Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.620 views

Pemimpin Hamas Kecam 'Normalisasi Hubungan Arab-Israel' di Konferensi Bahrain

JALUR GAZA, PALESTINA (voa-islam.com) - Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh mengatakan gerakannya di Palestina menolak konferensi ekonomi Timur Tengah yang disponsori AS pekan depan di Bahrain karena hal itu akan menjadi "normalisasi" hubungan Arab dengan Israel.

Dalam sebuah pengarahan singkat dengan wartawan internasional, Haniyeh juga menuduh Israel gagal mematuhi perjanjian yang dimaksudkan untuk memastikan ketenangan di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas.

"Kami dengan jelas menyatakan tidak menerima dan penolakan kami terhadap negara Arab atau Islam yang mengadakan konferensi semacam itu, yang merupakan normalisasi dengan pendudukan," kata Haniyeh, merujuk pada Israel.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump menyelenggarakan konferensi itu, yang akan diadakan pada 25 dan 26 Juni di Manama, untuk pembukaan komponen ekonomi dari rencana perdamaian AS-Israel-Palestina AS.

Menantu Trump, Jared Kushner, telah menyusun rencana yang sudah lama ditunggu-tunggu, tetapi sebelumnya telah ditolak oleh Palestina, yang menuduh pemerintahan Trump bias pro-Israel.

Bagian politik dari konferensi itu kemungkinan akan ditunda sampai paling tidak setelah pemilihan Israel pada bulan September.

Palestina menuduh Amerika Serikat mencoba menggunakan tawaran potensial miliaran dolar dalam investasi untuk menghindari masalah-masalah politik, terutama pendudukan Israel atas tanah mereka.

"Kami menolak konferensi Manama dan transformasi penyebab Palestina dari penyebab politik menjadi penyebab ekonomi," kata Haniyeh.

Haniyeh juga mengimbau Raja Hamad dari Bahrain "untuk tidak mengadakan lokakarya ini," bersumpah melakukan protes "di semua tanah Palestina dan di luar".

Sebuah kesepakatan yang dicapai pada bulan November diharapkan untuk memastikan ketenangan sebagai imbalan bagi Israel melonggarkan blokade atas Jalur Gaza.

Israel tidak pernah secara terbuka mengkonfirmasi kesepakatan itu, tetapi sejak itu telah mengizinkan Qatar untuk membawa jutaan uang tunai dan investasi ke kantong Palestina.

Pada bulan Mei, kedua pihak mendekati konflik baru, dengan Hamas dan Jihad Islam menembakkan ratusan roket dari Gaza dan militer Israel menyerang puluhan target sebagai tanggapan.

Haniyeh menuduh Israel tidak mengimplementasikan kesepakatan yang dicapai.

"Pemahaman hari ini berada di zona bahaya, karena kegagalan pendudukan (Israel) untuk mengimplementasikan apa yang telah disepakati."

'Bentuk pemerasan'

Haniya menunjuk ke jarak yang Israel izinkan untuk para nelayan Gaza beroperasi di lepas pantai, dengan mengatakan Israel telah berjanji untuk memperpanjangnya hingga 18 mil laut.

Israel pekan lalu melarang semua penangkapan ikan di lepas pantai, meskipun sejak itu telah dilanjutkan hingga enam mil.

"Pendudukan Israel menggunakan jarak ini sebagai bentuk pemerasan," kata Haniyeh.

"Kami tidak menentang perdamaian yang adil (dengan Israel) berdasarkan pada hak yang adil tetapi kami menentang penyerahan diri," tambahnya.

Israel mengatakan pembatasan itu diperlukan untuk mengisolasi Hamas, dengan mengatakan kelompok itu sering berupaya menyelundupkan senjata ke Jalur Gaza.

Sebelumnya pada hari Kamis, Qatar mulai membagikan pembayaran $ 100 kepada 60.000 keluarga miskin Palestina di Gaza dalam tahap terakhir dari uang yang disepakati sebagai bagian dari gencatan senjata bulan November.

Negara Teluk yang kaya gas tersebut, yang merupakan sekutu lama Hamas, sejak itu telah menyediakan pembayaran rutin. (st/TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News
Setelah Wapres, Kini Menag Sebut Radikalisme Menyusup PAUD

Setelah Wapres, Kini Menag Sebut Radikalisme Menyusup PAUD

Rabu, 11 Dec 2019 18:37

KH Tengku Zulkarnain kepada Jokowi: Film Dilan Dikomentari, Masak Kasus Penghinaan Agama Tidak

KH Tengku Zulkarnain kepada Jokowi: Film Dilan Dikomentari, Masak Kasus Penghinaan Agama Tidak

Rabu, 11 Dec 2019 17:21

Mantan Anggota Intelijen AS Bantu UEA Bangun Unit Mata-mata Rahasia Kontroversial

Mantan Anggota Intelijen AS Bantu UEA Bangun Unit Mata-mata Rahasia Kontroversial

Rabu, 11 Dec 2019 15:15

FPKS Minta PGN Serius Wujudkan Target 30 Juta Sambungan Gas

FPKS Minta PGN Serius Wujudkan Target 30 Juta Sambungan Gas

Rabu, 11 Dec 2019 14:46

Pasukan Keamanan Somalia Baku Tembak dengan Pejuang Al-Shabaab di Sebuah Hotel Mogadishu

Pasukan Keamanan Somalia Baku Tembak dengan Pejuang Al-Shabaab di Sebuah Hotel Mogadishu

Rabu, 11 Dec 2019 14:13

Pengangguran Merajalela, Kartu Pra Kerja Solusinya?

Pengangguran Merajalela, Kartu Pra Kerja Solusinya?

Rabu, 11 Dec 2019 13:43

Indonesia Darurat LGBT, Segera Tuntaskan!

Indonesia Darurat LGBT, Segera Tuntaskan!

Rabu, 11 Dec 2019 12:41

PKS: Amandemen UUD 1945 Harus Dikembalikan kepada Rakyat

PKS: Amandemen UUD 1945 Harus Dikembalikan kepada Rakyat

Rabu, 11 Dec 2019 11:35

Liberalisasi Merusak Generasi

Liberalisasi Merusak Generasi

Rabu, 11 Dec 2019 10:12

BNPT: Cadar dan Celana Cingkrang Bukan Indikator Radikalisme

BNPT: Cadar dan Celana Cingkrang Bukan Indikator Radikalisme

Rabu, 11 Dec 2019 09:26

Riayah Negara dalam Hal Kesehatan

Riayah Negara dalam Hal Kesehatan

Rabu, 11 Dec 2019 09:18

Fahira Idris: Pelaku Pemenggal Kepala dan Sodomi Siswa SD Layak Dihukum Mati

Fahira Idris: Pelaku Pemenggal Kepala dan Sodomi Siswa SD Layak Dihukum Mati

Rabu, 11 Dec 2019 08:54

Menyesal Hancurkan Masjid Babri, Pria Hindu Masuk Islam dan Bangun 90 Masjid untuk Tebus Kesalahan

Menyesal Hancurkan Masjid Babri, Pria Hindu Masuk Islam dan Bangun 90 Masjid untuk Tebus Kesalahan

Selasa, 10 Dec 2019 21:45

Italia Kirim Tim Ahli Bedah Jantung Pediatrik ke Jalur Gaza yang Diduduki

Italia Kirim Tim Ahli Bedah Jantung Pediatrik ke Jalur Gaza yang Diduduki

Selasa, 10 Dec 2019 21:20

Erdogan: Tentara Turki Dapat Dikerahkan ke Libya Jika Diminta

Erdogan: Tentara Turki Dapat Dikerahkan ke Libya Jika Diminta

Selasa, 10 Dec 2019 21:06

Amir Qatar Tidak Akan Hadiri KTT Dewan Kerjasama Teluk di Saudi

Amir Qatar Tidak Akan Hadiri KTT Dewan Kerjasama Teluk di Saudi

Selasa, 10 Dec 2019 17:57

Wanprestasi, BUNDA ELIS Pemilik Kripik Krispy Yammy Babeh dicari

Wanprestasi, BUNDA ELIS Pemilik Kripik Krispy Yammy Babeh dicari

Selasa, 10 Dec 2019 14:56

Sebanyak 42 Kader Masuk Bursa Caketum KAMMI

Sebanyak 42 Kader Masuk Bursa Caketum KAMMI

Selasa, 10 Dec 2019 12:23

Reuni 212, Konsolidasi Umat atau Parade Pidato?

Reuni 212, Konsolidasi Umat atau Parade Pidato?

Selasa, 10 Dec 2019 11:00

Rizal Ramli: 74 Tahun Merdeka, Banyak yang Mengabdi dengan Cara Menjilat

Rizal Ramli: 74 Tahun Merdeka, Banyak yang Mengabdi dengan Cara Menjilat

Selasa, 10 Dec 2019 10:24


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X