Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
645.674 views

Paus Benediktus Mundur Bukan Karena Masuk Islam, Tapi Skandal Seksual

VOA-ISLAM.COM - Dunia terhentak, tiba-tiba Paus Benediktus XVI mengumumkan pengunduran diri dari takhta tertinggi Katolik Roma, secara resmi pada akhir bulan lalu (28/2/2013). Paus ke-265 ini memutuskan untuk meletakkan jabatan yang sudah diemban sejak 2005, dengan alasan usia sudah uzur. Di usianya yang mencapai 85 tahun, ia merasa sudah tidak mampu lagi menjalankan tugas yang dipercayakan kepadanya.

Banyak pihak meragukan faktor usia sebagai alasan meletakkan jabatannya, karena selama ini biasanya Paus baru berhenti dari jabatannya jika sudah meninggal. Berbagai spekulasi pun muncul dari ancaman, intimidasi, skandal, hingga kepindahan agama.

Uniknya, di kalangan aktivis Islam beredar pesan singkat dan artikel di jejaring sosial yang menyatakan bahwa Paus mengundurkan diri karena telah masuk Islam di Istambul Turki, setelah membaca Injil Barnabas di sana. Berita di blog-blog gratisan pun beredar dengan judul bombastis “Paus Benediktus Ke-IX Masuk Islam.” Berita yang diperkuat dengan foto Paus bersedekap seperti shalat di masjid pun beredar luas. Sampai-sampai Jum’at lalu khatib Jum’atan meyakinkan jamaah mengenai keislaman Paus.

Melihat rekam jejaknya, rumor keislaman Paus ini tidak perlu dibesar-besarkan, apalagi untuk melupakan dosa-dosa Paus terhadap Islam. Karena ketika menjabat sebagai Paus, ia sangat hobi menghujat Islam.

Salah satu pernyataan yang mengguncang dunia adalah pidato dalam kuliah umum bertema bertema “Korelasi Iman, Logika dan Dialog Antaragama” di Universitas Regensburg, Jerman (12/9/2006). Paus terang-terangan menghujat Islam dan Nabi Muhammad SAW dengan mengutip pernyataan Kaisar Byzantium Manuel II Paleologus (Kaisar Kristen Ortodoks):

“Tunjukkan kepadaku apa kabar baru yang dibawa Muhammad, dan kalian akan menjumpai hal-hal yang tidak manusiawi, sebagaimana perintahnya menyebarkan dengan pedang agama yang dipeluknya.”

...Hanya orang kurang akal saja yang menganggap orang berdiri bersalib dan bersedekap dengan posisi tangan kiri di atas tangan kanan sebagai orang shalat...

Melihat reaksi yang luar biasa, empat hari kemudian Paus menyesal tapi tidak mau meralat dan meminta maaf terhadap umat Islam. Ia hanya mengaku tidak berniat menghina Islam. Sampai rumor keislaman Paus ini mencuat, belum pernah dia mengakui kesalahannya apalagi meminta maaf.

Sangat disayangkan bila umat Islam mudah menelan berita yang tidak jelas sumbernya. Menurut pengamatan penulis, berita ini murni palsu (hoax) yang dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

Pertama, cerita bahwa Paus masuk Islam setelah membaca Injil Barnabas di Turki juga sangat menggelikan. Karena Injil Barnabas sudah beredar luas di seluruh dunia dan diterjemahkana ke berbagai bahasa. Di Indonesia saja Injil yang tidak dijamin keasliannya ini beredar di kaki lima. Jika ingin membaca Injil Barnabas, Paus tidak perlu susah payah ke Turki, karena Vatikan memiliki perpustakaan yang sangat lengkap. Bahkan dengan beberapa kali klik Paus bisa membaca ebook Injil Barnabas di internet.

Kedua, foto Paus sedang shalat itu tidak benar. Perhatikan fotonya, Paus masih berkalung salib kebesarannya. Sedekapnya pun bukan posisi shalat, karena ia meletakkan tangan kiri di atas tangan kanan. Wajah orang-orang di sekelilingnya pun tidak menunjukkan sedang shalat berjamaah, karena pandangannya ke mana-mana, tidak ke satu qiblat.

Ketiga, foto yang dijadikan dalih Paus shalat setelah masuk Islam di Turki itu adalah foto Paus ketika berkunjung ke Masjid Sultan Ahmad atau Masjid Biru (Blue Mosque) Istambul didampingi Mufti Turki Syaikh Musthafa Kakaraji (Cagrici) pada 30 November 2006. Kunjungan ini ditengarai sebagai upaya meredam amarah umat Islam seluruh dunia terkait pernyataan-pernyataan Paus yang mendiskreditkan Islam pada bulan September sebelumnya.

Dalam kunjungan tersebut, Mufti Turki menjelaskan tentang tatacara shalat dalam ajaran Islam. Paus mendengarkan penjelasan sambil mendekapkan tangannya seperti orang bersedekap shalat. Foto pose bersedekap itu dimanfaatkan oleh kaum pembohong untuk membuat hoax bahwa paus masuk islam dan shalat di masjid.

Menurut surat kabar Asharqul Awsath, Jumat (1/12/2006), Paus sempat terkagum-kagum mendengar kapasitas masjid yang bisa menampung sampai 8.000 jamaah, terutama pada saat shalat Jumat dan Tarawih di bulan Ramadhan. “Delapan ribu orang, banyak sekali,” kata Paus.

Dalam video dokumentasi CBS News bertajuk "Pope Visits Blue Mosque" yang berdurasi 2,09 menit, nampak jelas bahwa dalam acara itu Paus hanya berdiri mendengarkan penjelasan sang mufti. Paus hanya bersedekap sambil berdiri, tidak melakukan takbir, rukuk, i’tidal, sujud, iftirasy maupun salam selayaknya orang shalat.

...Rumor keislaman Paus ini tidak perlu dibesar-besarkan. Karena ketika menjabat sebagai Paus, ia sangat hobi menghujat Islam...

Hanya orang kurang akal saja yang menganggap orang berdiri bersalib dan bersedekap dengan posisi tangan kiri di atas tangan kanan sebagai orang shalat.

PAUS MUNDUR TERSANDUNG SKANDAL SEKSUAL

Teka-teki pengunduran diri pria yang sudah 8 tahun menjadi Paus itu dijawab oleh La Repubblica pada Kamis (14/2/2013). Koran harian Italia ini mengungkapkan alasan lain yang sangat kontroversial, yaitu kasus skandal seksual yang di gereja Katolik.

Diungkap blak-blakan bahwa paus bernama asli Joseph Aloisius Ratzinger itu mengundurkan diri setelah tim investigasi internal melaporkan adanya praktik skandal di Vatikan yang disebut-sebut sebagai “VatiLeaks.”

Vatileaks terungkap pada Januari 2012 ketika serangkaian dokumen internal bocor ke media Italia. Setelah kejadian tersebut, Wartawan Italia, Gianluigi Nuzzi memicu perhatian publik dengan sebuah buku berjudul “His Holiness: Pope’s Benedicts XVI’s Private Papers,” yang ludes terjual dalam semalam. Buku ini membongkar intrik dan skandal di Vatikan, dengan dukungan bukti-bukti dokumen dan surat-surat rahasia yang ditujukan dan juga berasal dari Paus serta sekretaris pribadinya. Salah satunya menyebutkan bahwa orang-orang Katolik tajir dengan mudah bisa berbicara empat mata dengan Paus Benediktus jika membayar sekitar Rp 124 juta kepada Bertone.

Buku ini membuat Georg Gaenswein, sekretaris pribadi Paus Benediktus, yakin Gabriele adalah pencuri dokumen rahasia itu. Sebab hanya dia dan Gabriele yang boleh masuk ke ruang pribadi Paus. Pada Mei 2012, otoritas Vatikan menangkap Paolo Gabriele, pelayan Paus karena dicurigai berada di balik kebocoran dokumen tersebut. Dia terancam 18 bulan penjara, namun kemudian dia diampuni.

Pada Juni 2012, muncul berita di media Italia yang menghubungkan Vatikan dengan kepala mafia Sisilia. Laporan tersebut muncul setelah Kepala Bank Vatikan, Ettore Gotti Tedeschi dipecat di tengah klaim perebutan kekuasaan dan korupsi di Vatikan. Dia diduga melakukan pencucian uang untuk mafia.

Sejak mencuatnya dugaan VatiLeaks tahun lalu, Paus membentuk tim investigasi yang terdiri dari tiga kardinal yakni Kardinal Spanyol Julián Herranz, Kardinal Slovakia Jozef Tomko serta Kardinal Salvatore De Giorgi, bekas Uskup Agung Palermo. Mereka diminta menyelidiki sejumlah tuduhan seperti penyelewengan keuangan, kronisme, dan korupsi di Vatikan.

Pada 17 Desember lalu, tiga kardinal menyerahkan dua bundel berkas kepada Benediktus. Hasil penyelidikan yang dituangkan dalam berkas setebal masing-masing 300 halaman itu mengungkap sejumlah peta kejahatan di dalam tubuh Vatikan yang melanggar Sepuluh Perintah Allah (the Ten Commandments), terutama nomor enam mengenai perzinahan dan nomor tujuh tentang pencurian.

“Pada hari itulah, dengan berkas-berkas di mejanya, Benediktus XVI mengambil keputusan yang telah begitu lama dia renungkan,” tulis La Repubblica.

Menurut penuturan seorang sumber yang dekat dengan ketiga kardinal, tim penyidik telah menemukan sebuah jaringan gay bawah tanah yang anggotanya merupakan sejumlah pejabat Vatikan dan warga non-Vatikan. Kegiatan mereka berlangsung di beberapa tempat di Roma dan Vatikan. Akibatnya, para pelaku menjadi rentan terhadap pemerasan.

Laporan ihwal jaring homoseksual dalam tubuh Tahta Suci Vatikan bukanlah yang pertama ditulis La Repubblica. Pada 2010, harian ini melaporkan seorang anggota paduan suara Vatikan dipaksa mundur karena menyewa pelacur pria. Beberapa bulan kemudian, sebuah majalah mingguan Italia merekam seorang pastur yang mengunjungi klub gay dan berhubungan seksual dengan sesama jenis.

Pada 2011 lalu, korban pelecehan seksual menuduh Paus dan beberapa pejabat Takhta Suci Vatikan lainnya telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan. Selain itu, para pemimpin gereja Katolik juga dituduh telah memelihara praktik pelecehan seksual, namun merahasiakan hal itu.

Awal Ferbuari lalu, seorang pejabat tinggi Vatikan, Kardinal William Levada, terbukti terlibat dalam merahasiakan kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak.

Nampaknya, berita koran lokal Italia itu ada benarnya. Selang dua hari setelah mengumumkan pengunduran dirinya, Paus mengeluarkan komentar soal maraknya kasus kejahatan seksual di lingkungan Katolik. Saat memimpin misa terakhirnya di Vatikan, Rabu (13/2/2013), Paus mendesak umat Kristen  agar mengakhiri kemunafikan religius di gereja Katolik.

Mundurnya Paus Benediktus XVI ini mengingatkan dengan para paus pendahulunya yang meletakkan jabatannya karena skandal seksual. Dalam daftar Paus yang mencoreng nama gereja Katolik, tercatat nama Paus Benediktus IX yang bernama asli Theophylactus dari Tusculum. Ia mengundurkan diri pada usia 30 tahun. Di bawah kepemimpinannya kepausan diselimuti berbagai  kasus skandal gereja seperti pemerkosaan, pembunuhan, dan lainnya.

Dalam buku Dark History of the Popes: Vice Murder and Corruption in the Vatican (Sejarah Gelap Para Paus: Kejahatan, Pembunuhan, dan Korupsi di Vatikan), halaman 9, Brenda Ralph Lewis menyebut Benediktus IX sebagai rohaniawan iblis. Tanpa tedeng aling-aling ia menjulukinya sebagai “salah satu paus abad kesebelas yang paling hebat berskandal, yang dideskripsikan sebagai seorang yang keji, curang, buruk dan digambarkan sebagai ‘iblis dari neraka yang menyamar sebagai pendeta.”

Nama lainnya yang juga mundur karena skandal adalah Paus Gregory VI. Paus yang bernama asli Johannes Gratianus ini hanya menjabat selama tujuh bulan karena dipaksa mundur oleh sejumlah Uskup terkait munculnya skandal suap.

Paus yang tak kalah mesumnya adalah Paus Sylvester III. Paus ini paling singkat memimpin jabatan kepausan, hanya 22 hari pada 1045. Kepemimpinannya dihentikan karena kasus pelecehan dan pembunuhan. Dia diasingkan dan meninggal dalam pengasingan. Dia pun termasuk dalam daftar Paus mencoreng nama gereja di masanya. Banyak kekacauan timbul dengan latar belakang agama sebab dia. [a.ahmad hizbullah mag/si]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Christology lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Usai shalat asar dalam perjalanan pulang, pria ini dituduh mencuri ampli mushalla. Tanpa pembuktian dan pengadilan, ia dianiaya, dikepruk, ditelanjangi dan dibakar hingga tewas....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim putra Makassar ini mendapatkan beasiswa program S1 di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, tapi terkendala biaya transport. Ayahnya sudah wafat, ibunya seorang guru ngaji....

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Anak mujahid ini tergolek di rumah sakit, sementara sang ayah sedang menjalani ujian penjara akibat amaliah jihad bersama Kafilah Mujahidin Aceh beberapa tahun silam. ...

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Dalam usia dua tahun sudah menderita komplikasi lahir batin. Lahir tanpa belaian sang ayah, ia mengidap penyakit jantung, pengecilan otak, gangguan pernafasan dan paru-paru. Ia sudah dioperasi...

Latest News
Tentara Libanon Lancarkan Serangan terhadap Pejuang Islamic State di Perbatasan Suriah

Tentara Libanon Lancarkan Serangan terhadap Pejuang Islamic State di Perbatasan Suriah

Sabtu, 19 Aug 2017 22:08

8 Orang Terluka dalam Serangan Penusukan di Kota Surgut Rusia

8 Orang Terluka dalam Serangan Penusukan di Kota Surgut Rusia

Sabtu, 19 Aug 2017 20:52

Inilah Kemuliaan Muslim jika Memimpin Negeri dengan Al-Qur'an: Umat Lain Dijaga dan Dilindungi

Inilah Kemuliaan Muslim jika Memimpin Negeri dengan Al-Qur'an: Umat Lain Dijaga dan Dilindungi

Sabtu, 19 Aug 2017 20:25

Tokoh dan Mayoritas Muslim yang Perjuangkan Indonesia Merdeka, Tidak Benar Ingkari UUD-Pancasila

Tokoh dan Mayoritas Muslim yang Perjuangkan Indonesia Merdeka, Tidak Benar Ingkari UUD-Pancasila

Sabtu, 19 Aug 2017 19:25

Kemerdekaan hingga Kasus Ahok: Allah sedang Lakukan Tarbiyah ke Umat Islam Indonesia

Kemerdekaan hingga Kasus Ahok: Allah sedang Lakukan Tarbiyah ke Umat Islam Indonesia

Sabtu, 19 Aug 2017 18:25

Disambut Positif: Tuduh FPI Tidak Bhineka segera Periksa ke Ahli Kejiwaan

Disambut Positif: Tuduh FPI Tidak Bhineka segera Periksa ke Ahli Kejiwaan

Sabtu, 19 Aug 2017 17:25

Benarkah Tahun 2015 Indonesia 'Pecah' Dikeroyok Gerakan Iluminati?

Benarkah Tahun 2015 Indonesia 'Pecah' Dikeroyok Gerakan Iluminati?

Sabtu, 19 Aug 2017 16:29

Ka'ban: Musuh dalam Selimut, Waspada dan Lawan Komunis

Ka'ban: Musuh dalam Selimut, Waspada dan Lawan Komunis

Sabtu, 19 Aug 2017 16:25

Djarot Ancam Cabut BPJS Pedagang Hewan Kurban di Trotoar, Tokoh: Segitunya Arogansi Pejabat

Djarot Ancam Cabut BPJS Pedagang Hewan Kurban di Trotoar, Tokoh: Segitunya Arogansi Pejabat

Sabtu, 19 Aug 2017 15:25

Alfian Tanjung Diperlakukan Beda dengan Ahok & Nazaruddin, Ustad Tengku: Kayak Kecap

Alfian Tanjung Diperlakukan Beda dengan Ahok & Nazaruddin, Ustad Tengku: Kayak Kecap

Sabtu, 19 Aug 2017 14:25

Polisi Spanyol Sebut Pelaku Serangan di Barcelona Kemungkinan Masih Dalam Pelarian

Polisi Spanyol Sebut Pelaku Serangan di Barcelona Kemungkinan Masih Dalam Pelarian

Sabtu, 19 Aug 2017 12:17

Agar Hewan Kurban Tetap Halal Setelah Disembelih

Agar Hewan Kurban Tetap Halal Setelah Disembelih

Sabtu, 19 Aug 2017 12:08

Kerjasama dengan McAfee, Keamanan Transaksi dan Privasi Mitra Paytren Semakin Terjamin

Kerjasama dengan McAfee, Keamanan Transaksi dan Privasi Mitra Paytren Semakin Terjamin

Sabtu, 19 Aug 2017 12:04

Komnas HAM Kecam Kekerasan pada Panitia Simposium Nasional Kebangsaan

Komnas HAM Kecam Kekerasan pada Panitia Simposium Nasional Kebangsaan

Sabtu, 19 Aug 2017 12:00

Erdogan Desak Komunitas Turki di Jerman Tidak Pilih Angela Merkel dalam Pemilu Mendatang

Erdogan Desak Komunitas Turki di Jerman Tidak Pilih Angela Merkel dalam Pemilu Mendatang

Sabtu, 19 Aug 2017 10:50

Islam dan Teologi Pembebasan

Islam dan Teologi Pembebasan

Sabtu, 19 Aug 2017 10:44

Indonesia Belum Merdeka

Indonesia Belum Merdeka

Sabtu, 19 Aug 2017 10:33

Sombong, Penghalang Masuk Surga

Sombong, Penghalang Masuk Surga

Sabtu, 19 Aug 2017 08:51

Sekjen Liga Muslim Dunia Resmikan Mahad Pengkaderan Al-Quran di Pondok Pesantren Daarul Quran

Sekjen Liga Muslim Dunia Resmikan Mahad Pengkaderan Al-Quran di Pondok Pesantren Daarul Quran

Sabtu, 19 Aug 2017 08:46

Larangan Aturan Jilbab di Sekolah, Anti Bineka atau Anti Agama?

Larangan Aturan Jilbab di Sekolah, Anti Bineka atau Anti Agama?

Sabtu, 19 Aug 2017 08:14


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X