Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.671 views

Turki Tidak Lanjutkan Operasi Militernya di Suriah Utara Setelah Lakukan Kesepakatan dengan Rusia

ANKARA, TURKI (voa-islam.com) - Turki mengatakan pada hari Rabu (23/10/2019) bahwa "tidak perlu" untuk memulai kembali ofensifnya terhadap para pejuang Komunis Kurdi di Suriah, mengklaim bahwa mereka telah diberitahu oleh AS bahwa penarikan mereka dari daerah-daerah perbatasan telah "selesai".

"Pada tahap ini, tidak perlu melakukan operasi baru," kata kementerian pertahanan dalam sebuah pernyataan. Kesepakatan yang ditengahi AS telah menetapkan batas waktu 120 jam untuk penarikan pejuang Kurdi dari zona aman yang diusulkan, yang berakhir pada 19:00 waktu setempat.

Komentar itu muncul setelah Rusia dan Turki pada hari Selasa sepakat untuk memastikan pasukan Kurdi menarik diri dari daerah yang dekat dengan perbatasan Suriah dengan Turki dan untuk meluncurkan patroli bersama.

Erdogan memuji "perjanjian bersejarah" dengan timpalannya dari Rusia Vladimir Putin setelah beberapa jam pembicaraan antara kedua pemimpin mengenai konflik di Suriah.

Kesepakatan itu mengukuhkan peran Rusia dan Turki sebagai pemain asing utama di Suriah, setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penarikan pasukan Amerika dari utara negara itu awal bulan ini.

"Menurut perjanjian ini, Turki dan Rusia tidak akan mengizinkan agenda separatis apa pun di wilayah Suriah," kata Erdogan, berbicara kepada wartawan bersama Putin setelah pembicaraan di kota Sochi di Rusia.

Erdogan sebelumnya mengumumkan tenggat waktu 150 jam yang dimulai pada hari Rabu untuk para pejuang Suriah Kurdi YPG dan senjata mereka akan dipindahkan kembali 30 kilometer dari perbatasan Turki.

"Dalam 150 jam mulai pukul 12:00 siang pada 23 Oktober, teroris YPG dan senjata mereka akan dipindahkan ke kedalaman 30 kilometer dan ... posisi mereka akan dihancurkan," kata Erdogan.

Dia menambahkan bahwa setelah batas waktu, patroli gabungan Turki dan Rusia akan dimulai di dua zona yang membentang 10 km ke timur dan barat dari wilayah Operasi Musim Semi Perdamaian Turki saat ini.

"Semua teroris YPG di Tal Firat dan Manbij akan dipindahkan ke luar wilayah ini, bersama dengan persenjataan mereka," katanya.

Erdogan juga mengatakan kedua negara akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan terhadap "infiltrasi teroris" dan menciptakan "mekanisme bersama" untuk mengoordinasikan perjanjian.

Rusia dan Turki telah muncul sebagai pemain asing utama dalam konflik Suriah, dengan posisi Moskow menguat setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bulan ini bahwa ia akan menarik pasukan Amerika dari utara negara itu.

Pengumuman itu membuka jalan bagi Turki untuk melancarkan serangan lintas-perbatasan pada 9 Oktober terhadap milisi Kurdi YPG, yang dipandang oleh Ankara sebagai "teroris" yang terkait dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang.

Serangan itu memicu kemarahan Barat dan tuduhan pengkhianatan dari Kurdi.

Meskipun berada di sisi yang berlawanan dari konflik Suriah, Turki dan Rusia telah bekerja sama untuk menemukan solusi untuk perang.

Ankara mengatakan YPG adalah cabang "teroris" dari PKK, yang telah melancarkan pemberontakan di Turki sejak 1984. PKK masuk daftar hitam sebagai kelompok teroris oleh Ankara, Amerika Serikat dan Uni Eropa. (TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News
Menyesal Hancurkan Masjid Babri, Pria Hindu Masuk Islam dan Bangun 90 Masjid untuk Tebus Kesalahan

Menyesal Hancurkan Masjid Babri, Pria Hindu Masuk Islam dan Bangun 90 Masjid untuk Tebus Kesalahan

Selasa, 10 Dec 2019 21:45

Italia Kirim Tim Ahli Bedah Jantung Pediatrik ke Jalur Gaza yang Diduduki

Italia Kirim Tim Ahli Bedah Jantung Pediatrik ke Jalur Gaza yang Diduduki

Selasa, 10 Dec 2019 21:20

Erdogan: Tentara Turki Dapat Dikerahkan ke Libya Jika Diminta

Erdogan: Tentara Turki Dapat Dikerahkan ke Libya Jika Diminta

Selasa, 10 Dec 2019 21:06

Amir Qatar Tidak Akan Hadiri KTT Dewan Kerjasama Teluk di Saudi

Amir Qatar Tidak Akan Hadiri KTT Dewan Kerjasama Teluk di Saudi

Selasa, 10 Dec 2019 17:57

Wanprestasi, BUNDA ELIS Pemilik Kripik Krispy Yammy Babeh dicari

Wanprestasi, BUNDA ELIS Pemilik Kripik Krispy Yammy Babeh dicari

Selasa, 10 Dec 2019 14:56

Sebanyak 42 Kader Masuk Bursa Caketum KAMMI

Sebanyak 42 Kader Masuk Bursa Caketum KAMMI

Selasa, 10 Dec 2019 12:23

Reuni 212, Konsolidasi Umat atau Parade Pidato?

Reuni 212, Konsolidasi Umat atau Parade Pidato?

Selasa, 10 Dec 2019 11:00

Rizal Ramli: 74 Tahun Merdeka, Banyak yang Mengabdi dengan Cara Menjilat

Rizal Ramli: 74 Tahun Merdeka, Banyak yang Mengabdi dengan Cara Menjilat

Selasa, 10 Dec 2019 10:24

Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara

Mustahil Menghapus Jejak Khilafah di Nusantara

Selasa, 10 Dec 2019 09:46

Miris! Seksual Diliberalisasi di Rezim Korporatokrasi

Miris! Seksual Diliberalisasi di Rezim Korporatokrasi

Selasa, 10 Dec 2019 09:39

Sikap Umat Islam terhadap Hari Raya Nonmuslim Menurut Ulama Madzhab Syafii

Sikap Umat Islam terhadap Hari Raya Nonmuslim Menurut Ulama Madzhab Syafii

Selasa, 10 Dec 2019 06:20

Apresiasi Repatriasi 977 WNI, Mufida Minta Pekerja Migran Diberdayakan

Apresiasi Repatriasi 977 WNI, Mufida Minta Pekerja Migran Diberdayakan

Selasa, 10 Dec 2019 05:46

Solusi Menuju Bebas HIV/ AIDS tahun 2030, Mungkinkah?

Solusi Menuju Bebas HIV/ AIDS tahun 2030, Mungkinkah?

Senin, 09 Dec 2019 22:28

Antara Hallyu (Korean Wave) dan Halu, yang Manakah Kamu?

Antara Hallyu (Korean Wave) dan Halu, yang Manakah Kamu?

Senin, 09 Dec 2019 22:12

Ilusi Pemberantasan Pornografi dan Pornoaksi

Ilusi Pemberantasan Pornografi dan Pornoaksi

Senin, 09 Dec 2019 20:18

Pemberantasan Korupsi Jadi Kunci Indonesia Menuju Negara Maju 2045

Pemberantasan Korupsi Jadi Kunci Indonesia Menuju Negara Maju 2045

Senin, 09 Dec 2019 17:56

Laporan: Lebih Seperempat Warga Israel Hidup dalam Kemiskinan

Laporan: Lebih Seperempat Warga Israel Hidup dalam Kemiskinan

Senin, 09 Dec 2019 17:30

Seratus Finalis Olimpiade Halal 2019 Ikuti Ujian Serentak

Seratus Finalis Olimpiade Halal 2019 Ikuti Ujian Serentak

Senin, 09 Dec 2019 16:55

Anggota Senat AS Serukan Penangguh Program Pelatihan untuk Saudi Setelah Penembakan di Pensacola

Anggota Senat AS Serukan Penangguh Program Pelatihan untuk Saudi Setelah Penembakan di Pensacola

Senin, 09 Dec 2019 16:30

Pemerintah Tunda Peluncuran Kartu Pra Kerja, HNW Singgung Pemindahan Ibu Kota

Pemerintah Tunda Peluncuran Kartu Pra Kerja, HNW Singgung Pemindahan Ibu Kota

Senin, 09 Dec 2019 15:59


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X