Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
46.755 views

Waspadai, Bocoran Operasi Intelijen Jokowi & Adu Domba Dari Gereja

SUARA PEMBACA:

Bocoran Operasi Intelijen Jokowi JK

Amien Rais pernah membuat analogi bahwa pilpres 2014 akan seperti perang badar; tentu saja dia tidak bermaksud mengatakan akan terjadi bunuh-bunuhan, tapi hanya sekedar kiasan bahwa pertarungan akan sengit sebab kedua belah pihak akan saling serang dan menggunakan berbagai strategi demi merebut suara rakyat.

Saat itu analogi Amien Rais ini mendapat kecaman luas khususnya dari timses Jokowi-JK dengan membelokan istilah “perang badar” dari makna sebenarnya; padahal di media sosial sudah ramai membahas perang antara “pandawa” dan “kurawa” jauh sebelum Amien Rais dan “perang badar”nya.

Bila kita melihat panasnya situasi politik hari ini maka sulit untuk tidak setuju bahwa pilpres 2014 bisa dianalogikan sebagai perang antara pandawa dan kurawa. Pendapat saya sama dengan pandangan Presidium Nasional Jaringan Muda Nahdlatul Ulama (NU) Arif Hidayat bahwa ada sebuah operasi politik yang mengindikasikan pertarungan pilpres tidak sehat. Ada perang politik; ada operasi politik oleh intelijen dan sangat memungkinkan memercikan konflik horizontal. Cek Disini

Dalang yang memperkeruh situasi politik hari ini adalah timses Jokowi-JK melalui usaha mereka yang terus menerus melancarkan kampanye hitam dan serangan gelap yang sangat masif; terencana; dan terstruktur demi menghancurkan basis suara Prabowo-Hatta, namun dengan melakukan tersebut tidak pelak lagi mereka membuat situasi dalam masyarakat menjadi seperti kompor gas yang siap meledak, lihat selengkapnya.

Jokowi Adu Domba Umat Beragama Di Gereja

Salah satu operasi politik untuk memastikan kehancuran suara Prabowo-Hatta adalah melalui adu domba pasangan tersebut dengan elemen-elemen masyarakat, misalnya dengan melakukan kampanye hitam di gereja dan menebar teror seolah bila Prabowo menang maka minoritas seperti Kristen akan dihabisi, (http://m.kompasiana.com/post/read/669724/1/jokowi-jk-adu-domba-umat-beragama-di-gereja.html) atau mengadu domba Prabowo dengan keluarga Gus Dur melalui tulisan wartawan anti Indonesia bernama Yenny Kwok yang mengutip jurnalis pembenci Indonesia bernama Allan Nairn sebagaimana dimuat di majalah Time yang juga sangat anti Indonesia seolah Prabowo pernah menjelek-jelekan kebutaan Gus Dur.

Selain Nusron Wahid yang dari awal mendukung Jokowi dan tampaknya berusaha mengkapitalisasi artikel fitnah tersebut, sepertinya memang ada beberapa elemen dari keluarga Gus Dur seperti Sollahuddin Wahid; dan Lily Wahid yang terprovokasi dan marah pada Prabowo, dan hal ini sangat saya sesalkan sebab mereka tidak terlebih dahulu memeriksa kebenaran dari artikel tulisan Yenny Kwok tersebut dan yang lebih penting lagi latar belakang dan motivasi jurnalis asing menulis cerita negatif tentang Indonesia. Tidakkah keluarga Gus Dur belajar dari pengalaman Indonesia dijajah para bule penjajah selama 350 tahun karena suksesnya operasi adu domba mereka kepada masyarakat kita?

Yenny Kwok adalah jurnalis yang tinggal di Hongkong dan tulisan-tulisannya selalu bernada anti Indonesia (http://yennikwok.com/index.html dan http://m.kompasiana.com/post/read/669653/1/yenny-kwok-time-jurnalis-tidak-profesional.html). Sedangkan Allan Nairn adalah jurnalis Amerika yang pernah meliput di Timor Leste dan bekerja sama dengan Tapol UK yang didirikan oleh Carmel Budiardjo (sebelumnya Carmel Brickman), seseorang mantan PKI yang dilepaskan semata-mata karena kewarganegaraan Inggrisnya dan sejak itu selalu berusaha mendiskriditkan dan menghina Indonesia di dunia internasional seperti via pembuatan film propaganda berjudul The Act of Killing. Time? Lebih parah, majalah yang pernah menobatkan Adolf Hitler sebagai “man-of-the-year” ini pernah diputus bersalah oleh Mahkamah Agung karena memfitnah mantan Presiden Indonesia melalui artikelnya yang ternyata terbukti bohong dan sumbernya copy-paste dari majalah luar negeri yang berkualitas “odong-odong”.

Mengapa mereka melakukan kegiatan berbahaya tersebut? Mungkin, sekali lagi mungkin karena kabar melejitnya elektabilitas Prabowo sementara suara Jokowi cenderung menurun ditambah PDIP tidak sungguh-sungguh mendukung dia. Kabar terakhir setelah nyekar ke makam Soekarno di Blitar, Jokowi melanjutkan perjalanan ke Jombang mau bertemu seorang kyai besar dari tarekat besar di sana namun ditolak. Penolakan bertemu yang sama juga terjadi di empat ponpres besar, kecuali milik Muhaimin Iskandar.

Alasan penolakan adalah karena hari Sabtu sore ada pertemuan tertutup para ulama dan kyai tarekat se Jombang dan Sidoardjo untuk melakukan shalat istiqarah meminta petunjuk capres yang baik untuk Indonesia dengan hasil kesepakatan mendukung Prabowo-Hatta Rajasa. Adapun petunjuk yang diterima itu adalah Jokowi dan lingkaran pendukungnya tidak membawa kebaikan bagi Indonesia. Dukungan ini berarti massa NU termasuk muslimat NU akan sepenuhnya mendukung Prabowo (kecuali pengurus pusat Muslimat NU yang dipimpin Khofifah dkk). Bila kabar ini benar maka sudah hampir dapat dipastikan suara Jokowi akan jeblok di basis NU.

Ini baru dari Jawa Timur, kabar yang saya terima situasi yang hampir sama terjadi di Aceh; Sumatera Barat; Sumatera Selatan; Jawa Barat; NTT-NTB; Kalimantan; Madura; Bali dll. Kemudian satu-satunya lumbung suara utama Jokowi di Jawa Tengah juga mulai retak dan bocor (pun intended) karena mereka sebenarnya massa Soekarno sedangkan keluarga Soekarno ogah-ogahan mendukung Jokowi terbukti tidak ada yang mau hadir di Blitar ketika Jokowi nyekar ke makam Soekarno; dan anak Soekarno yang lain yaitu Rachmawati Soekarnoputri mendukung Prabowo-Hatta. Satu-satunya kelemahan Prabowo adalah Indonesia Timur khususnya Sulawesi yang memang basis keluarga Kalla dan pada pilpres 2009 satu-satunya pulau di Indonesia yang tidak bisa direbut oleh SBY. Organisasi keagamaan berikut yang mendukung Prabowo-Hatta selain itu adalah Muhammadiyah (terima kasih kepada Wimar Witoelar dan Gallery of Rogues) dan jemaat kedua GBI, organisasi gereja Kristen Protestan terbesar di Indonesia pimpinan Abraham Supit dan Niko Njotorahardjo, dan lain-lain.

Kabar lain yang saya terima, situasi darurat ini membuat kubu Jokowi-JK menggunakan senjata pamungkas yang belum pernah mereka gunakan secara maksimal, yaitu dukungan ilegal dari beberapa oknum KPK, TNI/Polri dan BIN kepada Jokowi-JK.

http://pemilu.tempo.co/read/news/2014/06/02/078581837/SBY-2004-TNI-Polri-Tak-Netral

http://www.gatra.com/politik-1/54017-tudingan-sby-mengarah-ke-jenderal-moeldoko%E2%80%8F.html

http://www.tempo.co/read/news/2014/05/26/078580347/Kalla-Gunakan-Jenderal-Rekening-Gendut-Dekati-Mega

http://pemilu.tempo.co/read/news/2014/06/09/269583624/Bertemu-Trimedya-Budi-Gunawan-Diserang-Kubu-Prabowo

http://pemilu.okezone.com/read/2014/03/20/567/958274/bin-jegal-prabowo-jadi-capres

http://nasional.kompas.com/read/2014/06/12/1944065/BIN.Kejar.Pembuat.Tabloid.Obor.Rakyat

http://nasional.inilah.com/read/detail/2107950/isu-babinsa-tni-akal-akalan-hendropriyono#.U5siX_l5O_s

Waspadai Operasi Pamungkas Kubu Jokowi 1-7  Juli

Bila kabar ini benar maka akan terjadi situasi yang sangat mengerikan dan karena itu kita patut waspada. Ada serentetan serangan pamungkas yang dilancarkan kubu Jokowi-JK melibatkan TNI/Polri pada masa-masa injury time (1 - 7 Juli 2014) dan setelah pencoblosan, yaitu sebagai berikut:

Pertama, akan ada “aktor” yang sudah dikondisikan sedemikian rupa hingga dia akan berkicau mengenai keterlibatan Prabowo untuk memasok senjata ilegal bekas Timur Tengah ke Aceh sehingga diharapkan bisa merusak kesolidan suara Prabowo di Aceh.

Kedua, saat mengangkut kotak suara setelah pencoblosan dari daerah lumbung suara Prabowo akan ada “perampokan” ala tentara dengan pelaku “berambut cepak” bertujuan membusukan opini bahwa Prabowo bermain curang karena menggerakan militer. Modus operandinya sama seperti fitnah dalam kasus babinsa tapi dalam skala yang jauh lebih serius. Dengan begitu akan ada pencoblosan ulang dan kali ini diharapkan suara Prabowo di tempat yang sama akan jeblok karena sudah dibusukan bahwa Prabowo memelihara teroris.

Ketiga, ini yang paling mengerikan, akan ada tokoh penting di kubu timses Prabowo-Hatta yang sudah menerima Rp. 500miliar untuk “hijrah” ke kubu Jokowi-JK dan kemudian berkoar-koar di semua media bertujuan membunuh karakter Prabowo-Hatta dan memuji kubu Jokowi. Menurut informasi ETA, sang penghianat akan berkoar tanggal 4 Juli 2014 atau lima hari sebelum pencoblosan yang jatuh pada tanggal 9 Juli 2014.

Keempat, Jokowi akan kembali mengulangi dagelan Politik Dizolimi ala “disadap” dan “mau dibunuh dengan diledakan” dengan tujuan menumbuhkan ketidakpercayaan publik pada aparat keamanan sekaligus menunjuk kubu Prabowo-Hatta sebagai pelakunya.

Kelima, menggunakan KPK dan isu Prabowo akan melakukan kudeta bila gagal terpilih menjadi presiden.

Pertanyaannya tentu saja apakah kubu Jokowi-JK bisa melakukan semua operasi tersebut? Sangat bisa, sebab mereka didukung oleh kekuatan CSIS dan yang merupakan dalang kerusuhan besar di Indonesia sejak Malari sampai Kerusuhan 13-14 Mei 1998, bisa dibilang memang keahlian lembaga tersebut adalah merekayasa kegiatan intelijen (http://m.kompasiana.com/post/read/658823/1/dalang-kerusuhan-mei-1998-mendukung-jokowi.html).

Tidak peduli berita ini salah atau benar, tapi sedia payung sebelum hujan selalu merupakan tindakan yang bijaksana.

[A.m. Panjaitan]

#pemilu2014

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Kamis, 02 Dec 2021 15:21

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Kamis, 02 Dec 2021 15:03

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Kamis, 02 Dec 2021 12:24

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Kamis, 02 Dec 2021 12:15

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Kamis, 02 Dec 2021 10:27

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

Kamis, 02 Dec 2021 02:14

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Rabu, 01 Dec 2021 23:07

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Rabu, 01 Dec 2021 22:27

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Rabu, 01 Dec 2021 19:26

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Rabu, 01 Dec 2021 19:12

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

Rabu, 01 Dec 2021 18:55

Kongres Sejarawan Muhammadiyah Pertama Lahirkan 10 Rekomendasi

Kongres Sejarawan Muhammadiyah Pertama Lahirkan 10 Rekomendasi

Rabu, 01 Dec 2021 18:32

Tanda Kolesterol Tinggi Bisa Dilihat dari Perubahan Kulit

Tanda Kolesterol Tinggi Bisa Dilihat dari Perubahan Kulit

Rabu, 01 Dec 2021 18:04

Kemajuan Teknologi Tidak Bisa Serta Merta Menjadi Solusi, Terlebih dalam Urusan Agama

Kemajuan Teknologi Tidak Bisa Serta Merta Menjadi Solusi, Terlebih dalam Urusan Agama

Rabu, 01 Dec 2021 16:29

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Baidoa Somalia

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Baidoa Somalia

Rabu, 01 Dec 2021 15:34

Indonesia Jadi Produsen Mobil Listrik di 2022, Pengamat: Tren Pasar Berubah

Indonesia Jadi Produsen Mobil Listrik di 2022, Pengamat: Tren Pasar Berubah

Rabu, 01 Dec 2021 14:52

Pengadilan Libya Keluarkan Penglima Pemberontak Khalifa Haftar Dari Pencalonan Pilpres

Pengadilan Libya Keluarkan Penglima Pemberontak Khalifa Haftar Dari Pencalonan Pilpres

Rabu, 01 Dec 2021 14:45

Dari Guru yang Alim dan Uswah Hasanah, Lahirlah Para Ulama dan Generasi Khairu Ummah

Dari Guru yang Alim dan Uswah Hasanah, Lahirlah Para Ulama dan Generasi Khairu Ummah

Rabu, 01 Dec 2021 14:27

Arab Saudi Buka Bagian Konsuler Di Kedutaan Mereka Di Kabul

Arab Saudi Buka Bagian Konsuler Di Kedutaan Mereka Di Kabul

Rabu, 01 Dec 2021 14:00

Siapkan Kader, PP PERSIS Bekali Kafilah Du'at Angkatan XI

Siapkan Kader, PP PERSIS Bekali Kafilah Du'at Angkatan XI

Rabu, 01 Dec 2021 13:22


MUI

Must Read!
X