Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
97.897 views

The GodMother (4): Mengapa Megawati Bermaksud Ciptakan Kerusuhan Pasca Pilpres?

JAKARTA (voa-islam.com) - Progress 98 melalui Ketuanya Faizal Assegaf pada Kamis, 10 Juli 2014 menyerukan alasan dibalik retorika Megawati yang bermaksud menciptakan kerusuhan pasca pilpres 9 Juli 2014 yang baru lalu.

Tekat Prabowo Subianto bila terpilih akan membongkar kejahatan perampokan uang negara yang setiap tahun mencapai lebih dari seribu triliun rupiah telah membuat konglomerat hitam panik.

Suara lantang Prabowo tentang skandal kerugian negara tersebut muncul bukan tanpa alasan. Namun, Prabowo telah merampung berbagai bukti dan menyiapkan langkah-langkah konkret serta mengajak rakyat untuk terlibat dalam misi mulia tersebut.

Prabowo menegaskan: Bila bocoran uang negara itu diantsipasi maka dapat disalurkan bagi kesejahteraan hidup rakyat banyak. Sebuah harapan yang luhur dan sangat menyentuh kesadaran banyak orang.

Sikap berani dan gaya bicara blak-blakkan yang ditunjukan oleh Prabowo memicu ragam spekulasi dari berbagai kalangan di dalam dan luar negeri.

Beberapa media asing merespon kehadiran Prabowo dengan apa yang mereka sebut sebagai cikal bakal lahirnya kepemimpinan "macan Asia".

Beberapa media asing merespon kehadiran Prabowo dengan apa yang mereka sebut sebagai cikal bakal lahirnya kepemimpinan "macan Asia". Dan memposisikan watak nasionalisme Prabowo sejajar dengan tokoh internasional seperti Hugo Saves, Fidel Castro, Ahmadinejad serta menegaskan Prabowo akan membawa Indonesia ke jalan masa depan yang gemilang.

Terkait dengan ihwal skandal perampokkan ribuan triliun uang negara yang disuarakan oleh Prabowo, dalam pemetaan politik nasional terkini, telah menuai kekhawatiran yang serius.

Sebut saja, kubu PDIP pimpinan Megawati Soekarnoputri, tanpa diketahui oleh publik telah mendapatkan tekanan yang luar biasa dari jaringan konglomerat hitam. Pasalnya, para cukong BLBI tersebut dengan gencar mendorong PDIP dan mitra koalisinya untuk melakukan segala cara mencegah agar Prabowo tidak menang di pilpres 2014.

Seorang wartawan senior Kompas (corong konglomerat hitam) berinisial "PN", secara terang-terangan menulis di laman media sosialnya bahwa: "kami mendukung Jokowi tak sekedar untuk menang, namun lebih utama adalah untuk mencegah Prabowo tidak terpilih sebagai presiden di negeri ini...". Tegasnya kalaupun Jokowi kalah, maka Kompas akan mendorong terjadinya kekacauan nasional.

Pernyataan sang wartawan Kompas yang terlacak memiliki hubungan spesial dengan JK, selaras dengan sikap politik yang tengah dimainkan oleh Megawati dan mitra koalisinya. Di mana telah menyiapkan skenario politik: (1) Jokowi sebagai capres boneka PDIP diupayakan dengan segala cara agar menang. (2) Bila Jokowi kalah maka langkah yang diambil adalah membuat kerusuhan dengan fitnah bahwa Pilpres curang dan tidak legitimasi.

Rencana politik bumi hangus itu pun dimainkan dengan sempurna. Hanya beberapa jam setelah kubu PDIP mendapatkan informasi tentang kekalahan Jokowi, spontan Megawati dan mitra koalisinya melakukan pertemuan darurat. Kemudian secara sepihak mengumumkan Jokowi menang dan telah menjadi presiden pilihan rakyat.

Celakanya, klaim busuk itu didasari oleh manipulasi hasil perhitungan cepat lembaga survei, yang sebelumnya telah disiapkan sebagai instrumen politik untuk memuluskan skenario jahat mereka.

Tindakan Megawati dan komplotan mitra koalisinya wajar bila kemudian menuai kecaman yang luas dari berbagai pihak. Megawati dituding hendak bermaksud menggagalkan pemilu presiden dan bertujuan memicu konflik berdarah sesama anak bangsa.

Mencermati skenario hitam tersebut, saya kira rakyat tidak boleh mengambil sikap pasif apalagi terperdaya dengan kebohongan yang mereka lakukan. Sudah saatnya rakyat bersatu dan bangkit melawan kejahatan politik Megawati dan komplotan konglomerat hitam serta kawanan politisi busuk.

Tetaplah berjuang untuk mengantarkan Prabowo sebagai pemimpin nasional guna menyelamatkan kebocoran uang negara ribuan triliun dari tangan-tangan jahat konglomerat hitam. Rebut kembali Indonesia yang telah dikuasai oleh segelintir orang yang bertindak semena-mena terhadap kehidupan rakyat banyak.

Demikian pers rilis yang diterima Voa-Islam. [Ahmed/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Kamis, 04 Mar 2021 02:28

ICC Luncurkan Penyelidikan Atas Dugaan Kejahatan Israel Di Wilayah Palestina

ICC Luncurkan Penyelidikan Atas Dugaan Kejahatan Israel Di Wilayah Palestina

Rabu, 03 Mar 2021 22:22

Aliansi Anti-Islamofobia Prancis Serukan Demonstrasi Nasional Menentang RUU 'Anti-Ekstremis'

Aliansi Anti-Islamofobia Prancis Serukan Demonstrasi Nasional Menentang RUU 'Anti-Ekstremis'

Rabu, 03 Mar 2021 22:00

Serangan Roket Hantam Pangkalan Militer Koalisi Pimpinan AS di Baghdad Irak

Serangan Roket Hantam Pangkalan Militer Koalisi Pimpinan AS di Baghdad Irak

Rabu, 03 Mar 2021 19:45

Pejuang Sunni Baluchi Serang Kendaraan Pasukan Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran

Pejuang Sunni Baluchi Serang Kendaraan Pasukan Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran

Rabu, 03 Mar 2021 18:48

Mencabut Lampiran, Tipu untuk Menunda

Mencabut Lampiran, Tipu untuk Menunda

Rabu, 03 Mar 2021 15:56

Menyelisik Ilmu Jurnalistik yang Jarang Terusik

Menyelisik Ilmu Jurnalistik yang Jarang Terusik

Rabu, 03 Mar 2021 15:39

Miras, Di Tengah Kebutaan dan Kebisutulian

Miras, Di Tengah Kebutaan dan Kebisutulian

Rabu, 03 Mar 2021 13:08

Pemuda Persis: Perpres Miras Bertentangan dengan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa

Pemuda Persis: Perpres Miras Bertentangan dengan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa

Rabu, 03 Mar 2021 13:00

Legalisasi Investasi Miras Mengundang Murka Allah?

Legalisasi Investasi Miras Mengundang Murka Allah?

Rabu, 03 Mar 2021 12:36

Ke mana Ya Pak Kai Ma'ruf Amin?

Ke mana Ya Pak Kai Ma'ruf Amin?

Rabu, 03 Mar 2021 12:00

Fraksi PKS Apresiasi Pembatalan Aturan Legalisasi Industri Miras

Fraksi PKS Apresiasi Pembatalan Aturan Legalisasi Industri Miras

Rabu, 03 Mar 2021 07:46

Lampiran Perpres Miras Dicabut, MUI: Momentum Kaji Ulang Seluruh Regulasi yang Destruksi

Lampiran Perpres Miras Dicabut, MUI: Momentum Kaji Ulang Seluruh Regulasi yang Destruksi

Rabu, 03 Mar 2021 07:12

Masalah Pengelolaan Wakaf dari Berbagai Negara

Masalah Pengelolaan Wakaf dari Berbagai Negara

Rabu, 03 Mar 2021 07:04

Kementerian Kesehatan Saudi: Umat Islam Yang Ingin Menunaikan Haji Tahun Ini Harus Divaksin COVID-19

Kementerian Kesehatan Saudi: Umat Islam Yang Ingin Menunaikan Haji Tahun Ini Harus Divaksin COVID-19

Selasa, 02 Mar 2021 19:05

Turki Buka Kembali Sebagian Besar Restoran dan Sekolah

Turki Buka Kembali Sebagian Besar Restoran dan Sekolah

Selasa, 02 Mar 2021 18:35

279 Siswi Nigeria Yang Diculik 'Bandit' Dari Sekolah Asrama Di Zamfara Telah Dibebaskan

279 Siswi Nigeria Yang Diculik 'Bandit' Dari Sekolah Asrama Di Zamfara Telah Dibebaskan

Selasa, 02 Mar 2021 17:45

Rusia Tarik Pasukan Dari Kota Saraqib Untuk Lindungi Tentaranya Dari Serangan Jihadis

Rusia Tarik Pasukan Dari Kota Saraqib Untuk Lindungi Tentaranya Dari Serangan Jihadis

Selasa, 02 Mar 2021 17:05

Pembunuhan Khashoggi Halangi Jalan Mohammed Bin Salman Menuju Tahta Kerajaan Saudi

Pembunuhan Khashoggi Halangi Jalan Mohammed Bin Salman Menuju Tahta Kerajaan Saudi

Selasa, 02 Mar 2021 16:35

Legalisasi Miras: Apa Kabar Kiyai Ma’ruf Amin?

Legalisasi Miras: Apa Kabar Kiyai Ma’ruf Amin?

Selasa, 02 Mar 2021 07:48


MUI

Must Read!
X

Rabu, 03/03/2021 15:56

Mencabut Lampiran, Tipu untuk Menunda