Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.386 views

Stres Sosial Lagi Nge-tren?

 

Oleh:

Ifa Mufida

Pemerhati Masalah Sosial

 

PUBLIK Indonesia kembali dikejutkan  munculnya sejumlah “kerajaan” baru. Ada Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo, Sunda Empire-Earth Empire (SE-EE) di Bandung, hingga Kesultanan Selacau Patrakusumah di Tasikmalaya.

Dengan memakai kostum ala raja-raja zaman dahulu beserta selir dan pasukannya, dengan penuh percaya diri mereka mendeklarasikan ajaran mereka dihadapan publik. Anehnya, tidak sedikit masyarakat yang terpengaruh dan mengikuti ajaran ini. Mereka tidak bisa membedakan antara kenyataan dan khayalan belaka.

Kasus yang demikian bukanlah kali pertama terjadi. Sebelumnya pernah ada ajaran yang ketuanya mengaku nabi hingga ada yang menyebut kerajaan ubur-ubur. Bagi masyarakat yang bisa berpikir jernih pasti aneh mendengar istilah ini. Namun faktanya kondisi saat ini tak sedikit manusia yang kehilangan akal sehatnya.

Di dunia, data pengidap gangguan jiwa  makin meningkat tiap tahun. Diperkirakan sekitar 300 juta orang mengidap depresi di seluruh dunia. Bahkan, World Health Organization (WHO) memperkirakan setiap 40 detik terjadi kasus bunuh diri di seluruh dunia yang diakibatkan oleh depresi.

Untuk Indonesia sendiri, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), dr Eka Viora, SpKJ, mengatakan untuk di Indonesia terdapat sekitar 15,6 juta penduduk yang mengalami depresi. Sayangnya hanya 8 persen yang mencari pengobatan ke profesional (detikHealth.com).

Melihat kondisi ini bukanlah kasuistik per individu, maka layak jika ini dikatakan sebagai stress atau depresi sosial. Depresi sosial ini pun sejatinya tidak mungkin terjadi tanpa ada etiologi. Sebagaimana penyakit yang lain juga dipastikan ada faktor penyebab terjadinya penyakit tersebut. Begitu juga tidak ada asap jika tidak ada api.

Untuk beberapa kasus yang terjadi di Indonesia, nampaknya  mereka berkhayal tinggal di sebuah kerajaan dengan sebuah kesejahteraan. Dipimpin oleh pemimpin yang adil dan mendapatkan pengurusan yang memadai. Meski itu adalah khayalan namun bisa jadi mereka sangat menikmati berada di dalamnya. Kondisi yang berbeda dengan fakta yang ada di masyarakat, bahkan di negeri ini.

Masyarakat saat ini dibebani dengan pungutan dan iuran yang mencekik. Melambungnya biaya hidup sejak awal 2020 ini, mulai dari BPJS, tarif listrik, tol cukup menambah beban rakyat. Terlebih pemerintah memastikan bahwa satu per satu subsidi akan dicabut tahun ini.

Di sisi lain, kasus bancakan dana rakyat semakin merajalela. Kasus Jiwasraya, Asabri, Garuda, Pelindo, dll, cukup membuat rakyat terperangah. Terlebih sistem peradilan hanya tumpul ke atas tapi tajam ke bawah. Mengkritik penguasa justru berbuah pidana. Seolah kebebasan bersuara rakyat berada dalam penjara.

Sejumlah kepala daerah pun tertangkap akibat korupsi. Terheboh adalah terungkapnya salah satu komisioner KPU selaku lembaga yang kredibilitasnya harusnya berada di pihak rakyat. Semua ini benar-benar membuat masyarakat jengah.

Jangan heran jika mungkin sebagian orang jadi lebih cenderung percaya dengan para pendiri kerajaan baru tersebut. Yang mana bagi pengikutnya, iming-iming harapan baru dari para pendiri kerajaan itu dirasa lebih “realistis” bagi mereka. Kendati pada akhirnya tindakan kerajaan baru itu berujung pidana. Pantas memang mereka berlaku tanpa dasar. Yang jelas bisa jadi hal tersebut adalah sebagai bentuk "denial" atas kondisi kenyataan yang ada.

Kalau di Indonesia marak dengan kerajaan-kerajaan, di Korea ada yang disebut  "Don't Worry Village". Sebuah program yang dibuat oleh pengusaha muda Dongwoo karena melihat angka depresi di negeri ginseng yang sangat tinggi. Inovasi ini dibuat untuk mereka yang lelah dengan  kehidupan kota besar yang begitu padat dan persaingan yang ketat. Dikatakan, kebanyakan masyarakat Korea yang menderita depresi disebabkan mereka tak mampu berbagai permasalahan yang mereka hadapi, ditambah tekanan lingkungan sekitar.

Nampaknya memang kondisi stres sosial menjadi salah satu ancaman dan tantangan yang harus tersolusikan. Tak bisa dipungkiri, rakyat benar-benar rindu sistem di mana para penguasanya bekerja keras untuk memikirkan urusan rakyatnya. Rakyat rindu dengan penguasa yang peka terhadap penderitaan mereka. Pemimpin yang secara riil bekerja untuk rakyat bukan sekedar pencitraan. Apalagi suara mereka hanya diperah saat tahun politik, namun setelah penguasa terpilih rakyat dilupakan. Habis manis sepah dibuang.

Namun yang pasti, rakyat butuh terapi. Agar tidak terus muncul depresi sosial yang menjangkiti. Mereka membutuhkan obat untuk mengobati jiwa-jiwa yang terluka. Obat jiwa-jiwa tadi bukanlah dari sebuah khayalan tetapi seharusnya berasal dari wahyu semata. Maka landasan terapi yang sesungguhnya adalah mengembalikan kepada tata aturan Sang pemilik jiwa. Depresi sosial yang sangat tinggi sejatinya buah kehidupan kapitalisme-sekuler yang nyata menyengsarakan dan menjadi stressor yang tinggi. Sistem yang layak ditinggalkan dan diganti dengan sistem yang membawa rahmat bagi seluruh alam. Wallahu A'lam bishawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Menlu Turki: Haftar Tidak Menginginkan Solusi Politik Tetapi Solusi Militer

Menlu Turki: Haftar Tidak Menginginkan Solusi Politik Tetapi Solusi Militer

Ahad, 16 Feb 2020 20:35

Laporan: Militer AS Tolak Tarik Seluruh Pasukan dari Irak, Tawarkan Penarikan Sebagian

Laporan: Militer AS Tolak Tarik Seluruh Pasukan dari Irak, Tawarkan Penarikan Sebagian

Ahad, 16 Feb 2020 20:11

Muslimah Wahdah Jakarta-Depok Selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan

Muslimah Wahdah Jakarta-Depok Selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan

Ahad, 16 Feb 2020 17:19

Kelompok Yahudi AS Kunjungi Arab Saudi untuk Pertama Kali

Kelompok Yahudi AS Kunjungi Arab Saudi untuk Pertama Kali

Ahad, 16 Feb 2020 17:15

Tanggapi Kepala BPIP, MUI: Jangan Ada yang Sok Pancasilais, Justru Melanggar Pancasila

Tanggapi Kepala BPIP, MUI: Jangan Ada yang Sok Pancasilais, Justru Melanggar Pancasila

Ahad, 16 Feb 2020 16:17

The 2nd HIEX 2020, Ratusan Produk Halal dan Syariah Hadir di Pameran Halal Terbesar di Indonesia

The 2nd HIEX 2020, Ratusan Produk Halal dan Syariah Hadir di Pameran Halal Terbesar di Indonesia

Ahad, 16 Feb 2020 16:14

Urun Modal Syirkah Bebas Riba di RM Padang Express 02

Urun Modal Syirkah Bebas Riba di RM Padang Express 02

Ahad, 16 Feb 2020 16:08

Ratusan Muda-Mudi Ramaikan Gerakan Menutup Aurat 2020 di Binjai

Ratusan Muda-Mudi Ramaikan Gerakan Menutup Aurat 2020 di Binjai

Ahad, 16 Feb 2020 15:27

IKUTI TRAINING QURANIC QUANTUM SECRET, MAGNET RIZKI QUANTUM

IKUTI TRAINING QURANIC QUANTUM SECRET, MAGNET RIZKI QUANTUM

Ahad, 16 Feb 2020 14:16

Siswa MAN 1 Pekanbaru Juara World Robotic For Peace 2020

Siswa MAN 1 Pekanbaru Juara World Robotic For Peace 2020

Sabtu, 15 Feb 2020 23:14

Pengusaha Terkemuka UEA Serukan Investor Israel Berinvestasi di Negaranya

Pengusaha Terkemuka UEA Serukan Investor Israel Berinvestasi di Negaranya

Sabtu, 15 Feb 2020 22:15

Perlukah Sabun Bersertifikat Halal?

Perlukah Sabun Bersertifikat Halal?

Sabtu, 15 Feb 2020 22:06

Pemimpin Sudan Al-Burhan: Israel Akan Bantu Hapus Sudan dari Daftar Hitam AS

Pemimpin Sudan Al-Burhan: Israel Akan Bantu Hapus Sudan dari Daftar Hitam AS

Sabtu, 15 Feb 2020 22:00

KBRI di Negara Terinfeksi Corona Diminta Cek Kesehatan WNI

KBRI di Negara Terinfeksi Corona Diminta Cek Kesehatan WNI

Sabtu, 15 Feb 2020 21:57

Mohamed Dahlan dan UEA Berada di Balik Pembunuhan di Luar Hukum di Yaman Sejak 2015

Mohamed Dahlan dan UEA Berada di Balik Pembunuhan di Luar Hukum di Yaman Sejak 2015

Sabtu, 15 Feb 2020 21:50

Amazon Paksa Warga Palestina untuk Daftarkan Diri Sebagai Orang Israel untuk Pengiriman Gratis

Amazon Paksa Warga Palestina untuk Daftarkan Diri Sebagai Orang Israel untuk Pengiriman Gratis

Sabtu, 15 Feb 2020 21:35

Kapal Perang AS Sita Ratusan Senjata Anti-Tank Seludupan dari Iran di Laut Arab

Kapal Perang AS Sita Ratusan Senjata Anti-Tank Seludupan dari Iran di Laut Arab

Sabtu, 15 Feb 2020 21:20

Lupa Hafalan Al-Qur’an, Bolehkah Membaca Istirja’?

Lupa Hafalan Al-Qur’an, Bolehkah Membaca Istirja’?

Sabtu, 15 Feb 2020 20:58

Allahu Akbar! 300 Orang Ta’a Bersyahadat

Allahu Akbar! 300 Orang Ta’a Bersyahadat

Sabtu, 15 Feb 2020 20:24

Bullying Hasil  Produk Generasi Sekuler

Bullying Hasil Produk Generasi Sekuler

Sabtu, 15 Feb 2020 19:53


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X