Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.071 views

Makin Digoyang, Anies Semakin Matang

 

Oleh:

Tony Rosyid || Pengamat Politik dan Kebangsaan

 

ANIES memang tangguh! Gubernur DKI yang satu ini semakin melejit namanya. Dihajar dari semua sudut, tidak hanya popularitasnya, tapi elektabilitasnya justru naik.

Pertama, Anies selalu dibully. Terus dicari kesalahannya. Tuduhan tak pernah ada henti-hentinya. Mulai korupsi jembatan ambruk, hingga rumah gratifikasi sebagai kompensasi reklamasi. Karena tak terbukti, ini mendatangkan semakin simpati publik ke Anies.

Tuduhan yang tak terbukti, apalagi itu bertubi-tubi, justru menjadi poin positif yang secara politik, itu sangat menguntungkan bagi Anies. Popularitas makin tinggi, begitu juga dengan simpati publik.

Saat Ketua KPK “berencana” akan meminta keterangan dari Anies terkait korupsi Dirut PD. Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan, ada pihak-pihak yang mulai memanfaatkan isu ini. Seolah, isu ini bisa membunuh karakter Anies.

Kasus ini mendorong publik untuk membuat perbandingan. Jika Dirut BUMN tersangka korupsi, apakah sang menteri terlibat? Dalam kasus Dirut BUMN, menteri seringkali tidak dimintai keterangan. Baik menteri BUMN maupun menteri keuangan. Publik akan bertanya-tanya: kenapa Anies dimintai keterangan?

Ini hanya analogi awam. Publik secara umum memang awam. Soal hukum, KPK berhak memanggil Anies. Ini sah dan legal. Dengan catatan, keterangan Anies memang diperlukan.

Rencana pemanggilan terhadap Anies, jika ini terjadi dan tidak ada bukti keterlibatan Anies, secara politik akan semakin menaikkan rating Gubernur DKI ini. Dari kasus ini, popularitas Anies akan tambah melejit.

Kedua, Anies tipe pemimpin yang tidak reaktif ketika dikritik. Terhadap berbagai tuduhan dan caci maki, Anies diam. Prinsipnya: “Dicaci tidak tumbang, dipuji tidak terbang”. Ini seolah sudah menjadi mantra Anies menghadapi setiap serangan. Dan ternyata, ini mampu menghipnotis simpati publik. Sebab, Anies melakukannya secara wajar dan normal. Semua berjalan secara alami.

Kenapa tidak dilaporkan ke polisi? “Lapor melapor” nampaknya tidak menjadi opsi pilihan bagi Anies. Sikap pemimpin mesti seperti itu. Telinganya harus lebar, hatinya mesti lapang. Mampu menampung tidak saja pujian, tapi juga perbedaan dan bullyan.

Konsekuensi menjadi seorang pemimpin memang harus siap dikritisi, bahkan dicaci maki. Gak siap, jangan jadi pemimpin. Kalau dikit-dikit lapor, rakyat akan takut bersikap kritis. Kalau sudah gak ada yang bersikap kritis, ini akan menciptakan krisis demokrasi. Risiko yang lain, pemimpin akan kehilangan sparing partner. Dan ini gak sehat untuk bangsa kedepan.

“Jangan dilaporkan, mereka sedang mencari makan”, sindir Anies. Halus, tapi jleb, mengena.

Seorang pemimpin bukan hanya dituntut kemampuannya untuk membangun infrastruktur, tetapi juga diharapkan mampu mewariskan mentalitas bernegara yang sehat. Dan mentalitas bernegara yang sehat ditandai diantaranya dengan adanya ceks and balances. Keterlibatan dan partisipasi rakyat harus diberi ruang. Tanpa partisipasi rakyat, demokrasi akan mati, sistem otoriter akan tegak berdiri, dan korupsi akhirnya merajai.

Orde Baru sukses memenuhi tuntutan yang pertama, tapi gagal membangun mental dan mewariskan sistem kerja yang sehat. Begitu juga para pemimpin di era reformasi. Saat ini, jika indeks demokrasi kita terendah selama 14 tahun terakhir (6,3) dan rangking korupsi kita nomor 102 dari 180 negara, ini karena banyak pemimpin kita yang lebih fokus pada infrastruktur, tapi abai terhadap pembangunan mental dan tidak mewariskan sistem kerja yang sehat.

Ketiga, Anies konsisten bekerja. Gubernur digaji untuk bekerja. Setiap pekerjaan akan diukur hasilnya. Terkait Anies, ada 23 janji. Perlu dilihat sama-sama apa sudah dituntaskan? Di masa Anies, apa yang sudah berubah dengan Jakarta? Pengelolaan anggaran, angka korupsi, tingkat kemacetan, penanganan banjir, polusi udara, kesejahteraan warga Jakarta, keamanan dan kenyamanan hidup di Jakarta. Semua faktor harus dilihat, diukur dan dinilai. Mesti obyektif!

Terutama soal mengatasi wabah pandemi covid yang melanda Jakarta saat ini. Anies dianggap paling siap dan sigap. Tracing paling cepat, vaksinasi terbanyak, tingkat kematian paling rendah, dan covid di Jakarta duluan melandai. Meski demikian, tetap saja ada celah bagi sejumlah pihak untuk menyalahkan Anies. Bagi mereka, Anies harus tetap salah. Ini yang seru. Demokrasi jadi hidup.

Anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu. Pepatah populer ini mengajarkan pada para pemimpin untuk tetap fokus pada visi dan orientasi kerjanya. Kalau ini yang jadi prinsip dalam melangkah, semua energi pemimpin akan lebih optimal hasilnya untuk bisa dinikmati oleh rakyat. Rakyat lebih tenang dan hidup semakin nyaman.

Asal bisa fokus pada pekerjaan, maka segala bentuk cacian dan bullyan hanya akan menjadi hiburan dan pengantar istirahat malam. Terus istiqamah Anies, Tuhan melihat kesabaran pemimpin, bukan keangkuhannya.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Jangan Berspekulasi Ibukota Jakarta Sudah Herd Immunity

Jangan Berspekulasi Ibukota Jakarta Sudah Herd Immunity

Sabtu, 16 Oct 2021 23:59

IDEAS Soroti Pelonggaran PPKM yang Munculkan Klaster PTM dan PON XX

IDEAS Soroti Pelonggaran PPKM yang Munculkan Klaster PTM dan PON XX

Sabtu, 16 Oct 2021 23:21

Vaksinasi COVID-19 Dosis Pertama Lampaui 50 Persen Sasaran

Vaksinasi COVID-19 Dosis Pertama Lampaui 50 Persen Sasaran

Sabtu, 16 Oct 2021 22:46

Zaim Saidi, Pendiri Pasar Muamalah Divonis Bebas

Zaim Saidi, Pendiri Pasar Muamalah Divonis Bebas

Sabtu, 16 Oct 2021 22:34

LPPOM MUI Silaturrahim ke BPJPH

LPPOM MUI Silaturrahim ke BPJPH

Sabtu, 16 Oct 2021 22:19

Dinas Rahasia Israel Shin Bet akan Ungkap Pembayaran yang Dilakukan kepada Kolaborator Palestina

Dinas Rahasia Israel Shin Bet akan Ungkap Pembayaran yang Dilakukan kepada Kolaborator Palestina

Sabtu, 16 Oct 2021 21:45

Ini Upaya Pemerintah Lindungi Masyarakat dari Pinjaman Online Ilegal

Ini Upaya Pemerintah Lindungi Masyarakat dari Pinjaman Online Ilegal

Sabtu, 16 Oct 2021 21:45

Waspada Computer Vision Syndrome Selama WFH

Waspada Computer Vision Syndrome Selama WFH

Sabtu, 16 Oct 2021 21:36

Atasi Pinjol Ilegal, PKS Sarankan Perbankan Jemput Bola dan Permudah Akses Masyarakat ke Bank

Atasi Pinjol Ilegal, PKS Sarankan Perbankan Jemput Bola dan Permudah Akses Masyarakat ke Bank

Sabtu, 16 Oct 2021 21:12

Saudi Akan Mulai Cabut Beberapa Pembatasan COVID-19 Mulai Ahad

Saudi Akan Mulai Cabut Beberapa Pembatasan COVID-19 Mulai Ahad

Sabtu, 16 Oct 2021 20:30

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Serangan Bom Jibaku Di Masjid Syi'ah Fatimiya Kandahar

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Serangan Bom Jibaku Di Masjid Syi'ah Fatimiya Kandahar

Sabtu, 16 Oct 2021 20:10

PKS Ajak Eks Pegawai KPK Bergabung

PKS Ajak Eks Pegawai KPK Bergabung

Jum'at, 15 Oct 2021 20:57

Legislator Nilai Pembukaan Penerbangan Internasional Bali untuk Wisman Terlalu Dini

Legislator Nilai Pembukaan Penerbangan Internasional Bali untuk Wisman Terlalu Dini

Jum'at, 15 Oct 2021 20:50

Kontes Ratu Transgender, Membanggakan?

Kontes Ratu Transgender, Membanggakan?

Jum'at, 15 Oct 2021 19:52

Dua Santri SMA Ar-Rohmah Putri Raih Medali Emas Olimpiade Bahasa Indonesia 2021

Dua Santri SMA Ar-Rohmah Putri Raih Medali Emas Olimpiade Bahasa Indonesia 2021

Jum'at, 15 Oct 2021 19:22

Qatar Berikan 100 USD Tunai kepada 95.000 Warga di Gaza

Qatar Berikan 100 USD Tunai kepada 95.000 Warga di Gaza

Jum'at, 15 Oct 2021 18:45

Serangan Udara Koalisi Pimpinan Saudi Tewaskan Lebih dari 150 Pemberontak Syi'ah Houtsi di Marib

Serangan Udara Koalisi Pimpinan Saudi Tewaskan Lebih dari 150 Pemberontak Syi'ah Houtsi di Marib

Jum'at, 15 Oct 2021 16:45

Meresahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Tim Khusus Berantas Pinjol Ilegal

Meresahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Tim Khusus Berantas Pinjol Ilegal

Jum'at, 15 Oct 2021 16:29

Status Ibadah Menjadi Rutinitas

Status Ibadah Menjadi Rutinitas

Jum'at, 15 Oct 2021 16:00

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Jum'at, 15 Oct 2021 15:07


MUI

Must Read!
X

Jum'at, 15/10/2021 16:00

Status Ibadah Menjadi Rutinitas