Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
1.847 views

Tu(h)an Obama dan Tuan SBY

Oleh: Mulyanto

Indonesia super sibuk menyambut kedatangan Obama. Lebih sibuk dari evakuasi korban Merapi dan tsunami Mentawai. Sebagai Tuan rumah, kedatangan Tuan dari negara adidaya harus disambut dengan sempurna. Apalagi, kunjungan kali ini adalah yang ketiga kalinya setelah rencana pertama dan kedua gagal.

Obama tentu mempunyai kesan tersendiri dengan Indonesia. Masa kecil yang pernah dihabiskan di Jakarta membuat Obama tak mampu melepaskan Indonesia dari sejarah hidupnya. Makanan bakso kesukaannya menjadi diplomasi kultural bahwa Obama tidak bisa melepaskan aroma Indonesia. Belum lagi adiknya –Maya Suntoro- juga keturunan Indonesia. Obama juga pernah mempunyai ayah tiri dari Indonesia.

Kedatangan Obama tidak sekedar nostalgia dengan Indonesia. Sebagai penduduk Muslim terbesar, Indonesia menjadi lahan strategis untuk mengkampanyekan barat yang ’damai’ dan ’bersahabat’ terhadap Islam. Sikap Indonesia akan menjadi kiblat negara-negara Muslim lainnya. Cap memusuhi Islam dengan agresinya di Afghanistan, Irak dan dukungannya terhadap Israel di Palestina serta berbagai kejahatan atas nama perang melawan terorisme perlahan-lahan harus dihapus dari memori kaum Muslimin.

Obama ingin menunjukkan bahwa ia berbeda dengan pendahulunya George Bush. Jika kebijakan Bush di bangun atas pondasi superioritas dan kebencian. Obama ingin menegaskan bahwa kebijakannya terhadap Islam dibangun atas dasar kasih sayang dan kedamaian. Jika Bush membangun kebijakan dengan menjadikan Islam sebagai ancaman terbesar setelah runtuhnya komunisme di antara empat peradaban besar –Islam, Barat, India dan Cina-, Obama ingin meneguhkan bahwa Islam sebagai ‘mitra’ bukan musuh.

Begitu pula, jika Bush menghayati ungkapan penasehatnya, Samuel Hutington tentang benturan antar peradaban (the clash of civilizations). Juga usulannya untuk menghadapi apa yang ia sebut dengan militan Islam dengan preemptive strike (serangan dini) dan defensive intervention (intervensi defensif). Obama ingin membawa pesan bahwa barat, khususnya Amerika tidak memusuhi Islam.

Obama, Israel dan Terorisme

Benarkah Obama datang dengan membawa kedamaian dan kasih sayang? Ada baiknya, kita melihat berbagai ungkapan yang pernah disampaikannya. Saat mengunjungi Afghanistan pada bulan Juli 2008 Obama menyatakan akan tetap menjalankan perang melawan terorisme. Melalui juru bicaranya, Humayun Hamidzada, ia mengatakan, “ Bahwa Mr Obama berkomitmen mendukung Afghanistan dan melanjutkan perang melawan terorisme”. Setelah menjadi presiden, Obama membuktikan janjinya. Peperangan di Afghanistan diperluas memasuki wilayah Pakistan, pengiriman pasukan tetap dilakukan bahkan ditambah. Begitu pula perang terhadap terorisme di berbagai negara lainnya, termasuk di Indonesia.

Sebelum menjadi presiden, pada bulan Pebruari 2007 Obama berjanji kepada Dewan Demokrasi Yahudi Nasional (The National Jewish Democratic Council-NJDC) sebagai bentuk dukungan penuh Amerika terhadap Israel. Obama mengatakan, “Jika saya menjadi presiden Amerika, maka negara ini harus bahu membahu dengan Israel. Mereka yang telah bekerja dengan saya di Chicago pada Dewan dan sekarang ada di Senat AS akan menyaksikan bahwa saya bukan Cuma omong besar. Saya akan melakukan apapun jika menyangkut keamanan Israel.” “Saya berjanji kepada Anda bahwa saya akan melakukan apapun yang saya bisa dalam kepasitas apapun untuk tidak hanya menjamin keamanan Israel tapi juga menjamin bahwa rakyat Israel bisa maju dan makmur dan mewujudkan banyak mimpi yang dibuat 60 tahun lalu.”

Dalam konferensi tahunan American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) yang merupakan tempat pertemuan tokoh politik dan bisnis pro Israel Pada bulan Juni 2008, Obama menegaskan dukungannya terhadap Israel, menempatkan Israel sebagai sekutu utama AS di Timur Tengah, seraya meminta AS meningkatkan bantuan militernya pada negara zionis tersebut. “Jerusalem harus tetap menjadi ibukota Israel dan harus tetap tak dibagi.”, ungkapnya.

Dalam kunjungan ke Israel bulan Juli 2008 Obama mengulang kembali dukungan penuhnya untuk Israel. Ia berkomitmen dalam menjaga keamanan Israel khususnya dari ancaman Iran. Obama memandang nuklir Iran sebagai ancaman dan Iran harus dicegah dalam kepemilikan senjata nuklir. Padahal bukan rahasia umum lagi Israel-lah yang memiliki ratusan senjata nuklir dan Israel pula yang menjadi sumber ancaman dunia khususnya di Timur Tengah.

Padangan Obama terhadap Palestina dan Hamas juga begitu jelas. Ia sama seperti pendahulunya Bush yang menyatakan Hamas sebagai teroris, walaupun secara sah terpilih oleh rakyat Palestina. Obama mengatakan; “Saya sudah mengatakan, mereka adalah organisasi teroris, yang tak boleh diajak negoisasi kecuali jika mereka mengakui Israel, meninggalkan kekerasan, dan kecuali mereka mau diam oleh perjanjian sebelumnya antara Palestina dan Israel.”

Setelah menjadi presiden, Obama tidak jauh dengan pendahulunya Bush. Dalam masalah Israel, Obama tidak memberikan respon atas berbagai pembantaian yang dilakukan Israel terhadap penduduk Palestina. Begitupula dalam masalah terorisme, Obama memastikan semua negara berirama dengan Amerika dalam memberantas terorisme.

Kunjungan dan Kesetiaan

Kunjungan Obama mengukuhkan kedekatannya dengan SBY. Sebagai super power yang mengatur dunia, Obama ingin memastikan bahwa SBY sebagai ‘mitra’ yang baik dan setia. Apalagi, menurutnya, Indonesia menjadi sarang ’militan Islam’ di Asia. Keberhasilan Indonesia dalam menumpas ’militan Islam’ menjadi isyarat ‘kesetiaan’ terhadap Obama. ’Militan Islam’ inilah yang menurutnya menjadi biang terjadinya terorisme global pasca runtuhnya WTC.

Kesetiaan ini dibuktikan SBY dengan keberhasilannya menumpas terorisme. Keberhasilan tersebut melebihi keberhasilan Obama dalam menumpas terorisme diberbagai tempat di dunia, termasuk di Irak dan Afghanistan. Di Irak pasukan Amerika perlahan-lahan berjatuhan, begitu pula yang terjadi di Afghanistan. Keberhasilan Indonesia dalam menumpas terorisme akan menjadi pilot project perang melawan terorisme global. Ditangkapnya Ust. Abu Bakar Ba’asyir yang dituduh sebagai dalang terorisme menjadi kado teristimewa atas kedatangan Obama. Ya Tuan SBY bisa melupakan hiruk pikuk bencana dengan kedatangan Tu(h)an Obama!. [muslimdaily.net]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslim Daily lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Usai melahirkan cessar kembar, Azzahra Simanjuntak terkendala biaya persalinan. Sang suami belum lama keluar penjara karena amaliah jihadnya memerangi gerakan kristenisasi....

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

IDC membuka kesempatan SATU HARI lagi berqurban ke Kaliori untuk memulihkan dakwah yang dikepung Kristenisasi & kemaksiatan...

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Alhamdulillah!! Setelah operasi pengangkatan kelenjar dan rawat inap selama lima hari, istri mujahid asir ini pulang ke rumah. Kini berikhtiar pengobatan herbal....

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Latest News
AMJU Sebut Ketiga Cagub DKI Ada Campur Tangan Istana, Benarkah?

AMJU Sebut Ketiga Cagub DKI Ada Campur Tangan Istana, Benarkah?

Ahad, 25 Sep 2016 19:33

Nusaibah: Hijab Syari untuk Muslimah

Nusaibah: Hijab Syari untuk Muslimah

Ahad, 25 Sep 2016 18:30

Banjir Bandang di Garut, Relawan: Please Deh, Ngapain Lagi Sih FPI

Banjir Bandang di Garut, Relawan: Please Deh, Ngapain Lagi Sih FPI

Ahad, 25 Sep 2016 17:57

Pengamat: Carilah Cagub yang Hormati Hukum dan Memiliki Etika serta Moral Baik

Pengamat: Carilah Cagub yang Hormati Hukum dan Memiliki Etika serta Moral Baik

Ahad, 25 Sep 2016 17:33

Sejarawan: Ahok Mendadak Santun Paska Resmi Didukung PDIP

Sejarawan: Ahok Mendadak Santun Paska Resmi Didukung PDIP

Ahad, 25 Sep 2016 15:33

Laporan: Islamic State (IS) Berusaha Jatuhkan Jet Tempur Inggris dengan Senjata Canggih

Laporan: Islamic State (IS) Berusaha Jatuhkan Jet Tempur Inggris dengan Senjata Canggih

Ahad, 25 Sep 2016 14:15

Pengamat: Masyarakat Mencari Gubernur Tegas, Cerdas, dan Berprestasi untuk Atasi Macet, juga Banjir

Pengamat: Masyarakat Mencari Gubernur Tegas, Cerdas, dan Berprestasi untuk Atasi Macet, juga Banjir

Ahad, 25 Sep 2016 13:33

Rezim Assad Siapkan Evakuasi Darurat untuk Bandara Militer Hama Menyusul Kemenangan Beruntun Oposisi

Rezim Assad Siapkan Evakuasi Darurat untuk Bandara Militer Hama Menyusul Kemenangan Beruntun Oposisi

Ahad, 25 Sep 2016 13:15

Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Penembakan yang Menewaskan 5 Orang di Washington

Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Penembakan yang Menewaskan 5 Orang di Washington

Ahad, 25 Sep 2016 12:15

Tim Pemenangan Agus-Sylviana: Kesantunan Cagub Diperlukan agar Masyarakat Tidak Merasa  Disingkirkan

Tim Pemenangan Agus-Sylviana: Kesantunan Cagub Diperlukan agar Masyarakat Tidak Merasa Disingkirkan

Ahad, 25 Sep 2016 11:33

Kamp Handarat Kembali Direbut Pejuang Oposisi dari Tangan Pasukan Pro-Assad

Kamp Handarat Kembali Direbut Pejuang Oposisi dari Tangan Pasukan Pro-Assad

Ahad, 25 Sep 2016 11:15

Injil Gagal Edar di Pesantren, Injil Merasuki Sekolah yang 100 Persen Muridnya Muslim?

Injil Gagal Edar di Pesantren, Injil Merasuki Sekolah yang 100 Persen Muridnya Muslim?

Ahad, 25 Sep 2016 11:00

Memaknai Kembali Hakikat Bela Negara

Memaknai Kembali Hakikat Bela Negara

Ahad, 25 Sep 2016 10:25

1000 Anak-anak Palestina Telah Ditahan oleh Pasukan Zionis Israel Sejak Awal 2016

1000 Anak-anak Palestina Telah Ditahan oleh Pasukan Zionis Israel Sejak Awal 2016

Ahad, 25 Sep 2016 10:16

Antara Masjid dan Politik

Antara Masjid dan Politik

Ahad, 25 Sep 2016 10:09

BPS Nyatakan Kemiskinan Meningkat di DKI, Tim Agus-Sylviana: Keduanya Antitesa Ahok

BPS Nyatakan Kemiskinan Meningkat di DKI, Tim Agus-Sylviana: Keduanya Antitesa Ahok

Ahad, 25 Sep 2016 09:33

Kapolri Diminta Terus Upayakan Soft Approach Tangani Sisa MIT di Poso

Kapolri Diminta Terus Upayakan Soft Approach Tangani Sisa MIT di Poso

Ahad, 25 Sep 2016 09:13

Said Aqil Siap Layani Tantangan Debat Majelis Mujahidin

Said Aqil Siap Layani Tantangan Debat Majelis Mujahidin

Ahad, 25 Sep 2016 08:36

Ribuan Pengurus Masjid Ikuti Pelatihan Masjid Mandiri MTW

Ribuan Pengurus Masjid Ikuti Pelatihan Masjid Mandiri MTW

Ahad, 25 Sep 2016 08:15

Tim Pemenangan: Berharap Ahok Tidak Musuhi Anies-Uno seperti yang Sudah Terjadi

Tim Pemenangan: Berharap Ahok Tidak Musuhi Anies-Uno seperti yang Sudah Terjadi

Ahad, 25 Sep 2016 07:33


Must Read!
X