Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.256 views

Fakta Dibalik Penjara: Tak Henti-hentinya Pejuang Islam Dizalimi

NUSAKAMBANGAN (voa-islam.com) - Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Rupanya pasukan thaghut tidak akan pernah berhenti untuk menghinakan dan menzalimi para pejuang Islam, terutama mujahid-mujahid yang kini tengah ditawan dalam penjara mereka. Belum hilang dari ingatan kita bagaimana antek thaghut menunjukan arogansinya di Lapas Batu, Nusakambangan, kali ini kesewenang-wenangan dan kedzaliman di Lapas kembali terjadi.

Dari hasil kunjungan dan investigasi yang kami lakukan di Lapas Purwokerto (05/02), Jawa Tengah, kami memperoleh fakta bahwa ikhwan yang ditawan di Lapas tersebut tidak hanya dizalimi, mereka juga telah dihinakan secara aqidah. Berikut fakta-fakta kedzaliman yang dilakukan Kalapas dan sipir kafir yang kami peroleh berdasarkan hasil wawancara dengan tiga orang ikhwan yang ditawan di Lapas tersebut.

Sel yang ditempati ikhwan berada tepat diseberang ruang kunjungan, sel ini tidak mempunyai jendela, berjeruji besi dan tidak diberi tirai penutup, sehingga jika tidak memakai tirai aktifitas yang dilakukan ikhwan dikamar mandi terlihat jelas dari luar, sel ini jelas berbeda dengan sel-sel napi umum yang berjendela dan diberi tirai.

” Untuk hanya mendapatkan tirai kami harus beradu argumen dulu dengan para sipir disini, Islam yang memerintahkan kita menutup aurat, itu yang tidak dipahami oleh Kalapas dan sipir disini, jika tidak diberi penutup ketika kami mandi atau buang air akan terlihat oleh orang yang lewat” ujar salah seorang ikhwan yang kami wawancarai.

Selain itu diseberang sel ikhwan ada satu meja khusus bagi sipir yang ditugaskan Kalapas untuk standby siang malam mengawasi aktifitas ikhwan yang berada di sel.

Jam kunjungan dibatasi walaupun pembezuk yang datang berkunjung dari daerah yang jauh, waktu yang disediakan tidak lebih dari 30 menit. Tak jarang kami harus bersitegang dengan sipir yang selalu mengawasi kami untuk meminta dispensasi waktu. Setelah beradu argumen barulah bisa memperoleh 30 menit tambahan.

”Makanan atau bingkisan dari ikhwan atau keluarga yang berkunjung sebelum dibawa masuk harus diperiksa secara berlapis dan terakhir mereka memakai metal detector ” kata seorang ikhwan.

Fakta lain yang kami peroleh adalah adanya ancaman dari para sipir kafir kepada narapidana kasus umum yang diketahui sering berkomunikasi atau mengikuti ta’lim yang diadakan para mujahid, ” Mereka diancam tidak diberikan remisi, dicabut pembebasan bersyaratnya, mereka telah menjadikan kami layaknya orang sakit HIV dan mencatat napi-napi yang mendekat, ta’lim, atau sekadar bicara dgn kami” ujar ikhwan yang tidak mau disebutkan namanya.

” Mereka diancam tidak diberikan remisi, dicabut pembebasan bersyaratnya, mereka telah menjadikan kami layaknya orang sakit HIV dan mencatat napi-napi yang mendekat, ta’lim, atau sekadar bicara dgn kami” ujar ikhwan yang tidak mau disebutkan namanya

Tidak cukup sampai disitu ketika mendapat kunjungan dari rombongan ikhwan, pihak Lapas melalui sipirnya menghembuskan isu bahwa para mujahid suka mengkafirkan seluruh tahanan dan napi yang beragama Islam," isu tersebut dihembuskan untuk membuat narapidan kasus lain semakin menjauh dari kami, pada kenyataannya kami merangkul semua napi untuk ikut taklim bersama kami, kami sering mengunjungi napi lain terutama yang sedang sakit bahkan belum lama ini seorang napi umum dibiarkan pihak Lapas sekarat dan akhirnya meninggal di rumah sakit setelah sebelumnya dibiarkan begitu saja didalam selnya”, ujarnya.

“Napi dan tahanan sudah belasan yang dicatat namanya hanya karena sekedar bicara dengan kami. Para kepala kamar juga dipanggil dan diberi arahan agar menyuruh orang-orang sekamarnya menjauhi kami dan tidak duduk dekat dengan sel kami. Para sipir dari KPLP dan KAMTIB punya banyak spion dari kalangan tahanan dan napi untuk memata-matai kami dan menyebar isu bahwa kami mengkafirkan semua tahanan dan napi serta mengharamkan untuk berhubungan dengan mrk. Sebuah tuduhan yg sangat keji “ tambahnya.

Ikhwan lainnya menceritakan bahwa pernah ada bentrokan beberapa kali antara ikhwan dengan sipir, “ awalnya bentrokan bermula ketika kami masih menempati sel MaPeNaLing (Masa Pengenalan Lingkungan), sel mapenaling luasnya cuma kurang lebih 2m x 4m dan telah berisi tahanan lain sekitar 12 orang ditambah kami jadi 15 orang. Kamar mandi wc yg terbuka dan tidak ada space jangankan untuk sholat atau tidur, jongkok saja susah. Waktu kami minta supaya kami ketemu dengan KPLP, seorang staf KPLP dan petugas jaga datang dan mengatakan kalau tempat mapenaling itu bisa kami pakai ibadah, tidur, dan lainnya. Dia berkata seolah kami ini binatang yg bisa hidup berdesak-desakan dan bertumpuk-tumpuk seperti itu”.

“ Waktu itu ana juga kebelet untuk buang air besar, tapi gimana mau buang air kalau di wc saja ada tahanan yg menjadikannya sebagai tempat duduk, ini karena berdesak-desakannya orang di dalam. Ini awal kami bentrok dengan sipir. Bentrok kedua saat seorang sipir yang waktu mapenaling bentrok dengan kami rupanya dendam dan sengaja tidak membuka sel kami sementara sel yang lain sudah dia buka. Padahal kami mau ambil air minum dan jatah cadong malam. Bentrok ketiga waktu sidak kemarin. Ikhwah betul ada yg cabut pisau (pisau rakitan), ini karena sipir mulai merangsek maju dan memukul serta menendang ana yg berjaga di pintu. Qoddarolloh tidak ada satu pun pukulan dan tendangan yang kena sasaran”, Ungkapnya.

Tidak cukup mendzalimi ikhwan yang mereka tawan, setiap yang datang berkunjung baik ikhwan maupun keluarga pasti akan dikuntit dan diinterograsi oleh para petugas Lapas, bahkan seorang ikhwan dari Banyumas yang pernah membezuk bahkan hingga didatangi rumahnya dan para tetangga ikhwan ditanya-tanyai mengenai jatidiri ikhwan tersebut. Hal ini kami alami juga, setelah keluar dari Lapas, seorang berpakaian preman menanyakan identitas dan hubungan dengan para ikhwan yang dikunjungi, lelaki tersebut ketika berbincang dengan kami selalu didampingi 2 personel ansharut thaghut Polisi yang membawa senjata api laras panjang.

Diakhir waktu kunjungan ikhwan-ikhwan disana sempat menitipkan pesan untuk ikhwan-ikhwan yang berada diluar ” datang dan jenguklah kami disini, tunjukan kepada thaghut bahwa kami tidak sendiri, kami tidak mengharapkan buah tangan, kami hanya butuh doa dan dorongan moril, dengan kedatangan antum semua insyaallah menambah semangat kami dalam memerangi kedzaliman thaghut disini, kami bertiga disini insyaallah tetap akan melawan kedzaliman ini apapun resiko”, ujarnya menutup perbincangan.

Ikhwan fillah, tidak banyak yang bisa kami kabarkan karena keterbatasan waktu kunjungan dan sipir yang senantiasa berada didekat kami membatasi kami melontarkan pertanyaan untuk mengali fakta lain kedzaliman di Lapas Purwokerto, Insya Allah kami akan terus mengabarkan perkembangan dari Lapas Purwokerto maupun Lapas-Lapas lain yang menjadi tempat ditawannya para mujahid. Sungguh berat cobaan yang dialami oleh para mujahid yang istiqomah dalam tawanan thaghut, patut kita ingat mereka adalah para pejuang yang telah mengorbankan kebebasan sehingga harus terpisah dari kehangatan keluarga demi tegaknya Dien di bumi Indonesia, dalam penawanan mereka senantiasa dibungkam, dihinakan, dikerdilkan bahkan penyiksaan secara psikis dan fisik setiap saat selalu mereka terima ketika mereka tetap mendakwahkan tauhid walau raga mereka terkurung sekalipun.

Kita yang berada diluar tentunya mempunyai kewajiban yang tidak kalah berat, yaitu membebaskan mereka dari penjara-penjara thaghut, mari kita tanya ke hati kita masing-masing apa yang sudah kita lakukan untuk mereka yang tertawan disana? Semoga para mujahid yang berada dibalik dinginnya sel penjara thaghut diberikan kesitiqomah dan kekuatan menghadapi cobaan ini, sedangkan kita yang berada diluar semoga diberikan keberanian layaknya singa untuk membela dan Insya Allah membebaskan mereka dari siksaan thaghut-thaghut yang senantiasa merintangi dakwah dan jihad ini.

Pengirim : Abu Mujahid / www.millahibrahim-news.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Bocah SD ini Mengidap Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti tumor ganas, tubuh Fatkhur Kurniawan kurus kerontang. Pundaknya terus membesar hingga sekuran bola basket. Kondisi keluarga memprihatinkan, penghasilan keluarga 16 ribu rupiah perhari....

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Latest News
Enam Tanda Orang Berakal Menurut Sahabat Abu Darda

Enam Tanda Orang Berakal Menurut Sahabat Abu Darda

Kamis, 19 Jul 2018 12:47

Tak Gentar, Ini Kicau Santun Mardani Ali Sera Usai Rumahnya di Bom Molotov

Tak Gentar, Ini Kicau Santun Mardani Ali Sera Usai Rumahnya di Bom Molotov

Kamis, 19 Jul 2018 12:11

Belum Pasti Dampingi Prabowo, Politisi PKS: Kami Investasi Sabar

Belum Pasti Dampingi Prabowo, Politisi PKS: Kami Investasi Sabar

Kamis, 19 Jul 2018 12:09

[Video] Aksi Bela Pertamina, Kisruh PGN dan Pertagas. Marwan Batubara Mengurainya

[Video] Aksi Bela Pertamina, Kisruh PGN dan Pertagas. Marwan Batubara Mengurainya

Kamis, 19 Jul 2018 11:47

Jadi Mitra Pizza Diva Halal Yuk, Berkah Berlipat, Untung Dunia Akherat

Jadi Mitra Pizza Diva Halal Yuk, Berkah Berlipat, Untung Dunia Akherat

Kamis, 19 Jul 2018 11:32

Bagaimana jika pada Akhirnya Capres bukan Jokowi dan Prabowo?

Bagaimana jika pada Akhirnya Capres bukan Jokowi dan Prabowo?

Kamis, 19 Jul 2018 11:09

Bahas Kondisi Bangsa, GNPF Ulama Bertemu Ketua DPR RI

Bahas Kondisi Bangsa, GNPF Ulama Bertemu Ketua DPR RI

Kamis, 19 Jul 2018 10:42

Ulama Kharismatik Betawi KH Syaifuddin Amsir Wafat

Ulama Kharismatik Betawi KH Syaifuddin Amsir Wafat

Kamis, 19 Jul 2018 10:37

Aturan Baru, Visa Umrah Dihandel VFS

Aturan Baru, Visa Umrah Dihandel VFS

Kamis, 19 Jul 2018 10:31

Terkait Pilpres 2019, Ini Pesan Pengamat agar PKS tetap Eksis di Masyarakat

Terkait Pilpres 2019, Ini Pesan Pengamat agar PKS tetap Eksis di Masyarakat

Kamis, 19 Jul 2018 10:09

Hasil Penelitian Soal Masjid Radikal Dinilai ISAC Tendesius

Hasil Penelitian Soal Masjid Radikal Dinilai ISAC Tendesius

Kamis, 19 Jul 2018 09:57

[VIDEO] Pemuda Muhammadiyah Minta Polri Hentikan Narasi Monolog Terorisme

[VIDEO] Pemuda Muhammadiyah Minta Polri Hentikan Narasi Monolog Terorisme

Kamis, 19 Jul 2018 08:31

Kecerdasan Sahabat Nabi Abu Hurairah RA

Kecerdasan Sahabat Nabi Abu Hurairah RA

Kamis, 19 Jul 2018 07:34

Pengungsi Rohingya Bersedia Kembali ke Myanmar Jika Keamanan dan Kewarganegaraan Dijamin

Pengungsi Rohingya Bersedia Kembali ke Myanmar Jika Keamanan dan Kewarganegaraan Dijamin

Rabu, 18 Jul 2018 20:20

Puluhan Bus Evakuasi untuk Warga dan Milisi Syi'ah Pro Assad Tiba di Desa Fou'a dan Kafraya

Puluhan Bus Evakuasi untuk Warga dan Milisi Syi'ah Pro Assad Tiba di Desa Fou'a dan Kafraya

Rabu, 18 Jul 2018 20:05

Israel Akan Serang Gaza Jika Hamas Tidak Hentikan Serangan Layang-layang Pembakar Hingga Jum'at

Israel Akan Serang Gaza Jika Hamas Tidak Hentikan Serangan Layang-layang Pembakar Hingga Jum'at

Rabu, 18 Jul 2018 19:45

Dewan Dakwah Touna Gelar Training Manajemen dan Jurnalistik

Dewan Dakwah Touna Gelar Training Manajemen dan Jurnalistik

Rabu, 18 Jul 2018 18:37

Kasus Novel dapat Diungkap sebelum Masa Jokowi sebagai Presiden Berakhir

Kasus Novel dapat Diungkap sebelum Masa Jokowi sebagai Presiden Berakhir

Rabu, 18 Jul 2018 17:43

Korupsi Menjerat Korban

Korupsi Menjerat Korban

Rabu, 18 Jul 2018 17:05

Namanya

Namanya "Dijual" Parpol untuk Dulang Suara, Novel Baswedan: Itu Keterlaluan

Rabu, 18 Jul 2018 16:43


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X