahan patriarki, bahkan penjajahan perempuan berkedok agama dan sebagainya saya malah melihat sebaliknya. Saya lihat akhi-akhi trash ini adalah bentuk hijrahnya sobat milenial (khususnya lelaki) yang hijrahnya masih setengah jalan. Di satu sisi ia mulai mengenal agama Tuhannya, ia jalankan. Di sisi lain, ia masih terjerembab di lumpur kotor kelamnya dunia. Jadi yang terlihat adalah lelaki berkedok agama tapi isinya "sampah". 

Saya malah memandang ini sebagai hal positif, dampak dari riuhnya aktivitas dakwah. Ternyata, dakwah ke pemuda milenial berdampak, meskipun belum kafah alias masih setengah-setengah. Tak apa, wajar. Lagian bukankah hijrah itu menjalani yang bisa diupayakan meski sebagian, daripada meninggalkan seluruhnya sama sekali dengan dalih ketidakmampuan? 

Anak kecil aja sebelum bisa lari, dia belajar jalan dulu. Iman juga begitu. Sebelum anak adam bisa taat total pada Tuhannya, ia akan menjalani sebuah proses namanya istikamah menuju totalitas ibadah, menjalankan semua aktivitas sesuai hukum syara'. Begitu. 

Kalau negatip ke Islam, apa pun faktanya pasti dipandang negatip orang emang gak pro ke ide Islam kan? Lah namanya supportnya ide feminis, balik lagi jadinya ngunggulin feminisme dan jelek-jelekin Islam. Lagian, mana ada orang sempurna di dunia ini? Gak ada. Cuma nabi Muhammad yang sempurna. Manusia pasti banyak cela, itulah mengapa ia perlu belajar mengkaji Islam secara istikamah. 

Kalau mau fair, harusnya mikirnya gini: yang kenal agama aja trash, apalagi yang enggak? Betul dong? Emang yang gak boleh trash cuma orang beragama (specificly muslim)? Yang gak bawa-bawa agama pun juga gak boleh trash lah. Hidup buat apa kalau cuma jadi trash? Ye gak? 

Apa kita jadi bisa maklum ke orang-orang yang gak bawa agama di kehidupan umum, bahwa mereka jadi boleh trash gitu? Padahal baik atau buruk itu potensi setiap manusia. Manusia alim punya potensi berbuat buruk. Manusia trash pun punya potensi berbuat baik. Itulah mengapa manusia diberi akal agar ia bisa mengupayakan setiap amalnya bernilai baik, tentunya atas standar Allah swt ya, jangan atas akal itu sendiri. Sebab salah satu kelemahan manusia adalah ketika ia menuhankan akalnya, seolah ia segalanya dan bebas berbuat apa saja. Basi. Fir'aun uda tenggelam di laut gegara mikir begituan.

Dah lah, gak saatnya rebahan. Bangun gaes. Ngaji, belajar Islam terapin kafah jangan setengah-setengah. Nanti yang jadi jelek agama Allah, padahal kita yang gak bener bawanya. Dah, yuk hijrah, yuk istikamah, yuk kafah! Wallahu a'lam bishowab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Harga PCR Turun, Fahira Idris: Semakin Murah Semakin Baik

Harga PCR Turun, Fahira Idris: Semakin Murah Semakin Baik

Rabu, 27 Oct 2021 11:49

Harga PCR Rp300 Ribu, Legislator Bandingkan di India Bisa Mematok Harga di Bawah Rp100 Ribu?

Harga PCR Rp300 Ribu, Legislator Bandingkan di India Bisa Mematok Harga di Bawah Rp100 Ribu?

Rabu, 27 Oct 2021 09:56

Pentagon: Kelompok Jihadis di Afghanistan Dapat Menyerang AS Dalam Enam Bulan

Pentagon: Kelompok Jihadis di Afghanistan Dapat Menyerang AS Dalam Enam Bulan

Rabu, 27 Oct 2021 09:36

Korupsi Jadi Ritual Bangsa, Berapa Harga Percaya?

Korupsi Jadi Ritual Bangsa, Berapa Harga Percaya?

Rabu, 27 Oct 2021 07:47

Pinjol, Transaksi Ribawi yang Menjerat Umat

Pinjol, Transaksi Ribawi yang Menjerat Umat

Rabu, 27 Oct 2021 07:37

Menag dan Kegaduhan

Menag dan Kegaduhan

Selasa, 26 Oct 2021 23:28

Hamas Serukan Penduduk Yerusalem Lawan Israel Terkait Pembongkaran Makam Al-Yusufiya

Hamas Serukan Penduduk Yerusalem Lawan Israel Terkait Pembongkaran Makam Al-Yusufiya

Selasa, 26 Oct 2021 22:13

Pemain Kriket Muslim India Jadi Sasaran Pelecehan Setelah Timnya Dikalahkan Pakistan

Pemain Kriket Muslim India Jadi Sasaran Pelecehan Setelah Timnya Dikalahkan Pakistan

Selasa, 26 Oct 2021 22:00

Anis Tegaskan PKS Fokus Bantu Kesejahteraan Masyarakat

Anis Tegaskan PKS Fokus Bantu Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 26 Oct 2021 21:16

Mustafa Kemal Attaturk Tidak Sekuler

Mustafa Kemal Attaturk Tidak Sekuler

Selasa, 26 Oct 2021 21:00

Pemerintah Waspadai Varian Baru Corona AY.4.2 dari Inggris

Pemerintah Waspadai Varian Baru Corona AY.4.2 dari Inggris

Selasa, 26 Oct 2021 16:15

Legislator PKS Desak Pemerintah Investigasi Tabrakan LRT

Legislator PKS Desak Pemerintah Investigasi Tabrakan LRT

Selasa, 26 Oct 2021 15:54

Selamat Hari Santri, Saatnya Video Menjadi Dakwah Utama

Selamat Hari Santri, Saatnya Video Menjadi Dakwah Utama

Selasa, 26 Oct 2021 13:07

Mantan Pejabat Intelijen Saudi Saad Aljabri Sebut Mohammed Bin Salman 'Pembunuh Dan Psikopat'

Mantan Pejabat Intelijen Saudi Saad Aljabri Sebut Mohammed Bin Salman 'Pembunuh Dan Psikopat'

Selasa, 26 Oct 2021 09:45

Stop Ashobiyah Qaumiyah

Stop Ashobiyah Qaumiyah

Selasa, 26 Oct 2021 08:58

Mau Profit Bisnis Kuliner Meningkat? Intip Bocoran 26 Resep ini

Mau Profit Bisnis Kuliner Meningkat? Intip Bocoran 26 Resep ini

Selasa, 26 Oct 2021 08:30

Menag Sebut Kemenag Hadiah Untuk NU, Kader Muda PERSIS: Ahistoris

Menag Sebut Kemenag Hadiah Untuk NU, Kader Muda PERSIS: Ahistoris

Selasa, 26 Oct 2021 08:05

Mengapa Jokowi Butuh Ganjar?

Mengapa Jokowi Butuh Ganjar?

Selasa, 26 Oct 2021 04:29

Peringatan Hari Santri Harus Terus Menginspirasi Semangat Jihad Mengisi Kemerdekaan

Peringatan Hari Santri Harus Terus Menginspirasi Semangat Jihad Mengisi Kemerdekaan

Senin, 25 Oct 2021 23:10

Pak Prabowo, Sudahlah!

Pak Prabowo, Sudahlah!

Senin, 25 Oct 2021 23:02


MUI

Must Read!
X

Selasa, 26/10/2021 23:28

Menag dan Kegaduhan