Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
14.075 views

Takut Pembantaian Lanjutan oleh Milisi Syi'ah, Ratusan Muslim Sunni Mengungsi dari Banias

BANIAS, SURIAH (voa-islam.com) - Kelompok HAM melaporkan bahwa ratusan keluarga Muslim Sunni melarikan diri dari kota pesisir Banias Suriah takut pembantaian lanjutan yang akan dilakukan pasukan pemerintah dan milisi Syi'ah bersenjata pro Assad.

Ratusan keluarga Muslim Sunni melarikan diri dari kota pesisir Banias Suriah pada hari Sabtu, karena takut akan pembunuhan berkelanjutan setelah pasukan pemerintah dan milisi Syi'ah yang setia kepada Presiden Bashar al-Assad membantai puluhan orang dalam semalam, menurut aktivis.

Para aktivis mengatakan pembunuhan di distrik Ras al-Nabaa Banias berlangsung dua hari setelah pasukan pemerintah dan milisi pro-Assad membunuh sedikitnya 50 warga Muslim Sunni di desa terdekat Baida.

Sebuah kelompokk pemantau, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, memposting online sebuah video yang menunjukkan mayat 10 orang yang dikatakan tewas di Ras al-Nabaa - setengah dari mereka adalah anak-anak.

Beberapa berbaring dalam genangan darah, dan satu balita tertutup luka bakar, pakaiannya hangus dan kakinya hangus.

Pemberontakan dua tahun terhadap empat dekade pemerintahan keluarga Assad telah dipimpin oleh Muslim Sunni yang merupakan penduduk mayoritas di Suriah, dan bentrokan sektarian dan pembantaian yang dilakukan pasukan pemerintah dan milisi Syi'ah terhadap warga Muslim telah menjadi semakin umum dalam konflik yang telah menewaskan lebih dari 70.000 orang.

Minoritas Alawit, sebuah cabang agama Syi'ah, sebagian besar telah berdiri di belakang Assad, yang juga berasal dari sekte Alawit.

Banias adalah kantong Sunni di tengah-tengah daerah mayoritas Syi'ah Alawit di pantai Mediterania Suriah, dan aktivis di daerah tersebut mengatakan milisi Syi'ah bersenjata yang setia kepada Assad melakukan pembersihan etnis.

"Saya memperkirakan bahwa ratusan keluarga pergi dan menuju ke kota-kota terdekat seperti Jableh dan Tartous," kata Rami Abdelrahman, kepala  Observatorium Suriah yang berbasis di Inggris.

Mayat-mayat warga Muslim Sunni yang dibantai oleh pasukan bersenjata pro Assad di kota Banias. foto. AP/ENN.

"Tapi sekarang tentara di pos pemeriksaan di luar kota memaksa orang-orang kembali, memberitahu mereka untuk kembali ke Banias, bahwa tidak ada yang salah. Ada juga pengumuman yang keluar dari speaker-speaker masjid memberitahu orang-orang untuk kembali ke rumah."

Video lain yang diposting online oleh para aktivis menunjukkan apa yang mereka katakan adalah jasad 20 orang yang tewas dalam Banias semalam (3/5/2013), semuanya dari keluarga yang sama, termasuk perempuan dan sembilan anak.

Observatorium menyalahkan pembunuhan tersebut pada Pasukan Pertahanan Nasional (NDF), sebuah kelompok paramiliter baru yang sebagian besar terdiri dari para petempur dari kelompok minoritas Syi'ah pendukung Bashar Al-Assad.

Terlatih dan sering diarahkan oleh militer, NDF menggambarkan diri mereka sebagai kekuatan cadangan bagi tentara. Kelompok ini telah mengambil alih peran regionalisasi milisi Syi'ah Alawit yang lebih informal yang dikenal sebagai shabbiha, yang menjadi dalang pembantaian Muslim Sunni sebelumnya.

Pada hari Kamis Observatorium melaporkan dugaan pembunuhan di desa Baida, di luar Banias. Kelompok itu mengatakan telah mendokumentasikan nama-nama 50 orang yang tewas tetapi mereka yakin jumlah korban tewas akhir bisa antara 100 hingga 200 orang.

Kelompok tersebut, yang memiliki jaringan aktivis di Suriah, menolak untuk memberikan jumlah korban tewas akibat pembantaian di Banias.

Banias dan Baida adalah tempat dari beberapa bentrokan sektarian pertama, ketika milisi Syi'ah Shabiha menyerang unjuk rasa jalanan warga Sunni di beberapa bulan pertama pemberontakan, menewaskan beberapa orang.

Sementara itu kelompok pejuang Islam Sunni garis keras Ahrar Al-Sham menerbitkan sebuah video pada hari Sabtu dimana para pejuangnya meluncurkan roket-roket yang mereka katakan itu ditujukan ke desa Qurdaha, tempat kelahiran ayah Bashar Al-Assad, Hafez Al-Assad, yang memerintah Suriah selama lebih dari 30 tahun.

Mereka mengatakan serangan itu merupakan respon atas pembantaian terhadap Muslim Sunni di Baida dan Banias. (an/ahram)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Islamic World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lima Tahun Mangkrak, Masjid di Pelosok ini Mengenaskan. Ayo Bantu.!!

Lima Tahun Mangkrak, Masjid di Pelosok ini Mengenaskan. Ayo Bantu.!!

Nasib masjid di Kampung Cilumbu ini sungguh mengenaskan. Lima tahun mangkrak, kini nyaris tak berbentuk masjid, dipenuhi rumput liar, berlumut, dan menghitam terpapar panas dan hujan....

Palestina Masih Berduka, Ayo Ulurkan Tangan Bantu Mereka

Palestina Masih Berduka, Ayo Ulurkan Tangan Bantu Mereka

Sahabat, Ulurtangan mari kirimkan dukungan terbaikmu untuk warga Palestina di Gaza demi menguatkan mereka menghadapi situasi mencekam ini. Mari dukung mereka dengan berdonasi dengan cara:...

Open Donasi Wakaf Pembangunan Rumah Qur'an & TK Islam Terpadu An Najjah di Jonggol

Open Donasi Wakaf Pembangunan Rumah Qur'an & TK Islam Terpadu An Najjah di Jonggol

Saat ini, Ulurtangan bersama Yayasan An Najjahtul Islam Jonggol sedang merintis pembangunan Rumah Qur’an dan Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) An Najjah dan Gedung Majelis Taklim di Jonggol,...

Ulurtangan Bersama PDUI Kota Bekasi Safari Wakaf Qur'an dan Tebar Sembako ke Pelosok Negeri

Ulurtangan Bersama PDUI Kota Bekasi Safari Wakaf Qur'an dan Tebar Sembako ke Pelosok Negeri

Mari bergabung dalam memperkuat jaringan kebaikan di pelosok negeri dengan Wakaf Al-Qur'an. Jangan ragu untuk menjadi bagian dari kebaikan ini. Abadikan harta dengan wakaf Al-Qur'an dan saksikan...

Bantu Naura, Balita Hebat Sembuh Dari Tumor Pembuluh Darah

Bantu Naura, Balita Hebat Sembuh Dari Tumor Pembuluh Darah

Hidup Naura Salsabila dipenuhi dengan rintangan yang sangat berat. Meskipun baru berusia sepuluh bulan, bayi yang imut ini harus menghadapi penyakit yang dahsyat, yaitu tumor pembuluh darah berukuran...

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X