Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.663 views

Komisaris untuk Pendukung, Apakah BUMN Milik Nenek Moyang Jokowi?

 

Oleh:

Asyari Usman || Wartawan Senior

 
PRESIDEN Jokowi menghambur-hamburkan jabatan komisaris BUMN untuk pendukungnya. Yang terbaru adalah pengangkatan Abdee Negara Nurdin atau Abdee Slank (personel band Slank) sebagai komisaris PT Telkom. Abdee adalah salah seorang Jokwer berat.
 
Pada Januari 2020, putri Gus Dur, Yenny Wahid, diangkat sebagai komisaris PT Garuda Indonesia dengan gaji diperkirakan 150 jutaan per bulan.
Banyak pendukung Jokowi yang diberi hadiah komisaris. Belum lama ini, ketum PBNU Prof Said Agil Shirad, didudukkan di PT Kereta Api. Jauh sebelum ini, pada 2015, Fadjroel Rachman, dipasang sebagai komisaris di PT Adhi Karya.
 
Ada sekitar 20 relawan Jokowi yang mendapat hadiah komisaris BUMN. Andi Gani Nena Wea masuk ke PT Pembangunan Perumahan (PP). Viktor Sirait, ketua relawan Barisan Jokowi Presiden (Bara JP) didudukkan sebagai komisaris di PT Waskita Karya. Lukman Edy menjadi komisaris PT Hutama Karya. Dia adalah anggota teras tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf.
Ada lagi Ulin Ni’am Yusron (relawan Jokowi di pilpres 2014 dan 2019) yang dinobatkan sebagai komisaris di PT Pengembangan Pariwisata Indonesia.
 
Eko Sulistyo (relawan pemenangan Jokowi 2019) diangkat sebagai komisaris PLN Oktober 2020. Kemudian ada Dyah Kartika Rini yang ditunjuk sebagai komisaris di PT Jasa Raharja (asuransi). Dyah adalah pendiri Jokowi Ahok Social Media Volunteer (Jasmev) yang mengaku tanpa bayar ketika Jokowi ikut pilgub DKI 2012 dan pilpres 2014.
 
Kristia Budiyarto dihadiahi komisaris PT Pelni. Dia pendukung Jokowi yang dikenal dengan panggilan Kang Dede dengan platform Twitter. Dwi Ria Latifa (orang PDIP) didudukkan sebagai komisaris Bank BRI pada 2020. Seterusnya ada Rizal Malarangeng (adik Andi Malarangeng) yang dihadiahi kursi komisaris di PT Telkom sejak Juni 2020. Rizal adalah koordinator nasional relawan Golkar Jokowi (Gojo).
 
Zulnahar Usman (politisi Hanura) masuk sebagai komisaris independen Bank BRI pada Februari 2020. Dia juga anggota Komite Ekonomi dan Industri yang memberikan masukan kepada Presiden Jokowi. Kemudian ada Arya Sinulingga yang diberi jabatan komisaris PT Telkom. Arya masuk ke tim Erick Thohir sebagai staf khusus. Dudy Purwagandhi mendapat hadiah komisaris di PLN. Dia ikut dalam tim kampanye nasional Jokowi-Ma’ruf.
 
Jokower kelas berat lainnya, Irma Suryani Chaniago (orang NasDem), mendapat kursi empuk komisaris di PT Pelindo I. Irma adalah jurubicara tim kampanye nasional Jokowi-Ma’ruf (Ko-Ruf). Kemudian, Mustar Bona Ventura mendapat hadiah komisaris di PT Dahana –BUMN yang bergerak di usaha bahan peledak. Mustar adalah pendiri Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) sebagai pendukung Jokowi di pilpres 2019.
 
Selanjutnya ada Paiman Raharjo yang ditunjuk sebagai komisaris di PT PGN (Perusahaan Gas Negara). Dia adalah ketua relawan Sedulur Jokowi. Politisi PDIP, Arif Budimanta, mendapat balas jasa sebagai komisaris Bank Mandiri. Dia disebut-sebut sebagai orang kepercayaan Jokowi.
 
Inilah nama-nama komisaris sebagai hadiah atas kerja mereka mendukung Jokowi sejak pilgub DKI hingga pilpres 2014 dan 2019. Yang menjadi pertanyaan: apakah mereka, para pendukung Jokowi itu, berjasa untuk negara atau untuk kepentingan pribadi Jokowi? Sangat jelas mereka mendukung kepentingan pribadi Jokowi. Sebagai relawan Jokowi, mereka bukan bekerja untuk kepentingan negara.
 
Nah, mengapa mereka mendapatkan balas jasa dengan jabatan komisaris di BUMN? Apakah BUMN milik nenek moyang Jokowi? Tentu saja bukan.
Artinya, Jokowi membalas jasa para pendukungnya dengan uang rakyat lewat gaji ratusan juta sebagai komisaris BUMN. Jelas ini penyimpangan. Tidak salah kalau balas jasa seperti ini disebut sebagai salah satu bentuk korupsi.
 
Kalau Jokowi mau membalas jasa para pendukungnya, bayarlah dengan uang sendiri. Atau berikanlah kepada mereka jabatan-jabatan yang ada di perusahaan milik Jokowi pribadi atau keluarganya. Jangan bebankan kepada rakyat melalui BUMN.
 
Sekarang, apa yang bisa dilakukan untuk membalikkan kondisi ini? Pertama, DPR sebagai wakil rakyat harus mempersoalkan itu. Jokowi harus didesak agar menghentikan pemberian hadiah komisaris BUMN kepada para pendukungnya. Kembalikan semua jabatan komisaris kepada orang-orang yang memiliki kompetensi untuk kemajuan perusahaan negara.
Kedua, para pakar hukum sebaiknya mempelajari kemungkinan adanya pelanggaran peraturan tentang pengangkatan komisaris BUMN. Kalau pelanggaran etika, sudah sangat jelas terjadi.

Praktik buruk ini jangan sampai ditradisikan oleh presiden-presiden berikutnya yang merasa perlu memberikan hadiah kepada para pendukung di masa kampanye. Silakan mereka diberi posisi politis sebagai stafsus, wakil menteri, deputi, staf ahli, dsb, yang berada di lingkup pemerintahan. Jokowi berhak mengangkat siapa saja untuk posisi di pemerintahannya. Di negara-negara lain pun lumrah terjadi.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Kekejaman PKI Harus Terus Diingat

Kekejaman PKI Harus Terus Diingat

Senin, 27 Sep 2021 21:32

Pemimpin Taliban Larang Para Prajuritnya Terlalu Narsis

Pemimpin Taliban Larang Para Prajuritnya Terlalu Narsis

Senin, 27 Sep 2021 20:45

Akal Juga Butuh Nutrisi Bergizi

Akal Juga Butuh Nutrisi Bergizi

Senin, 27 Sep 2021 19:56

CIA Dilaporkan Berencana Culik Atau Bunuh Pendiri Wikileaks Julian Assange Pada 2017

CIA Dilaporkan Berencana Culik Atau Bunuh Pendiri Wikileaks Julian Assange Pada 2017

Senin, 27 Sep 2021 18:35

Pemuda Palestina Pukul Mundur Pasukan Israel Dan Pemukim Ilegal Yahudi Yang Coba Masuki Nablus

Pemuda Palestina Pukul Mundur Pasukan Israel Dan Pemukim Ilegal Yahudi Yang Coba Masuki Nablus

Senin, 27 Sep 2021 17:38

Training Masak ala Quranic Quantum Food yang tayang 2x di Khazanah Trans7

Training Masak ala Quranic Quantum Food yang tayang 2x di Khazanah Trans7

Senin, 27 Sep 2021 14:46

Pajak, Haruskah Ada dalam Dunia Pendidikan?

Pajak, Haruskah Ada dalam Dunia Pendidikan?

Senin, 27 Sep 2021 11:08

Boyband BTS & Behind The Scene Agenda Besar SDGs

Boyband BTS & Behind The Scene Agenda Besar SDGs

Senin, 27 Sep 2021 09:30

Bukhori Kritik Wacana Opsi TNI-Polri sebagai Penjabat Kepala Daerah: Pemerintah Jangan Seret Mereka

Bukhori Kritik Wacana Opsi TNI-Polri sebagai Penjabat Kepala Daerah: Pemerintah Jangan Seret Mereka

Senin, 27 Sep 2021 08:22

Belajar Quantum Emotional Healing Langsung ke Masternya, DR. Syamsul Balda

Belajar Quantum Emotional Healing Langsung ke Masternya, DR. Syamsul Balda

Senin, 27 Sep 2021 07:49

Taliban: Bandara Kabul Siap Untuk Penerbangan Internasional

Taliban: Bandara Kabul Siap Untuk Penerbangan Internasional

Ahad, 26 Sep 2021 21:15

Komunis Benci Agama, Tapi Anehnya Mendukung Pancasila

Komunis Benci Agama, Tapi Anehnya Mendukung Pancasila

Ahad, 26 Sep 2021 21:00

Hamas Desak Sudan Lindungi Aset Warga Palestina

Hamas Desak Sudan Lindungi Aset Warga Palestina

Ahad, 26 Sep 2021 20:50

Turki Pertimbangkan Beli Rudal S-400 Rusia Kedua Meski Keberatan AS

Turki Pertimbangkan Beli Rudal S-400 Rusia Kedua Meski Keberatan AS

Ahad, 26 Sep 2021 20:35

Serangan Balik

Serangan Balik

Ahad, 26 Sep 2021 20:31

Santri Darul Aman Gombara Raih Gelar Juara Kombanas Virtual 2021

Santri Darul Aman Gombara Raih Gelar Juara Kombanas Virtual 2021

Ahad, 26 Sep 2021 20:26

73 Anak Palestina Terluka Akibat Serangan Pasukan Zionis Israel Di Tepi Barat Dalam 2 Pekan Terakhir

73 Anak Palestina Terluka Akibat Serangan Pasukan Zionis Israel Di Tepi Barat Dalam 2 Pekan Terakhir

Ahad, 26 Sep 2021 20:04

Gaji Fantastis Wakil Rakyat

Gaji Fantastis Wakil Rakyat

Ahad, 26 Sep 2021 19:49

 Penyerangan kepada Ustaz Tak Boleh Diremehkan!

Penyerangan kepada Ustaz Tak Boleh Diremehkan!

Ahad, 26 Sep 2021 19:24

Anis Minta Lembaga dan Kementerian Optimalkan Sumber Daya Anggaran

Anis Minta Lembaga dan Kementerian Optimalkan Sumber Daya Anggaran

Ahad, 26 Sep 2021 18:59


MUI

Must Read!
X