Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS

Mengapa Kristen Koptik Lari ke Amerika Serikat?

Washington (voa-islam.com) Mereka sudah tidak lagi merasa nyaman lagi hidup di negeri Spinx. Mereka terus diliputi perasaan cemas. Masa depan mereka menjadi tanda tanya besar. Kelompok Kristen Koptik Mesir, berbondong-bondong meninggalkan Mesir menuju Amerika Serikat.

Tak cukup jaminan dari pemerintahan baru atas mereka. Mereka tetap diliputi kecemasan. Ketika tampil pemerintahan yang didominasi kelompok Muslim, yang ingin menegakkan syariah Islam. Di benak mereka sudah melekat dan terpateri dalam, ketika Muslim berkuasa, pasti akan menzalimi mereka. Persepsi itu ditanamkan sejak mereka lahir oleh para pendeta mereka.

Islam digambarkan sebagai agama barbar, yang sangat tidak toleran, penuh dengan kekejian, dan tidak akan melindungi mereka yang menjadi pengikut agama lain, diluar Islam. Persis seperti film "Innocence of Muslim", yang dibuat bersama antara orang Israel dengan Koptik yang tinggal di Amerika. Di mana menggambarkan Nabi shallahu alaihi wassalam secara keji. Karena itu, pilihan mereka hengkang dari Mesir ke Amerika Serikat.

Amerika Serikat telah menjadi rumah mereka yang baru, dan merasa nyaman, hidup bersama dengan orang-orang Eropa. Seperti tergambar dari wajah pengikut Gereja Koptik Ortodoks yang menetap dilingkungan Queens Pastor Michael Sorial, yang mengatakan kehidupan berubah sesudah berada di Amerika Serikat. Keluarganya yang menganut  Kristen Ortodok di Mesir, sekarang bercampur dengan penduduk Latino.

Banyak warga Koptik yang hengkang dari Mesir, sejak berlangsungnya revolusi, Januari lalu. Mereka banyak melarikan diri dari negeri Paraoh itu, dan  mencari tempat yang lebih aman bagi keluarga mereka. Pastor Sorial St Mary dan Gereja St Antonios,  melihat jumlah orang-orang Koptik Mesir, yang berimigrasi ke Amerika Serikat mencapai dua kali lipat sejak revolusi. Gereja  menambah layanan dan memperluas program-program komunitas mereka.

Pastor itu duduk di kapel sambil mengatakan, "Setiap bulan pra-revolusi kita memiliki dua sampai tiga keluarga yang datang per-bulan. Dan kami pikir itu adalah jumlah yang signifikan. Pasca-revolusi angka baru bertambah  menggelembung dan kita melihat angka-angka yang mungkin  terus bertambah.. setiap minggu. "

Secara demografi orang-orang Koptik yang telah berimigrasi terus bertambah setiap tahunnya. Mereka datang bergelombang yang meninggalkan Mesir untuk pergi ke Amerika Serikat,jumlahnya sekarang diperkirakan mencapai 1.000.000 jiwa. Ini merupakan jumlah yang sangat signifikan.

Orang-orang Koptik sebenarnya, mereka hidup di Mesir selalu mendapatkan proteksi dari rezim-rezim militer. Tidak pernah mereka terganggu. Karena para penguasa yang menjadi simbol diktatorisme itu, tak lain, kroni para penguasa Barat, dan selalu memberikan perlindungan dan keistimewaan terhadap orang-orang Koptik. Mereka selalu mendapatkan perhatian yang lebih, dibandingkan dengan Muslim di negeri itu.

Maka, ketika berlangsung pemilihan presiden di Mesir, orang-orang Koptik, bersatu padu mendukung Marsekal Ahmed Shafiq, yang merupakan kroni dari rezim Mubarak. Di zaman Mubarak, seorang tokoh Koptik diangkat menjad Menteri Luar Negeri, Boutros-Boutros Ghali, dan kemudian menjadi Sekjen PBB. Tidak ada disikriminasi yang dilakukan oleh penguasa Muslim di Mesir, karena mereka menjadi kroni Barat, yang tak  lain rezim Kristen yang sangat anti Islam.

Di Amerika Serikat, Pastor Sorial menghabiskan masa mudanya di negara bagian Texas. Orang tuanya adalah  gelombang pertama yang berimigrasi ke Amerika Serikat, di  awal 1960-an. Mereka berbondong-bondong ke Amerika Serikat, dan menetap di berbagai negara bagian. Pastor Sorial menyebutnya sebagai "Gelombang Pelopor" yang melarikan diri dari Mesir, karena alasan keamanan.

Ketika pemerintah Amerika Serikat melonggarkan persyaratan visa sejak 1990-an, gelombang orang-orang Koptik yang melarikan diri ke Amerika Serikat, semakin besar lagi jumlah. Sebagian besar mereka bukan masalah keamanan, tetapi alasan ekonomi. Mereka ingin hidup yang lebih mapan dibidang ekonomi, sesudah mereka meninggalkan Mesir.

"Kecenderungan baru yang kita temukan  mereka sangat berpendidikan dan sangat aman secara finansial. Tetapi, mereka tetap keluar dari Mesir. Mungkin mereka hanya ingin melindungi investasi mereka, keamanan dan keselamatan keluarga mereka.. Dengan ketidakstabilan dan ketidakpastian masa depan Mesir, kemudian mereka lebih memilih pergi ke luar Mesir", katanya.

Amir Moroks tiba beberapa bulan yang lalu. Dia seorang pengusaha dan khawatir terhadap kehidupan di Kairo. "Ekonom ber
dampak besar, dan menjadi  fokus semua orang Koptik yang berpikir ulang tentang masa depan mereka," katanya sambil berjalan menyusuri jalan samping gereja.

Monique El-Faizy, seorang Koptik yang tinggal di Manhattan. Monique menulis sebuah buku tentang Koptik, dan di mana menjadi tren orang-orang Kristen Koptik melarikan diri dari  Mesir akan terus berlanjut, tulisnya.

"Mereka merasa seolah-olah telah terjadi peningkatan kekerasan sektarian, yang tak terbantahkan sejak revolusi. Jumlah pembakaran gereja dan insiden sektarian telah meningkat.. Tidak hanya itu, mereka khawatir bahwa dalam Islamisasi Mesir, tidak akan ada ruang bagi mereka, "kata El-Faizy.

Pastor Sorial mengatakan akan selalu ada tempat bagi mereka di gerejanya. Tapi dia khawatir tentang apa yang akan terjadi dengan komunitas Kristen Koptik Mesir, yang menyebabkan mereka terus pergi, tujturnya.

Orang-orang Koptik di Mesir selama kekuasaan Eropa di negeri Spinx itu, mereka selalu mendapatkan keistimewaan (privelege), tanpa batas, dan menjadi kelas atas, yang menjajah kaum pribumi yang mayoritas Muslim di negeri itu. Mereka tak pernah menunjukkan belas kasihan mereka terhadap Muslim, yang sangat marginal. Tetapi, situasi berubah, dan kemudian penjajah Eropa tidak lagi berkuasa. Mereka kemudian menjadi sangat terkejut ketika semua berubah.

Presiden Mursi sudah menjamin kepada orang-orang Koptik, dan memberikan perlindungan kepada mereka. Tetapi, mereka tetap tak yakin akan janji itu. Mursi sudah pergi ke Sinai, dan memberikan perlindungan kepada orang-orang Koptik di Sinai, tetapi mereka tidak yakin atas janji itu. Lalu, apa lagi yang harus dilakukan pemerintah?

Seperti mereka lupa, bahwa orang-orang Koptik pernah menjadi bagian penjajah Eropa, dan memperlakukan orang-orang Muslim,yang hidup di Mesir dengan sangat keras. Orang-orang Koptik di era modern, ikut berkomplot dengan Zionis-Israel, dan melawan Muslim di negeri Paraoh itu. Sekarang, ketika terjadi perubahan mereka merasa tidak aman. af/h

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri

Menerima Pendaftaran Mahasantri Baru (Putra-Putri) Tahun Ajaran 2014/2015. Mencetak kader penerus ulama berstandar Hafidzul Quran yang berjiwa dai dan mujahid serta berakhlaq mulia.
http://www.voa-islam.com/ads/baitulquranwonogiri/

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang !
http://www.digitalhuda.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Rumah Dijual di Solo, Cluster Minimalis

Jual rumah minimalis dengan konsep mini-cluster (hanya 9 unit saja). Lokasi di Kartasura, Sukoharjo. Lt 80 m2, Lb 60 m2, SHM. Lokasi Strategis, khusus MUSLIM. Telp/SMS/WA: 081320582868
http://rumahmurahsolo.wordpress.com/

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anak Mujahid Mantan Penginjil Harus Operasi Usus Buntu, Butuh Dana 11 Juta. Ayo Bantu!!

Anak Mujahid Mantan Penginjil Harus Operasi Usus Buntu, Butuh Dana 11 Juta. Ayo Bantu!!

Perjalanan rohani Hidayatullah Ong Liong Ju dari penginjil Kristen menjadi aktivis Islam sungguh terjal. Kini ia mendapat ujian dengan musibah penyakit anaknya yang harus dioperasi...

IDC Akan Gelar Pelatihan Nasional Kedokteran Islami untuk Para Istri Mujahidin. Ayo Bantu!!

IDC Akan Gelar Pelatihan Nasional Kedokteran Islami untuk Para Istri Mujahidin. Ayo Bantu!!

Kerasnya ujian hidup tak melemahkan mental para istri mujahidin untuk mandiri dan berdakwah. IDC akan membekali mereka dengan skill Thibbun Nabawi, perlu dana Rp 35 Juta....

Balita Zulfa si Anak Mujahid Sudah Mulai Membaik, Tagihan Mencapai Rp 22 Juta

Balita Zulfa si Anak Mujahid Sudah Mulai Membaik, Tagihan Mencapai Rp 22 Juta

Setelah dirawat inap selama sepuluh hari, kondisi Zulfa sudah membaik. Tagihan yang sudah mencapai Rp 22 juta akan terus meroket, karena belum bisa dipastikan kapan diizinkan pulang....

Pengumuman: Perubahan PIN BBM IDC (Infaq Dakwah Center) yang Baru adalah 2AF8061E

Pengumuman: Perubahan PIN BBM IDC (Infaq Dakwah Center) yang Baru adalah 2AF8061E

Sehubungan dengan upgrade HP Blackberry admin Infaq Dakwah Center, maka dengan ini kami umumkan bahwa PIN BBM IDC yang baru adalah: 2AF8061E...

Ayahnya Diuji Penjara Thaghut, Balita Zulfa Kritis Akibat Infeksi Paru-paru. Ayo Bantu!!!

Ayahnya Diuji Penjara Thaghut, Balita Zulfa Kritis Akibat Infeksi Paru-paru. Ayo Bantu!!!

Saat sang abi menghadapi ujian penjara thaghut karena jihad fisabilillah, balita Zulfa Khanza Sabitah menghadapi ujian tak kalah hebatnya. Ia berjuang melawan masa kritis di rumah sakit....

Latest News




Must Read!
X