Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.247 views

Warna Mega dalam Peta JalanTrisila dan Ekasila

 

Oleh:

Dr. H. Abdul Chair Ramadhan, S.H., M.H || Direktur HRS Center


PENOLAKAN terhadap RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) sampai dengan saat ini masih berlangsung di berbagai wilayah tanah air. Tuntutannya jelas agar dihentikan pembahasan RUU HIP dan oleh karenanya dianggap tidak pernah ada. Seiring dengan itu, wacana nama baru menjadi RUU Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) digulirkan. Nomenklatur “haluan” maupun “pembinaan”, keduanya itu menunjuk pada Perpres Nomor 7 Tahun 2018 Tentang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Pasal 4 menyebutkan dalam melaksanakan tugasnya BPIP menyelenggarakan fungsi antara lain, perumusan arah kebijakan Pembinaan Ideologi Pancasila, penyusunan Garis-Garis Besar Haluan Ideologi Pancasila dan peta jalan Pembinaan Ideologi Pancasila. Pembinaan yang dimaksudkan menunjuk pada haluan yang menjadi panduan bagi seluruh penyelenggara negara, komponen bangsa, dan warga negara Indonesia. Berdasarkan hal ini, perubahan nomenklatur tersebut tidak berlaku signifikan. Di sisi lain, rakyat tetap pada pendiriannya dan tidak tergoyahkan.

Penyebutan istilah “Haluan Ideologi Pancasila” ditemukan juga dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 Tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi. Pasal 5 huruf a menyebutkan bahwa “Ilmu Pengetahuan dan Teknologi berperan menjadi landasan dalam perencanaan pembangunan nasional di segala bidang kehidupan yang berpedoman pada Haluan Ideologi Pancasila”. Kemudian, Pasal 7 menyebutkan, “…..peran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sebagai landasan dalam perencanaan pembangunan nasional di segala bidang kehidupan yang berpedoman pada Haluan Ideologi Pancasila….”. Disebutkan Haluan Ideologi Pancasila menjadi pedoman, namun pada saat yang bersamaan belum ada Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila. Di sini terkonfirmasi adanya keterhubungan dengan RUU HIP yang menegaskan bahwa Pembangunan Nasional berlandaskan pada ilmu pengetahuan dan teknologi nasional, dengan berpedoman pada Haluan Ideologi Pancasila (Pasal 1 angka 4 RUU HIP). Dapat dikatakan Undang-Undang Tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi termasuk peta jalan Pembinaan/Haluan ideologi Pancasila.

Sebagai peta jalan tentu terkait erat dengan keberadaan BPIP dalam hubungannya dengan RUU HIP. Keterhubungan dimaksud menunjuk pada hasil kajian Kedeputian Bidang Pengkajian dan Materi BPIP. Dapat dilihat dari naskah Kedudukan Hukum Dan Materi Pokok Garis Besar Haluan Ideologi Pancasila dan kajian Garis Besar Haluan Ideologi Pancasila tahun 2019. Disebutkan bahwa kedudukan GBHIP dalam RUU Tentang Pembinaan Haluan Ideologi Pancasila dijadikan sebagai referensi utama dalam proses penyusunan Rancangan Undang-Undang Tentang Pembinaan Haluan Ideologi Pancasila yang dilakukan oleh Badan Legislasi DPR. Sebagai catatan, pada awalnya memang digunakan istillah “pembinaan”, namun pada akhirnya yang digunakan adalah “haluan”. Menjadi jelas pengakuan BPIP tersebut menjadikan materi kajian BPIP diadopsi dalam naskah RUU HIP. Dapat disebutkan disini antara lain, penyebutan sendi pokok Pancasila adalah Keadilan, Bertuhan secara berkebudayaan, konsep Masyarakat Pancasila dan Manusia Pancasila.

Kemudian, dalam RUU HIP disebutkan kedudukan Ketua Dewan Pengarah menjabat ex officio Ketua Dewan Pengarah di badan yang menyelenggarakan riset dan inovasi nasional. (Pasal 48 ayat 6). Sederet tugas dan kewenangan disebutkan: memiliki tugas mengarahkan riset dan inovasi nasional sehingga ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi landasan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi Pembangunan Nasional di segala bidang kehidupan yang berpedoman pada Haluan Ideologi Pancasila; memiliki kewenangan untuk mengarahkan, monitoring, dan evaluasi kebijakan, antara lain dalam kebijakan riset dan inovasi yang dijalankan dan diintegrasikan oleh badan riset dan inovasi nasional, kebijakan hukum nasional yang dilaksanakan dan diintegrasikan oleh kementerian atau badan yang menyelenggarakan hukum dan/atau perundang-undangan, serta kebijakan Pembangunan Nasional yang dijalankan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. (Pasal 49 RUU HIP). Mengacu kepada rumusan tugas dan kewenangan Ketua Dewan Pengarah tersebut, maka beralasan jika dikatakan keberadaan RUU HIP memiliki keterhubungan dengan BPIP yang notabene Ketua Dewan Pengarahnya adalah Ketua Umum PDI-P.

Demikian strategis keberadaan Ketua Dewan Pengarah dalam RUU HIP, tentunya terkait pula dengan kepentingan partai yang dimpimpinnya. Dalam AD/ART PDI-P tahun 2019-2024 disebutkan pada Pasal 10 huruf g, partai mempunyai tugas mempengaruhi dan mengawasi jalannya penyelenggaraan negara agar senantiasa berdasarkan pada ideologi Pancasila 1 Juni 1945 dan UUD 1945, serta jalan TRISAKTI. Ideologi Pancasila 1 Juni 1945 sebagaimana dimaksudkan terkait dengan penetapan tanggal 1 Juni 1945 sebagai hari lahir Pancasila melalui Keppres Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Hari Lahir Pancasila.

PDI-P memang menghendaki kepemimpinan yang dipimpin ideologi Pancasila 1 Juni 1945. Kepemimpinan yang mengandung manajemen satu arah dan satu tujuan yaitu masyarakat adil dan makmur, dan suatu kepemimpinan yang sesuai dengan kepribadian bangsa yaitu gotong royong. Rumusan yang tercantum dalam Piagam Perjuangan PDI-P itu dapat dimaknai sebagai ideologi terpimpin Pancasila. Ideologi terpimpin Pancasila yang dimaksudkan mendasarkan pada Trisila dan Ekasila. Sehubungan dengan hal ini, penetapan 1 Juni 1945 sebagai hari lahir Pancasila, telah menjadi dalil pembenaran pemerasan Pancasila dalam AD/ART PDI-P. Padahal pidato Bung Karno 1 Juni 1945 tersebut tidak menjadi keputusan BPUPKI.

Klaim keberadaan RUU HIP untuk memperkuat kedudukan BPIP patut diragukan. Keberlakuannya akan terhubung dengan kerja politik ideologis PDI-P. Peranan Megawati sebagai Ketua Dewan Pengarah yang demikian luas itu menjadikan dirinya sebagaimana layaknya Ketua Dewan Pengarah Negara dalam rangka optimalisasi ideologi terpimpin Pancasila. Terlebih lagi disebutkan kewenangannya mengarahkan pembangunan dan pembinaan politik nasional yang berpedoman pada Haluan Ideologi Pancasila (Pasal 46 huruf a). Basis RUU HIP yang mengacu kepada Trisila dan Ekasila sejalan dengan doktrin PDI-P. Ideologi terpimpin memang berada pada Presiden. Pasal 44 ayat 1 RUU HIP menyebutkan, ”Presiden merupakan pemegang kekuasaan dalam Pembinaan Haluan Ideologi Pancasila”. Namun, sepertinya rumusan tersebut sebatas simbol belaka. Megawati pernah mengatakan Jokowi sebagai petugas Partai. Sebagai petugas Partai, tentunya harus mengikuti kerja politik ideologis partai. Kerja politik ideologis dimaksudkan adalah menunjuk pada ajaran Bung Karno, khususnya Trisila dan Ekasila.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa RUU HIP sudah didesain sedemikian rupa. Kandungan intinya telah pula disesuaikan dan terhubung dengan manajemen satu arah dan satu tujuan sebagaimana yang dimaksudkan dalam AD/ART PDI-P. Demikian, semoga bermanfaat.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Pajak, Tanda Hidup Belum Berkah

Pajak, Tanda Hidup Belum Berkah

Selasa, 15 Jun 2021 10:06

Soal Haji, Mari Cari Solusi

Soal Haji, Mari Cari Solusi

Selasa, 15 Jun 2021 07:43

Iseng Membaca Zodiak Dalam Islam, Bolehkah?

Iseng Membaca Zodiak Dalam Islam, Bolehkah?

Senin, 14 Jun 2021 20:23

Islam adalah Agama Sosial

Islam adalah Agama Sosial

Senin, 14 Jun 2021 20:15

Saudi Izinkan Wanita Tanpa Mahram Untuk Mendaptar Haji Untuk Tahun Ini

Saudi Izinkan Wanita Tanpa Mahram Untuk Mendaptar Haji Untuk Tahun Ini

Senin, 14 Jun 2021 17:05

IRC Kutuk Serangan Mematikan Terhadap Rumah Sakit Di Afrin Yang Menewaskan Belasan Warga Sipil

IRC Kutuk Serangan Mematikan Terhadap Rumah Sakit Di Afrin Yang Menewaskan Belasan Warga Sipil

Senin, 14 Jun 2021 13:35

Taliban: Keamanan Bandara Dan Kedutaan Tanggung Jawab Orang Afghanistan

Taliban: Keamanan Bandara Dan Kedutaan Tanggung Jawab Orang Afghanistan

Senin, 14 Jun 2021 11:30

Parlemen Israel Pilih Naftali Bennett Sebagai PM Baru, Akhiri Pemerintahan Lama Netanyahu

Parlemen Israel Pilih Naftali Bennett Sebagai PM Baru, Akhiri Pemerintahan Lama Netanyahu

Senin, 14 Jun 2021 10:42

Intens Gerakan Pengendalian Tembakau, Muhammadiyah Raih Penghargaan WHO

Intens Gerakan Pengendalian Tembakau, Muhammadiyah Raih Penghargaan WHO

Senin, 14 Jun 2021 07:23

Kasus Covid Kembali Melonjak, Gubernur Anies Instruksikan Kewaspadaan kepada Semua Pihak

Kasus Covid Kembali Melonjak, Gubernur Anies Instruksikan Kewaspadaan kepada Semua Pihak

Senin, 14 Jun 2021 07:08

Riset CTIEF tentang Dana Haji

Riset CTIEF tentang Dana Haji

Ahad, 13 Jun 2021 22:33

Perangi Rokok dengan Pendekatan Budaya, Abdul Mu’ti Protes: Kudus Bukan Kota Kretek

Perangi Rokok dengan Pendekatan Budaya, Abdul Mu’ti Protes: Kudus Bukan Kota Kretek

Ahad, 13 Jun 2021 22:08

PAN Desak Pemerintah Cabut Draf RUU 'Pajak Pendidikan'

PAN Desak Pemerintah Cabut Draf RUU 'Pajak Pendidikan'

Ahad, 13 Jun 2021 21:45

Azerbaijan Bebaskan 15 Tentara Armenia Dengan Imbalan Peta 97.000 Ranjau Di Nagorno-Karabakh

Azerbaijan Bebaskan 15 Tentara Armenia Dengan Imbalan Peta 97.000 Ranjau Di Nagorno-Karabakh

Ahad, 13 Jun 2021 21:20

Innalillahi, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Wafat

Innalillahi, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Wafat

Ahad, 13 Jun 2021 21:15

TuanTanah Di Maroko Tolak Sewakan Lahan Untuk Diplomat Israel

TuanTanah Di Maroko Tolak Sewakan Lahan Untuk Diplomat Israel

Ahad, 13 Jun 2021 21:00

Your Life is Your Choice!

Your Life is Your Choice!

Ahad, 13 Jun 2021 20:52

Hamas: Hasutan UEA Sejalan Dengan Propaganda Israel

Hamas: Hasutan UEA Sejalan Dengan Propaganda Israel

Ahad, 13 Jun 2021 20:00

Jihad Islam Serukan Persatuan Untuk Melawan 'Pos Pemeriksaan Kematian' Israel

Jihad Islam Serukan Persatuan Untuk Melawan 'Pos Pemeriksaan Kematian' Israel

Ahad, 13 Jun 2021 18:55

Soal Capres 2024, Fahri Hamzah: Bukan Bicara Figur Doang, Tapi Idenya Apa?

Soal Capres 2024, Fahri Hamzah: Bukan Bicara Figur Doang, Tapi Idenya Apa?

Ahad, 13 Jun 2021 17:20


MUI

Must Read!
X

Ahad, 13/06/2021 22:33

Riset CTIEF tentang Dana Haji