Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.747 views

Beberapa Anak Tewas Akibat Serangan Bom Pasukan Haftar Bom di Kompleks Sekolah di Tripoli

TRIPOLI, LIBYA (voa-islam.com) - Beberapa anak tewas dan terluka ketika pasukan pemberontak yang berbasis di timur Libya yang loyal kepada Jenderal Khali Haftar menargetkan kompleks sekolah di ibukota Tripoli, pemerintah resmi negara itu mengumumkan Selasa (28/1/2020).

"Tragedi itu terjadi akibat jatuhnya peluru tanpa pandang bulu yang ditembakkan oleh penjahat perang Khalifa Haftar, salah satunya mendarat di halaman belakang sebuah sekolah di daerah Al-Hadba Badri," kata pernyataan oleh Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) .

"Laporan awal menunjukkan sejumlah anak tewas dan terluka," kata pernyataan itu.

Sebelumnya pada hari itu, GNA Libya yang diakui PBB mengumumkan bahwa mereka telah menjatuhkan drone bersenjata milik Uni Emirat Arab.

Pasukan GNA mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pesawat tak berawak itu dihantam oleh sistem pertahanan darat di atas kota Misrata, sebelah timur ibukota Tripoli.

Dikeluarkan dengan foto drone, pernyataan itu mengatakan drone telah menargetkan beberapa lokasi sipil di Misrata.

Pada bulan Desember, tiga orang tewas dalam serangan oleh drone yang dioperasikan oleh UEA di Libya, menurut pemerintah GNA.

Agustus lalu, GNA menjatuhkan drone bersenjata UEA, juga atas kota Misrata.

Pada bulan September, GNA mengajukan keluhan terhadap UEA di Dewan Keamanan AS, menuduh Abu Dhabi bermusuhan dan mendukung Haftar melawan pemerintah yang sah.

Sejak penggulingan mendiang penguasa Muammad Khadafi pada 2011, dua kursi kekuasaan telah muncul di Libya: satu di Libya timur didukung terutama oleh Mesir dan UEA dan satu lagi di Tripoli, yang menikmati  pengakuan PBB dan internasional.

Sejak April lalu, serangan militer Haftar terhadap pemerintah Libya yang diakui secara internasional telah merenggut nyawa lebih dari 1.000 orang.

Pasukan Haftar bergerak menuju kota Misrata yang bersekutu dengan GNA pada hari Ahad, kata pejabat dan penduduk.

Peningkatan pertempuran terjadi seminggu setelah Turki, yang mendukung GNA di Tripoli, dan UEA, Mesir dan Rusia, yang mendukung Haftar, setuju dengan kekuatan Barat pada pertemuan puncak di Berlin untuk mendorong gencatan senjata yang abadi dan mengangkat embargo senjata.

Pada 12 Januari, partai-partai di Libya mengumumkan gencatan senjata sebagai tanggapan atas seruan bersama oleh para pemimpin Turki dan Rusia. Namun dua hari kemudian di Rusia, pembicaraan untuk gencatan senjata permanen berakhir tanpa kesepakatan setelah Haftar meninggalkan Moskow tanpa menandatangani kesepakatan.

Berbicara Senin malam, Presiden Recep Tayyip Erdoğan menuduh pasukan yang setia kepada Haftar melanggar dua KTT yang mencari perdamaian di negara itu.

"Haftar - yang menolak KTT Moskow dan Berlin - melanggar gencatan senjata di Libya. Jika perdamaian akan didirikan di Libya, ia harus dihentikan," kata Erdogan.

"Haftar dan pasukannya memainkan permainan kotor, dan kami mengawasi mereka. Kami akan terus melakukan apa pun yang diperlukan," tambahnya.

Presiden AS Donald Trump berbicara di telepon dengan Erdogan pada hari Senin tentang konflik di Libya dan Idlib Suriah.

"Kedua pemimpin membahas perlunya menghilangkan campur tangan asing dan mempertahankan gencatan senjata di Libya," kata juru bicara Gedung Putih Judd Deere di Twitter. (TDS)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Kerusuhan Pecah di Penjara Ghouiran Suriah Yang Menampung Tahanan Islamic State

Senin, 21 Sep 2020 14:45

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Senin, 21 Sep 2020 12:50

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Senin, 21 Sep 2020 11:59

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Ahad, 20 Sep 2020 22:22

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Ahad, 20 Sep 2020 21:53

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Ahad, 20 Sep 2020 21:25

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Ahad, 20 Sep 2020 21:20

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Ahad, 20 Sep 2020 21:05

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Ahad, 20 Sep 2020 18:30

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Ahad, 20 Sep 2020 17:45

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Ahad, 20 Sep 2020 06:52

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Ahad, 20 Sep 2020 06:22

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 23:59

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Sabtu, 19 Sep 2020 22:20

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Sabtu, 19 Sep 2020 22:10

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Sabtu, 19 Sep 2020 22:05

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Sabtu, 19 Sep 2020 22:00

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 21:50

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Sabtu, 19 Sep 2020 21:35

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Sabtu, 19 Sep 2020 21:04


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X