Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.812 views

Rekonsiliasi China dengan Islam, Mungkinkah?

 

Oleh:

Ainul Mizan

Pemerhati Politik

 

KETUA ICMI, Jimly ashShiddiqie menyatakan bahwa jika China membutuhkan teman untuk menghadapi barat, maka China harus bertenggang rasa terhadap dunia Islam (www.republika.co.id, 27/12/2019). Lebih lanjut, menurutnya, kebijakan China terhadap muslim Uighur telah menyinggung dunia Islam. Walaupun pemerintah China terus beralasan bahwa perlakuan terhadap Uighur merupakan kebijakan dalam negerinya.

Menarik untuk dicermati gagasan dari Pak Jimly tersebut. Paling tidak ada dua (2) hal dalam hal ini.

Pertama, dari sisi pihak China sendiri. Sesungguhnya platform China itu sebagai one state two system. Artinya China itu sebuah negara dengan memakai dua sistem ideologi. Di dalam negeri, platform ideologinya adalah komunisme. Di luar negerinya, platform ideologinya adalah Kapitalisme.

Kebijakan China di dalam negeri sangatlah diktator. Semua lini kehidupan warganya harus sesuai dengan asas Komunisme. Ada gejolak - gejolak penentangan akan segera ditindak bahkan secara represif. Contoh paling nyata adalah kasus Tiananmen.

Saat ini, China menerapkan kebijakan represifnya kepada muslim Uighur. Untuk membenarkan kebijakannya, China beralasan bahwa muslim Uighur berafiliasi dengan kelompok radikalis teroris al-Qaeda. Tragedi WTC digunakan sebagai alibi.

China ingin sekali menguasai wilayah Xinjiang yang kaya dengan sumber gas. Dan batu ganjalannya adalah keberadaan Xinjiang yang menjadi wilayah otonomi di China. Ditambah lagi, muslim Uighur yang menurut China berpotensi menjadi penghalang bagi ambisinya.

Tentunya perlu diambil langkah untuk menaklukan muslim Uighur. Pendekatan yang digunakannya dengan menampung sekitar 1 juta muslim Uighur di kamp re-edukasi. Penanaman nilai - nilai komunisme menjadi tujuannya.

Sedangkan pendekatan yang lain adalah dengan melakukan upaya merevisi kitab suci agama-agama yang ada di China agar sejalan dengan ideologi Komunisnya.

Menurut laporan Daily Mail tertanggal 24 Desember 2019, edisi baru kitab suci agama tidak boleh bertentangan dengan kepercayaan Partai Komunis China. Oleh karenanya, menurut The Sun, China akan merevisi semua kitab suci, termasuk kitab suci Al- Qur'anul Karim.

China sadar betul bahwa Islam itu selain sebagai agama ritual juga notabenenya adalah sebuah ideologi. Karakter sebuah ideologi itu memiliki seperangkat aturan kehidupan dan visi kenegaraan yang akan dibentuknya. Tentunya keberadaan Islam sebagai ideologi jelas bertentangan dengan Komunisme. Walhasil target revisi terhadap Kitab Al - Qur'an adalah dalam rangka menghilangkan sisi - sisi ideologis dari ajaran Islam.C

Chinamasih ingat betul atas sejarah gentarnya Kekaisaran China di abad 18 M atas laju ekspansi pasukan Islam di bawah pimpinan Qutaibah bin Muslim. Kaisar China harus rela merendahkan diri dan kekuasaannya untuk berdamai dengan Islam.

Bahkan ideolog komunisme sendiri yakni Lenin juga sangat takut dengan keKhilafahan umat Islam. Gerakan pan Islamisme yang menurutnya adalah gerakan umat Islam untuk menentang imperialisme. Lenin takut bila gerakan global tersebut bisa berpotensi mengakhiri kekejamannya atas daerah - daerah kekuasaannya. Jadi memang China tidak akan berhenti menggencet Islam yang memang berpotensi menjadi rival ideologinya.

Adapun penggunaan Kapitalisme untuk kebijakan China keluar guna memuluskan ambisinya sebagai raksasa ekonomi global khususnya di kawasan Laut China Selatan. Dengan demikian invasi Kapitalisme global bisa diredamnya. Artinya tidak sampai menjadi tren di dalam negeri. Di samping itu, China ingin menyediakan tempat baru bagi eksodus penduduknya keluar negeri. Tentunya setelah China mampu menaklukan negeri yang jadi sasarannya.

Mega proyek OBOR memegang peranan penting di sini. China ingin memegang kendali di kawasan untuk memenangkan perang dagang dengan AS.

Maka paket OBOR yakni Turnkey Project Manajemen menjadi garansi kuatnya penjajahan China di negeri kawasan, termasuk di Indonesia. Investasi besar China dalam proyek dalam negeri Indonesia menghasilkan utang luar negeri yang membengkak dan serbuan TKA dari China.

Sementara itu, guna mengendalikan berbagai gejolak di Indonesia, tentunya China harus bisa merangkul ormas - ormas Islam yang dominan. Program beasiswa bagi santri Indonesia sejatinya merupakan strategi China untuk meraih dukungan dari kaum milenial khususnya kalangan santri. Mereka menjadi lunak terhadap China atas kebijakannya, khususnya terhadap muslim Uighur.

Kedua, dari sisi dunia Islam. Sesungguhnya dunia Islam memiliki 3 potensi besar yakni potensi jumlah penduduk yang besar, potensi kekayaan alam yang besar dan potensi ideologi.

Jumlah penduduk muslim dunia yang cukup besar sangat potensial menjadi kekuatan militer yang terkuat. Perkirakan saja misal 1 milyar, diambil 1 persennya sebagai militer. Tentu akan didapatkan jumlah militer dunia Islam sekitar 10 juta pasukan. AS sendiri pun akan kewalahan menghadapi militer Islam sedemikian. Ditambah lagi dengan potensi SDA yang besar. Jika dunia Islam mengembargo China, tentunya industri China akan lumpuh.

Oleh karena potensi Islam sebagai ideologi yang dimiliki dunia Islam itulah faktor kuncinya. Maka bisa dipahami jika China berambisi untuk melakukan program merevisi kitab suci agama, terkhusus kitab Alqur'an.

Lantas terbersit satu pertanyaan, apakah model tenggang rasanya China terhadap dunia Islam itu berupa menghentikan kebijakannya yang represif terhadap Uighur tapi China tetap dengan ambisinya menjajah negeri - negeri Islam termasuk Indonesia dengan segenap proyek ambisinya? Justeru China ingin dunia Islam itu dipihaknya dalam menghadapi invasi Kapitalisme global. Akan tetapi agar dunia Islam mau memihak dirinya, China berusaha untuk menjajahnya baik dari segi ekonomi maupun ideologis.

Jadi rekonsiliasi yang mestinya diwujudkan antara China dengan dunia Islam adalah dengan menghentikan kekejamannya kepada muslim Uighur dan menghentikan semua bentuk penjajahan ekonomi, politik dan ideologinya terhadap dunia Islam. Dunia Islam harus bebas dari semua bentuk investasi China yang sejatinya adalah penjajahan.

Bentuk rekonsiliasi demikian hanya bisa diwujudkan tatkala dunia Islam memiliki kemandirian dan keberanian bersatu dalam konsepsi ideologi Islam yang sudah menjadi takdirnya di dunia. Dunia Islam diharapkan lahir sebagai pembebas dunia dari penjajahan Kapitalisme dan Komunisme yang rakus. Dunia Islam mempunyai potensi besar menjadi adidaya dunia dengan bentuk keKhilafahannya.

Ataukah China perlu merasakan semangat juang pasukan Islam untuk kedua kalinya, sebagaimana China harus merasakan kehinaan di hadapan pasukan keKhilafahan Islam di abad 18 Masehi?*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Hamri Muin Resmi Jabat Ketua Umum PP LIDMI Periode 2020-2022

Hamri Muin Resmi Jabat Ketua Umum PP LIDMI Periode 2020-2022

Senin, 24 Feb 2020 12:25

Survei Indo Barometer, Anies Baswedan Paling Berpotensi Jadi Presiden 2024

Survei Indo Barometer, Anies Baswedan Paling Berpotensi Jadi Presiden 2024

Senin, 24 Feb 2020 07:30

Wakil Bupati Bantaeng: Pimpin Masa Depan dengan Menguasai Teknologi

Wakil Bupati Bantaeng: Pimpin Masa Depan dengan Menguasai Teknologi

Senin, 24 Feb 2020 07:02

PKS: RUU Minerba Harus Memihak Rakyat

PKS: RUU Minerba Harus Memihak Rakyat

Senin, 24 Feb 2020 06:30

Seluruh Korban Hanyut Susur Sungai Sempor Telah Ditemukan

Seluruh Korban Hanyut Susur Sungai Sempor Telah Ditemukan

Senin, 24 Feb 2020 06:28

Kritik untuk Menteri Nadiem: Merdekakan Kampus dari Korporasi!

Kritik untuk Menteri Nadiem: Merdekakan Kampus dari Korporasi!

Ahad, 23 Feb 2020 22:33

Ucapan Salam Keselamatan, Ada yang Alergi?

Ucapan Salam Keselamatan, Ada yang Alergi?

Ahad, 23 Feb 2020 22:05

Mengerikan, Pasukan Israel Seret Jenazah Warga Palestina di Perbatasan Gaza Menggunakan Buldoser

Mengerikan, Pasukan Israel Seret Jenazah Warga Palestina di Perbatasan Gaza Menggunakan Buldoser

Ahad, 23 Feb 2020 21:00

Muadzin Masjid Raya London yang Ditikam Saat Kumandangkan Adzan Maafkan Pelaku Penusukan

Muadzin Masjid Raya London yang Ditikam Saat Kumandangkan Adzan Maafkan Pelaku Penusukan

Ahad, 23 Feb 2020 19:55

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

Ahad, 23 Feb 2020 18:18

Tabligh Akbar di Gowa, Direktur Pristac: Anak adalah Aset Peradaban

Tabligh Akbar di Gowa, Direktur Pristac: Anak adalah Aset Peradaban

Ahad, 23 Feb 2020 17:50

Lebih Dari 10.000 Warga Sipil Terbunuh atau Terluka Dalam Perang Afghanistan pada 2019

Lebih Dari 10.000 Warga Sipil Terbunuh atau Terluka Dalam Perang Afghanistan pada 2019

Ahad, 23 Feb 2020 17:48

Olok-olok Salam Pancasila

Olok-olok Salam Pancasila

Ahad, 23 Feb 2020 16:07

Berkaca pada Pemindahan Ibukota Turki

Berkaca pada Pemindahan Ibukota Turki

Ahad, 23 Feb 2020 13:59

FOL-PIP Dideklarasikan Bersamaan dengan Milad ke 12 Adara Relief International

FOL-PIP Dideklarasikan Bersamaan dengan Milad ke 12 Adara Relief International

Ahad, 23 Feb 2020 12:58

Iran Tutup Sekolah, Universitas dan Pusat Budaya Setelah 6 Orang Tewas Akibat Virus Corona

Iran Tutup Sekolah, Universitas dan Pusat Budaya Setelah 6 Orang Tewas Akibat Virus Corona

Ahad, 23 Feb 2020 11:30

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Sabtu, 22 Feb 2020 23:42

Naftali Bennet: Israel Tidak Akan Pernah Menyerahkan Satu Inci Pun Tanahnya pada Orang Arab

Naftali Bennet: Israel Tidak Akan Pernah Menyerahkan Satu Inci Pun Tanahnya pada Orang Arab

Sabtu, 22 Feb 2020 22:30

Panggilan Jiwa Kaum Jurnalis

Panggilan Jiwa Kaum Jurnalis

Sabtu, 22 Feb 2020 22:27

Dubes Negara Sahabat Diundang Pembukaan KUII Termasuk Dubes AS

Dubes Negara Sahabat Diundang Pembukaan KUII Termasuk Dubes AS

Sabtu, 22 Feb 2020 21:22


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X