Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.971 views

HRW Desak ICC Selidiki Kejahatan Perang Militer Israel Dalam Serangan 11 Hari Di Gaza

AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Human Rights Watch, sebuah LSM internasional, telah meminta Pengadilan Kriminal Internasional untuk meluncurkan penyelidikan atas kejahatan perang yang dilakukan oleh angkatan bersenjata Israel dan Palestina selama perang 11 hari di bulan Mei.

Pada hari Selasa (27/7/2021), Human Rights Watch (HRW) mengatakan bahwa pasukan dari Israel dan Palestina melakukan serangan selama konflik Mei 2021 yang melanggar hukum perang dan “tampaknya merupakan kejahatan perang.”

Dalam laporan mereka, yang menggabungkan data dari 30 wawancara dengan saksi mata serangan Israel, rekaman video, citra satelit dan pengamatan mereka dari kunjungan lapangan di Gaza, HRW menyampaikan tuduhan yang memberatkan atas perilaku Israel selama konflik. Organisasi itu mengatakan bahwa penilaian yang lebih mendalam terhadap serangan Palestina masih akan dilakukan.

Kelompok itu mengatakan telah menyelidiki banyak serangan selama konflik, terutama berfokus pada serangan di mana sebagian besar korban sipil dilaporkan.

HRW mengatakan telah mengamati tiga serangan udara Israel di mana 62 warga sipil tewas tetapi "tidak ada bukti target militer di sekitarnya."

Dalam salah satu insiden yang diselidiki oleh LSM tersebut, serangan udara Israel selama empat menit melanda Jalan al-Wahda di Kota Gaza, yang mengakibatkan penghancuran tiga gedung bertingkat dan menewaskan 44 warga sipil. HRW mengatakan Israel tidak memberikan bukti untuk mendukung klaimnya bahwa ada terowongan dan pusat komando bawah tanah di daerah itu.

Gerry Simpson, associate director di HRW, berbagi beberapa temuan kelompok itu di Twitter, mengklaim bahwa mitra Israel, termasuk AS, telah memasok Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dengan senjata yang digunakan dalam dua serangan yang sedang diselidiki.

HRW mengatakan bahwa pihak berwenang Israel telah menunjukkan "keengganan yang konsisten" untuk menyelidiki laporan dugaan kejahatan perang serta serangan Palestina terhadap Israel. Menurut Simpson, ini memperkuat perlunya penyelidikan internasional yang dipimpin oleh International Criminal Court (ICC).

HRW juga mencatat pelanggaran Palestina, dengan mengatakan 4.360 peluncuran rudal terarah mereka ke pusat-pusat populasi Israel melanggar “larangan terhadap serangan yang disengaja atau tanpa pandang bulu terhadap warga sipil.” Simpson mengatakan bahwa mereka secara terpisah akan melaporkan serangan oleh kelompok bersenjata Palestina yang menewaskan 12 orang di Israel.

IDF sepanjang konflik mengklaim bahwa mereka hanya menargetkan lokasi yang digunakan oleh kelompok-kelompok perlawanan Palestina seperti Hamas. Pasukan Israel juga menerbitkan koordinat serangan yang akan datang untuk memberi waktu bagi warga sipil untuk melepaskan diri dari bahaya.

IDF juga menjalankan kampanye media sosial yang kontroversial selama perang, menyoroti upaya berulang Hamas untuk menargetkan warga sipil Israel dan secara umum menunjukkan kepemimpinan Gaza secara buruk. Salah satu posting Twitter tersebut menunjukkan Yahya Sinwar, kepala Hamas, berpose dengan seorang anak yang dipersenjatai dengan apa yang tampak seperti senapan serbu AKS-74U.

Selama konflik, jaksa tinggi ICC, Fatou Bensouda, memperingatkan pihak-pihak yang bertikai bahwa dia mengawasi perkembangan di Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Gaza. Pengadilan telah membuka penyelidikan kejahatan perang pada bulan Maret mengenai kemungkinan pelanggaran yang dilakukan di Palestina sejak 2014. (RT)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Jum'at, 24 Sep 2021 13:12

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Jum'at, 24 Sep 2021 10:29

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Jum'at, 24 Sep 2021 10:28

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Jum'at, 24 Sep 2021 08:18

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Kamis, 23 Sep 2021 23:53

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Kamis, 23 Sep 2021 22:35

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

Kamis, 23 Sep 2021 22:25

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

Kamis, 23 Sep 2021 21:50

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 20:16

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di  Laut China Selatan

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di Laut China Selatan

Kamis, 23 Sep 2021 20:11

Bahas Arah Perjuangan, MPUII Gelar Silaturahim Ulama dan Tokoh Umat

Bahas Arah Perjuangan, MPUII Gelar Silaturahim Ulama dan Tokoh Umat

Kamis, 23 Sep 2021 19:37

62 Anak Tewas Tahun Ini Di Kamp Al-Hol Suriah Yang Dikelola Teroris YPG

62 Anak Tewas Tahun Ini Di Kamp Al-Hol Suriah Yang Dikelola Teroris YPG

Kamis, 23 Sep 2021 19:30

Aktivis Desak Pihak Berwenang Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Aktivis Desak Pihak Berwenang Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Kamis, 23 Sep 2021 18:30

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 12:05

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Kamis, 23 Sep 2021 09:18

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:47

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Kamis, 23 Sep 2021 08:39

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:37

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Kamis, 23 Sep 2021 08:21

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Kamis, 23 Sep 2021 07:59


MUI

Must Read!
X