Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.237 views

Investasi, antara Gemerlap dan Nestapa

Oleh: Rina Yulistina

 

Madiun, bukan lagi menjadi kota kecil namun sekarang dalam proses menuju kota gemerlap. Siapa sangka nilai investasi di kota Madiun mencapai Rp 5 triliun. Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), koperasi dan Usaha Mikro Kota Madiun, Harum Kusumawati, yang dilansir di laman Antaranews.com nilai Rp 5 Triliun tersebut disumbang dari bidang perdagangan dan jasa. Seperti sejumlah hotel berbintang, pusat pembelanjaan, restoran dan tempat hiburan di Kota Madiun. Jadi jangan heran jika hotel berbintang berjamur dimana-mana, cafe dan hiburan malam dipenuhi oleh mobil yang berjejer rapi.

Semakin meningkatnya investasi tentunya akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) apalagi dengan sistem otonomi daerah maka hal ini sangat menggiurkan. Pasalnya semakin tinggi PAD suatu daerah maka semakin makmur nasib masyarakat di dalamnya. Di Madiun sendiri PAD tahun 2018 tembus Rp 220,9 Miliar (Pojokpitu.com). Tentunya di tahun 2019 target PAD akan dinaikan.

Investasi, Apa yang Salah?

Berbicara perihal investasi, sekilas tak ada yang salah ketika pemilik modal menanamkan modalnya di kota yang terkenal dengan pecel dan brem ini. Namun dengan semakin gemerlapnya Kota Madiun, timbul sebuah pertanyaan apakah meroketnya investasi berbanding lurus dengan kesejahteraan rakyat secara riil dan kuatnya moral masyarakat?

Ketika kita tengok data BPS di tahun 2019 bulan April inflasi di Kota Madiun sebesar 0,41% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 133,13. Inflasi Kota Madiun termasuk tertinggi di Jatim setelah Jember sebesar 0,45%. Itu artinya terjadi kenaikan harga-harga terutama kebutuhan pokok. Ketika terjadi kenaikan harga sedangkan pendapatan rakyat tetap tidak naik tentunya rakyat menjadi kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya terutama masyarakat menengah kebawah. Mereka berusaha mengencangkan ikat pinggangnya supaya dapur tetap mengepul.

Semakin sulit rakyat memenuhi kebutuhan pokok hidupnya maka daya beli masyarakat akan merosot itu artinya roda perekonomian kota Madiun pun ikut terganggu. Di tahun 2018 saja garis kemiskinan kota Madiun cukup tinggi yakni Rp 446.525 per kapita per bulan atau meningkat hampir Rp 42 ribu dibanding tahun sebelumnya (Madiuntoday.id). Bisa kita bayangkan di tahun 2019 ini berapa kali lipat jumlah rakyat yang miskin mengingat semua kebutuhan dasar naik dari TDL, BBM, elpiji, apalagi nilai mata uang rupiah terus melemah terhadap dolar. Perekonomian menjadi serba sulit.

Dengan kondisi ekonomi serba sulit, alhamdulillah 66,56 persen penduduk Kota Madiun telah memiliki tempat tinggal dengan status milik sendiri (Madiuntoday.id). Namun perlu diperhartikan bahwa jumlah RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) di tahun 2017 mencapai 11.709 unit (Rri.co.id). Berdasarkan visi dan misi RTLH akan melakukan renovasi rumah supaya layak huni, di tahun 2017 baru 692 unit rumah yang berhasil direnovasi. Itu artinya terdapat 680.291 unit yang belum tersentuh.

Kondisi rumah tidak layak huni bisa dipastikan sanitasi yang dimiliki pun cenderung tidak layak. Padahal keberadaan sanitasi yang layak sangat dibutuhkan karena terkait kesehatan. Salah satu penyumbang stunting di Kota Madiun adalah sanitasi yang kurang layak ditambah kurangnya asupan gizi ketika masa kehamilan hingga balita. Terdapat 995 anak balita yang mengalami stunting (Regional.kompas.com). Sungguh ironis di tengah gemerlapnya kota.

Di lain sisi berdasarkan data BPS Provinsi Jatim, susenas Maret 2016 menyatakan bahwa 52,53 persen pengeluaran perkapita masyarakat Madiun masuk ke dalam golongan 6 yaitu menghabiskan uangnya hanya untuk konsumsi lebih dari Rp 1 juta. Sisanya 10,27% untuk Rp 750-999 ribu, 20,40% untuk 500-749 ribu, 13,93% untuk 300-499 ribu, 2,87% untuk 200-299 ribu. Ketika sebagian besar masyarakat Madiun menghaburkan uangnya untuk berbelanja di mall, nongkrong di cafe, atau bersenang-senang di tempat hiburan. Sedangkan 47,47 persen masyarakat Madiun yang lain harus menahan diri untuk melakukan hal tersebut. Artinya masyarakat Madiun masih didominasi oleh masyarakat menengah, dan menengah ke bawah.

Ekonomi Kapitalis, Apa Efeknya?

Adanya ketimpangan antara si kaya dan si miskin hanya terjadi pada konsep ekonomi kapitalis dimana perekonomian hanya difokuskan pada pemilik modal. Investor merupakan anak emas, karena dari usaha bisnis yang dilakukan oleh investor otomatis akan meningkatkan Gross Domestic Bruto (GDB) dan meningkatkan pendapatan perkapita Madiun. Namun, GDB dan pendapatan perkapita hanyalah angka yang tidak mempengaruhi kualitas hidup masyarakat umum yang tak memiliki modal, malah mereka disulap untuk menjadi konsumtif dengan semakin gemerlapnya kota Madiun. Sifat konsumtif inilah yang dimanfaatkan oleh investor untuk meraup keuntungan. Sehingga kekayaan tetap berputar pada pemilik modal saja.

Sifat konsumtif berasal dari gaya hidup materialistis nan hedonis serba wah terbukus indah dalam 3 F yaitu food, fun dan fasion. Gaya hidup seperti ini sangat berbahaya bagi kehidupan bermasyarakat, banyaknya penyakit sosial berasal dari sini. Mulai dari prostitusi online maupun offline bahkan "bong cino" nama tempat prostitusi yang sepertinya semua masyarakat Madiun tahu merupakan tempat garis merah HIV AIDS (Jateng.trinunnews.com). Belum lagi adanya pesta eLGeBeTe yang diadakan disalah satu hotel di Madiun (Tribunnews.com). Kasus narkoba mulai dari Januari hingga November 2018 terdapat 29 kasus (Antaranews.com).

Kota gemerlap bukan sebatas bangunan fisik namun lebih dari itu. Banyak PR yang harus dilakukan pemkot, sebab kota yang ingin maju merupakan kota yang bersedia mendengarkan keluh kesah warganya sebagai cermin kinerja kedepannya. Meroketnya investor sudah selayaknya untuk disyukuri dan dikelola dengan sebaik baiknya untuk kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat dan sebagai penguat moral bangsa.

Indonesia negara mayoritas muslim, tidak terkecuali kota Madiun. Tidak ada yang salah jika kita menengok bagaimana Islam mengatur masalah ekonomi terutama dalam bidang investasi. Di dalam Islam yang terpenting adalah meratanya kesejahteraan rakyat bukan tingginya GDP, ataupun pendapatan perkapita oleh karenanya meratanya distribusi kekayaan merupakan tugas wajib bagi pemerintah. Pemerintah harus memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat terpenuhi seluruh kebutuhan sandang, pangan dan papan dengan harga yang stabil. Memberikan lapangan pekerjaan yang luas dengan upah yang tinggi, dan memastikan bahwa zakat terdistribusi dengan benar sesuai aturan islam yaitu 8 golongan.

Investasi dalam Islam

Terkait soal investasi, Islam sangat mengatur masalah investasi jangan sampai investasi yang dilakukan mengundang azab Allah. Di dalam Islam investasi tidak boleh dilakukan di bidang bisnis yang membahayakan dan haram seperti narkoba, minuman keras, klub malam, cafe remang-remang, prostitusi, dll. Oleh karenanya investasi yang diperbolehkan hanya yang terkait dalam hal yang halal saja. Karena keberkahan itu jauh lebih penting dibandingkan dengan keuntungan yang banyak.

Dengan pengaturan investasi yang jelas maka akses kepada aktivitas haram bisa diminimalisir keberadaannya. Masyarakat lebih fokus mencari rizki yang halal dan membelanjakan uangnya kepada yang halal. Selain itu Islam pun menjelaskan perbedaan kebutuhan dengan keinginan dalam memiliki suatu barang. Maka dengan masyarakat memahami apa itu kebutuhan dan apa itu keinginan diharapkan mampu menekan hawa nafsu dalam food, fun dan fasion.

Semoga dengan menerapkan aturan Islam, Rahmat Allah senantiasa menaungi ibu pertiwi, memberkahi kehidupan seluruh rakyat dengan tidak meninggalkan aturan Allah. Wallahu a'lam bishowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Tempe Supreme VS Oreo Supreme, Ada Apa dengan Keduanya?

Tempe Supreme VS Oreo Supreme, Ada Apa dengan Keduanya?

Senin, 01 Jun 2020 22:59

Siaran Di Interent Belum Diatur, Anggota DPR Dorong Revisi UU Penyiaran Dipercepat

Siaran Di Interent Belum Diatur, Anggota DPR Dorong Revisi UU Penyiaran Dipercepat

Senin, 01 Jun 2020 22:50

Mengapa Vaksin Covid-19 Masih Belum Ditemukan?

Mengapa Vaksin Covid-19 Masih Belum Ditemukan?

Senin, 01 Jun 2020 22:10

Pihak Berwenang Dubai Perbaharui Peraturan Penggunaan Masker Wajah di Depen Umum

Pihak Berwenang Dubai Perbaharui Peraturan Penggunaan Masker Wajah di Depen Umum

Senin, 01 Jun 2020 21:30

Mengapa Pesantren Kurang Siap Saat New Normal?

Mengapa Pesantren Kurang Siap Saat New Normal?

Senin, 01 Jun 2020 21:30

Kluster Baru Jika New Normal Dipaksakan Berlaku

Kluster Baru Jika New Normal Dipaksakan Berlaku

Senin, 01 Jun 2020 21:27

Amnesty Internasional: Pasukan Israel Latih Polisi AS dalam Skala Besar

Amnesty Internasional: Pasukan Israel Latih Polisi AS dalam Skala Besar

Senin, 01 Jun 2020 21:15

Legislator PKS Nilai Luhur Pancasila Kunci Indonesia Kesejahteraan, Adil dan Bermartabat

Legislator PKS Nilai Luhur Pancasila Kunci Indonesia Kesejahteraan, Adil dan Bermartabat

Senin, 01 Jun 2020 20:56

Militer Somalia Klaim Tewaskan 18 Pejuang Al-Shabaab dalam Operasi di Selatan Shabelle

Militer Somalia Klaim Tewaskan 18 Pejuang Al-Shabaab dalam Operasi di Selatan Shabelle

Senin, 01 Jun 2020 20:30

Saudi Buka Kembali Bandara King Abdulaziz Setelah 2 Bulan Ditutup Akibat Pembatasan COVID-19

Saudi Buka Kembali Bandara King Abdulaziz Setelah 2 Bulan Ditutup Akibat Pembatasan COVID-19

Senin, 01 Jun 2020 19:30

Pejabat Fatah: Palestina Akan Hadapi Rencana Pencaplokan Tepi Barat Oleh Israel dengan Intifada

Pejabat Fatah: Palestina Akan Hadapi Rencana Pencaplokan Tepi Barat Oleh Israel dengan Intifada

Senin, 01 Jun 2020 18:30

Protes Atas Pembunuhan Pria Kulit Hitam oleh Opsir Kulit Putih Menyebar ke Negara di Luar AS

Protes Atas Pembunuhan Pria Kulit Hitam oleh Opsir Kulit Putih Menyebar ke Negara di Luar AS

Senin, 01 Jun 2020 17:00

Politisi PPP Minta Polisi Tidak Asal Tangkap Ruslan Buton

Politisi PPP Minta Polisi Tidak Asal Tangkap Ruslan Buton

Senin, 01 Jun 2020 11:24

Idul Fitri, Makna Takwa dan Kemenangan Kala Pandemi Corona

Idul Fitri, Makna Takwa dan Kemenangan Kala Pandemi Corona

Senin, 01 Jun 2020 10:39

Covid-19, Menguji Kelayakan dan Kepatutan Pejabat Publik

Covid-19, Menguji Kelayakan dan Kepatutan Pejabat Publik

Senin, 01 Jun 2020 06:55

Heboh, Tatkala Mobil BSL-2 Jadi Rebutan di Jatim

Heboh, Tatkala Mobil BSL-2 Jadi Rebutan di Jatim

Senin, 01 Jun 2020 00:14

Polisi Harus Usut Tuntas Pelaku Teror Wartawan dan Panitia Diskusi UGM

Polisi Harus Usut Tuntas Pelaku Teror Wartawan dan Panitia Diskusi UGM

Ahad, 31 May 2020 23:29

Jadilah Umat Rabbani Bukan Umat 'Ramadhani'

Jadilah Umat Rabbani Bukan Umat 'Ramadhani'

Ahad, 31 May 2020 23:09

AS Siapkan Militernya untuk Dikirim ke Kota Dilanda Kerusuhan Minneapolis Jika Diminta

AS Siapkan Militernya untuk Dikirim ke Kota Dilanda Kerusuhan Minneapolis Jika Diminta

Ahad, 31 May 2020 22:45

Patroli Garda Nasional AS Tembaki Penduduk di Lingkungan Minneapolis dengan Peluru Cat

Patroli Garda Nasional AS Tembaki Penduduk di Lingkungan Minneapolis dengan Peluru Cat

Ahad, 31 May 2020 22:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X