Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.973 views

Menyoal Pesantren Salafi dan Modern

 

Oleh:

KH Eeng Nurhaeni

Pengasuh Pondok Pesantren Modern Al-Bayan, Lebak, Banten

 

BELAKANGAN muncul berbagai pertanyaan (khususnya dari generasi milenial) yang menyoal perbedaan antara pesantren tradisional dan modern. Kita seringkali menyebut istilah tradisional dengan 'salafi' sementara yang modern disebut 'khalafi'. Di wilayah Jakarta dan Banten Utara, pesantren salafi disebut 'pesantren rombeng'. Hal tersebut identik dengan julukan yang diberikan Kolonial Belanda, sebagaimana mereka menyebut mushala dengan sebutan 'langgar', artinya tempat pelanggaran.

Sesuai perkembangan dakwah Islam yang semakin membuka diri, sebutan langgar atau pesantren rombeng semakin terkikis. Dalam hal ini, 'bahasa ibu' harus mengalah demi untuk mencari padanan yang lebih manusiawi dan masuk akal. Karena bagaimanapun, persoalan bahasa adalah soal kesepakatan umum, yang merupakan hak bagi para penuturnya.

Dakwah Islam akan terus menginovasi diri sesuai dengan kultur yang berjalan. Umat Islam tak boleh berhenti untuk terus mencari bentuk-bentuk baru dari sistem dakwah yang baik, dan pada hakikatnya identik dengan perintah agar manusia tak boleh berhenti untuk belajar. Demikian halnya Rasulullah pernah mempercayakan masadepan kepada umatnya bahwa, “Kalian lebih tahu tentang persoalan yang dihadapi di masa yang akan datang.” (Antum a'lamu bi'umuri dunyakum)

Fenomena pesantren modern pada dasarnya mengacu dari ajaran Islam sendiri bahwa perubahan yang terjadi harus dihadapi dengan mengoptimalkan kemampuan berpikir yang merupakan anugerah Allah. Meskipun dalam kenyataannya, tidak setiap kiai di pesantren salafi menyukai perubahan, untuk membesarkan lembaga pendidikan Islam dibutuhkan staf dan pembantu yang dapat menunjang sistem yang akan solid dalam mengelola lembaga pendidikan itu.

Setiap pemimpin pesantren, baik salafi maupun modern, harus mengakui adanya kelebihan dan potensi yang dimiliki oleh manusia lainnya. Tetapi, kecenderungan orang yang merasa ilmunya cukup, akan mengimbas pada pola pikir yang stagnan, beku dan jumud, yang ekses-eksesnya membawa manusia pada sifat ujub dan takabur. Karena itu, Bapak Pesantren Modern (Gontor) K.H. Imam Zarkasyi pernah menyatakan pendapatnya bahwa, “Pesantren Gontor tak boleh bergantung kepada siapapun, kecuali harus berpijak pada sistem.”

Pada zamannya, banyak kiai-kiai salafi yang belum memahami apa yang terkandung di balik kata-kata bersayap itu. Namun kemudian dijabarkan bahwa pesantren yang berpijak pada figur pemimpinnya, tidak menutup kemungkinan adanya pasang-surut di mana pemimpinnya adalah makhluk Allah yang tak luput dari kekurangan dan kekhilafan. Dengan menyitir pendapat tersebut, perlu diakui bahwa memang masih terdapat di kalangan pesantren salafi yang belum siap menghadapi kenyataan bahwa sistem akan lebih besar dari dirinya.

Meski demikian, perlu diakui bahwa akhir-akhir ini semakin banyak pesantren salafi yang mengadopsi sistem yang berlaku pada pesantren-pesantren modern, hingga dapat pula dikatakan sebagai “pesantren salafi yang modern”.

“Mungkinkah lembaga pendidikan dapat maju tanpa ditunjang oleh para staf dan pembantunya? Lebih ekstrim lagi, mengapa kita tidak mengakui adanya kelebihan yang dimiliki oleh makhluk Allah lainnya?” demikian pendapat K.H. Ahmad Rifai Arief, pendiri pesantren La Tansa, Lebak, Banten.

Lebih lanjut Kiai Rifai menandaskan, bahwa pesantren La Tansa sanggup dibangun dengan kerja dan kemauan keras, daripada sibuk mengharap uluran tangan dari pihak lain. Keikhlasan dan kepiawaian Kiai Rifai yang menularkan rasa percaya diriitulah yang membangkitkan para alumni Gontor maupun La Tansa bahwa kemauan keras dapat mengubah sesuatu yang mustahil menjadi mungkin untuk diwujudkan.

Apapun yang ditempuh oleh Kiai Rifai selaku cermin dan teladan, dapat pula dikatakan sebagai “transfer nilai-nilai kebaikan” yang merupakan substansi dari makna dakwah yang sebenarnya. Dengan itu maka jelaslah napak tilas dari ungkapan bersayap yang sering dikemukakan Kiai Syukri Zarkasyi (penerus Gontor) kepada para alumni Gontor bahwa nilai ijasah yang tertulis di atas kertas hanya merupakan kuantitas dari nilai-nilai sebenarnya, yakni seberapa besar penghargaan masyarakat terhadap dirimu?

Pada kenyataannya memang bukan sekadar popularitas yang menjadi tujuan utama, juga bukan kemauan untuk memperkaya-diri, tapi bagaimana nilai-nilai kebaikan itu dapat ditransfer melalui lembaga pendidikan Islam yang merupakan sarana utama untuk mendakwahkan kebenaran dan kebaikan itu.

Karena itu, pesantren harus dijadikan suatu lembaga pendidikan untuk kehidupan yang islami. Jangan mengutamakan popularitas, sebab belum tentu yang populer itu benar, dan tidak selamanya yang benar itu populer. Tapi sebagai manusia beradab dan berbudi luhur selayaknya kebenaran itu dikedepankan daripada sibuk mengejar popularitas dengan mengabaikan nilai-nilai kebenaran itu sendiri.

Adapun setelah manusia berkreasi dan bekerja keras, lantas ia tampil dan diakui oleh sejarah, hal itu merupakan keniscayaan dalam catatan sejarah yang merupakan hak bagi dirinya. Bukankah Allah Yang Maha Adil sudah menggarisbawahi bahwa sunnatullah akan dilimpahkan bagi siapapun yang berhak memperolehnya? Di sinilah umat Islam ditantang untuk bersaing dan berlomba dalam koridor nilai-nilai kebaikan. Subhanallah.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Anjuran Menutup Aurat untuk Anak

Anjuran Menutup Aurat untuk Anak

Ahad, 25 Oct 2020 13:55

Komisi VI DPR Aceh Serahkan Hasil Uji Calon Anggota Baitul Mal Aceh ke Pimpinan Dewan

Komisi VI DPR Aceh Serahkan Hasil Uji Calon Anggota Baitul Mal Aceh ke Pimpinan Dewan

Ahad, 25 Oct 2020 12:50

HRS Bisa Pulang Jika Istana Mulai Goyang

HRS Bisa Pulang Jika Istana Mulai Goyang

Ahad, 25 Oct 2020 12:04

Efektivitas Audit Internal Syariah dan Kualitas Pelaporan Keuangan

Efektivitas Audit Internal Syariah dan Kualitas Pelaporan Keuangan

Ahad, 25 Oct 2020 11:57

Pasukan Keamanan Afghanistan Klaim Tewaskan Pemimpin Senior Al-Qaidah Abu Muhsin Al-Masri

Pasukan Keamanan Afghanistan Klaim Tewaskan Pemimpin Senior Al-Qaidah Abu Muhsin Al-Masri

Ahad, 25 Oct 2020 11:46

Selama Tidak Diwajibkan, MUI Dukung Materi Khutbah Kemenag

Selama Tidak Diwajibkan, MUI Dukung Materi Khutbah Kemenag

Ahad, 25 Oct 2020 11:20

Juara UFC Khabib Nurmagomedov Umumkan Pensiun Setelah Mengalahkan Justine Gaethje

Juara UFC Khabib Nurmagomedov Umumkan Pensiun Setelah Mengalahkan Justine Gaethje

Ahad, 25 Oct 2020 09:40

ICRC: Tahanan Palestina Yang Melakukan Mogok Makan Memasuki 'Fase Kritis'

ICRC: Tahanan Palestina Yang Melakukan Mogok Makan Memasuki 'Fase Kritis'

Sabtu, 24 Oct 2020 21:15

Kelompok Perdagangan Arab Boikot Produk Prancis

Kelompok Perdagangan Arab Boikot Produk Prancis

Sabtu, 24 Oct 2020 20:46

Soal Vaksin Covid 19, PKS: Pemerintah Jangan Ugal-ugalan

Soal Vaksin Covid 19, PKS: Pemerintah Jangan Ugal-ugalan

Sabtu, 24 Oct 2020 20:28

PLO: Serangan Israel Meningkat Sejak Perjanjian Normalisasi Ditandatangani Dengan Negara Arab

PLO: Serangan Israel Meningkat Sejak Perjanjian Normalisasi Ditandatangani Dengan Negara Arab

Sabtu, 24 Oct 2020 20:00

Legislator: Pemerintah Harus Pikirkan Kebijakan Tambahan untuk UMKM

Legislator: Pemerintah Harus Pikirkan Kebijakan Tambahan untuk UMKM

Sabtu, 24 Oct 2020 19:59

Anggota Baleg Sebut UU Cipta Kerja Dipaksakan hingga Banyak Revisi

Anggota Baleg Sebut UU Cipta Kerja Dipaksakan hingga Banyak Revisi

Sabtu, 24 Oct 2020 19:16

Informasi dan Komunikasi Soal Vaksin Harus Tegas dan Transparan

Informasi dan Komunikasi Soal Vaksin Harus Tegas dan Transparan

Sabtu, 24 Oct 2020 18:53

China Janji Blokir Penyebar Konten Amoral, Pakistan Cabut Blokir TikTok

China Janji Blokir Penyebar Konten Amoral, Pakistan Cabut Blokir TikTok

Sabtu, 24 Oct 2020 17:11

Surat Yasin Jantungnya Al-Qur’an?

Surat Yasin Jantungnya Al-Qur’an?

Sabtu, 24 Oct 2020 17:00

Presidential Threshold sebagai Akar Masalah Kekisruan Pilpres 2019

Presidential Threshold sebagai Akar Masalah Kekisruan Pilpres 2019

Jum'at, 23 Oct 2020 23:31

Ngalor Ngidul Mahfud MD

Ngalor Ngidul Mahfud MD

Jum'at, 23 Oct 2020 23:26

KAMI Itu Gerakan Moral, Bukan Makar

KAMI Itu Gerakan Moral, Bukan Makar

Jum'at, 23 Oct 2020 23:09

Forum SATHU Soroti Kewajiban Deposit Setoran Umrah di UU Omnibus Law

Forum SATHU Soroti Kewajiban Deposit Setoran Umrah di UU Omnibus Law

Jum'at, 23 Oct 2020 22:03


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X