Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.706 views

KPU dan Bawaslu, kepada Manusia Kalian Bisa Sembunyi

 

Oleh:

M. Nigara, Wartawan Senior

 

SIAPA PUN kalian, apa pun yang kalian lakukan. Kepada manusia kalian bisa bersembunyi. Kepada manusia kalian bisa berbohong. Kepada manusia kalian bisa menipu. Tapi, kepada Allah, kalian pasti tidak bisa apa pun.

Balasan Allah atas kejahatan (kecurangan) itu jelas. Jika tidak sekarang, esok, lusa, minggu depan, bulan bahkan tahun depan balasan itu pasti datang. Jika tidak di dunia, kelak di akhirat. Dan jika balasan itu datang, maka sesal tiada berguna.

Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang. (Yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain, mereka minta dipenuhi. Dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi. Tidakkah orang-orang itu yakin bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan. Pada suatu hari yang besar. (Yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Rabb semesta alam (QS. al-Muthaffifîn/83:1-6)

KPU dan Bawaslu tak ubahnya seperti orang-orang yang digambarkan dalam surat Quran, al-Muthaffifin. Di tangan merekalah timbangan pemilu digenggam. Sebagai sesama manusia, saya berharap para komisioner KPU dan Bawaslu bukanlah termasuk orang-orang yang akan mencelakakan diri mereka dan orang lain.

Tenang Saja

Tanpa harus menuduh, saya dan kita semua, menyaksikan setiap detik di medsos. Sesungguhnya telah terjadi sesuatu dalam pemilu kita kali ini. Tidak sedikit tokoh yang menyebut, inilah pemilu paling brutal kecurangannya. Pemilu paling primitif. Semua kasat mata, dari yang paling canggih mengutak-atik data hingga yang paling primitif, mencoblos yang bukan haknya dan memasukkan ke kotak sendiri.

Namun, hingga hari ke-9 paska pemilu, KPU dan Bawaslu, kelihatan tetap tenang-tenang saja. Mereka seolah tidak melihat adanya penyimpangan apa pun dalam pemilu serentak ini. Bahkan Arief Budiman, Ketua KPU tak segan menyalahkan medsos. "Kesalahan input hanya 24, menjadi ramai karena digoreng medsos. Itu kan human error," katanya seperti dapat disimak di media-media online dan televisi.

Hal ini senada dengan pernyataannya tentang puluhan ribu kertas suara di coblos oleh yang tak berhak di Malaysia. "Itu hal yang biasa saja!" katanya. Sungguh luar biasa.

Ucapannya itu jelas berbeda dengan fakta di lapangan. Medsos menurunkan berbagai keanehan. Ada laporan (foto) C-1, paslon 01 memperoleh angka 78 dan paslon 02 memperoleh 172. Tapi, begitu dicek didaftar inputan KPU, hasilnya tertulis 01= 78 dan 02= 72. Angka 1 di depan 72, lenyap.

Ini bukan satu-satunya kesalahan input. Namun berulang dan berulang lagi. Jumlahnya luar biasa. Hal ini tentu membuat kehebohan yang luar biasa di masyarakat, jika dibiarkan, masyarakat akan mencari caranya sendiri untuk menegakkan keadilan.

Ada lagi bukti, dari salah satu TPS di Bali, seperti menjadi judul Vivanews, Selasa (23/4) jam 17.09. Suara Jokowi dari 83 melonjak ke 1883. Padahal setiap TPS maksimal 300 suara. Artinya ini patut dapat diduga bukan kesalahan input. Saya tidak ingin menyebut itu disengaja, tapi silahkan anda nilai sendiri.

Dan yang paling sadis, angka-angka _quick count_ dari lembaga-lembaga survei. Sejak awal ditayangkan hingga hari ke-9, angkanya tidak berubah 54-56% untuk paslon 01 dan 45-44% untuk paslon 02. Angka-angka ini nyaris sama persis dengan rilis lembaga-lembaga survey itu jauh sebelum 17 April. Sekali lagi, saya tidak ingin menuduh. Apalagi muncul foto-foto para surveyor sedang makan siang dengan petahana di istana, dan terakhir Burhanuddin Muhtadi serta Yuniarto Wijaya, makan bareng Ustadz Yusuf Mansyur. Terakhir malah orang paling tinggi di Charta Politika ikut kampanye akbar di GBK. Anda nilai sendiri ya.

Kembali ke angka-angka yang stagnan itu. Langsung atau tidak, angka-angka itu jelas seperti sebuah penghinaan terhadap rakyat.

Bayangkan, faktor dukungan 411, 212, dan emak-emak militan, serta rakyat yang ingin perubahan seperti dinafikan. Hebatnya lagi, sejak awal surveyor seperti dukun yang bisa meramalkan angkanya seperti di atas.

Penghinaan-penghinaan ini sungguh berbahaya. Bagaimana mungkin orang yang datang karena terpanggil bahkan memberikan sumbangan bisa dikalahkan dengan orang yang datang untuk menghadiri kampanye karena diberi honor dan nasi kotak. Jelas ini penghinaan terhadap adab kemanusiaan.

Sekali lagi, jika situasi ini dibiarkan, maka rakyat akan mencari jalannya sendiri. Seperti air yang mengalir, jika disumbat, air akan mencari jalannya sendiri. Dan jika itu terjadi, maka gelombang pasang air bah akan menerjang. Hukum alam sejatinya peringatan dari Allah Subhanahu Wa'taala bagi manusia untuk tidak melanggar perintah-Nya.**

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 10:35

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Rabu, 27 May 2020 09:45

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Rabu, 27 May 2020 07:32

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Selasa, 26/05/2020 23:32

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI