Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.559 views

Masalah Palestina Bukan Hanya Masalah Kemanusiaan, Namun Juga Masalah Agama

TOP ANALYSIS:

Masalah Palestina Bukan Hanya Masalah Kemanusiaan, Namun Juga Masalah Agama

Oleh : Adi Victoria

Penulis Buku Khilafah The Answer

It's not about religion..it's about humanity” (ini bukan masalah agama, ini adalah masalah kemanusiaan). Kalimat ini banyak tertulis pada beberapa poster peserta aksi solidaritas untuk bangsa Palestina. Pesan yang ingin disampaikan bahwa apa yang terjadi di tanah yang diberkahi tersebut bukanlah masalah masalah agama antara Islam dan Yahudi, namun yang terjadi adalah hanya sebatas tragedi kemanusiaan yang menimpa bangsa Palestina atas tindakan Zionist Yahudi yang membunuh dan membantai masyarakat di sana.

Pernyataan diatas seolah mengamini daripada apa yang disampaikan oleh Harun Syaifullah selaku Kepala Seksi Politik dan Keamanan Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dalam diskusi yang bertajuk "Mendorong Perdamaian di Gaza melalui Two State Solution" di kantor Kontras, Jalan Borobudur, Jakarta, Rabu (16/7).

Pada kesempatan tersebut, Harun Syaifullah mengatakan "Harus dipahami juga bahwa konflik ini adalah persoalan kemanusiaan dan masalah penjajahan. Ini bukan masalah agama,". Karena menurutnya pula buktinya warga negara di Amerika maupun Eropa juga turut mengecam keras konflik kemanusiaan yang terjadi di Gaza.

Dubes Palestina untuk Indonesia Fariz Mehdawi juga mengatakan bahwa konflik antara Palestina-israel bukan berdasarkan konflik agama. Melaikan soal keadilan dan ketidakadilan. “Kami tak sendiri di sini. Kami mendapat dukungan saudara kami di Arab, Afrika, Asia, Uni Eropa, dan Amerika, bahkan juga Israel. Ada beberapa warga Israel yang membela Palestina. Konflik ini juga bukan berdasarkan konflik agama. Ini soal keadilan dan ketidakadilan.” Jelasnya kepada wartawan Republika (Republika/14/07/15)

Sampai tulisan dibuat, sudah tercatat lebih dari 200 warga Palestina yang meninggal (insya Allah syahid), dan korban terbanyak adalah wanita dan anak-anak, serta ribuan yang lain mengungsi. Israel pun terus menggempur Palestina sekitar 5 menit sekali dengan meluncurkan serangan roket. Dan korban pasti akan terus berjatuhan jika apa Israel tidak menghentikan serangannya terhadap pemukiman warga Palestina. Inilah yang kemudian oleh Fariz Mehdawi menyatakan bahwa tak ada perang di Gaza, yang ada pembantaian (Kompas/2014/07/16/).

This is not just about humanity but also about religion

Apa yang terjadi di Palestina bukan hanya masalah kemanusiaan saja, melainkan juga masalah yang berkaitan dengan persoalan agama, yakni secara aqidah dan syariah.

Secara aqidah, tanah Palestina adalah tanah yang suci dan diberkahi. Rasulullah saw. bersabda, “Kalian tidak boleh mempersiapkan untuk melakukan perjalanan ziarah, kecuali pada tiga masjid; Al-Masjid Al-Haram, Masjid Rasul saw. dan Al-Masjid Al-Aqsa.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Masjid al-Aqsha juga merupakan kiblat pertama umat Islam saat melakukan ibadah sholat, sebelum turun wahyu untuk memalingkan kiblat ka’bah. Tanah Palestina juga merupakan tempat nabi melakukan mi’raj menuju ke Sidratul Muntaha saat nabi Muhammad saw melakukan Isra’ Mi’raj.

Secara syariah, tanah Palestina adalah tanah wakaf bagi kaum Muslimin semenjak ia dibebaskan oleh Khalifah Sayyidina Umar ibnul Khaththab. r.a. pada 15 H (636 M) melalui perundingan damai. Sehingga sampai hari kiamat, tanah tersebut secara status kepemilikan adalah milik kaum muslimin sebagai tanah wakaf atau tanah kharajiah. Sehingga solusi dua negara (two state solution) adalah solusi bathil. Jika solusi itu dilakukan, maka sama artinya memberikan sebagian tanah wakaf tersebut kepada Israel untuk di duduki, serta mengkhianati isi perjanjian yang dibuat oleh Khalifah Umar dengan penduduk Illiya.

isi perjanjian antara Umar bin Khattab dengan Penduduk ‘Iliyâ yang dikenal dengan perjanjian ‘Umariyah atau ‘Iliyâ adalah:

“Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang. Ini adalah apa yang diberikan oleh hamba Allah, Umar, amirul mukminin kepada penduduk Iliyâ di Ammân. Saya memberikan keamanan atas jiwa dan harta mereka, gereja-gereja mereka, salib-salib mereka, orang-orang yang sakit dan yang tidak bersalah dan seluruh agama mereka. Gereja mereka tidak boleh ditempati dan dihancurkan, tidak boleh diambil bagiannya ataupun isinya, demikian pula dengan salib-salib dan harta mereka. Mereka tidak boleh dipaksa untuk meninggalkan agama mereka. Dan seorang pun dari mereka tidak boleh dimudharatkan. Dan tidak seorangpun dari orang Yahudi boleh tinggal di Iliyâ. Penduduk Iliyâ harus membayar jizyah sebagaimana halnya dengan penduduk kota lain. Mereka harus mengeluarkan orang-orang Romawi dan Lashut. Barangsiapa yang keluar dari mereka maka jiwa dan harta mereka aman serta perniagaan dan salib-salib mereka dibiarkan. Dan barangsiapa di antara mereka yang menetap maka mereka aman. Dan mereka harus membayar jizyah sebagaimana halnya penduduk Iliyâ. Dan siapa saja dari penduduk Iliyâ yang pergi dengan hartanya ke Romawi dan dan membawa perniagaan dan salib mereka maka mereka aman hingga mereka tiba ditempat mereka. Dan penduduk al-Ardh yang berada di Iliyâ sebelum terbunuhnya Fulan maka mereka boleh menetap namun mereka wajib memberikan jizyah sebagaimana penduduk Iliyâ. Dan siapa yang mau maka mereka boleh pergi dengan orang-orang Romawi. Dan siapa saja yang mau kembali kepada kelurganya maka tidak diambil apapun dari mereka hingga mereka memanen hasil pertanian mereka. Dan apa yang ada di dalam tulisan ini merupakan janji Allah, jaminan Rasul-Nya, jaminan para Khalifah dan kaum muslimin jika mereka memberikan jizyah. (Perjanjian) ini disaksikan oleh Khalid bin Walid, ‘Amru bin ‘Ash, Abdurrahman bin Auf dan Mu’awiyah bin Abu Sofyan (Tarikh ar-Rusul wal-Muluk: II/307).

Dalam klausul perjanjian tersebut ada tertulis Dan tidak seorangpun dari orang Yahudi boleh tinggal di Iliyâ. Ketentuan ini berlaku hingga hari kiamat. Berdasarkan klausul tersebut, kaum Yahudi tidak boleh tinggal di Palestina. Terlebih dengan cara merampas dari pemiliknya, mengusir penduduknya, dan mendirikan negara yang berkuasa di atasnya.

Dukungan yang diberikan oleh penguasa-penguasa negeri Islam eksistensi negara Israel dan dukungan berdirinya negara Palestina jelas merupakan tindakan yang dzalim sekaligus merupakan pengkhiatan terhadap kaum muslimin. Mereka tanpa malu meridhai eksistensi negara yang berdiri di atas tanah yang dirampas dari kaum muslim. Sikap ini sekaligus menunjukkan bahwa tidak lain adalah agen-agen Barat (’umalâ) yang terus mendukung berbagai strategi negara-negara penjajah untuk menghancurkan Islam dan kaum muslimin.

Solusi : Jihad & Khilafah

Penderitaan bangsa Palestina dimulai ketika Negara Zionis Israel berdiri pada tahun 1948 melalui dukungan Amerika dan PBB. Israel kemudian membangun pemukiman untuk penduduk Yahudi di atas tanah kaum muslimin Palestina. Pengusiran besar-besaran dilakukan, yang disertai dengan pembunuhan dan pembantaian, dan itu terus terjadi sampai sekarang. Ini artinya sudah lebih dari 66 tahun penderitaan ini dialami oleh bangsa Palestina sampai sekarang.

Dunia international melalui PBB, Liga Arab, OKI dan negara lainnya selalu menyerukan solusi melalui jalur diplomasi, bukan dengan solusi militer. Karena menurut mereka, solusi diplomasi adalah solusi yang beradab. Padahal, solusi yang beradab, hanya untuk negara yang memang memiliki adab, bukan negara yang tidak memiliki adab namun juga biadab seperti Israel. Fakta lain juga menunjukan bahwa solusi-solusi tersebut tidak berhasil, termasuk resolusi dari PBB yang selalu diindahkan oleh Israel, juga Amerika yang selalu menggunakan hak veto nya untuk membela anak emasnya (Israel,red) tersebut.

Jika kemudian cara-cara yang sama tersebut masih digunakan untuk menyelasaikan masalah Israel, maka,coba renungkan apa yang pernah disampaikan oleh seorang ilmuan bernama Albert Einstein Kegilaan: Melakukan hal yang sama secara terus-menerus dan mengharapkan hasil yang berbeda.

Maka, tidak ada solusi tuntas atas masalah Palestina selain daripada jihad itu sendiri. Mengerahkan aksi militer untuk menghentikan kebiadaban Israel, serta mengusirnya keluar dari tanah wakaf milik kaum muslimin tersebut.

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw bersabda: “Tidak akan datang Hari Kiamat hingga kaum muslim memerangi Yahudi. Maka kaum muslim memerangi mereka hingga mereka bersembunyi di balik batu dan pepohonan. Namun batu atau pohon itu berkata: Ya muslim, ya Abdullah ini Yahudi di belakang saya, kemarilah dan bunuhlah dia kecuali pohon gharqad karena ia adalah pohonnya orang Yahudi” (HR. Muslim dan Ahmad).

Dan itu bisa dilakukan dengan adanya persatuan kaum muslimin di seluruh dunia dibawah panji kemuliaan Islam, dibawah system Khilafah Islamiyyah. Khalifah akan menyeru seluruh kaum muslim untuk berjihad membebaskan tanah Palestina dari pendudukan Yahudi la’natullah tesebut.

Sebagaimana gambaran dari al-Imam al-'Allamah as-Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani ketika menggambarkan Khilafah ini dengan gambaran yang sangat akurat, seraya mengatakan, "Khilafah adalah arus utama Islam, dan apa yang selalu dikelilingi, Dengannya, agama akan terjaga, dan Islam pun akan terlindungi. Hudud akan bisa ditegakkan. Berbagai kejahatan akan bisa dicegah. Dengannya perbatasan akan bisa dijaga. Wilayah yang dilindungi akan tetap terjaga, dan tidak akan dilanggar. Wallahu a’lam bishowab.[]

Referensi Tulisan :

http://www.republika.co.id/berita/koran/halaman-1/14/07/15/n8qoo43-fariz-mehdawi-duta-besar-palestina-untuk-indonesia-mereka-melakukan-pembersihan-etnis

http://nasional.kompas.com/read/2014/07/16/23571061/Gaza.Bukan.Konflik.Agama.GAMKI.Temui.Dubes.Palestina

http://internasional.kompas.com/read/2014/07/16/16541771/Dubes.Palestina.Tak.Ada.Perang.di.Gaza.yang.Ada.Pembantaian

http://news.detik.com/read/2014/07/16/190743/2639387/10/kemlu-konflik-palestina-israel-bukan-masalah-agama

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
Virus Corona: Semua Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Gejala dan Risikonya

Virus Corona: Semua Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Gejala dan Risikonya

Sabtu, 25 Jan 2020 19:46

Rebo Reborn : Konsep Quantum untuk Kembali Sehat di Pizza Diva

Rebo Reborn : Konsep Quantum untuk Kembali Sehat di Pizza Diva

Sabtu, 25 Jan 2020 18:13

Laporan: Saudi Berencana Mata-matai Calon Istri Jamal Khashoggi Hatice Cengiz

Laporan: Saudi Berencana Mata-matai Calon Istri Jamal Khashoggi Hatice Cengiz

Sabtu, 25 Jan 2020 18:00

QQ FOODS Hadir Padukan Ruqyah dan Fisika Quantum Pada Kuliner

QQ FOODS Hadir Padukan Ruqyah dan Fisika Quantum Pada Kuliner

Sabtu, 25 Jan 2020 17:59

34 Cedera Otak Traumatis Setelah Serangan Rudal Iran di Pangkalan Ain Al-Assad Irak

34 Cedera Otak Traumatis Setelah Serangan Rudal Iran di Pangkalan Ain Al-Assad Irak

Sabtu, 25 Jan 2020 17:41

Guru Besar IPB: Bangun Negara, Pemerintah Harus Perhatikan Ketahanan Keluarga

Guru Besar IPB: Bangun Negara, Pemerintah Harus Perhatikan Ketahanan Keluarga

Sabtu, 25 Jan 2020 17:04

Quantum Ruqyah (1): Sembuhkan Sakit Hanya dengan Al Fatihah, Emang Bisa?

Quantum Ruqyah (1): Sembuhkan Sakit Hanya dengan Al Fatihah, Emang Bisa?

Sabtu, 25 Jan 2020 16:55

Peran Pemerintah di Freeport Kurang Strategis, Ini saran PKS.

Peran Pemerintah di Freeport Kurang Strategis, Ini saran PKS.

Sabtu, 25 Jan 2020 16:49

PKS: Harga Bahan Pokok Tinggi, Angka Kemiskinan Naik

PKS: Harga Bahan Pokok Tinggi, Angka Kemiskinan Naik

Sabtu, 25 Jan 2020 14:52

Fasilitasi Sertifikasi Halal, Kemenkop UKM Gandeng LPPOM MUI

Fasilitasi Sertifikasi Halal, Kemenkop UKM Gandeng LPPOM MUI

Sabtu, 25 Jan 2020 13:48

Virus Corona: Bentuk Teguran dari Allah

Virus Corona: Bentuk Teguran dari Allah

Sabtu, 25 Jan 2020 12:35

Hari Gizi Nasional, Agar Tak Sekadar Seremonial

Hari Gizi Nasional, Agar Tak Sekadar Seremonial

Sabtu, 25 Jan 2020 11:29

Menyoal Pesantren Salafi dan Modern

Menyoal Pesantren Salafi dan Modern

Sabtu, 25 Jan 2020 10:17

Pemerintah Diminta Mobilisasi Kapal Nelayan Indonesia Penuhi Laut Natuna

Pemerintah Diminta Mobilisasi Kapal Nelayan Indonesia Penuhi Laut Natuna

Sabtu, 25 Jan 2020 09:21

Koalisi LSM Antikorupsi Minta KPK Usut Dugaan Yasonna Laoly Rintangi Kasus Harun Masiku

Koalisi LSM Antikorupsi Minta KPK Usut Dugaan Yasonna Laoly Rintangi Kasus Harun Masiku

Sabtu, 25 Jan 2020 08:25

HNW Kritik Wacana Materi Khutbah Jumat Diatur Pemerintah

HNW Kritik Wacana Materi Khutbah Jumat Diatur Pemerintah

Sabtu, 25 Jan 2020 07:01

Universitas Sains Islam Malaysia Kunjungi Prodi Matematika UIN Ar-Raniry

Universitas Sains Islam Malaysia Kunjungi Prodi Matematika UIN Ar-Raniry

Sabtu, 25 Jan 2020 06:49

Kemiskinan dan Perlawanan Anak-Anak Tanjung Priok

Kemiskinan dan Perlawanan Anak-Anak Tanjung Priok

Sabtu, 25 Jan 2020 05:48

Empat Alasan Kaum Muslimin Wajib Menolak Sekularisme

Empat Alasan Kaum Muslimin Wajib Menolak Sekularisme

Sabtu, 25 Jan 2020 00:26

Bukan Penghargaan Membanggakan

Bukan Penghargaan Membanggakan

Jum'at, 24 Jan 2020 23:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X