Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
16.217 views

Mengapa Kristen Koptik Lari ke Amerika Serikat?

Washington (voa-islam.com) Mereka sudah tidak lagi merasa nyaman lagi hidup di negeri Spinx. Mereka terus diliputi perasaan cemas. Masa depan mereka menjadi tanda tanya besar. Kelompok Kristen Koptik Mesir, berbondong-bondong meninggalkan Mesir menuju Amerika Serikat.

Tak cukup jaminan dari pemerintahan baru atas mereka. Mereka tetap diliputi kecemasan. Ketika tampil pemerintahan yang didominasi kelompok Muslim, yang ingin menegakkan syariah Islam. Di benak mereka sudah melekat dan terpateri dalam, ketika Muslim berkuasa, pasti akan menzalimi mereka. Persepsi itu ditanamkan sejak mereka lahir oleh para pendeta mereka.

Islam digambarkan sebagai agama barbar, yang sangat tidak toleran, penuh dengan kekejian, dan tidak akan melindungi mereka yang menjadi pengikut agama lain, diluar Islam. Persis seperti film "Innocence of Muslim", yang dibuat bersama antara orang Israel dengan Koptik yang tinggal di Amerika. Di mana menggambarkan Nabi shallahu alaihi wassalam secara keji. Karena itu, pilihan mereka hengkang dari Mesir ke Amerika Serikat.

Amerika Serikat telah menjadi rumah mereka yang baru, dan merasa nyaman, hidup bersama dengan orang-orang Eropa. Seperti tergambar dari wajah pengikut Gereja Koptik Ortodoks yang menetap dilingkungan Queens Pastor Michael Sorial, yang mengatakan kehidupan berubah sesudah berada di Amerika Serikat. Keluarganya yang menganut  Kristen Ortodok di Mesir, sekarang bercampur dengan penduduk Latino.

Banyak warga Koptik yang hengkang dari Mesir, sejak berlangsungnya revolusi, Januari lalu. Mereka banyak melarikan diri dari negeri Paraoh itu, dan  mencari tempat yang lebih aman bagi keluarga mereka. Pastor Sorial St Mary dan Gereja St Antonios,  melihat jumlah orang-orang Koptik Mesir, yang berimigrasi ke Amerika Serikat mencapai dua kali lipat sejak revolusi. Gereja  menambah layanan dan memperluas program-program komunitas mereka.

Pastor itu duduk di kapel sambil mengatakan, "Setiap bulan pra-revolusi kita memiliki dua sampai tiga keluarga yang datang per-bulan. Dan kami pikir itu adalah jumlah yang signifikan. Pasca-revolusi angka baru bertambah  menggelembung dan kita melihat angka-angka yang mungkin  terus bertambah.. setiap minggu. "

Secara demografi orang-orang Koptik yang telah berimigrasi terus bertambah setiap tahunnya. Mereka datang bergelombang yang meninggalkan Mesir untuk pergi ke Amerika Serikat,jumlahnya sekarang diperkirakan mencapai 1.000.000 jiwa. Ini merupakan jumlah yang sangat signifikan.

Orang-orang Koptik sebenarnya, mereka hidup di Mesir selalu mendapatkan proteksi dari rezim-rezim militer. Tidak pernah mereka terganggu. Karena para penguasa yang menjadi simbol diktatorisme itu, tak lain, kroni para penguasa Barat, dan selalu memberikan perlindungan dan keistimewaan terhadap orang-orang Koptik. Mereka selalu mendapatkan perhatian yang lebih, dibandingkan dengan Muslim di negeri itu.

Maka, ketika berlangsung pemilihan presiden di Mesir, orang-orang Koptik, bersatu padu mendukung Marsekal Ahmed Shafiq, yang merupakan kroni dari rezim Mubarak. Di zaman Mubarak, seorang tokoh Koptik diangkat menjad Menteri Luar Negeri, Boutros-Boutros Ghali, dan kemudian menjadi Sekjen PBB. Tidak ada disikriminasi yang dilakukan oleh penguasa Muslim di Mesir, karena mereka menjadi kroni Barat, yang tak  lain rezim Kristen yang sangat anti Islam.

Di Amerika Serikat, Pastor Sorial menghabiskan masa mudanya di negara bagian Texas. Orang tuanya adalah  gelombang pertama yang berimigrasi ke Amerika Serikat, di  awal 1960-an. Mereka berbondong-bondong ke Amerika Serikat, dan menetap di berbagai negara bagian. Pastor Sorial menyebutnya sebagai "Gelombang Pelopor" yang melarikan diri dari Mesir, karena alasan keamanan.

Ketika pemerintah Amerika Serikat melonggarkan persyaratan visa sejak 1990-an, gelombang orang-orang Koptik yang melarikan diri ke Amerika Serikat, semakin besar lagi jumlah. Sebagian besar mereka bukan masalah keamanan, tetapi alasan ekonomi. Mereka ingin hidup yang lebih mapan dibidang ekonomi, sesudah mereka meninggalkan Mesir.

"Kecenderungan baru yang kita temukan  mereka sangat berpendidikan dan sangat aman secara finansial. Tetapi, mereka tetap keluar dari Mesir. Mungkin mereka hanya ingin melindungi investasi mereka, keamanan dan keselamatan keluarga mereka.. Dengan ketidakstabilan dan ketidakpastian masa depan Mesir, kemudian mereka lebih memilih pergi ke luar Mesir", katanya.

Amir Moroks tiba beberapa bulan yang lalu. Dia seorang pengusaha dan khawatir terhadap kehidupan di Kairo. "Ekonom ber
dampak besar, dan menjadi  fokus semua orang Koptik yang berpikir ulang tentang masa depan mereka," katanya sambil berjalan menyusuri jalan samping gereja.

Monique El-Faizy, seorang Koptik yang tinggal di Manhattan. Monique menulis sebuah buku tentang Koptik, dan di mana menjadi tren orang-orang Kristen Koptik melarikan diri dari  Mesir akan terus berlanjut, tulisnya.

"Mereka merasa seolah-olah telah terjadi peningkatan kekerasan sektarian, yang tak terbantahkan sejak revolusi. Jumlah pembakaran gereja dan insiden sektarian telah meningkat.. Tidak hanya itu, mereka khawatir bahwa dalam Islamisasi Mesir, tidak akan ada ruang bagi mereka, "kata El-Faizy.

Pastor Sorial mengatakan akan selalu ada tempat bagi mereka di gerejanya. Tapi dia khawatir tentang apa yang akan terjadi dengan komunitas Kristen Koptik Mesir, yang menyebabkan mereka terus pergi, tujturnya.

Orang-orang Koptik di Mesir selama kekuasaan Eropa di negeri Spinx itu, mereka selalu mendapatkan keistimewaan (privelege), tanpa batas, dan menjadi kelas atas, yang menjajah kaum pribumi yang mayoritas Muslim di negeri itu. Mereka tak pernah menunjukkan belas kasihan mereka terhadap Muslim, yang sangat marginal. Tetapi, situasi berubah, dan kemudian penjajah Eropa tidak lagi berkuasa. Mereka kemudian menjadi sangat terkejut ketika semua berubah.

Presiden Mursi sudah menjamin kepada orang-orang Koptik, dan memberikan perlindungan kepada mereka. Tetapi, mereka tetap tak yakin akan janji itu. Mursi sudah pergi ke Sinai, dan memberikan perlindungan kepada orang-orang Koptik di Sinai, tetapi mereka tidak yakin atas janji itu. Lalu, apa lagi yang harus dilakukan pemerintah?

Seperti mereka lupa, bahwa orang-orang Koptik pernah menjadi bagian penjajah Eropa, dan memperlakukan orang-orang Muslim,yang hidup di Mesir dengan sangat keras. Orang-orang Koptik di era modern, ikut berkomplot dengan Zionis-Israel, dan melawan Muslim di negeri Paraoh itu. Sekarang, ketika terjadi perubahan mereka merasa tidak aman. af/h

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

Untuk meningkatkan pelayanan dakwah dan infaq, IDC merubah nomor layanan ummat. Semoga komunikasi Admin IDC dengan para donatur, relasi dan klien IDC tidak tersendat...

Latest News
Lindsay Lohan dan Hikmah dari Rumor tentang Keislamannya

Lindsay Lohan dan Hikmah dari Rumor tentang Keislamannya

Rabu, 18 Jan 2017 23:50

Kriminalisasi Terhadap Ulama adalah Pelecehan Terhadap Islam

Kriminalisasi Terhadap Ulama adalah Pelecehan Terhadap Islam

Rabu, 18 Jan 2017 23:00

37 Milisi Pro-Pemerintah Mali Tewas dalam Serangan Bom Jibaku di Kamp Militer di Gao

37 Milisi Pro-Pemerintah Mali Tewas dalam Serangan Bom Jibaku di Kamp Militer di Gao

Rabu, 18 Jan 2017 21:30

Dokter Pakistan yang Bantu AS Temukan Syaikh Usamah Tidak Akan Dibebaskan dari Penjara

Dokter Pakistan yang Bantu AS Temukan Syaikh Usamah Tidak Akan Dibebaskan dari Penjara

Rabu, 18 Jan 2017 20:35

Framing Anti-Ahok Sebagai Intoleran, MUI: Media Lakukan Kekerasan Verbal

Framing Anti-Ahok Sebagai Intoleran, MUI: Media Lakukan Kekerasan Verbal

Rabu, 18 Jan 2017 19:37

Din Syamsuddin: Umat Islam Selalu Dipojokkan, Berbahaya Bagi Ketahanan Nasional

Din Syamsuddin: Umat Islam Selalu Dipojokkan, Berbahaya Bagi Ketahanan Nasional

Rabu, 18 Jan 2017 18:23

Soal Isu Hoax, Rocky Gerung: Rezim Sedang Panik

Soal Isu Hoax, Rocky Gerung: Rezim Sedang Panik

Rabu, 18 Jan 2017 17:49

Anggota DPR: Lima Kali Pergantian Presiden, Fatwa MUI Tidak Pernah Dipersoalkan Pemerintah

Anggota DPR: Lima Kali Pergantian Presiden, Fatwa MUI Tidak Pernah Dipersoalkan Pemerintah

Rabu, 18 Jan 2017 16:32

Dalam Sehari Pejuang Oposisi dan Islamic State (IS) Tewaskan 5 Jenderal Assad di 2 Front Terpisah

Dalam Sehari Pejuang Oposisi dan Islamic State (IS) Tewaskan 5 Jenderal Assad di 2 Front Terpisah

Rabu, 18 Jan 2017 16:15

Habib Rizieq: Ada Gerakan Siluman untuk Kriminalisasi Petinggi GNPF-MUI

Habib Rizieq: Ada Gerakan Siluman untuk Kriminalisasi Petinggi GNPF-MUI

Rabu, 18 Jan 2017 15:40

Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Rabu, 18 Jan 2017 15:00

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Rabu, 18 Jan 2017 14:14

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Rabu, 18 Jan 2017 13:13

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Rabu, 18 Jan 2017 12:31

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Rabu, 18 Jan 2017 12:11

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Rabu, 18 Jan 2017 10:11

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Rabu, 18 Jan 2017 08:42

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Rabu, 18 Jan 2017 08:11

Sebut Fatwa MUI Potensi Picu Gangguan Keamanan, Kapolri Dinilai Tak Paham Sejarah MUI

Sebut Fatwa MUI Potensi Picu Gangguan Keamanan, Kapolri Dinilai Tak Paham Sejarah MUI

Rabu, 18 Jan 2017 06:26

Mengapa Wapres JK Himbau Pesantren untuk Toleransi?

Mengapa Wapres JK Himbau Pesantren untuk Toleransi?

Rabu, 18 Jan 2017 06:11


Must Read!
X