Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.492 views

Menguji Integritas Kapolri Baru

 

Oleh:

Ainul Mizan*

 

FAHIRA Idris melaporkan Ade Armando ke polisi terkait postingan Ade di akun pribadinya. Di dalam postingannya, foto Anis Baswedan lengkap dengan pakaian dinasnya dibuat jadi joker dengan caption "Gubernur Jahat Berawal dari Menteri yang Dipecat" (https://www.beritaislam.org/2019/11/posting-foto-anies-jadi-joker-ade-armando-dipolisikan.html). Menurut Fahira idris, yang dilakukan Ade sudah melanggar UU ITE tentang ujaran kebencian dan pencemaran nama baik.

Tentunya laporan Fahira Idris ini menjadi batu ujian bagi Kapolri yang baru dilantik, yaitu Idham Azis. Disebut sebagai batu ujian dikarenakan kasus - kasus serupa yang mengenai orang - orang yang berada di dekat kekuasaan tidak bisa diproses hukum.

Sebut saja kasus penistaan yang dilakukan oleh Sukmawati. Lewat sajaknya ia menghina adzan dan kerudung muslimah. Sukmawati mengatakan lebih merdu kidung dari adzan, lebih anggun konde daripada kerudung. Abu Janda yang menyatakan bahwa bendera tauhid sebagai bendera teroris di dalam vlognya. Denny Siregar yang menistakan lafadz takbir dalam kasus pengroyokan kepada salah satu jakmania hingga meninggal. Semuanya tidak ada yang diproses ke meja hijau.

Sedangkan Ade Armando sendiri, sebelumnya juga pernah dilaporkan ke polisi, tapi seperti menguap begitu saja. Di antaranya adalah  kasus penistaan adzan dengan ucapannya bahwa adzan itu tidak suci. Termasuk pula penistaannya terhadap hadits Nabi saw. Ade Armando dengan lancang menyatakan bahwa hadits yang berisi hukuman mati bagi pelaku homoseksual sebagai legitimasi terciptanya masyarakat tidak beradab. Pernyataannya tersebut disampaikannya dalam pidato kebudayaan di Pisa Mahakam Kafe, Jaksel pada Jumat (1/4/2016) malam. Nasib pelaporan terhadap Ade tersebut juga menguap.

Bagi Kapolri baru, Idham Azis, kasus pelaporan Fahira idris terhadap Ade Armando ini merupakan kasus pertama terkait ujaran kebencian yang mengandung pencemaran nama baik. Menangani kasus seperti ini ibarat buah simalakama.

Pertama, Idham Aziz memilih sebagaimana masa sebelumnya yakni tidak memproses hukum Ade Armando. 

Tentunya langkah seperti ini hanya akan mencoreng marwah lembaga kepolisian. Stigma negatif bahwa kepolisian telah menjadi alat kekuasaan semakin menguat. Keadilan hukum itu tidak ada. Hukum hanya tumpul kepada kawan dan golongan yang pro dengan kekuasaan termasuk para buzer politiknya. Berbeda lagi, hukum akan menjadi sangat tajam kepada kubu yang kritis terhadap kebijakan penguasa. Pencabutan BHP HTI, tidak dikeluarkannya SKT untuk FPI, kriminalisasi ulama seperti yang terjadi pada Habib Rizieq, Ust Felix Siauw, UAS, Habib Bahar dan lainnya. Ini sebagian contoh. Dengan kata lain, hukum digunakan untuk membungkan aktifitas mengoreksi kekuasaan.

Di samping itu, aksi radikal Ade Armando ini bisa dimaknai sebagai bentuk tekanan kepada Kapolri baru. Tekanan yang menegaskan bahwa kapolri masih berada dalam kepentingan politik kekuasaan. Kapolri baru diharapkan tetap dalam orbit untuk memerangi radikalisme. Jika tidak, ancaman reshuffle tidak bisa dielakkan lagi.

Kedua, Idham Azis memilih untuk memproses hukum Ade Armando terkait pelaporan foto joker Anis Baswedan.

Keputusan berani tersebut akan menjadi preseden positif terkait keberadaan dan fungsi dari lembaga kepolisian. Stigma negatif kepolisian hanya sebatas alat kekuasaan untuk membungkam suara kritis bisa menghilang. Lembaga kepolisian telah kembali kepada tracknya sebagai abdi utama nusa dan bangsa. Marwah kepolisian menjadi pulih di tengah masyarakat. Hukum telah menemukan keadilannya.

Memang demikianlah tugas kepolisian adalah menjaga keamanan di dalam negeri. Disebut keadaan aman bila tidak ada gangguan atas agama, harta benda, darah dan kehormatan orang lain. Kepada siapapun yang melanggar akan ditindak oleh kepolisian untuk dibawa ke pengadilan. Baik ia rakyat biasa maupun para pejabat dan kepala negara sendiri bisa dihadapkan di meja hijau bila tersandung kasus hukum.

Adalah Al Qadhiy Ubay bin Kaab pernah menyidang Kholifah Umar bin Khotthob ra dalam pelebaran area Masjid Harom. Begitu pula, Al Qadhiy Syuraih pernah menyidang Kholifah Ali bin Abi Tholib ra dalam kasus baju zhiroh dengan seorang Yahudi.

Waktu itu Kholifah Ali ra menuduh orang yahudi tersebut mengambil baju dziroh beliau. Akan tetapi argumentasi hukum beliau lemah, dimenangkanlah orang Yahudi tersebut. Si Yahudi merasakan keadilan hukum Islam lalu ia masuk Islam. Dari kisah ini terlihat bahwa tidak ada yang kebal di mata hukum.

Jadi keputusan apapun yang diambil oleh Kapolri baru, tentunya ia mempertaruhkan kredibilitas dari lembaga kepolisian yang dipimpinnya. Seharusnya suara keadilan hukum harus selalu ditegakkan bila label sebagai "Negara Hukum" tidak ingin berganti label menjadi "Negara Kekuasaan". Sebuah negara yang dikendalikan oleh oligarki kekuasaan.* Penulis tinggal di Malang, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Pekan ASI Sedunia dan Risalah Agung Pengasuhan Anak dalam Islam

Pekan ASI Sedunia dan Risalah Agung Pengasuhan Anak dalam Islam

Jum'at, 07 Aug 2020 08:11

Karyawan Upah di Bawah Rp5 Juta Akan Diberi Bansos, Ini Catatan Komisi XI

Karyawan Upah di Bawah Rp5 Juta Akan Diberi Bansos, Ini Catatan Komisi XI

Jum'at, 07 Aug 2020 07:06

Pembelajaran Daring, Antara Harapan dan Kenyataan

Pembelajaran Daring, Antara Harapan dan Kenyataan

Jum'at, 07 Aug 2020 07:05

Pimpinan Komisi VII DPR RI Prihatin Ekonomi Anjlok: Emak-emak Tak Pegang Duit

Pimpinan Komisi VII DPR RI Prihatin Ekonomi Anjlok: Emak-emak Tak Pegang Duit

Jum'at, 07 Aug 2020 06:54

Indonesia di Ambang Resesi, Legislator Desak Pemerintah All Out Bangkitkan UMKM

Indonesia di Ambang Resesi, Legislator Desak Pemerintah All Out Bangkitkan UMKM

Jum'at, 07 Aug 2020 06:47

Serah Terima Jabatan Ketua Adara Relief, Sri Vira Chandra: Bekerja bagi Kemanusiaan untuk Indonesia

Serah Terima Jabatan Ketua Adara Relief, Sri Vira Chandra: Bekerja bagi Kemanusiaan untuk Indonesia

Jum'at, 07 Aug 2020 06:34

Islamic State Lancarkan Serangan Besar di Dua Bagian Terpisah Di Pusat Suriah

Islamic State Lancarkan Serangan Besar di Dua Bagian Terpisah Di Pusat Suriah

Kamis, 06 Aug 2020 20:45

Libanon Tempatkan Pejabat Pelabuhan Beirut Dalam Tahanan Rumah Sambil Menunggu Penyelidikan

Libanon Tempatkan Pejabat Pelabuhan Beirut Dalam Tahanan Rumah Sambil Menunggu Penyelidikan

Kamis, 06 Aug 2020 20:30

Pejabat Israel Peringatkan Ledakan Mematikan di Beirut Bisa Saja Terjadi di Haifa

Pejabat Israel Peringatkan Ledakan Mematikan di Beirut Bisa Saja Terjadi di Haifa

Kamis, 06 Aug 2020 20:00

Jerat Kemiskinan Bukan karena Sesama Keluarga Miskin Besanan

Jerat Kemiskinan Bukan karena Sesama Keluarga Miskin Besanan

Kamis, 06 Aug 2020 20:00

Kisah Nabi Yusuf: 'Drakor' Terbaik Sepanjang Masa

Kisah Nabi Yusuf: 'Drakor' Terbaik Sepanjang Masa

Kamis, 06 Aug 2020 19:55

Hadirnya Negara dalam Pendidikan di Masa Pandemi

Hadirnya Negara dalam Pendidikan di Masa Pandemi

Kamis, 06 Aug 2020 19:45

Kisah Reynhard Dibuat Film Dokumenter, Bukti Tersebarnya Ide Liberal

Kisah Reynhard Dibuat Film Dokumenter, Bukti Tersebarnya Ide Liberal

Kamis, 06 Aug 2020 19:15

Bukan Dispensasi Nikah yang Dibutuhkan

Bukan Dispensasi Nikah yang Dibutuhkan

Kamis, 06 Aug 2020 18:50

Dilema Muslimah: Feminin atau Feminis?

Dilema Muslimah: Feminin atau Feminis?

Kamis, 06 Aug 2020 18:14

Sekolah Muhammadiyah Harus Berkemajuan dan Miliki Karakter Islami

Sekolah Muhammadiyah Harus Berkemajuan dan Miliki Karakter Islami

Kamis, 06 Aug 2020 17:42

Jadilah Youtuber Panutan yang Bermanfaat

Jadilah Youtuber Panutan yang Bermanfaat

Kamis, 06 Aug 2020 17:39

Keterbatasan Pembelajaran Daring Amputasi Hak Siswa

Keterbatasan Pembelajaran Daring Amputasi Hak Siswa

Kamis, 06 Aug 2020 17:25

Vonis Atas Pembunuhan Mantan PM Libanon Rafik Hariri Ditunda Menyusul Ledakan Mematikan di Beirut

Vonis Atas Pembunuhan Mantan PM Libanon Rafik Hariri Ditunda Menyusul Ledakan Mematikan di Beirut

Kamis, 06 Aug 2020 16:15

VIQQ: Video Invitation QQ spesial untuk pernikahan tak terlupakan

VIQQ: Video Invitation QQ spesial untuk pernikahan tak terlupakan

Kamis, 06 Aug 2020 16:05


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X