Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
15.333 views

Mengapa Kristen Koptik Lari ke Amerika Serikat?

Washington (voa-islam.com) Mereka sudah tidak lagi merasa nyaman lagi hidup di negeri Spinx. Mereka terus diliputi perasaan cemas. Masa depan mereka menjadi tanda tanya besar. Kelompok Kristen Koptik Mesir, berbondong-bondong meninggalkan Mesir menuju Amerika Serikat.

Tak cukup jaminan dari pemerintahan baru atas mereka. Mereka tetap diliputi kecemasan. Ketika tampil pemerintahan yang didominasi kelompok Muslim, yang ingin menegakkan syariah Islam. Di benak mereka sudah melekat dan terpateri dalam, ketika Muslim berkuasa, pasti akan menzalimi mereka. Persepsi itu ditanamkan sejak mereka lahir oleh para pendeta mereka.

Islam digambarkan sebagai agama barbar, yang sangat tidak toleran, penuh dengan kekejian, dan tidak akan melindungi mereka yang menjadi pengikut agama lain, diluar Islam. Persis seperti film "Innocence of Muslim", yang dibuat bersama antara orang Israel dengan Koptik yang tinggal di Amerika. Di mana menggambarkan Nabi shallahu alaihi wassalam secara keji. Karena itu, pilihan mereka hengkang dari Mesir ke Amerika Serikat.

Amerika Serikat telah menjadi rumah mereka yang baru, dan merasa nyaman, hidup bersama dengan orang-orang Eropa. Seperti tergambar dari wajah pengikut Gereja Koptik Ortodoks yang menetap dilingkungan Queens Pastor Michael Sorial, yang mengatakan kehidupan berubah sesudah berada di Amerika Serikat. Keluarganya yang menganut  Kristen Ortodok di Mesir, sekarang bercampur dengan penduduk Latino.

Banyak warga Koptik yang hengkang dari Mesir, sejak berlangsungnya revolusi, Januari lalu. Mereka banyak melarikan diri dari negeri Paraoh itu, dan  mencari tempat yang lebih aman bagi keluarga mereka. Pastor Sorial St Mary dan Gereja St Antonios,  melihat jumlah orang-orang Koptik Mesir, yang berimigrasi ke Amerika Serikat mencapai dua kali lipat sejak revolusi. Gereja  menambah layanan dan memperluas program-program komunitas mereka.

Pastor itu duduk di kapel sambil mengatakan, "Setiap bulan pra-revolusi kita memiliki dua sampai tiga keluarga yang datang per-bulan. Dan kami pikir itu adalah jumlah yang signifikan. Pasca-revolusi angka baru bertambah  menggelembung dan kita melihat angka-angka yang mungkin  terus bertambah.. setiap minggu. "

Secara demografi orang-orang Koptik yang telah berimigrasi terus bertambah setiap tahunnya. Mereka datang bergelombang yang meninggalkan Mesir untuk pergi ke Amerika Serikat,jumlahnya sekarang diperkirakan mencapai 1.000.000 jiwa. Ini merupakan jumlah yang sangat signifikan.

Orang-orang Koptik sebenarnya, mereka hidup di Mesir selalu mendapatkan proteksi dari rezim-rezim militer. Tidak pernah mereka terganggu. Karena para penguasa yang menjadi simbol diktatorisme itu, tak lain, kroni para penguasa Barat, dan selalu memberikan perlindungan dan keistimewaan terhadap orang-orang Koptik. Mereka selalu mendapatkan perhatian yang lebih, dibandingkan dengan Muslim di negeri itu.

Maka, ketika berlangsung pemilihan presiden di Mesir, orang-orang Koptik, bersatu padu mendukung Marsekal Ahmed Shafiq, yang merupakan kroni dari rezim Mubarak. Di zaman Mubarak, seorang tokoh Koptik diangkat menjad Menteri Luar Negeri, Boutros-Boutros Ghali, dan kemudian menjadi Sekjen PBB. Tidak ada disikriminasi yang dilakukan oleh penguasa Muslim di Mesir, karena mereka menjadi kroni Barat, yang tak  lain rezim Kristen yang sangat anti Islam.

Di Amerika Serikat, Pastor Sorial menghabiskan masa mudanya di negara bagian Texas. Orang tuanya adalah  gelombang pertama yang berimigrasi ke Amerika Serikat, di  awal 1960-an. Mereka berbondong-bondong ke Amerika Serikat, dan menetap di berbagai negara bagian. Pastor Sorial menyebutnya sebagai "Gelombang Pelopor" yang melarikan diri dari Mesir, karena alasan keamanan.

Ketika pemerintah Amerika Serikat melonggarkan persyaratan visa sejak 1990-an, gelombang orang-orang Koptik yang melarikan diri ke Amerika Serikat, semakin besar lagi jumlah. Sebagian besar mereka bukan masalah keamanan, tetapi alasan ekonomi. Mereka ingin hidup yang lebih mapan dibidang ekonomi, sesudah mereka meninggalkan Mesir.

"Kecenderungan baru yang kita temukan  mereka sangat berpendidikan dan sangat aman secara finansial. Tetapi, mereka tetap keluar dari Mesir. Mungkin mereka hanya ingin melindungi investasi mereka, keamanan dan keselamatan keluarga mereka.. Dengan ketidakstabilan dan ketidakpastian masa depan Mesir, kemudian mereka lebih memilih pergi ke luar Mesir", katanya.

Amir Moroks tiba beberapa bulan yang lalu. Dia seorang pengusaha dan khawatir terhadap kehidupan di Kairo. "Ekonom ber
dampak besar, dan menjadi  fokus semua orang Koptik yang berpikir ulang tentang masa depan mereka," katanya sambil berjalan menyusuri jalan samping gereja.

Monique El-Faizy, seorang Koptik yang tinggal di Manhattan. Monique menulis sebuah buku tentang Koptik, dan di mana menjadi tren orang-orang Kristen Koptik melarikan diri dari  Mesir akan terus berlanjut, tulisnya.

"Mereka merasa seolah-olah telah terjadi peningkatan kekerasan sektarian, yang tak terbantahkan sejak revolusi. Jumlah pembakaran gereja dan insiden sektarian telah meningkat.. Tidak hanya itu, mereka khawatir bahwa dalam Islamisasi Mesir, tidak akan ada ruang bagi mereka, "kata El-Faizy.

Pastor Sorial mengatakan akan selalu ada tempat bagi mereka di gerejanya. Tapi dia khawatir tentang apa yang akan terjadi dengan komunitas Kristen Koptik Mesir, yang menyebabkan mereka terus pergi, tujturnya.

Orang-orang Koptik di Mesir selama kekuasaan Eropa di negeri Spinx itu, mereka selalu mendapatkan keistimewaan (privelege), tanpa batas, dan menjadi kelas atas, yang menjajah kaum pribumi yang mayoritas Muslim di negeri itu. Mereka tak pernah menunjukkan belas kasihan mereka terhadap Muslim, yang sangat marginal. Tetapi, situasi berubah, dan kemudian penjajah Eropa tidak lagi berkuasa. Mereka kemudian menjadi sangat terkejut ketika semua berubah.

Presiden Mursi sudah menjamin kepada orang-orang Koptik, dan memberikan perlindungan kepada mereka. Tetapi, mereka tetap tak yakin akan janji itu. Mursi sudah pergi ke Sinai, dan memberikan perlindungan kepada orang-orang Koptik di Sinai, tetapi mereka tidak yakin atas janji itu. Lalu, apa lagi yang harus dilakukan pemerintah?

Seperti mereka lupa, bahwa orang-orang Koptik pernah menjadi bagian penjajah Eropa, dan memperlakukan orang-orang Muslim,yang hidup di Mesir dengan sangat keras. Orang-orang Koptik di era modern, ikut berkomplot dengan Zionis-Israel, dan melawan Muslim di negeri Paraoh itu. Sekarang, ketika terjadi perubahan mereka merasa tidak aman. af/h

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Ditangani Relawan IDC, Preman Pelabuhan Bertaubat Sebelum Ajalnya. Ayo Bantu Anak Yatimnya!!

Ditangani Relawan IDC, Preman Pelabuhan Bertaubat Sebelum Ajalnya. Ayo Bantu Anak Yatimnya!!

Preman Leo menghabiskan hidupnya dalam kerasnya kehidupan dan gelapnya kehidupan malam. Dengan dakwah Relawan IDC, ia bertaubat dan banyak beristigfar menjelang ajal, meninggalkan dua anak yatim....

IDC Bantu Persalinan Anak Mujahid Asir, Ayo Bantu Program Solidaritas Keluarga Mujahidin

IDC Bantu Persalinan Anak Mujahid Asir, Ayo Bantu Program Solidaritas Keluarga Mujahidin

IDC salurkan bantuan Rp 3.500.000 untuk biaya persalinan bayi Mujahid Asir (terpenjara). Mari bantu pendidikan, kesejahteraan dan kebutuhan darurat keluarga mujahidin....

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Menjelang tahun ajaran baru 2016-2017, IDC menerima order 56 juta rupiah untuk masuk sekolah dan pesantren, jadi tanggungjawab kaum muslimin....

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Terlahir dengan penyakit gangguan fungsi empedu, kondisi balita Anindya Mujahidah sangat memprihatinkan: perut membesar, mata dan tubuhnya menguning. Ia harus menjalani transplantasi hati...

Latest News
Ada yang Ancam agar Demo Tersangkakan Ahok Dihentikan, dari Istana?

Ada yang Ancam agar Demo Tersangkakan Ahok Dihentikan, dari Istana?

Rabu, 25 May 2016 09:33

Belanda Akan Lucuti Kewarganegaraan Ganda Warganya yang Bergabung dengan Kelompok Jihad

Belanda Akan Lucuti Kewarganegaraan Ganda Warganya yang Bergabung dengan Kelompok Jihad

Rabu, 25 May 2016 08:00

PKI Bangkit, DDII Jabar: Sejak Reformasi Mereka Jadi Anggota Dewan & Lakukan Konsolidasi

PKI Bangkit, DDII Jabar: Sejak Reformasi Mereka Jadi Anggota Dewan & Lakukan Konsolidasi

Rabu, 25 May 2016 05:18

Ketua MUI Solo: PKI Bangkit, Umat Islam Jangan Tidur

Ketua MUI Solo: PKI Bangkit, Umat Islam Jangan Tidur

Rabu, 25 May 2016 04:35

Hukuman Kebiri Bagi Pemerkosa Tidak Ada dalam Syariat Islam

Hukuman Kebiri Bagi Pemerkosa Tidak Ada dalam Syariat Islam

Rabu, 25 May 2016 03:46

GARDAH: Gerakan Islam dan TNI Harus Satukan Kekuatan dalam Menumpas Komunis Gaya Baru

GARDAH: Gerakan Islam dan TNI Harus Satukan Kekuatan dalam Menumpas Komunis Gaya Baru

Rabu, 25 May 2016 01:02

Arogansi PLN, Semena-mena Putus Listrik Pelanggan

Arogansi PLN, Semena-mena Putus Listrik Pelanggan

Selasa, 24 May 2016 23:36

Kesalahan Alkitab dalam Ilmu Cahaya

Kesalahan Alkitab dalam Ilmu Cahaya

Selasa, 24 May 2016 23:11

Peduli Muslim Aleppo, Mahasiswa & Ormas Islam Yogyakarta Gelar Aksi Penggalangan Dana

Peduli Muslim Aleppo, Mahasiswa & Ormas Islam Yogyakarta Gelar Aksi Penggalangan Dana

Selasa, 24 May 2016 22:27

Kivlan Zein:  Kalau Pemerintah Sampai Laksanakan Rekomendasi Simposium 65, Kita akan Perang

Kivlan Zein: Kalau Pemerintah Sampai Laksanakan Rekomendasi Simposium 65, Kita akan Perang

Selasa, 24 May 2016 22:19

Az Zikra Depok akan Kembangkan Metode Menghafal Al-Quran ala Mesir

Az Zikra Depok akan Kembangkan Metode Menghafal Al-Quran ala Mesir

Selasa, 24 May 2016 20:44

LAZIS Dewan Dakwah Bantu Korban Erupsi Sinabung

LAZIS Dewan Dakwah Bantu Korban Erupsi Sinabung

Selasa, 24 May 2016 20:35

Minat? Atase Agama Arab Saudi Beri Tunjangan Dai yang Ingin Berdakwah di Pelosok Selama Ramadhan

Minat? Atase Agama Arab Saudi Beri Tunjangan Dai yang Ingin Berdakwah di Pelosok Selama Ramadhan

Selasa, 24 May 2016 19:35

Siasat Bodoh: Gunakan Utang Bangun Negara, Kini Nilai Rupiah Anjlok

Siasat Bodoh: Gunakan Utang Bangun Negara, Kini Nilai Rupiah Anjlok

Selasa, 24 May 2016 19:21

Az Zikra Depok Wisuda 38 Penghafal Al-Quran

Az Zikra Depok Wisuda 38 Penghafal Al-Quran

Selasa, 24 May 2016 19:07

Faksi Oposisi Kembali Gagalkan Serangan Rezim Assad di Desa Kilz dan Ain Issa Latakia

Faksi Oposisi Kembali Gagalkan Serangan Rezim Assad di Desa Kilz dan Ain Issa Latakia

Selasa, 24 May 2016 19:00

Ini Kesaksian Korban tentang Kekejaman PKI Tahun 1965 di Kanigoro Kediri

Ini Kesaksian Korban tentang Kekejaman PKI Tahun 1965 di Kanigoro Kediri

Selasa, 24 May 2016 18:38

Jumlah Korban Tewas Serangan Bom di Kota-kota Benteng Assad Meningkat jadi 154 Orang

Jumlah Korban Tewas Serangan Bom di Kota-kota Benteng Assad Meningkat jadi 154 Orang

Selasa, 24 May 2016 18:00

Benarkah Nama Ahok Sebetulnya Sudah Ada di Meja Pimpinan KPK sebagai Tersangka?

Benarkah Nama Ahok Sebetulnya Sudah Ada di Meja Pimpinan KPK sebagai Tersangka?

Selasa, 24 May 2016 17:21

18 Tahun Reformasi Gagal, Selanjutnya Kemana Arah Perjuangan Mahasiswa?

18 Tahun Reformasi Gagal, Selanjutnya Kemana Arah Perjuangan Mahasiswa?

Selasa, 24 May 2016 17:10


Must Read!
X