Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
1.707 views

Tu(h)an Obama dan Tuan SBY

Oleh: Mulyanto

Indonesia super sibuk menyambut kedatangan Obama. Lebih sibuk dari evakuasi korban Merapi dan tsunami Mentawai. Sebagai Tuan rumah, kedatangan Tuan dari negara adidaya harus disambut dengan sempurna. Apalagi, kunjungan kali ini adalah yang ketiga kalinya setelah rencana pertama dan kedua gagal.

Obama tentu mempunyai kesan tersendiri dengan Indonesia. Masa kecil yang pernah dihabiskan di Jakarta membuat Obama tak mampu melepaskan Indonesia dari sejarah hidupnya. Makanan bakso kesukaannya menjadi diplomasi kultural bahwa Obama tidak bisa melepaskan aroma Indonesia. Belum lagi adiknya –Maya Suntoro- juga keturunan Indonesia. Obama juga pernah mempunyai ayah tiri dari Indonesia.

Kedatangan Obama tidak sekedar nostalgia dengan Indonesia. Sebagai penduduk Muslim terbesar, Indonesia menjadi lahan strategis untuk mengkampanyekan barat yang ’damai’ dan ’bersahabat’ terhadap Islam. Sikap Indonesia akan menjadi kiblat negara-negara Muslim lainnya. Cap memusuhi Islam dengan agresinya di Afghanistan, Irak dan dukungannya terhadap Israel di Palestina serta berbagai kejahatan atas nama perang melawan terorisme perlahan-lahan harus dihapus dari memori kaum Muslimin.

Obama ingin menunjukkan bahwa ia berbeda dengan pendahulunya George Bush. Jika kebijakan Bush di bangun atas pondasi superioritas dan kebencian. Obama ingin menegaskan bahwa kebijakannya terhadap Islam dibangun atas dasar kasih sayang dan kedamaian. Jika Bush membangun kebijakan dengan menjadikan Islam sebagai ancaman terbesar setelah runtuhnya komunisme di antara empat peradaban besar –Islam, Barat, India dan Cina-, Obama ingin meneguhkan bahwa Islam sebagai ‘mitra’ bukan musuh.

Begitu pula, jika Bush menghayati ungkapan penasehatnya, Samuel Hutington tentang benturan antar peradaban (the clash of civilizations). Juga usulannya untuk menghadapi apa yang ia sebut dengan militan Islam dengan preemptive strike (serangan dini) dan defensive intervention (intervensi defensif). Obama ingin membawa pesan bahwa barat, khususnya Amerika tidak memusuhi Islam.

Obama, Israel dan Terorisme

Benarkah Obama datang dengan membawa kedamaian dan kasih sayang? Ada baiknya, kita melihat berbagai ungkapan yang pernah disampaikannya. Saat mengunjungi Afghanistan pada bulan Juli 2008 Obama menyatakan akan tetap menjalankan perang melawan terorisme. Melalui juru bicaranya, Humayun Hamidzada, ia mengatakan, “ Bahwa Mr Obama berkomitmen mendukung Afghanistan dan melanjutkan perang melawan terorisme”. Setelah menjadi presiden, Obama membuktikan janjinya. Peperangan di Afghanistan diperluas memasuki wilayah Pakistan, pengiriman pasukan tetap dilakukan bahkan ditambah. Begitu pula perang terhadap terorisme di berbagai negara lainnya, termasuk di Indonesia.

Sebelum menjadi presiden, pada bulan Pebruari 2007 Obama berjanji kepada Dewan Demokrasi Yahudi Nasional (The National Jewish Democratic Council-NJDC) sebagai bentuk dukungan penuh Amerika terhadap Israel. Obama mengatakan, “Jika saya menjadi presiden Amerika, maka negara ini harus bahu membahu dengan Israel. Mereka yang telah bekerja dengan saya di Chicago pada Dewan dan sekarang ada di Senat AS akan menyaksikan bahwa saya bukan Cuma omong besar. Saya akan melakukan apapun jika menyangkut keamanan Israel.” “Saya berjanji kepada Anda bahwa saya akan melakukan apapun yang saya bisa dalam kepasitas apapun untuk tidak hanya menjamin keamanan Israel tapi juga menjamin bahwa rakyat Israel bisa maju dan makmur dan mewujudkan banyak mimpi yang dibuat 60 tahun lalu.”

Dalam konferensi tahunan American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) yang merupakan tempat pertemuan tokoh politik dan bisnis pro Israel Pada bulan Juni 2008, Obama menegaskan dukungannya terhadap Israel, menempatkan Israel sebagai sekutu utama AS di Timur Tengah, seraya meminta AS meningkatkan bantuan militernya pada negara zionis tersebut. “Jerusalem harus tetap menjadi ibukota Israel dan harus tetap tak dibagi.”, ungkapnya.

Dalam kunjungan ke Israel bulan Juli 2008 Obama mengulang kembali dukungan penuhnya untuk Israel. Ia berkomitmen dalam menjaga keamanan Israel khususnya dari ancaman Iran. Obama memandang nuklir Iran sebagai ancaman dan Iran harus dicegah dalam kepemilikan senjata nuklir. Padahal bukan rahasia umum lagi Israel-lah yang memiliki ratusan senjata nuklir dan Israel pula yang menjadi sumber ancaman dunia khususnya di Timur Tengah.

Padangan Obama terhadap Palestina dan Hamas juga begitu jelas. Ia sama seperti pendahulunya Bush yang menyatakan Hamas sebagai teroris, walaupun secara sah terpilih oleh rakyat Palestina. Obama mengatakan; “Saya sudah mengatakan, mereka adalah organisasi teroris, yang tak boleh diajak negoisasi kecuali jika mereka mengakui Israel, meninggalkan kekerasan, dan kecuali mereka mau diam oleh perjanjian sebelumnya antara Palestina dan Israel.”

Setelah menjadi presiden, Obama tidak jauh dengan pendahulunya Bush. Dalam masalah Israel, Obama tidak memberikan respon atas berbagai pembantaian yang dilakukan Israel terhadap penduduk Palestina. Begitupula dalam masalah terorisme, Obama memastikan semua negara berirama dengan Amerika dalam memberantas terorisme.

Kunjungan dan Kesetiaan

Kunjungan Obama mengukuhkan kedekatannya dengan SBY. Sebagai super power yang mengatur dunia, Obama ingin memastikan bahwa SBY sebagai ‘mitra’ yang baik dan setia. Apalagi, menurutnya, Indonesia menjadi sarang ’militan Islam’ di Asia. Keberhasilan Indonesia dalam menumpas ’militan Islam’ menjadi isyarat ‘kesetiaan’ terhadap Obama. ’Militan Islam’ inilah yang menurutnya menjadi biang terjadinya terorisme global pasca runtuhnya WTC.

Kesetiaan ini dibuktikan SBY dengan keberhasilannya menumpas terorisme. Keberhasilan tersebut melebihi keberhasilan Obama dalam menumpas terorisme diberbagai tempat di dunia, termasuk di Irak dan Afghanistan. Di Irak pasukan Amerika perlahan-lahan berjatuhan, begitu pula yang terjadi di Afghanistan. Keberhasilan Indonesia dalam menumpas terorisme akan menjadi pilot project perang melawan terorisme global. Ditangkapnya Ust. Abu Bakar Ba’asyir yang dituduh sebagai dalang terorisme menjadi kado teristimewa atas kedatangan Obama. Ya Tuan SBY bisa melupakan hiruk pikuk bencana dengan kedatangan Tu(h)an Obama!. [muslimdaily.net]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslim Daily lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Istri Mujahid Operasi Tumor di Surabaya, Butuh Biaya 33 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Istri Mujahid Operasi Tumor di Surabaya, Butuh Biaya 33 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Sudah sebelas hari istri mujahid ini terbaring lemah di rumah sakit. Aktivis dakwah di komunitas ummahat ini menderita tumor saluran kencing dan Serosis Hepatis (pengerasan hati). ...

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan Zakat. IDC siap menyalurkan zakat mal dan zakat fitrah kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Mendapat hidayah di usia 50 tahun Pak Han pun hijrah meninggalkan Kristen. Untuk menjadi Muslim kaffah ia butuh peralatan ibadah, biaya khitan dan modal usaha....

Latest News
Parade Tauhid Indonesia (1): Para Ulama Siap Sukseskan Parade Tauhid 16 Agustus 2015 Mendatang

Parade Tauhid Indonesia (1): Para Ulama Siap Sukseskan Parade Tauhid 16 Agustus 2015 Mendatang

Selasa, 28 Jul 2015 17:58

Pejabat Afghanistan: Taliban Kuasai Pusat Pemerintahan Distrik Kohistantat di Provinsi Sar-E-Pul

Pejabat Afghanistan: Taliban Kuasai Pusat Pemerintahan Distrik Kohistantat di Provinsi Sar-E-Pul

Selasa, 28 Jul 2015 17:00

Menlu Turki: Teroris PKK Tidak Pernah Menghormati Gencatan Senjata dengan Ankara

Menlu Turki: Teroris PKK Tidak Pernah Menghormati Gencatan Senjata dengan Ankara

Selasa, 28 Jul 2015 16:35

Islam Nusantara NU Bersanding dengan Islam Berkemajuan Muhammadiyah

Islam Nusantara NU Bersanding dengan Islam Berkemajuan Muhammadiyah

Selasa, 28 Jul 2015 09:57

Menlu Liga Arab Akan Bertemu di Kairo Bahas Penyerangan Masjid Al-Aqsa oleh Polisi Zionis Yahudi

Menlu Liga Arab Akan Bertemu di Kairo Bahas Penyerangan Masjid Al-Aqsa oleh Polisi Zionis Yahudi

Selasa, 28 Jul 2015 09:00

Komandan Polisi Afghanistan Beserta 7 Rekannya Bergabung dengan Taliban di Sae-E-Pul

Komandan Polisi Afghanistan Beserta 7 Rekannya Bergabung dengan Taliban di Sae-E-Pul

Senin, 27 Jul 2015 20:45

Pejabat Fatah: Hamas Harus Serahkan Pemerintahan Gaza untuk Rekonsiliasi

Pejabat Fatah: Hamas Harus Serahkan Pemerintahan Gaza untuk Rekonsiliasi

Senin, 27 Jul 2015 20:30

Ulama ASWAJA: Dalam Penyerangan Tolikara, Pemerintah Abai Lindungi Warganya!

Ulama ASWAJA: Dalam Penyerangan Tolikara, Pemerintah Abai Lindungi Warganya!

Senin, 27 Jul 2015 19:30

Tragedi Tolikara dan Persaingan Islam-Kristen

Tragedi Tolikara dan Persaingan Islam-Kristen

Senin, 27 Jul 2015 18:50

Pernyataan Sikap Bersama Alim Ulama Nasional terhadap Gerakan Syiah, Sepilis, dan Salibis-Teroris

Pernyataan Sikap Bersama Alim Ulama Nasional terhadap Gerakan Syiah, Sepilis, dan Salibis-Teroris

Senin, 27 Jul 2015 18:32

Menyikapi Kasus Tolikara, Ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah Taushiyahi DPRD Jawa Barat

Menyikapi Kasus Tolikara, Ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah Taushiyahi DPRD Jawa Barat

Senin, 27 Jul 2015 18:00

Turki Tidak akan Kirimi Angkatan Darat ke Suriah dalam Menghadapi Daulah Islamiyah (ISIS)

Turki Tidak akan Kirimi Angkatan Darat ke Suriah dalam Menghadapi Daulah Islamiyah (ISIS)

Senin, 27 Jul 2015 17:29

DEMA Fisip UIN Jakarta: Pembakaran Masjid di Tolikara Kekerasan yang Tidak Dapat Dibenarkan

DEMA Fisip UIN Jakarta: Pembakaran Masjid di Tolikara Kekerasan yang Tidak Dapat Dibenarkan

Senin, 27 Jul 2015 10:10

AS Diam-diam Tingkatkan Operasi Militer Terhadap Mujahidin Al-Shabaab di Somalia

AS Diam-diam Tingkatkan Operasi Militer Terhadap Mujahidin Al-Shabaab di Somalia

Senin, 27 Jul 2015 08:46

Menlu Iran Zarif Mengajak NeArab Teluk Memerangi Kelompok Militan

Menlu Iran Zarif Mengajak NeArab Teluk Memerangi Kelompok Militan

Senin, 27 Jul 2015 08:17

851 Orang Ditahan dalam 3 Operasi Anti Daulah Islam dan PKK di Turki

851 Orang Ditahan dalam 3 Operasi Anti Daulah Islam dan PKK di Turki

Senin, 27 Jul 2015 08:15

Presiden Bashar al-Assad : Suriah Kekurangan Pasukan  Tentara Menghadapi ISIS

Presiden Bashar al-Assad : Suriah Kekurangan Pasukan Tentara Menghadapi ISIS

Senin, 27 Jul 2015 07:28

Delegasi PBB : Sepertiga Wilayah Irak Masih Berada di bawah Kekuasaan Islamic State (ISIS)

Delegasi PBB : Sepertiga Wilayah Irak Masih Berada di bawah Kekuasaan Islamic State (ISIS)

Senin, 27 Jul 2015 06:47

Sikap BKLDK Cirebon Raya terhadap Pembakaran Masjid di Tolikara

Sikap BKLDK Cirebon Raya terhadap Pembakaran Masjid di Tolikara

Senin, 27 Jul 2015 05:05

Pernyataan Sikap BKLDK Terhadap Kasus Tolikara

Pernyataan Sikap BKLDK Terhadap Kasus Tolikara

Ahad, 26 Jul 2015 22:58



Must Read!
X