Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
28.101 views

Bahaya Beramal Shalih Untuk Mencari Dunia

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalwat dan salam teruntuk Rasulullah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Beramal shalih dengan harapan untuk mendapatkan dunia termasuk salah satu bahaya besar yang bisa mengancam keimanan seorang hamba. Yakni seseorang beramal shalih semata-mata supaya mendapatkan harta melimpah, pekerjaan mapan, jabatan tinggi, dan semisalnya. Tidak terbersit dalam hatinya harapan kehidupan akhirat. Ia lalai dan lupa kepada kenikmatan Jannatun Na’im. Padahal ini adalah salah satu bentuk kesyirikan yang bisa menghilangkan kesempurnaan tauhid dan menghapuskan amal-amal shalihnya. Ini lebih berbahaya daripada riya'. Karena kalau riya', seseorang berharap pujian orang dalam satu amal dan tidak tiak pada amal yang lain sehingga munculnya jarang-jarang; tidak terus menerus. Berbeda dengan orang yang niatnya memang untuk dunia atau disebut materialistik, seluruh amal dan perbuatannya didominasi harapan untuk kebaikan dan kesejahteraan dunianya semata.

Lebih jelasnya, jika seseorang beramal shalih dengan memperlihatkannya kepada manusia agar mereka memuji, menyanjung, dan memuliakannya maka ini adalah riya’. Ini juga termasuk bentuk iradatud dunia (menghendaki dunia dalam amal shalihnya). Karena ia berbuat di hadapan manusia agar mendapat penghormatan, pujian dan sanjungan.

Adapun orang yang menginginkan dunia dari amal shalihnya maka ia mengerjakan amal shalih bukan untuk mencari pujian manusia tetapi ia menarget hasil duniawi. Contohnya: orang yang menggantikan haji (menghajikan) orang lain untuk mendapat bayaran, berjihad untuk mendapat ghanimah, adzan supaya mendapat gaji, dan semisalnya.

Terdapat beberapa nash syar’i yang menerangkan nasib orang yang beramal shalih hanya untuk mendapat dunia, di antaranya:

Firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala,

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لَا يُبْخَسُونَ  أُولَئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي الْآَخِرَةِ إِلَّا النَّارُ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوا فِيهَا وَبَاطِلٌ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan?” (QS. Huud: 15-16)

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُ فِيهَا مَا نَشَاءُ لِمَنْ نُرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُ جَهَنَّمَ يَصْلَاهَا مَذْمُومًا مَدْحُورًا

Barang siapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka Jahanam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir.” (QS. Al-Isra': 18)

فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا وَمَا لَهُ فِي الْآَخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ

Maka di antara manusia ada orang yang berdoa: "Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia", dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat.” (QS. Al-Baqarah: 200)

Dari Abi Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:

مَنْ تعلَّم عِلماً مِمَّا يُبتَغى به وجهُ الله ، لا يتعلَّمُه إلاَّ ليُصيبَ بهِ عَرَضاً من الدُّنيا ، لم يَجِدْ عَرْفَ الجنَّة يومَ القيامَةِ

Barang siapa yang menuntut ilmu yang seharusnya untuk mengharapkan wajah Allah Ta’ala, akan tetapi dia tidak mencari ilmu kecuali untuk mendapatkan bagian dari kekayaan dunia maka dia tidak akan mendapatkan wanginya surga pada hari kiamat kelak.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah)

Dari Ka’ab bin Malik Radhiyallahu 'Anhu, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:

مَنْ طَلَبَ الْعِلْمَ لِيُجَارِيَ بِهِ الْعُلَمَاءَ أَوْ لِيُمَارِيَ بِهِ السُّفَهَاءَ أَوْ يَصْرِفَ بِهِ وُجُوهَ النَّاسِ إِلَيْهِ أَدْخَلَهُ اللَّهُ النَّارَ

Siapa yang menuntut ilmu untuk menyaingi (mendebat) para ulama atau untuk menyombongkan diri di hadapan orang-orang bodoh, atau suapaya orang-orang mendatanginya maka Allah akan memasukkannya ke dalam neraka.” (HR. Al-Tirmidzi)

Dari Jabir Radhiyallahu 'Anhu yang marfu’ kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam,

لَا تَعَلَّمُوا الْعِلْمَ لِتُبَاهُوا بِهِ الْعُلَمَاءَ وَلَا لِتُمَارُوا بِهِ السُّفَهَاءَ وَلَا تَخَيَّرُوا بِهِ الْمَجَالِسَ فَمَنْ فَعَلَ ذَلِكَ فَالنَّارُ النَّارُ

Janganlah kalian mempelajari ilmu untuk menyaingi (mendebat) dengan ulama, menyombongkan diri di hadapan orang jahil, dan jangan pula untuk menjadi majelis pilihan. Siapa yang melakukan hal itu maka neraka baginya, neraka baginya.” (HR. Ibnu Majah)

Ibnu Mas’ud berkata: “Janganlah kalian menuntut ilmu untuk tiga hal: untuk menghinakan orang-orang bodoh, untuk mendebat para ulama, atau untuk menarik orang-orang kepada kalian. Carilah apa yang ada di sisi Allah dengan perkataan dan perbuatan kalian, Karena ia akan kekal sedangkan selainnya akan lenyap.” (Disebutkan Oleh Ibnu Abdil Barr dalam Jami’ al-‘Ilmi wa Fadhlih: 1/176)

Sebaliknya, Allah menjamin kebahagiaan bagi orang yang beramal hanya untuk Allah Subhanahu Wa Ta'ala semata. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

مَنْ كانتِ الدُّنيا همَّه فرّق الله عليه أمره ، وجَعَلَ فقرَه بين عينيه ، ولم يأتِهِ من الدُّنيا إلا ما كُتِبَ له، ومَنْ كَانَتِ الآخرةُ نيَّته جمَعَ الله له أمرَه ، وجعل غِناه في قلبِه، وأتته الدُّنيا وهي راغمةٌ

Barang siapa yang menjadikan dunia sebagai puncak niatannya, niscaya Allah akan mencerai-beraikan urusannya dan menjadikan kefakiran menghantui dirinya, sedangkan dunia tidak akan datang kepadanya melainkan sekedar apa yang telah ditetapkan. Dan barangsiapa yang menjadikan akhirat itu niatnya, niscaya Allah menghimpunkan segala urusannya serta menciptakan rasa cukup dalam hatinya sementara dunia datang tunduk kepadanya dalam keadaan hina." (HR. Ahmad dan Ibnu Majah dari hadits Zaid bin Tsabit)

Macam-macam Amal untuk Dunia

Beramal untuk dunia ada beragam bentuk. Imam Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullah pernah menyebutkan 4 macam bentuk yang dinukil dari ulama salaf, yaitu:

Pertama, amal shalih yang biasanya dikerjakan orang untuk mengharapkan pahala dari Allah seperti shadaqah, shalat, membantu yang lain, menolong orang yang dizalimi dan amal-amal lainnya yang biasa dikerjakan atau ditinggalkan orang karena Allah semata, namun dia tidak berharap pahala akhirat, harapannya hanya agar Allah menjaga hartanya, memperbanyaknya, atau agar menjaga istri dan keluarganya. Dia tidak berharap agar dimasukkan ke surga dan dijauhkan dari neraka. Orang seperti ini akan mendapatkan balasan di dunianya sementara di akhirat tidak memperoleh apa-apa kecuali siksa. Demikian yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas Radliyallah 'Anhuma.

Kedua, melakukan amal shalih dengan harapan agar dilihat dan dipuji orang, tidak berharap balasan di akhirat. Ini lebih berbahaya dan lebih besar dosanya daripada yang pertama. Hal ini diriwayatkan dari Imam Mujahid rahimahullah.

Ketiga, beramal shalih dengan harapan dapat harta, seperti orang yang menjadi badal haji dengan harapan dapat bayaran, dia tidak berharap ridha Allah dan negeri akhirat. Contoh lainnya, orang yang berhijrah agar dapat dunia, berjihad agar dapat ghanimah, belajar agama agar dapat ijazah dan penghormatan tanpa harapan mendapat ridha Allah, atau belajar Al-Qur'an dan rajin berjamaah karena tugasnya sebagai pengurus masjid. Sementara harapan atas pahala akhirat tidak ada dalam dirinya.

Keempat, melaksanakan ketaatan dengan ikhlas untuk Allah semata, Dzat yang tidak memiliki sekutu, tapi dia melakukan sesuatu yang menjadikannya kufur dan keluar dari Islam. Seperti orang yang melakukan salah satu dari pembatal keislaman. Hal itu sebagaimana yang diriwayatkan dari Anas Radliyallah 'Anhu.

Penutup

Di tengah kehidupan modern dan materialis seperti zaman kita ini, semuanya diukur dengan duit. Status sosial pun diukur dengan hitungan materi melimpah. Akhiranya hidup kaya raya dengan harta melimpah, jabatan tinggi, rumah megah, dan mobil berkelas menjadi tujuan hidup. Apa saja diusahakan untuk memperolehnya. Sampai-sampai ibadah dan ketaatan untuk dengan janji akhirat diselewangkan tujuannya hanya untuk mendapat dunia. Prinsip hidup semacam ini akan menghantarkan manusia kepada kesengsaraan dan kerugian di akhirat. Predikat ‘muslim’ yang disandangkan tidak berguna saat ia berjumpa dengan Allah Ta’ala. Karena dia telah menyekutukan Allah Subhanahu Wa Ta'ala dengan materi dunia. Seharusnya Allah menjadi tujuan hidup-Nya, tapi ia ganti dengan dunia. Wallahu Ta’ala A’lam. (PurWD/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Aqidah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Kamis, 02 Apr 2020 23:59

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negri?

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negri?

Kamis, 02 Apr 2020 23:50

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Kamis, 02 Apr 2020 23:28

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Kamis, 02 Apr 2020 23:27

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Kamis, 02 Apr 2020 23:00

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Kamis, 02 Apr 2020 22:26

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Kamis, 02 Apr 2020 22:19

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Kamis, 02 Apr 2020 22:17

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Kamis, 02 Apr 2020 21:45

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

Kamis, 02 Apr 2020 21:15

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Kamis, 02 Apr 2020 20:59

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Kamis, 02 Apr 2020 20:48

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kamis, 02 Apr 2020 20:38

Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Kamis, 02 Apr 2020 20:30

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Kamis, 02 Apr 2020 20:00

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Kamis, 02 Apr 2020 18:51

Update 2 April 2020 Infografik Covid-19: 1790 Positif, 112 Sembuh, 170 Meninggal

Update 2 April 2020 Infografik Covid-19: 1790 Positif, 112 Sembuh, 170 Meninggal

Kamis, 02 Apr 2020 18:40

Interupsi Paripurna DPR, Mardani Minta Warteg, Ojol, Sopir, hingga Asongan Didahulukan Bantuan

Interupsi Paripurna DPR, Mardani Minta Warteg, Ojol, Sopir, hingga Asongan Didahulukan Bantuan

Kamis, 02 Apr 2020 18:08

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Gelar Ujian Komprehensif Daring

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Gelar Ujian Komprehensif Daring

Kamis, 02 Apr 2020 17:44

Pasukan Israel Curi Bantuan Makanan dan Medis untuk Warga Palestina Terdampak Wabah Virus Corona

Pasukan Israel Curi Bantuan Makanan dan Medis untuk Warga Palestina Terdampak Wabah Virus Corona

Kamis, 02 Apr 2020 16:35


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X