Rabu, 27 Zulqaidah 1447 H / 11 November 2015 21:00 wib
6.821 views
Komite Penyelidik Palestina: Israel Bertanggung Jawab atas Kematian Yaser Arafat
PALESTINA (voa-islam.com) - Kepala tim Palestina yang menyelidiki kematian Yasser Arafat pada hari Selasa (10/11/2015) kembali menuduh Zionis Israel membunuh pemimpin Palestina itu di sebuah rumah sakit di Paris.
Komentarnya datang pada malam ulang tahun ke-11 kematian Arafat dan dua bulan setelah hakim Prancis menutup penyelidikan klaim bahwa dia dibunuh, tanpa mendatangkan dakwaan apapun.
"Komite penyelidikan telah mampu mengidentifikasi pembunuh mantan presiden Yasser Arafat," kata Tawfiq Tirawi, kepala penyelidikan yang dibuka pada tahun 2009.
"Israel bertanggung jawab," katanya, tanpa memberikan rincian lebih lanjut selain menambahkan bahwa "kita masih perlu beberapa waktu untuk menjelaskan keadaan yang sebenarnya dari pembunuhan ini".
Arafat meninggal di rumah sakit militer Percy di dekat Paris dalam usia 75 tahun pada bulan November 2004 setelah menderita sakit perut sementara di markasnya di kota Ramallah, Tepi Barat.
Jandanya Suha mengajukan keluhan di pengadilan di Prancis pada tahun 2012, mengklaim bahwa suaminya dibunuh, sehingga memicu penyelidikan.
Pada tahun yang sama, makam Arafat di Ramallah dibongkar selama beberapa jam mengizinkan tiga tim penyelidik dari Prancis, Swiss dan Rusia untuk mengumpulkan sekitar 60 sampel.
Banyak warga Palestina percaya bahwa Zionis Israel meracuni Arafat dan penyelidikan Palestina dalam kematian-Nya menuduh negara Yahudi itu membunuh dia sebelumnya - sebuah tuduhan yang tegas dibantah Zionis Israel.
Sebuah penyelidikan Prancis ke dalam kematian pemenang Hadiah Nobel itu menutup kasus mereka pada bulan September tanpa mendatangkan dakwaan apapun, seperti yang dilakukan penyelidikan Rusia sebelumnya.
Suha Arafat sendiri mengajukan banding atas keputusan Prancis. (st/AFP)
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!