Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.908 views

Proyek Gagal Film “My Flag”

 

Oleh:

Yons Achmad || Praktisi Komunikasi

 

FILM “My Flag: Merah Putih VS Radikalisme” yang diunggah di Youtube NU Channel adalah proyek gagal. Alih-alih mendapatkan apresiasi publik, yang terjadi justru sebaliknya. Banyak kalangan menilai film itu bernuansa adu domba sesama umat Islam. Saya kira, memang ada benarnya. Tak usah jauh-jauh menilainya. Lihat dan baca saja beragam komentar film yang ditayangkan di Youtube itu.

Saya kutip dua komentar yang muncul. Akun Abu Nizar berkomentar “Yang bikin narasi videonya BAHLUL. Mengadu domba sesama muslim!”. Dibalas akun Siti Nisa Nurjanah “Mana ada adu dombanya bangsat”. Komentar-komentar semacam itu muncul tanpa ada filter dari admin atau semacamnya. Komentar-komentar liar. Belum lagi yang memakai akun-akun anonim atau akun-akun yang tidak jelas identitasnya. Maka, kalau ada yang punya anggapan semacam itu (adu domba), ya ada benarnya juga. Singkat cerita, film itu lebih banyak yang “Dislike” daripada yang “Like”.

Menyoroti kontroversi yang berkembang, ijinkan saya sedikit mengulas filmnya. Di ranah kajian komunikasi, dikenal istilah semiotika, ilmu tentang tanda. Umberto Eco dalam “A Theory of Semiotics” pernah menyebut setidaknya 19 bidang yang bisa dijadikan kajian semiotik, salah satunya adalah visual communication (komunikasi visual), di mana film masuk ke dalamnya.

Pemikir semiotika lain, Roland Barthes punya pandangan bahwa semiotik dapat meneliti teks di mana tanda-tanda terkodifikasi dalam sebuah sistem. Dengan demikian, semiotik dapat meneliti beragam teks seperti berita, iklan, fashion, fiksi, drama dan tentu saja film. Di sini, analisis wacana yang dalam ranah kajian komunikasi dikenal sebagai semiotika sosial bisa sedikit membantu mencermati duduk perkara pesan yang dipropagandakan dalam film berdurasi 7,5 menit itu.

Kita lihat dari segi medan wacana (field of discourse) yaitu terkait dengan apa yang dijadikan “wacana” dalam film itu. Seperti yang kita tahu, film itu diluncurkan dalam rangka menyambut hari santri. Lewat simbol merah putih, bendera NKRI, film itu mencoba ceritakan pentingnya rasa kebangsaan dan cinta tanah air. Judul My Flag: Merah Putih VS Radikalisme tak terlalu jadi masalah. Ketika radikalisme dimaknai sebagai cara kekerasan untuk mencapai tujuan (politik) tertentu, hal itu bolehlah. Memang bertentangan dengan NKRI. Sampai di sini film itu tak jadi soal.

Selanjutnya pelibat wacana (tenor of discourse). Merujuk pada orang atau tokoh-tokoh di dalam film tersebut. Tak ada tokoh menarik dalam film itu. Hanya, ada salah satu tokoh “Narasumber” diperankan oleh Gus Muwafiq yang mengingatkan kita pada peristiwa beberapa waktu lalu. Tokoh ini pernah tersangkut kasus penghinaan nabi dengan menyebut nabi Muhammad sewatu kecil “Rembes”, walaupun kemudian minta maaf.

Tokoh ini memang nyentrik, salah satu penceramah yang pernah diundang istana. Hanya saja, kehadirannya dalam film itu tak terlalu mendapatkan sorotan. Tapi, satu pesan yang disampaikan Muwafiq perlu didiskusikan, yang paling menonjol ucapannya “Sejauh mana iman kita adalah sejauh mana kita menjaga bangsa dan Negara”. Kemudian, sorotan lain adalah keberadaan gadis bercadar yang diperlakukan secara kurang elok dalam film itu. Bagaimana penggambarannya? Kita lanjut ke pusat perhatian berikutnya.

Apa itu? Sarana wacana (mode of discourse). Merujuk pada bagaimana sosok tertentu digambarkan dan bagaimana sosok lain juga dipertontonkan. Dalam tayangan film tersebut, ada adegan yang memperlihatkan bagaimana gadis bercadar itu digambarkan. Hal ini yang kemudian mengundang kontroversi yang dinilai hanya mengadu domba semata. Kontroversi itu muncul sekira menit ketiga film pendek itu. Tokoh perempuan yang digambarkan sebagai santri berujar “Sejauh mana imanmu, sejauh itu pula cintamu pada negerimu”. Beberapa detik sebelumnya Muwafiq berujar “Silakan pasang bendera tapi jangan tandingi merah putih, kalau bendera merah putih kamu tandingi maka yang berjiwa merah putih pasti akan menghancurkanmu”.

Lalu adegan baku hantam muncul. Tokoh santri putri mencopot cadar tokoh lain yang juga berjilbab. Di sini kontroversi itu muncul. Sosok gadis bercadar digambarkan sebagai sosok radikal. Sampai sini, jelas sudah bahwa dilihat dari pesan yang disampaikan, film ini boleh dibilang proyek gagal, bahkan awalnya mungkin dengan niat baik sekalipun dalam pembuatannya. Cinta NKRI, cinta tanah air, cinta bangsa memang sudah seharusnya. Tapi, kenapa semangatnya justru menghancurkan pihak lain yang dinilai beda pandangan bahkan hanya berbeda penampilan? Sampai di sini, logika publik berontak karena jelas film itu menyampaikan pesan yang salah dalam urusan keberagamaan maupun dalam menyikapi keragaman.

Ke depan, saya kira, yang dibutuhkan adalah narasi-narasi yang penuh harmoni. Film ini jelas hanya menambah masalah kehidupan berkebangsaan. Serampangan menampilkan, salah satunya sosok bercadar sebagai identitas dari kaum radikal yang tak cinta NKRI. Sungguh, sebuah pelabelan, stigma (cap) yang gegabah menyematkan citra jelek pada individu atau komunitas tertentu hanya lewat tampilan luar yang dikenakan. Sebuah sikap yang malah akan mengancam keberagaman itu sendiri. Itu sebabnya, saya menilai film ini adalah proyek gagal membangun keharmonisan berkebangsaan.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
75 Tahun Merdeka, Indonesia Belum Punya UU Khusus Minol

75 Tahun Merdeka, Indonesia Belum Punya UU Khusus Minol

Kamis, 26 Nov 2020 05:29

Singapura Deportasi 15 Warga Bangladesh Karena Postingan Anti-Prancis

Singapura Deportasi 15 Warga Bangladesh Karena Postingan Anti-Prancis

Rabu, 25 Nov 2020 22:05

Anis Matta: Sudah Saatnya Indonesia Jadi Negara Kuat, Modern dan Tangguh

Anis Matta: Sudah Saatnya Indonesia Jadi Negara Kuat, Modern dan Tangguh

Rabu, 25 Nov 2020 21:59

Tiga Kandidat Ketua MUI 2020-2025

Tiga Kandidat Ketua MUI 2020-2025

Rabu, 25 Nov 2020 20:56

UEA Ancam Beri Sanksi Untuk Aljazair Atas Kerjasama Negara Itu Dengan Turki

UEA Ancam Beri Sanksi Untuk Aljazair Atas Kerjasama Negara Itu Dengan Turki

Rabu, 25 Nov 2020 20:46

Kunjungi Masjid Aghdam, Presiden Alyev Kecam Negara Barat yang Menutup Mata Dengan Kekerasan Armenia

Kunjungi Masjid Aghdam, Presiden Alyev Kecam Negara Barat yang Menutup Mata Dengan Kekerasan Armenia

Rabu, 25 Nov 2020 20:30

Presiden Terpilih AS Joe Biden Tunjuk Wanita Palestina-Amerika Sebagai Staf Senior Gedung Putih

Presiden Terpilih AS Joe Biden Tunjuk Wanita Palestina-Amerika Sebagai Staf Senior Gedung Putih

Rabu, 25 Nov 2020 19:55

HRW Sebut 2 Pria Uighur Yang Ditangkap dan Disiksa Otoritas Saudi Terancam Dideportasi

HRW Sebut 2 Pria Uighur Yang Ditangkap dan Disiksa Otoritas Saudi Terancam Dideportasi

Rabu, 25 Nov 2020 19:35

Dahsyatnya Qalbu, 90% Sakit dan Sehatmu berawal disini

Dahsyatnya Qalbu, 90% Sakit dan Sehatmu berawal disini

Rabu, 25 Nov 2020 17:34

Mengungkap Realita Kepedihan Bangsa Palestina

Mengungkap Realita Kepedihan Bangsa Palestina

Rabu, 25 Nov 2020 11:32

Pizza Diva Halal Hadir 4 Rasa baru, Raih Rp. 20 Jutaan/bulan

Pizza Diva Halal Hadir 4 Rasa baru, Raih Rp. 20 Jutaan/bulan

Rabu, 25 Nov 2020 09:00

Terpilih Secara Aklamasi, KH Mawardi Pimpin MUI Kepulauan Seribu

Terpilih Secara Aklamasi, KH Mawardi Pimpin MUI Kepulauan Seribu

Rabu, 25 Nov 2020 08:40

Viral Jenazah Diangkut Sepeda Motor, Kadinkes Kabupaten Bogor Tegur RS Swasta

Viral Jenazah Diangkut Sepeda Motor, Kadinkes Kabupaten Bogor Tegur RS Swasta

Rabu, 25 Nov 2020 07:13

Sekolah Boleh Buka Januari 2021, Kepala Daerah Diminta Cermat

Sekolah Boleh Buka Januari 2021, Kepala Daerah Diminta Cermat

Rabu, 25 Nov 2020 06:10

Ikuti Langkah Saudi, Dewan Fatwa UEA Juga Cap Ikhwanul Muslimin Sebagai Organisasi Teroris

Ikuti Langkah Saudi, Dewan Fatwa UEA Juga Cap Ikhwanul Muslimin Sebagai Organisasi Teroris

Selasa, 24 Nov 2020 22:35

Menhan Benny Gantz: Israel Siap Untuk Lakukan Pembicaraan Dengan Hamas

Menhan Benny Gantz: Israel Siap Untuk Lakukan Pembicaraan Dengan Hamas

Selasa, 24 Nov 2020 22:08

Umat Islam di Perancis Makin Ditekan!

Umat Islam di Perancis Makin Ditekan!

Selasa, 24 Nov 2020 21:41

Izinkan Sekolah Tatap Muka, Netty: Pemerintah Pusat Jangan Lepas Tangan

Izinkan Sekolah Tatap Muka, Netty: Pemerintah Pusat Jangan Lepas Tangan

Selasa, 24 Nov 2020 21:20

Organisasi Islam Malaysia Kecam Keputusan Dewan Ulama Senior Saudi Yang Menyebut IM Kelompok Teroris

Organisasi Islam Malaysia Kecam Keputusan Dewan Ulama Senior Saudi Yang Menyebut IM Kelompok Teroris

Selasa, 24 Nov 2020 20:45

Irak Tangkap Kepala Administrasi Islamic State di Bandara Baghdad

Irak Tangkap Kepala Administrasi Islamic State di Bandara Baghdad

Selasa, 24 Nov 2020 20:25


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X