Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
Kemunculan Misterius Masjid Nikaragua

Berita Terkait

13.783 views

Kemunculan Misterius Masjid Nikaragua

MANAGUA, NIKARAGUA (Berita SuaraMedia) – Dengan hanya 300 Muslim di seluruh Nikaragua, kemunculan sebuah Masjid baru yang sangat besar secara tiba-tiba mengundang misteri bagi penduduk sekitar, seperti, siapa yang membiayai pembangunannya?

Rumor di Managua itu dengan cepat mengarah ke pemerintah Iran. Presidennya, Mahmoud Ahmadinejad, seorang Muslim, dan pemimpin Nikaragua, Daniel Ortega, seorang Katolik, memiliki kesamaan ikatan revolusioner. Pada tahun 2007 dan 2008, pemerintahan Ahmadinejad menjanjikan akan memberikan investasi hingga satu miliar dolar pada negara berpenduduk 5.7 juta jiwa ini.

Perbincangan geopolitik seputar Masjid berkubah emas, yang dibuka pada bulan September setelah satu tahun pembangunan ini, masih berlanjut. "Apakah Iran yang membiayai? Itu pertanyaan yang dilontarkan oleh semua orang," ujar Ismat Khatib, pengacara dan pengusaha Nikaragua keturunan Palestina. Salah seorang diplomat yang bertugas di Managua meyakini bahwa Iran telah memberikan subsidi.

Namun Khatib, yang merupakan bendahara Asosiasi Budaya Islam Nikaragua, bersikukuh bahwa pemerintah Iran samasekali tidak memberikan kontribusi sepeser pun. Bahkan, ia mengatakan bahwa satu-satunya yang mereka janjikan untuk disumbangkan adalah sebuah karpet besar khusus untuk ruang sholat, itupun belum dikirimkan.

"Ini adalah cerita yang sebenarnya," ujar Khatib. "Misterinya berakhir dengan ini."

Spekulasi juga beredar seputar siapa yang menunaikan sholat di Masjid itu atau siapa yang menjadi imam untuk sholat lima waktu.

"Semuanya anggota Taliban," ejek William Martinez, tukang cukur rambut berusia 24 tahun dari salon Le Moustace yang terletak di seberang jalan. Natalie Melendez, seorang kasir di tempat persewaan video Veo Veo di ujung jalan, memberikan penjelasan yang berbeda, "Ada dua jenis orang yang menggunakan Masjid itu," asumsinya. "Orang Arab dan orang Iran."

Kaum Muslim, terutama dari Palestina, telah beremigrasi ke Nikaragua selama puluhan tahun dan membangun sejumlah usaha di sana, terutama di bidang perdagangan kain. Namun, karena jumlah mereka yang sedikit, agama mereka tetap terasa asing bagi sebagian besar penduduk Nikaragua yang umumnya beragama Katolik Evangelis. Banyak dari mereka yang menyebut semua kaum Muslim atau orang Timur Tengah sebagai orang Turki, dan tampak tidak tahu apa-apa tentang agama orang-orang tersebut.

Dalam sebuah wawancara, Fahmi M. Hassan, seorang pedagang kain keturunan Palestina dan presiden asosiasi budaya Islam, berusaha menghapus mitos seputar Masjid baru tersebut, yang ia katakan menghabiskan biaya USD 600.000 untuk membangunnya.

Hassan menepis rumor tentang Iran yang mendanai Masjid tersebut. Ia mengatakan bahwa donatur utama Masjid adalah seorang pengusaha kelahiran Palestina yang tinggal di Honduras. Setelah melihat betapa kecilnya Masjid yang mereka miliki, pria itu menawarkan bantuan finansial untuk sebuah tempat ibadah baru di atas tanah yang dibeli warga Muslim setempat beberapa tahun lalu. "Ia memberikan dana sekitar USD 350.000 dan sisanya ditutup oleh komunitas Muslim Nikaragua," ujar Hassan.

Ia mengidentifikasi donatur itu sebagai Yusuf Amdani. Ketika dihubungi melalui telepon, Amdani,  pimpinan eksekutif perusahaan tekstil dan konstruksi Grupo Karim yang berbasis di Honduras dan Meksiko, mengatakan, "Tidak ada yang misterius tentang Masjid itu."

Ia mengkonfirmasi pernyataan Hassan, mengatakan bahwa perusahaannya, yang  juga membiayai satu-satunya Masjid di Honduras, bersedia mendanai tempat ibadah Managua yang baru. Namun ia tidak membiayai perluasan rencana dari Masjid itu, seperti sekolah dan apartemen untuk imam Masjid. Ia mengatakan bahwa keluarganyalah yang membiayai perluasan rencana itu. (rin/wsj) www.suaramedia.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Suara Media lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

Untuk meningkatkan pelayanan dakwah dan infaq, IDC merubah nomor layanan ummat. Semoga komunikasi Admin IDC dengan para donatur, relasi dan klien IDC tidak tersendat...

Latest News
Lindsay Lohan dan Hikmah dari Rumor tentang Keislamannya

Lindsay Lohan dan Hikmah dari Rumor tentang Keislamannya

Rabu, 18 Jan 2017 23:50

Kriminalisasi Terhadap Ulama adalah Pelecehan Terhadap Islam

Kriminalisasi Terhadap Ulama adalah Pelecehan Terhadap Islam

Rabu, 18 Jan 2017 23:00

37 Milisi Pro-Pemerintah Mali Tewas dalam Serangan Bom Jibaku di Kamp Militer di Gao

37 Milisi Pro-Pemerintah Mali Tewas dalam Serangan Bom Jibaku di Kamp Militer di Gao

Rabu, 18 Jan 2017 21:30

Dokter Pakistan yang Bantu AS Temukan Syaikh Usamah Tidak Akan Dibebaskan dari Penjara

Dokter Pakistan yang Bantu AS Temukan Syaikh Usamah Tidak Akan Dibebaskan dari Penjara

Rabu, 18 Jan 2017 20:35

Framing Anti-Ahok Sebagai Intoleran, MUI: Media Lakukan Kekerasan Verbal

Framing Anti-Ahok Sebagai Intoleran, MUI: Media Lakukan Kekerasan Verbal

Rabu, 18 Jan 2017 19:37

Din Syamsuddin: Umat Islam Selalu Dipojokkan, Berbahaya Bagi Ketahanan Nasional

Din Syamsuddin: Umat Islam Selalu Dipojokkan, Berbahaya Bagi Ketahanan Nasional

Rabu, 18 Jan 2017 18:23

Soal Isu Hoax, Rocky Gerung: Rezim Sedang Panik

Soal Isu Hoax, Rocky Gerung: Rezim Sedang Panik

Rabu, 18 Jan 2017 17:49

Anggota DPR: Lima Kali Pergantian Presiden, Fatwa MUI Tidak Pernah Dipersoalkan Pemerintah

Anggota DPR: Lima Kali Pergantian Presiden, Fatwa MUI Tidak Pernah Dipersoalkan Pemerintah

Rabu, 18 Jan 2017 16:32

Dalam Sehari Pejuang Oposisi dan Islamic State (IS) Tewaskan 5 Jenderal Assad di 2 Front Terpisah

Dalam Sehari Pejuang Oposisi dan Islamic State (IS) Tewaskan 5 Jenderal Assad di 2 Front Terpisah

Rabu, 18 Jan 2017 16:15

Habib Rizieq: Ada Gerakan Siluman untuk Kriminalisasi Petinggi GNPF-MUI

Habib Rizieq: Ada Gerakan Siluman untuk Kriminalisasi Petinggi GNPF-MUI

Rabu, 18 Jan 2017 15:40

Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Rabu, 18 Jan 2017 15:00

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Rabu, 18 Jan 2017 14:14

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Rabu, 18 Jan 2017 13:13

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Rabu, 18 Jan 2017 12:31

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Rabu, 18 Jan 2017 12:11

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Rabu, 18 Jan 2017 10:11

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Rabu, 18 Jan 2017 08:42

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Rabu, 18 Jan 2017 08:11

Sebut Fatwa MUI Potensi Picu Gangguan Keamanan, Kapolri Dinilai Tak Paham Sejarah MUI

Sebut Fatwa MUI Potensi Picu Gangguan Keamanan, Kapolri Dinilai Tak Paham Sejarah MUI

Rabu, 18 Jan 2017 06:26

Mengapa Wapres JK Himbau Pesantren untuk Toleransi?

Mengapa Wapres JK Himbau Pesantren untuk Toleransi?

Rabu, 18 Jan 2017 06:11


Must Read!
X