Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.640 views

Indonesia Mempermudah Investasi Asing, Ada Apakah?

 

Oleh: Rut Sri Wahyuningsih

Baru-baru ini Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyatakan pemerintah bakal merombak 72 undang-undang (UU) terkait perizinan investasi demi menarik lebih banyak investor ke dalam negeri.

Luhut menyatakan perubahan UU ini akan dilakukan dengan skema omnibus law, sesuai perintah Presiden Joko Widodo. Skema tersebut bisa diartikan sebagai konsep pembuatan beleid yang menyatukan sejumlah aturan menjadi satu uu yang akan dijadikan payung hukum baru (CNN Indonesia, 12/9/2019).

Ia menerangkan ada beberapa beleid yang dibuat pada era 90-an, tetapi belum direvisi kembali sehingga tidak tepat untuk mengatur situasi saat ini. Menurutnya, proses revisi itu sudah dikerjakan oleh Sekretariat Kabinet (Setkab) dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Luhut tak merinci secara pasti uu apa saja yang akan direvisi. Hal yang pasti, beleid itu berkaitan dengan pemberian izin investasi di Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pemerintah akan kembali memangkas perizinan yang tidak perlu secara habis-habisan demi meningkatkan aliran investasi ke Indonesia. Upaya tersebut dilakukan agar perekonomian Tanah Air tetap kuat walau ditengah tekanan perlambatan ekonomi global.

Luhut berharap, kalau sudah ada kepastian dengan aturan yang jelas, orang akan berbondong-bondong ke Indonesia bahkan hingga ASEAN menjadikan Indonesia sebagai area yang ramah investasi.

Mudahnya Investasi di Indonesia

Begitu gencarnya pemerintah mengupayakan kemudahan investasi, sehingga kajian maupun revisi UU diadakan. Seakan kegiatan perekonomian hanya berputar pada investasi (produksi). Parahnya kemudian diopinikan bahwa investasi ini untuk menguatkan perekonomian. Padahal faktanya kegiatan ekonomi juga menyangkut aktifitas distribusi dan konsumsi. Namun mengapa hanya investasi yang menjadi fokus?

Jelas wacana pemerintah melalui pernyataan Luhut bukan tanpa alasan. Kekayaan SDA Indonesia memang tak diragukan lagi. Sejak sebelum kemerdekaan Indonesia telah menyumbang kemakmuran bagi Eropa dengan rempah-rempahnya. Kemudian datang Amerika dengan penguasaan gunung Gasberg di Papua dan berlanjut pada kompleks-kompleks pertambangan lainnya, yang hari ini tak terhitung jumlahnya.

Dengan  merombak 72 UU kemudian menjadikannya satu payung kemudahan bagi investasi adalah jalan untuk makin menguasai Indonesia. Tak pelak lagi, kita makin terseret ke dalam jebakan kapitalisme dan neoliberal, penjajahan gaya baru yang ditawarkan asing. Tak hanya wilayah yang dikehendaki namun hingga kepada kedaulatan negeri ini hendak diinjak-injak asing. Melalui tangan pemerintah sendiri. Inilah neo liberalisme yang lebih berbahaya dari perang angkat senjata.

Fakta telah banyak menunjukkan bukti bahwa ternyata kesejahteraan belum mampu terwujud seiring dengan makin banyaknya investor menanamkan investasinya, pendapatan dari sisi pajak pun tak mampu mengatrol pendapatan negara menjadi surplus. Karena investasi yang dimudahkan oleh pemerintah ini tidak semata-mata berupa proyek, ada pula yang berupa perjanjian hutang atau tukar tambah hutang. Yang semuanya harus dibayar oleh negara.

Angka kemiskinan meroket, kriminal menanjak, pengangguran marak, dan jelas PR bangsa ini makin banyak, sementara mental penguasanya hanya fokus pada pemenuhan kepentingan diri mereka sendiri. Wakil rakyat yang sedianya mewakili suara rakyatpun sangat arogan begitu kursi parlemen telah mereka duduki.

72 UU yang digadang akan direvisi ulang pun tak akan jauh dari corak sebelumnya. Karena sejatinya barat tahu potensi dan kelemahan negara ini. Sehingga terus menekan Indonesia dengan berbagai cara untuk tetap berada dalam kekuasaannya.  Pembenahan 72 UU erat kaitannya dengan posisi pemerintah kita yang tunduk kepada arahan asing. Negara kita tidak berdaulat, berbagai tekanan berhasil diterapkan karena kita tak punya penangkalnya. Ideologi yang menjadi landasan bangsa pengatur kehidupan bernegara mandul.

Islam Punya Solusi

Islam adalah ideologi hakiki, Islam adalah akidah dan syariat yang langsung dari Allah Sang Maha Pencipta dan Pengatur. Dalam pandangan Islam, haram hukumnya jika kita terus menerus membuka kran investasi asing namun mengabaikan rakyat. Allah memperingatkqn dalam QS. Al-Nisâ’ [4]: 141 “Dan sekali-kali Allah tidak akan pernah memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk menguasai orang-orang mukmin.”

Allah ‘Azza wa Jalla melarang memberikan jalan apapun bagi orang kafir untuk menguasai orang-orang beriman secara mutlak. Apapun bentuknya yang mengarah pada jalan penguasaan. Maka penyelesaian Islam terhadap persoalan ini adalah pertama, mengembalikan kedaulatan kepada hukum syara, berdasarkan ayat di atas maka tidak ada jalan lain bagi kaum beriman kecuali taat, tunduk dan patuh. Menjadikan satu-satunya Alquran dan As sunah sebagai sumber hukum.  Campakkan hukum manusia yang rentan revisi.

Jika mindset ini telah terpatri dalam setiap benak rakyat dan pemimpin maka akan mudah untuk melangkah kepada solusi kedua, yaitu mengembalikan hak kepemilikan SDA kepada yang berhak, sesuai dengan hadis Rasulullah bahwa kaum muslim  berserikat dalam tiga hal, padang rumput, air dan api. ( HR. Abu Dawud dan Ahmad). Makna hadist ini jelas sekali. Maka yang menjadi kepemilikan negara tidak mungkin menjadi kepemilikan perseorangan maupun korporat. Demikian sebaliknya. Sehingga negara mampu menjadi penjamin kesejahteraan rakyat sebagaimana tujuan dibentuknya negara. Yaitu sebagai Rain atau imam dan pengurus urusan umat.

Ketiga adalah menciptakan kondisi muamalah dan interaksi internasional bukan semata-mata berdasarkan konsensus internasional yang sarat manfaat dan kepentingan. Sehingga riba dan kebohongan menjadi kebiasaan bahkan kebutuhan. Maka pemimpin dunia semestinya adalah mereka yang sadar bahwa setiap kemaksiatan kepada Allah akan diganjar neraka. Dan ini butuh kekuatan ideologi sahih.

Ideologi penjajah harus dihadapi dengan ideologi yang sahih. Kaum Muslim telah memiliki itu dan telah mampu membuktikan kekuatannya selama 1300 tahun. Sistem ekonominya kuat dan tanpa andil asing sedikit pun. Saatnya untuk mengkaji ulang, sampai kapan akan terus menerus berada di ketiak penjajah ala neoliberalisme? Wallahu a' lam biashowab. (rf/voa-islam.com)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kebali Ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kebali Ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

Selasa, 26 May 2020 12:23

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal  Melawan Covid-19

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal Melawan Covid-19

Selasa, 26 May 2020 10:45

Heran Habib Bahar Digunduli, Politisi Gerindra Akan Cecar Menkumham Yasonna

Heran Habib Bahar Digunduli, Politisi Gerindra Akan Cecar Menkumham Yasonna

Selasa, 26 May 2020 09:46


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X