Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.985 views

Pertamina, Haruskah Dijual demi Menutup Kerugian?

Oleh: Mariyah Zawawi

Menteri BUMN, Rini Soemarno menyetujui empat usulan penting Pertamina, termasuk rencana share down aset hulu dan spin off  unit bisnis RU IV Cilacap dan unit bisnis RU V Balikpapan melalui surat bernomor S-427/MBU/06/2018 tertanggal 29 Juni 2018. Hal ini dilakukan untuk menutupi kerugisn Pertamina (tribunnews.com, 21/07/18).

Keluarnya surat ini memunculkan respon yang beragam. FAPB (Federasi Serikat Buruh Pekerja Pertamina) menolak rencana ini. Mereke berpendapat bahwa pelepasan kilang dapat menyebabkan fundamental Pertamina melemah. Para ekonom pun menolaknya. Salah satunya adalah Dradjad H. Wibowo. Ekonom INDEF ini mengatakan bahwa kerugian yang dialami oleh Pertamina adalah akibat buruknya tata kelola APBN oleh pemerintah, khususnya pada pos subsidi energi.

Pertamina, Dulu dan Sekarang

Pertamina didirikan pada tahun 1968. Tugas utama Pertamina adalah mengelola pertambangan minyak dan gas bumi, serta distribusi BBM ke seluruh wilayah Indonesia. Ini ditetapkan dalam UU No. 8 tahun 1971. Dengan begitu, Pertamina memegang monopoli pengelolaan migas di Indonesia.

Namun, sejak dikeluarkannya UU No. 22 tahun 2001, hak istimewa ini tidak ada lagi. Monopoli Pertamina di bisnis minyak dan gas ini telah dicabut. Regulator di hulu dan hilir kemudian diserahkan kembali kepada pemerintah. Sementara itu, Pertamina ditetapkan sebagai BUMN dan hanya menjadi operator yang kedudukannya sama dengan perusahaan minyak lainnya.

Pemerintah saat itu membentuk BP MIGAS (Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi) sebagai regulator hulu. Saat ini, regulator hulu diserahkan kepada SKK Migas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi) Kementerian ESDM. Sedangkan regulator hilir diserahkan kepada BPH Migas (Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi) (www.energi-ku.com/2016/09).

Fakta-Fakta di Balik Kerugian Pertamina

Sebagai BUMN, Pertamina harus mengikutu peraturan terkait BUMN. Dalam UU No. 19 tahun 2003 tentang BUMN, pasal 2 dijelaskan (1) maksud dan tujuan pendirian BUMN adalah: (a) memberikan sumbangan bagi perkembangan perekonomian nasional pada umumnya dan penerimaan negara pada khususnya dan (b) mengejar keuntungan.

Karena itu, Pertaminalah yang bertugas untuk menyediakan pasokan migas bagi rakyat Indonesia. Termasuk menjalankan tugas yang dibebankan oleh pemerintah untuk menyukseskan Program BBM Satu Harga. Program ini bertujuan untuk menciptakan harga bahan bakar yang sama antar-daerah di seluruh wilayah Indonesia. Seluruh konsekuensi biaya BBM satu harga, mulai dari transportasi hingga margin fee pengeluaran bagi penyalur di lokasi, sepenuhnya ditanggung oleh Pertamina.

Harga yang ditetapkan oleh pemerintah untuk penugasan jenis Premium sebesar Rp 6.450 per liter. Sedangkan harga solar ditetapkan sebesar Rp 5.150 per liter. Sementara, harga dasar Premium adalah Rp 8.600 per liter untuk April-Juni. Selisih dengan harga sekarang Rp 2.150 per liter. Untuk Solar, harga dasarnya adalah Rp 8.350. Subsidi dari pemerintah sebesar Rp 500 per liter. Sehingga, selisih dengan harga sekarang adalah Rp 3.200 per liter.

Selisih harga inilah yang harus ditanggung oleh Pertamina sehingga menyebabkan kerugian sebesar Rp 12,72 trilliun selama semester I-2017. Pada Januari-Februari 2018, kerugian yang dialami oleh Pertamina mencapai Rp 4 trilliun (tribunnews.com, 21/07/18). Yang lebih mengagetkan lagi adalah adanya tunggakan subsidi yang belum dibayarkan oleh pemerintah sejak tahun 2016. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Drajdad H. Wibowo (tribunnews.com, 21/07/18).

Disamping itu, kerugian yang dialami oleh Pertamina juga disebabkan oleh menurunnya produksi di kilang minyak yang dikuasai oleh Pertamina. Saat ini, Pertamina menguasai 6 unit kilang minyak, yaitu Dumai, Plaju, Cilacap, Balikpapan, Balongan, dan Kasim. Total produksi minyak dari 6 kilang minyak itu sebesar 900.000 barrel per hari (Bph). Sedangkan konsumsi masyarakat sebesar 1,6 juta Bph. Kekurangan pasokan ini mengharuskan Pertamina untuk mengimpornya. Dan itu sudah dilakukan oleh Pertamina sejak tahun 2004, 3 tahun setelah dicabutnya monopoli Pertamina (detik.com,21/07/18). Padahal, di Indonesia terdapat 225 blok migas. Lantas, siapa pengelola lainnya? Tentu saja perusahaan minyak swasta (www.saripedia.wordpress.com).

Solusi Mengatasi Kerugian Pertamina

Sebenarnya, untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi oleh Pertamina tidak harus dengan menjual aset yang dimilikinya. Sudah saatnya pemerintah memikirkan kesejahteraan rakyatnya dan mengembalikan hak-hak mereka. Rasulullah SAW bersabda, "Kaum muslimin berserikat dalam tiga hal, padang rumput, air, dan api." (HR. Abu Dawud)Api, dalam hal ini meliputi energi, termasuk di dalamnya adalah energi migas.

Karena itu, pengelolaan migas seharusnya dilakukan oleh pemerintah, dalam hal ini adalah Pertamina sebagai BUMN. Namun, tentu saja, semua itu dilakuksn untuk menyejahterakan rakyat, bukan semata-mata mengejar keuntungan. Pemerintah harus kembali melakukan perannya sebagai pelayan rakyat. Bukan sekedar sebagai regulator dan fasilitator. Bukan pula penyedia jasa bagi rakyatnya yang dianggap sebagai pengguna jasa yang harus membayar kepadanya. Jika peran pemerintah bisa dikembalikan sebagaimana mestinya, pengelolaan energi migas akan berada di tangan bangsa sendiri. Dan kesejahteraan pun akan dapat dinikmati. Waallaahu alam. (rf/voa-islam.com)

ILustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News
Agama Abu Janda Apa Ya?

Agama Abu Janda Apa Ya?

Sabtu, 07 Dec 2019 08:05

Tak Mau Hormat Bendera Vs Radikalisme

Tak Mau Hormat Bendera Vs Radikalisme

Sabtu, 07 Dec 2019 05:20

Gaza Ekspor Stroberi ke UEA dan Bahrain untuk Pertama Kali

Gaza Ekspor Stroberi ke UEA dan Bahrain untuk Pertama Kali

Jum'at, 06 Dec 2019 23:15

Dua Orang Tewas Dalam Penembakan di Pangkalan Angkatan Laut AS di Florida

Dua Orang Tewas Dalam Penembakan di Pangkalan Angkatan Laut AS di Florida

Jum'at, 06 Dec 2019 23:05

Menlu Saudi Al-Jubeir: Ancaman Iran untuk Kawasan Tidak Dapat Ditolerir Lagi

Menlu Saudi Al-Jubeir: Ancaman Iran untuk Kawasan Tidak Dapat Ditolerir Lagi

Jum'at, 06 Dec 2019 22:47

TIP Rilis Video Baru, Pamer Kamp Pelatihan dan Peralatan Militer yang Direbut dari Pasukan Afghan

TIP Rilis Video Baru, Pamer Kamp Pelatihan dan Peralatan Militer yang Direbut dari Pasukan Afghan

Jum'at, 06 Dec 2019 22:19

Perdana Menteri Baru Sudan Berjanji Akan Tarik Pasukan dari Yaman

Perdana Menteri Baru Sudan Berjanji Akan Tarik Pasukan dari Yaman

Jum'at, 06 Dec 2019 21:55

DSKS Dampingi Warga Surakarta Laporkan Gus Muwafiq ke Polda Jateng

DSKS Dampingi Warga Surakarta Laporkan Gus Muwafiq ke Polda Jateng

Jum'at, 06 Dec 2019 17:19

Habib Rizieq: Insyaallah MPUII Bermanfaat bagi Bangsa Indonesia

Habib Rizieq: Insyaallah MPUII Bermanfaat bagi Bangsa Indonesia

Jum'at, 06 Dec 2019 15:05

Sebentar Lagi Sperma Terpapar Radikalisme

Sebentar Lagi Sperma Terpapar Radikalisme

Jum'at, 06 Dec 2019 14:42

PKS Siap Jalankan Nasihat Muhammadiyah untuk Jadi Kekuatan Penyeimbang

PKS Siap Jalankan Nasihat Muhammadiyah untuk Jadi Kekuatan Penyeimbang

Jum'at, 06 Dec 2019 13:49

Majelis Taklim Wajib Terdaftar, Sohibul: Pemerintah Terjebak Masa Lalu

Majelis Taklim Wajib Terdaftar, Sohibul: Pemerintah Terjebak Masa Lalu

Jum'at, 06 Dec 2019 11:40

Persis: Sertifikasi Calon Pengantin Jangan Jadi Penghambat Pernikahan

Persis: Sertifikasi Calon Pengantin Jangan Jadi Penghambat Pernikahan

Jum'at, 06 Dec 2019 09:50

PP Muhammadiyah Pesankan Peran Check And Balances ke PKS

PP Muhammadiyah Pesankan Peran Check And Balances ke PKS

Jum'at, 06 Dec 2019 09:40

Negara Darurat Hukum

Negara Darurat Hukum

Jum'at, 06 Dec 2019 08:50

Saudi Akan Tawarkan Kewarganegaraan Kepada Para Ahli, Kreatif, dan Ulama, Anda Berminat?

Saudi Akan Tawarkan Kewarganegaraan Kepada Para Ahli, Kreatif, dan Ulama, Anda Berminat?

Kamis, 05 Dec 2019 21:35

Pentagon Bantah Mereka Akan Kirim 14.000 Pasukan ke Timur Tengah

Pentagon Bantah Mereka Akan Kirim 14.000 Pasukan ke Timur Tengah

Kamis, 05 Dec 2019 21:20

AS Akan Mulai Kembali Pembicaraan Damai dengan Taliban Setelah Lampu Hijau dari Trump

AS Akan Mulai Kembali Pembicaraan Damai dengan Taliban Setelah Lampu Hijau dari Trump

Kamis, 05 Dec 2019 20:40

Laporan: Wabah Bunuh Diri Menyapu Libanon di Tengah Krisis Ekonomi

Laporan: Wabah Bunuh Diri Menyapu Libanon di Tengah Krisis Ekonomi

Kamis, 05 Dec 2019 20:20

Libya Kumpulkan Bukti Ratusan Tentara Bayaran Rusia Bertempur Mendukung Haftar

Libya Kumpulkan Bukti Ratusan Tentara Bayaran Rusia Bertempur Mendukung Haftar

Kamis, 05 Dec 2019 19:58


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X