Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.435 views

Reynhard Sinaga dan Isu LGBT di Inggris, Indonesia Waspada!

 

Oleh: Ragil Rahayu, SE

 

Gempar! Seorang warga negara Indonesia (WNI) diberitakan menjadi pelaku kasus pemerkosaan terbesar di Inggris. Reynhard Sinaga dijatuhi hukuman seumur hidup setelah dinyatakan bersalah melakukan perkosaan dan serangan seksual terhadap 48 pria di Inggris. Reynhard adalah mahasiswa Indonesia yang tengah mengambil studi doktoral, dia memiliki tiga gelar magister.

Polisi menemukan bukti berupa video perkosaan sebanyak ratusan jam di ponsel milik Reynhard yang disita polisi. Dari bukti tersebut, terdapat indikasi korban Reynhard bisa mencapai 190 orang. Reynhard diketahui memancing korbannya masuk ke apartemennya dan kemudian memberikan minuman yang dicampur obat bius. Setelah tidak sadar, dia melakukan serangan seksual dan memfilmkannya (bbc.com, 6/1/2020).

Isu LGBT di Inggris

Kasus Reynhard ini menyentak banyak pihak karena korbannya berjenis kelamin laki-laki. Artinya Reynhard adalah seorang gay, yakni penyuka sesama jenis. Reynhard memang warga negara Indonesia, namun sikap masyarakat Inggris yang liberal menjadikan perilaku bejat Reynhard tidak terdeteksi sejak awal. Baru pada korban ke-190 (berdasar durasi video di handphone pelaku) kasus ini diketahui polisi.

Reynhard tinggal di Manchester, dimana ada kampung gay di dalamnya. Bar dan klub malam bertebaran, mengkonsumsi minuman keras dan mabuk hingga pagi menjadi hal yang biasa. Masyarakat bersikap individualis, tak peduli pada sesama. Maka Reynhard leluasa mencari calon korban, yakni para lelaki remaja yang sedang mabuk. Lalu memberi obat terlarang hingga tak sadar dan memperkosa mereka. Demikian terjadi terus selama bertahun-tahun.

Konsep kebebasan yang dianut Inggris juga menjadi alasan Reynhard untuk tak merasa bersalah atas kelakuannya, karena menurutnya dia melakukannya suka sama suka, tanpa paksaan. Ibaratnya, "tumbu oleh tutup", sesuatu yang klop. Tingkah bejat penyuka sesama jenis, dipadukan dengan masyarakat yang bebas, hedonis dan individualis. Ditambah negara yang memberikan ruang bagi suburnya perilaku LGBT. Klop sudah.

Inggris, sebagai negara demokrasi yang menjunjung tinggi kebebasan berperilaku, melegalkan aktivitas kaum lesbian, gay, biseksual dan transjender (LGBT).  Pada 17 Juli 2013,  Ratu Elizabeth II memberikan persetujuan kerajaan terhadap pernikahan sesama jenis di Inggris. Sebelumnya, Rancangan Undang-Undang (RUU) untuk mengesahkan pernikahan gay di wilayah England dan Wales telah mendapat persetujuan parlemen. RUU ini memungkinkan pasangan gay untuk menikah dalam seremoni agama dan sipil di England dan Wales (detik.com, 18/7/2013).

Isu LGBT bahkan masuk dalam pendidikan dasar di Inggris. Isu ini masuk dalam materi pendidikan kesehatan yang akan menjadi bagian wajib dari kurikulum untuk semua sekolah dasar dan menengah di Inggris dari musim gugur 2020, menurut proposal Department for Education (DfE). Di bawah rencana program tersebut, selain belajar tentang bahaya menghabiskan terlalu banyak waktu di media sosial, murid juga akan belajar bagaimana memperlakukan individu LGBT dengan hormat.

Proposal tersebut diterbitkan bersama dengan panduan draf tentang hubungan dan pendidikan seks, yang akan mencakup panduan baru tentang cara mengajar anak-anak muda tentang individu gay dan transgender. Menteri Pendidikan Damian Hinds mengatakan bahwa kesehatan fisik dan mental yang baik adalah ‘poin penting yang memastikan kaum muda siap untuk dunia orang dewasa’. Di bawah undang-undang yang disahkan tahun lalu, pendidikan tentang hubungan (relationships) sekarang diwajibkan di semua sekolah dasar, sementara pendidikan seks dan hubungan adalah wajib di sekolah menengah (suarakita.org, 20/7/2018).

Robohnya Logika Kebebasan

Berdasar cerita WNI yang tinggal di Inggris, LGBT gencar dipromosikan di sekolah dasar di Inggris. Murid laki-laki boleh memakai pakaian perempuan (rok) ketika sekolah. Form kartu perpustakaan memiliki tiga pilihan jenis kelamin yakni male, female dan other. Drag queen (lelaki penghibur berpakaian perempuan) datang ke sekolah dan menceritakan bolehnya memiliki orientasi seksual yang berbeda melalui pembacaan buku cerita (story telling).

Guru yang diketahui sebagai penyuka sesama jenis boleh tetap mengajar dan bahkan mempromosikan gaya hidup homoseksual pada muridnya. Targetnya tidak selalu menjadikan sang murid sebagai penyuka sesama jenis, tapi lebih pada penerimaan mereka terhadap perilaku LGBT sebagai orientasi seksual yang wajar, tidak menyimpang. Pemikiran bahwa homoseksual itu genetik ditanamkan sebagai sebuah ilmu pengetahuan. Walhasil, LGBT tumbuh subur di Inggris.

Sejak kemitraan sipil dilegalkan pada tahun 2004, antara 2005 hingga 2015, total hampir 140 ribu orang Inggris mendaftarkan diri dalam kemitraan sipil. Kemitraan sipil adalah dua orang (termasuk sesama jenis) sepakat untuk hidup seia-sekata dengan hak dan kewajiban seperti halnya dalam pernikahan heteroseksual (laki-laki dan perempuan). Sementara itu, warga usia muda (17-24 tahun) di Inggris lebih terbuka dengan statusnya sebagai LGBT dibanding dengan warga berusia tua (65 tahun ke atas).

Berdasarkan angka yang dikeluarkan Kantor Statistik Nasional, persentase warga usia tua yang terbuka dengan statusnya sebagai LGBT hanya 1,7 persen dari populasi, dibandingkan dengan warga usia muda yang berada di angka 5 sampai 7 persen dari populasi. Bahkan kaum LGBT mampu menempatkan 45 orang dari kalangannya menjadi anggota parlemen Inggris dalam pemilu sela tahun 2017. Sebuah rekor baru dalam sejarah negara itu. Jumlah itu merupakan 7 persen dari keseluruhan (650) anggota parlemen Inggris dan merupakan angka persentase tertinggi di Inggris maupun di dunia.

Logika kebebasan menyatakan bahwa jika perilaku LGBT dilarang akan menimbulkan masalah karena terjadi pengekangan kebebasan. Maka LGBT menurut mereka harus dibebaskan berekspresi. Jika memakai logika ini, seharusnya kasus Reynhard tidak terjadi. Reynhard hidup di Manchester yang banyak kaum LGBT, dia bisa memenuhi hasratnya secara leluasa karena negara juga melegalkan.

Betahnya Reynhard tinggal di Manchester menjadi bukti bahwa dia nyaman tinggal disana. Namun ternyata Reynhard tak cukup puas dengan kehidupan yang sudah demikian liberal. Nafsunya yang diumbar terus mencari pemuasan yang lain, yang dianggap lebih memuaskan lagi. Demikianlah hakekat nafsu, tak pernah ada puasnya, tak pernah ada kenyangnya, selalu minta lebih dan lebih.

Mencegah Munculnya Reinhard Lain

Solusi terhadap nafsu bukanlah dibebaskan ala pemikiran liberalisme barat, tapi dikendalikan. Pengendali nafsu adalah aqidah yang benar yakni Islam. Islam mengakui adanya gharizah nau' (naluri melestarikan jenis) dan mengarahkan pemenuhannya pada jalur yang benar, sesuai syariat, yakni melalui pernikahan antara laki-laki dan perempuan. Aktifitas liwath (homoseksual) dinilai tercela dan diharamkan dalam Islam. Pemikiran bahwa homoseksual itu genetis merupakan pseudoscience yakni sesuatu yang tidak ilmiah tapi dibungkus kemasan ilmiah.

Pelaku liwath diberi sanksi yang menjerakan dalam Islam yakni hukuman mati. Sehingga orang tidak akan berani menjadi LGBT. Tidak akan ada bar gay, komunitas gay, kampung gay, parade gay, media gay, kartun gay, LSM pembela gay atau aktivitas sejenis. Semuanya dilarang ada dalam sistem Islam. Sehingga LGBT tidak sampai menjadi sebuah gerakan mendunia seperti sekarang. Kehidupan yang ada dalam sistem Islam adalah kehidupan penuh ketaatan pada aturan Sang Khaliq, ketaatan yang dibangun atas kesadaran, bukan dogma. Ini sebagai hasil dakwah Islam, baik pada orang normal (straight) maupun yang bengkok (LGBT).

Dengan ramainya kasus Reynhard ini membuktikan bahwa LGBT itu berbahaya. Bukan saja mengandung dosa, menyebarkan penyakit menular seksual dan kanker, namun juga menimbulkan kengerian dalam skala besar. Apalagi, biasanya korban sodomi akan menjadi predator di masa depan. Lantas bagaimana dengan 190 remaja yang telah disodomi Reynhard? Belum cukupkah ini menjadi pembelajaran bagi kita para orang tua di Indonesia bahwa LGBT adalah ancaman mengerikan bagi anak-anak kita. Semoga kasus ini berakhir adil dan tak ada "The Next Reynhard" di negeri kita. Aamiin. Wallahu a'lam bishshawab. (rf/voa-islam.com)

*)Walimurid, Pemerhati Persoalan Pendidikan

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Mati-matian Bela Demokrasi, Di Akhirat Ternyata Demokrasi Tak Memberi Syafaat

Mati-matian Bela Demokrasi, Di Akhirat Ternyata Demokrasi Tak Memberi Syafaat

Kamis, 29 Oct 2020 05:04

Kecam Presiden Prancis Macron, Ribuan Umat Islam di Solo Gelar Aksi Unjuk Rasa

Kecam Presiden Prancis Macron, Ribuan Umat Islam di Solo Gelar Aksi Unjuk Rasa

Kamis, 29 Oct 2020 04:22

Presiden Prancis Macron Dituntut Meminat Maaf Kepada Umat Islam Di Seluruh Dunia

Presiden Prancis Macron Dituntut Meminat Maaf Kepada Umat Islam Di Seluruh Dunia

Kamis, 29 Oct 2020 04:10

Penghinaan Macron terhadap Islam dan Rosulullah SAW Lukai Nalar dan Hati Nurani Muslim Sedunia

Penghinaan Macron terhadap Islam dan Rosulullah SAW Lukai Nalar dan Hati Nurani Muslim Sedunia

Rabu, 28 Oct 2020 23:46

Mati Ketawa Ala Indonesia

Mati Ketawa Ala Indonesia

Rabu, 28 Oct 2020 23:00

Soal Vaksin Covid-19, Legislator: Utamakan Keselamatan Rakyat dan Harus Transparan Uji Klinisnya

Soal Vaksin Covid-19, Legislator: Utamakan Keselamatan Rakyat dan Harus Transparan Uji Klinisnya

Rabu, 28 Oct 2020 21:38

Netanyahu Doakan Sembuh Bloger Saudi Pro-Israel yang Terinfeksi Virus Corona

Netanyahu Doakan Sembuh Bloger Saudi Pro-Israel yang Terinfeksi Virus Corona

Rabu, 28 Oct 2020 21:20

Jokowi Akan Dikudeta?

Jokowi Akan Dikudeta?

Rabu, 28 Oct 2020 20:33

Majelis Mujahidin Indonesia Mengutuk Islamofobia Presiden Perancis Emmanuel Macron

Majelis Mujahidin Indonesia Mengutuk Islamofobia Presiden Perancis Emmanuel Macron

Rabu, 28 Oct 2020 20:28

Munas V Hidayatullah Teguhkan Komitmen Keummatan Menuju Indonesia Bermartabat

Munas V Hidayatullah Teguhkan Komitmen Keummatan Menuju Indonesia Bermartabat

Rabu, 28 Oct 2020 20:10

Peran Herbal dalam Pencegahan Covid-19

Peran Herbal dalam Pencegahan Covid-19

Rabu, 28 Oct 2020 19:55

Komandan Pasukan Armenia Dipecat Menyusul Kekalahan Besar Dalam Perang Melawan Azerbaijan

Komandan Pasukan Armenia Dipecat Menyusul Kekalahan Besar Dalam Perang Melawan Azerbaijan

Rabu, 28 Oct 2020 15:30

UEA AKan Jual Wine Israel yang Diproduksi di Dataran Tinggi Golan Suriah Yang Diduduki

UEA AKan Jual Wine Israel yang Diproduksi di Dataran Tinggi Golan Suriah Yang Diduduki

Rabu, 28 Oct 2020 13:45

Orang Bersenjata Tak Dikenal Tembak Mati Menpora Pemerintahan Syi'ah Houtsi di Sana'a

Orang Bersenjata Tak Dikenal Tembak Mati Menpora Pemerintahan Syi'ah Houtsi di Sana'a

Rabu, 28 Oct 2020 12:00

Polemik Pernyataan Presiden Prancis, Legislator: Sudah Sepatutnya Umat Islam Marah!

Polemik Pernyataan Presiden Prancis, Legislator: Sudah Sepatutnya Umat Islam Marah!

Rabu, 28 Oct 2020 11:54

Ganjar Kerja Keras Singkirkan Puan dan Budi Gunawan

Ganjar Kerja Keras Singkirkan Puan dan Budi Gunawan

Rabu, 28 Oct 2020 10:46

Ilmuwan Temukan Bukti Hubungan Bakteri Usus dan Autisme

Ilmuwan Temukan Bukti Hubungan Bakteri Usus dan Autisme

Selasa, 27 Oct 2020 23:02

Inilah 6 Langkah Mendidik Anak Pandai Bersyukur

Inilah 6 Langkah Mendidik Anak Pandai Bersyukur

Selasa, 27 Oct 2020 22:57

Peneliti LIPI: Pemerintah Perlu Perbaiki Cara Komunikasi Publik

Peneliti LIPI: Pemerintah Perlu Perbaiki Cara Komunikasi Publik

Selasa, 27 Oct 2020 22:57

Wapres Tegaskan Cita-Cita Indonesia Menjadi Pusat Produk Halal Terbesar di Dunia

Wapres Tegaskan Cita-Cita Indonesia Menjadi Pusat Produk Halal Terbesar di Dunia

Selasa, 27 Oct 2020 22:50


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X