Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
1.675 views

Tu(h)an Obama dan Tuan SBY

Oleh: Mulyanto

Indonesia super sibuk menyambut kedatangan Obama. Lebih sibuk dari evakuasi korban Merapi dan tsunami Mentawai. Sebagai Tuan rumah, kedatangan Tuan dari negara adidaya harus disambut dengan sempurna. Apalagi, kunjungan kali ini adalah yang ketiga kalinya setelah rencana pertama dan kedua gagal.

Obama tentu mempunyai kesan tersendiri dengan Indonesia. Masa kecil yang pernah dihabiskan di Jakarta membuat Obama tak mampu melepaskan Indonesia dari sejarah hidupnya. Makanan bakso kesukaannya menjadi diplomasi kultural bahwa Obama tidak bisa melepaskan aroma Indonesia. Belum lagi adiknya –Maya Suntoro- juga keturunan Indonesia. Obama juga pernah mempunyai ayah tiri dari Indonesia.

Kedatangan Obama tidak sekedar nostalgia dengan Indonesia. Sebagai penduduk Muslim terbesar, Indonesia menjadi lahan strategis untuk mengkampanyekan barat yang ’damai’ dan ’bersahabat’ terhadap Islam. Sikap Indonesia akan menjadi kiblat negara-negara Muslim lainnya. Cap memusuhi Islam dengan agresinya di Afghanistan, Irak dan dukungannya terhadap Israel di Palestina serta berbagai kejahatan atas nama perang melawan terorisme perlahan-lahan harus dihapus dari memori kaum Muslimin.

Obama ingin menunjukkan bahwa ia berbeda dengan pendahulunya George Bush. Jika kebijakan Bush di bangun atas pondasi superioritas dan kebencian. Obama ingin menegaskan bahwa kebijakannya terhadap Islam dibangun atas dasar kasih sayang dan kedamaian. Jika Bush membangun kebijakan dengan menjadikan Islam sebagai ancaman terbesar setelah runtuhnya komunisme di antara empat peradaban besar –Islam, Barat, India dan Cina-, Obama ingin meneguhkan bahwa Islam sebagai ‘mitra’ bukan musuh.

Begitu pula, jika Bush menghayati ungkapan penasehatnya, Samuel Hutington tentang benturan antar peradaban (the clash of civilizations). Juga usulannya untuk menghadapi apa yang ia sebut dengan militan Islam dengan preemptive strike (serangan dini) dan defensive intervention (intervensi defensif). Obama ingin membawa pesan bahwa barat, khususnya Amerika tidak memusuhi Islam.

Obama, Israel dan Terorisme

Benarkah Obama datang dengan membawa kedamaian dan kasih sayang? Ada baiknya, kita melihat berbagai ungkapan yang pernah disampaikannya. Saat mengunjungi Afghanistan pada bulan Juli 2008 Obama menyatakan akan tetap menjalankan perang melawan terorisme. Melalui juru bicaranya, Humayun Hamidzada, ia mengatakan, “ Bahwa Mr Obama berkomitmen mendukung Afghanistan dan melanjutkan perang melawan terorisme”. Setelah menjadi presiden, Obama membuktikan janjinya. Peperangan di Afghanistan diperluas memasuki wilayah Pakistan, pengiriman pasukan tetap dilakukan bahkan ditambah. Begitu pula perang terhadap terorisme di berbagai negara lainnya, termasuk di Indonesia.

Sebelum menjadi presiden, pada bulan Pebruari 2007 Obama berjanji kepada Dewan Demokrasi Yahudi Nasional (The National Jewish Democratic Council-NJDC) sebagai bentuk dukungan penuh Amerika terhadap Israel. Obama mengatakan, “Jika saya menjadi presiden Amerika, maka negara ini harus bahu membahu dengan Israel. Mereka yang telah bekerja dengan saya di Chicago pada Dewan dan sekarang ada di Senat AS akan menyaksikan bahwa saya bukan Cuma omong besar. Saya akan melakukan apapun jika menyangkut keamanan Israel.” “Saya berjanji kepada Anda bahwa saya akan melakukan apapun yang saya bisa dalam kepasitas apapun untuk tidak hanya menjamin keamanan Israel tapi juga menjamin bahwa rakyat Israel bisa maju dan makmur dan mewujudkan banyak mimpi yang dibuat 60 tahun lalu.”

Dalam konferensi tahunan American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) yang merupakan tempat pertemuan tokoh politik dan bisnis pro Israel Pada bulan Juni 2008, Obama menegaskan dukungannya terhadap Israel, menempatkan Israel sebagai sekutu utama AS di Timur Tengah, seraya meminta AS meningkatkan bantuan militernya pada negara zionis tersebut. “Jerusalem harus tetap menjadi ibukota Israel dan harus tetap tak dibagi.”, ungkapnya.

Dalam kunjungan ke Israel bulan Juli 2008 Obama mengulang kembali dukungan penuhnya untuk Israel. Ia berkomitmen dalam menjaga keamanan Israel khususnya dari ancaman Iran. Obama memandang nuklir Iran sebagai ancaman dan Iran harus dicegah dalam kepemilikan senjata nuklir. Padahal bukan rahasia umum lagi Israel-lah yang memiliki ratusan senjata nuklir dan Israel pula yang menjadi sumber ancaman dunia khususnya di Timur Tengah.

Padangan Obama terhadap Palestina dan Hamas juga begitu jelas. Ia sama seperti pendahulunya Bush yang menyatakan Hamas sebagai teroris, walaupun secara sah terpilih oleh rakyat Palestina. Obama mengatakan; “Saya sudah mengatakan, mereka adalah organisasi teroris, yang tak boleh diajak negoisasi kecuali jika mereka mengakui Israel, meninggalkan kekerasan, dan kecuali mereka mau diam oleh perjanjian sebelumnya antara Palestina dan Israel.”

Setelah menjadi presiden, Obama tidak jauh dengan pendahulunya Bush. Dalam masalah Israel, Obama tidak memberikan respon atas berbagai pembantaian yang dilakukan Israel terhadap penduduk Palestina. Begitupula dalam masalah terorisme, Obama memastikan semua negara berirama dengan Amerika dalam memberantas terorisme.

Kunjungan dan Kesetiaan

Kunjungan Obama mengukuhkan kedekatannya dengan SBY. Sebagai super power yang mengatur dunia, Obama ingin memastikan bahwa SBY sebagai ‘mitra’ yang baik dan setia. Apalagi, menurutnya, Indonesia menjadi sarang ’militan Islam’ di Asia. Keberhasilan Indonesia dalam menumpas ’militan Islam’ menjadi isyarat ‘kesetiaan’ terhadap Obama. ’Militan Islam’ inilah yang menurutnya menjadi biang terjadinya terorisme global pasca runtuhnya WTC.

Kesetiaan ini dibuktikan SBY dengan keberhasilannya menumpas terorisme. Keberhasilan tersebut melebihi keberhasilan Obama dalam menumpas terorisme diberbagai tempat di dunia, termasuk di Irak dan Afghanistan. Di Irak pasukan Amerika perlahan-lahan berjatuhan, begitu pula yang terjadi di Afghanistan. Keberhasilan Indonesia dalam menumpas terorisme akan menjadi pilot project perang melawan terorisme global. Ditangkapnya Ust. Abu Bakar Ba’asyir yang dituduh sebagai dalang terorisme menjadi kado teristimewa atas kedatangan Obama. Ya Tuan SBY bisa melupakan hiruk pikuk bencana dengan kedatangan Tu(h)an Obama!. [muslimdaily.net]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslim Daily lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Lulusan Pesantren ini Mati Separo, Butuh Modal Usaha untuk Menafkahi Keluarga. Ayo Bantu!!

Lulusan Pesantren ini Mati Separo, Butuh Modal Usaha untuk Menafkahi Keluarga. Ayo Bantu!!

Meski fisiknya lumpuh, semangat juang Farhan sangat tinggi. Penghasilan membuat hiasan kaligrafi tak cukup untuk menafkahi 4 orang di rumahnya. Ia butuh modal usaha sekitar 16 juta untuk membuka...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Tumor Mata, Balita Nuraini Tutup Usia dengan Indah

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Tumor Mata, Balita Nuraini Tutup Usia dengan Indah

Setelah bertarung melawan tumor mata selama dua tahun lebih, balita Nuraini tutup usia di kampung halamannya, Brebes. Akhir hayatnya ditutup dengan istighfar dan takbir....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

IDC Salurkan Tiga Paket Kambing Aqiqah ke Nusakambangan

IDC Salurkan Tiga Paket Kambing Aqiqah ke Nusakambangan

Amanah aqiqah ananda Reza dan Zidane ditunaikan di penjara di Nusakambangan. Semoga ananda menjadi generasi yang sehat, cerdas, kuat, shalih, qurrota a'yun, dan mujahid yang istiqamah...

Aktivis Islam Yogyakarta Ditangkap, Sepeda Motornya Raib di Tangan Densus 88. Ayo Bantu!!

Aktivis Islam Yogyakarta Ditangkap, Sepeda Motornya Raib di Tangan Densus 88. Ayo Bantu!!

Abu Akhtar ditangkap Densus, sepeda motornya pun hilang. Untuk menafkahi balita kembarnya hanya mengandalkan penghasilan ayahnya, kuli batu bata dengan penghasilan yang pas-pasan....

Latest News
Yordania Siap Penuh untuk Bebaskan Sajida al-Rishawi yang Ditukar dengan Pilot yang Ditahan IS

Yordania Siap Penuh untuk Bebaskan Sajida al-Rishawi yang Ditukar dengan Pilot yang Ditahan IS

Siapa Tokoh Muslimah al-Rishawi Pelaku Bom Bunuh  Diri Dituntut Oleh ISIS Dibebaskan?

Siapa Tokoh Muslimah al-Rishawi Pelaku Bom Bunuh Diri Dituntut Oleh ISIS Dibebaskan?

Turuti Permintaan IS, Jepang dan Yordania sepakat Bebaskan Al-Rishawi untuk Ditukar Goto dan Muadz

Turuti Permintaan IS, Jepang dan Yordania sepakat Bebaskan Al-Rishawi untuk Ditukar Goto dan Muadz

IS Akan Tunjuk Ulama Salafi Jihadi Syaikh Ahmad Al-Assir Sebagai Amir Wilayah Libanon

IS Akan Tunjuk Ulama Salafi Jihadi Syaikh Ahmad Al-Assir Sebagai Amir Wilayah Libanon

Kumandang Adzan Ashar, Raja Baru Saudi Tinggalkan Penyambutan Obama untuk Shalat

Kumandang Adzan Ashar, Raja Baru Saudi Tinggalkan Penyambutan Obama untuk Shalat

Tim Sembilan : Jokowi Jangan Melantik  Komjen Pol Budi Gunawan

Tim Sembilan : Jokowi Jangan Melantik Komjen Pol Budi Gunawan

Anggota Wantimpres KH Hasyim Muzadi: Sekarang Sudah Menjurus Pada Penghancuran KPK

Anggota Wantimpres KH Hasyim Muzadi: Sekarang Sudah Menjurus Pada Penghancuran KPK

Astaghfirullah! Kepala Desa Budha Pekerjakan Paksa Muslimin Rohingya Tanpa Istirahat & Imbalan

Astaghfirullah! Kepala Desa Budha Pekerjakan Paksa Muslimin Rohingya Tanpa Istirahat & Imbalan

Trio Syuhada Bali Ternyata Puasa Setahun Sebelum Dieksekusi

Trio Syuhada Bali Ternyata Puasa Setahun Sebelum Dieksekusi

Wow! Ternyata Jokowi Tak Punya Akun Twitter atau Facebook

Wow! Ternyata Jokowi Tak Punya Akun Twitter atau Facebook

Mantan Pastor Norwegia Ini Habiskan Hampir 24 Miliar Uang Hasil Korupsi Untuk Kencan dengan Pelacur

Mantan Pastor Norwegia Ini Habiskan Hampir 24 Miliar Uang Hasil Korupsi Untuk Kencan dengan Pelacur

Voa-Islamic Parenting (37): Menjaga Kemesraan itu Antara Jujur Dan Bohong

Voa-Islamic Parenting (37): Menjaga Kemesraan itu Antara Jujur Dan Bohong

Harta Tak Berkurang Karena Disedekahkan

Harta Tak Berkurang Karena Disedekahkan

Nilai Strategis Kerajaan Saudi Bagi Amerika Serikat Untuk Menghancurkan Islam

Nilai Strategis Kerajaan Saudi Bagi Amerika Serikat Untuk Menghancurkan Islam

Solidaritas Islami, Aktivis Islam Grudug LP Cipinang Bela Mujahidin yang Dikeroyok Preman

Solidaritas Islami, Aktivis Islam Grudug LP Cipinang Bela Mujahidin yang Dikeroyok Preman

IS Ancam Bunuh Wartawan Jepang dan Pilot Yordania dalam 24 Jam Jika Sajida Al-Rhisawi Tak Dibebaskan

IS Ancam Bunuh Wartawan Jepang dan Pilot Yordania dalam 24 Jam Jika Sajida Al-Rhisawi Tak Dibebaskan

Pemimpin Cuba Fidel Castro : Setuju Cuba Meninggalkan Komunisme?

Pemimpin Cuba Fidel Castro : Setuju Cuba Meninggalkan Komunisme?

Spanyol : 10 Pastur Dihukum  Akibat Melakukan Pelecehan Seks dan Hancurnya Barat

Spanyol : 10 Pastur Dihukum Akibat Melakukan Pelecehan Seks dan Hancurnya Barat

Hati-Hati Jangan Seperti Abu Lahab

Hati-Hati Jangan Seperti Abu Lahab

Waspadalah, Ini 37 Tanda-tanda Jika Hati Anda Telah Terpaut dengan Dunia

Waspadalah, Ini 37 Tanda-tanda Jika Hati Anda Telah Terpaut dengan Dunia



Must Read!
X

Senin, 26/01/2015 17:00

Anak Bunuh Diri, Tanggung Jawab Siapa?