Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
29.611 views

Mohon Maaf dan Penjelasan Kyai NU Bukhori Maulana terhadap PKS & Salafi

Terima kasih atas teguran dan  nasihat dari ikhwan saya, Mas Uwais –semoga memiliki sifat yang sama dengan Uwaish ulama Salafusshalih– yang benar-benar masuk ke relung hati saya. Saya berdoa anda bisa banyak memberi masukan selanjutnya untuk saya.

Sesama muslim sangat indah jika saling menasihati. Tapi mohon jika ada rekaman ceramah saya diperhatikan lagi secara komprehensif. Saya sama sekali tidak menyamakan seratus persen PKS dengan Wahabi, sebab saya juga pernah mendengar perseteruan antar mereka bahkan beberapa komentar sinis kelompok Wahabi terhadap ulama yang saya kagumi Yusuf Qardhawi. Tapi dalam perspektif wong NU saya melihat beberapa kesamaan antara kader PKS sebagiannya dengan Wahabi. Mereka tidak tahlilan, tidak qunut shubuh, tidak menyatakan secara jelas bermazhab pada satu imam, kurang bergairah terhadap tradisi keagamaan seperti bersalaman pada waktu Idul Fitri dsb.

Saya bisa memahami karena secara pemikiran mereka umumnya melanjutkan gagasan Muhammad bin Abdul Wahhab dan Ibnu Taimiyah serta Ibnul Qayyim Al-Jauzizah. Tapi saya juga paham dalam mengaplikasikan beberapa dimensi ajaran Islam mereka sangat berbeda dengan Wahhabi. Mereka lebih santun dan menghargai perbedaan pendapat. Jadi meskipun saya dianggap salah saya tetap mengakui ada beberapa persamaan prinsipil antara mereka dengan Wahhabi. Contoh lain konsep tauhid antara mereka hampir tidak berbeda atau sama. Itupun saya hargai sebab hal itu adalah ijtihad. Terhadap masalah ini mohon sama-sama mengoreksi.

Kalau boleh dibilang saya berlebihan menggunakan istilah berhala saya juga mohon maaf dan menghargai. Tapi siapa yang menggunakan istilah musyrik terhadap orang-orang yang bertawassul dengan para nabi dan aulia yang telah meninggal dunia, siapa yang menggunakan istilah bahwa makanan dalam acara maulid nabi lebih najis dari daging babi? Pertanyaan ini tidak saya tunjukkan pada PKS. Saya tahu mereka sangat menjaga harga diri. Pun istilah berhala jangan dikaitkan dengan PKS. Anda salah paham.

Mohon dengan hormat kaji kembali  ceramah saya secara utuh. Saya menggunakan istilah berhala karena dalam aplikasi pemikiran agama Wahabi orang yang berbeda pendapat dengan imam mereka disesatkan dan dianggap ahli bid’ah sehingga terkesan mereka memutlakkan pendapat para imamnya. Sedangkan yang benar hanya Allah. Jadi kalau orang menganggap mutlak benar semua ijtihad seseorang menurut saya orang tersebut menuhankan selain Allah juga dan itu namanya pemberhalaan. Mereka menganggap ahli bid’ah orang yang bermazhab tapi taklid secara berlebihan dengan imam imam mereka. Saya sendiri bermazhab Syafi’i tapi bagi saya kalau pendapat beliau tidak berdalil kuat saya tidak  ikut i pendapatnya  contohnya dalam masalah kirim pahala.

...Kalau anda kader PKS saya sangat menaruh hormat dan mohon maaf jika dalam beberapa kalimat saya dianggap mendiskreditkan PKS…

Kalaupun ada perbedaan antara kami dengan Wahabi bagi kami nggak masalah, tapi cobalah dengan jiwa yang jernih bacalah majalah-majalah mereka, tulisan-tulisan mereka, radio-radio mereka dan ceramah-ceramah mereka, silakan renungkan cara mereka berbeda pendapat. Bahasanya kasar, menyakiti sesama muslim dan itu yang kami lawan. Yang  kami lawan sekali lagi bukan perbedaan tapi cara menyikapi perbedaan yang sangat jauh dari cara Salafusshalih.

Monggo tidak tahlilan, monggo tidak bermaulid, monggo tidak bermazhab tapi mohon bersikaplah menghargai perbedaan. Dan saya sekali lagi harus jujur ada beberapa (ingat beberapa) persamaan aplikasi keberagamaan orang-orang Wahhabi dengan PKS tapi saya juga harus jujur bahwa dalam menyikapi perbedaan PKS lebih tinggi kualitas moralnya dari  Wahabi.

...Semoga lewat media ini kita bisa menepis sebanyak mungkin perbedaan dan membangun banyak kebersamaan...

Masalah acara maulid PKS bermotif politik, hanya menyelenggarakannya kalau mau pemilu atau pemilukada silakan bertanya saja pada nurani masing-masing. Kalau anda kader PKS saya sangat menaruh hormat dan mohon maaf jika dalam beberapa kalimat saya dianggap mendiskreditkan PKS.

Dari kalimat yang anda arahkan pada saya, saya merasakan ketulusan dan keikhlasan anda, terimakasih semoga lewat media ini kita bisa menepis sebanyak mungkin perbedaan dan membangun banyak kebersamaan. Allah mendengar doa orang-orang yang tulus. Amin.

Muhammad Bukhori Maulana
bukhorimaulana@gmail.com

CATATAN REDAKSI:
Tulisan ini adalah hak jawab Kyai Muhammad Bukhori Maulana menanggapi komentar Uwais Al-Qarniy dalam "Surat Terbuka Warga Nahdiyin untuk Kyai Foswan Bukhori Maulana" beberapa waktu yang lalu.

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39

Ulama Uzbekistan Larang Warga Uzbek Ikut Bertempur Bersama Rusia Di Ukraina

Ulama Uzbekistan Larang Warga Uzbek Ikut Bertempur Bersama Rusia Di Ukraina

Sabtu, 24 Sep 2022 21:34

Filter Agama dalam Keluarga adalah Pedomanan Menuju Kebahagian Dunia dan Akhirat

Filter Agama dalam Keluarga adalah Pedomanan Menuju Kebahagian Dunia dan Akhirat

Sabtu, 24 Sep 2022 21:25

Akmal Sjafril: Sains Tak Mampu Mengudeta Tuhan

Akmal Sjafril: Sains Tak Mampu Mengudeta Tuhan

Sabtu, 24 Sep 2022 21:12

Muktamar PERSIS XVI, Wakil Presiden KH. Maruf Amin Siap Buka Acara

Muktamar PERSIS XVI, Wakil Presiden KH. Maruf Amin Siap Buka Acara

Sabtu, 24 Sep 2022 21:05

Pendidikan Indonesia Tidak Mengajarkan Sekulerisme

Pendidikan Indonesia Tidak Mengajarkan Sekulerisme

Sabtu, 24 Sep 2022 08:35

Toleransi Tidak Ahistoris; Jangan Paksakan Jika Masyarakat Menolak Pembangunan Gereja

Toleransi Tidak Ahistoris; Jangan Paksakan Jika Masyarakat Menolak Pembangunan Gereja

Sabtu, 24 Sep 2022 05:27

Mulailah Dari Land Cruiser Hitam

Mulailah Dari Land Cruiser Hitam

Jum'at, 23 Sep 2022 23:21

Peringati Serangan 11 September, Al-Qaidah Sebut Aliansi Utara 'Cucu Abu Righal'

Peringati Serangan 11 September, Al-Qaidah Sebut Aliansi Utara 'Cucu Abu Righal'

Jum'at, 23 Sep 2022 21:30

Menjadi Pemuda Istimewa

Menjadi Pemuda Istimewa

Jum'at, 23 Sep 2022 21:19

Ribuan Warga Rusia Melarikan Diri Ke Luar Negeri Setelah Seruan Putin Untuk Perang Di Ukraina

Ribuan Warga Rusia Melarikan Diri Ke Luar Negeri Setelah Seruan Putin Untuk Perang Di Ukraina

Jum'at, 23 Sep 2022 20:55

Saudi Minta Iran Berhenti Campuri Urusan Dalam Negeri Orang Lain

Saudi Minta Iran Berhenti Campuri Urusan Dalam Negeri Orang Lain

Jum'at, 23 Sep 2022 18:15

Laporan BSR Temukan Facebook Langgar Hak Pengguna Palestina

Laporan BSR Temukan Facebook Langgar Hak Pengguna Palestina

Jum'at, 23 Sep 2022 17:32

MUI Jabar Sepakat: Ajaran Syiah Sesat

MUI Jabar Sepakat: Ajaran Syiah Sesat

Jum'at, 23 Sep 2022 17:24

15 Faidah Dzikrullah dari Kitab ''Fiqh Doa dan Dzikir''

15 Faidah Dzikrullah dari Kitab ''Fiqh Doa dan Dzikir''

Jum'at, 23 Sep 2022 17:01

Benteng Itu akan Bobol Juga

Benteng Itu akan Bobol Juga

Jum'at, 23 Sep 2022 15:47

Isu Aksi: Jokowi Turun

Isu Aksi: Jokowi Turun

Jum'at, 23 Sep 2022 13:46

Peranan Akal dalam Masalah Keimanan

Peranan Akal dalam Masalah Keimanan

Jum'at, 23 Sep 2022 12:17

Tito Membangun Otoritarian dengan Cuci Tangan

Tito Membangun Otoritarian dengan Cuci Tangan

Jum'at, 23 Sep 2022 11:45

Simple Notes of UUD 1945 Post Amandement

Simple Notes of UUD 1945 Post Amandement

Jum'at, 23 Sep 2022 11:03


MUI

Must Read!
X