Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.995 views

Polisi India Tangkap Lebih dari 500 Orang Selama 3 Hari Terakhir di Kashmir

SRINAGAR, KASHMIR (voa-islam.com) - Pasukan India telah menahan ratusan dalam tindakan keras selama tiga hari terakhir di seluruh Kashmir yang dikuasai India menyusul "serentetan pembunuhan di wilayah Himalaya yang disengketakan."

Pejabat setempat mengatakan pada hari Ahad (10/10/2021) bahwa mereka telah menangkap lebih dari 500 orang selama 72 jam terakhir di seluruh wilayah mayoritas Muslim untuk diinterogasi, dengan mayoritas tahanan dari kota utama Srinagar.

Polisi mengatakan para pejuang yang tergabung dalam Front Perlawanan, atau TRF, kelompok itu telah menembak dan membunuh tujuh orang sejak pekan lalu.

Menurut polisi, mereka yang ditahan dalam tindakan keras itu termasuk anggota kelompok agama, aktivis anti-India dan “pekerja di luar negeri”, istilah yang digunakan pihak berwenang India untuk simpatisan pro-kemerdekaan.

Pembunuhan terbaru mendorong jumlah korban tewas dari serangan semacam itu tahun ini menjadi 28 orang. Sementara 21 dari mereka yang terbunuh adalah Muslim, tujuh di antaranya berasal dari komunitas minoritas Hindu dan Sikh.

Perwira tinggi polisi di kawasan itu Dilbag Singh pada konferensi pers baru-baru ini menggambarkan pembunuhan itu sebagai "konspirasi untuk menciptakan teror dan keretakan komunal."

Polisi setempat menyalahkan serentetan pembunuhan pada kelompok-kelompok bersenjata yang berperang melawan pemerintahan India di wilayah itu selama beberapa dekade.

Pada hari Kamis, TRF dalam sebuah pernyataan di media sosial mengatakan kelompoknya menargetkan mereka yang bekerja untuk otoritas India dan tidak memilih target berdasarkan keyakinan.

Para pejabat India mengatakan TRF adalah front lokal untuk kelompok jihadis Lashkar-e-Taiba yang berbasis di Pakistan.

Pemerintah Perdana Menteri India Narendra Modi mencabut otonomi Kashmir yang dikuasai India pada 2019, dalam sebuah langkah yang digambarkan oleh Pakistan sebagai ilegal. Sejak itu, India telah memberlakukan lebih banyak penutupan internet dan pembatasan lainnya di wilayah mayoritas Muslim yang disengketakan.

Pihak berwenang India juga memberlakukan sejumlah undang-undang baru, termasuk di antaranya mendatangkan warga negara India untuk memperoleh tempat tinggal permanen dan pekerjaan pemerintah di wilayah yang dilanda konflik yang diperebutkan antara India dan Pakistan, sesuatu dikhawatirkan oleh para kritikus dan banyak warga Kashmir dapat mengubah demografi kawasan itu.

Kashmir telah dibagi antara India dan Pakistan sejak pemisahan mereka pada tahun 1947. Kedua negara mengklaim seluruh Kashmir dan telah berperang tiga kali atas wilayah tersebut. (ptv)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Latest News

MUI

Must Read!
X