Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.243 views

Mengikhtiarkan Sehat Jasmani dan Ekonomi Pascapandemi

 

Oleh:

Dr. Basrowi || Pemerhati Kebijakan Publik.

 

MIMPI rakyat yang saat ini sangat terdampak wabah Covid-19 adalah mengharapkan bisa bekerja kembali dengan tenang tanpa dihantui oleh kekhawatiran tertular virus Corona. Mimpi ini sesungguhnya sudah sejalan-seiring dengan mimpi Pemerintah yang menghendaki dapat menghentikan laju penyebaran virus Corona tanpa mengganggu kinerja perekonomian masyarakat.  

Mimpi Indonesia Keluar dari Pandemi

Indonesia saat ini sedang dihadapkan pada pandemi yang semakin hari semakin bertambah, padahal ekonomi rakyat Indonesia mengharuskan adanya normal baru, tatanan batu, dan cara berperilaku ekonomi baru.

Namun Indonesia harus mempunyai mimpi, bahwa Indonesia harus bisa bersahabat dengan virus. Caranya dengan berjalan bersama antara penghentian penyebaran wabah dan recovery ekonomi. Membunuh penyakitnya tetapi tidak membunuh perputaran ekonomi rakyat.

Cara ini dinilai inovatif karena banyak ahli yang mengatakan bahwa, untuk menghentikan virus, maka seluruh aspek kehidupan yang memungkinkan terjadinya kontak langsung antarmanusia harus dihentikan, temasuk kegiatan di bidang ekonomi. Aspek keselamatan manusia harus dinomorsatukan. Sementara itu, ekonomi dapat dihidupkan kembali di kemudian hari.

Saat New normal, hak masyarakat yang tidak bisa diabaikan adalah dapat bekerja dan menghasilkan uang. Alasan itu masuk akal, karena adanya tuntutan dapur yang harus mengebul. Berharap bantuan ekonomi Pemerintah, tentu tidak dapat mencukupi seluruh kebutuhan hidup yang sangat kompleks. Kemampuan Pemerintah untuk menjamin 270 juta penduduk selama 3-6 bulan dibutuhkan dana yang sangat banyak.

Mimpi Indonesia yang akan menjadikan New Normal, sebagai bentuk perwujudan mimpi yang akan disampaikan kepada dunia. Inilah model yang diterapkan Indonesia dalam mengatasi pandemi tanpa mematikan roda ekonomi.

Model ini tentu masih menjadi mimpi, tetapi mimpi itu tidak boleh diabaikan. Dengan usaha yang sungung-sungguh, penuh keyakinan, apalagi didukung oleh rasa kebersamaan, tentulah model tersebut dapat membuka mata dunia, bahwa Indonesia memang bisa.

Dahulu kala, para pemuda dan pejuang Indonesia dalam merintis kemerdekaan, juga laksana sedang bermimpi merdeka. Dengan rahmat Tuhan YME, mimpi itu akhirnya juga dapat terwujud melalui kerja keras, usaha yang sungguh-sungguh, gotong royong, penuh keyakinan, dan didukung oleh seluruh rakyat Indonesia.

Hari ini saatnya kita mempunyai mimpi kembali untuk dapat mewujudkan cita-cita membangun ekonomi negeri yang sudah terporakporandakan oleh wabah yang membabi buta sejak pertengahan Maret 2020.

Formula demi formula untuk mengobati masyarakat yang dilanda ancaman kesehatan dan ekonomi telah diujicobakan. Hari ini, Indonesia mencoba formula baru untuk bisa bersahabat dengan virus. Mempelajari dan memahami berbagai cara penularan virus, kemudian disiplin untuk tidak melakukan berbagai hal yang dapat menyebabkan penyebaran virus. Hal itulah yang akan dapat menolong seluruh masyarakat Indonesia untuk bisa bersahabat dengan virus dan bekerja dengan normal baru, tanpa harus beresiko tinggi akan terpapar virus.

Saatnya Mewujudkan Mimpi  

Sehat  ekonomi Yes, Sehat fisik dari Covid-19 juga Yes. Memang sulit menyatukan dua buah simalakama. Dengan ilmu pengetahuan dan tekad yang kuat diharapkan hal itu bisa tercapai. Modalnya adalah disiplin, taat pada aturan pemerintah, dan mematuhi seluruh protokol kesehatan.

Masyarakat Indonesia selama ini terkenal dengan sifat ramah tamah, gotong royong, saling hormat menghormati, saling bantu membantu, taat pada pimpinan, dan berbagai modal lainnya, tentu mampu mewujudkan mimpi yang menurut negara lain mustahil.

Saat inilah, waktu yang tepat untuk mewujudkan mimpi itu sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa menangani wabah Covid-19 tidak harus mematikan ekonomi rakyat.

Indonesia mampu berdamai dengan virus. Masyarakat bisa hidup berdampingan dengan virus. Indonesia mampu mengkolaborasikan kehendak rakyat untuk berkarya dan kehendak pemerintah untuk mencegah penyebaran virus Corona. 

Mari seluruh masyarakat Indonesia bangun dari mimpi, wujudkan mimpi bangsa Indonesia. Tunjukkan kepada dunia bahwa ekonomi Indonesia bisa tetap berkembang sejalan dengan upaya pemutusan mata rantai penyebaran virus Corona.

Kesuksesan atas upaya menggabungkan antara mimpi rakyat dan mimpi pemerintah dapat terlihat pada menurunnya jumlah kasus masyarakat yang terkonfirmasi positif Corona di era new normal. Semoga saja di saat new normal, jumlah pasien positif Corona selulu menurun sehingga tidak perlu terjadi gelombang kedua. Semoga.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Ustadzah Salma Khoirunnisa, salah satu pengajar di Pesantren Tahfizul Quran Darul Arqom Sukoharjo mengalami kecelakaan. Kondisinya masih belum sadar, dan sempat koma selama 5 hari karena diperkirakan...

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Diawali dengan berniat karena Allah, berperan aktif menebarkan amal sholeh dan turut serta membantu pemerintah memberikan kemudahan kepada umat mendapatkan pelayanan kesehatan, maka Ulurtangan...

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Rafli Bayu Aryanto (11) anak yatim asal Weru, Sukoharjo ini membutuhkan biaya masuk sekolah tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama). Namun kondisi ibu Wiyati (44) yang cacat kaki tak mampu untuk...

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Alhamdulillah, pada Sabtu, (18/11/2023), Yayasan Ulurtangan.com dengan penuh rasa syukur berhasil melaksanakan program Sedekah Barangku sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama umat Islam....

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Sungguh miris kondisi Arga Muhammad Akbar (2) anak kedua pasangan Misran dan Sudarti ini, sudah sebulan ini perutnya terus membesar bagai balon yang mau meletus. Keluarganya butuh biaya berobat...

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X