Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.251 views

Demokrasi 'Biang Penyakit' Masyarakat

Sahabat Voa Islam,

Dalam sistem demokrasi, politik tak lebih sebagai alat untuk mencapai kekuasaan, meskipun ada sebagian yang lain menganggap demokrasi merupakan salah satu cara mengakomodasikan segala kepentingan rakyat.

Namun, pada faktanya demokrasi yang ada saat ini hanyalah sumber permasalahan yang semakin menyebar ke segala penjuru aspek kehidupan. Sebagaimana kita saksikan saat ini, korupsi merupakan bagian budaya dari para wakil rakyat dan penguasa negeri ini, bahkan penjaga konstitusi pun terlibat di dalamnya.

Belum lagi permasalahan cabang yang ada di kalangan masyarakat, yang mana pelecehan seksual, pembunuhan, penganiayaan, penipuan, kelaparan, perampokan adalah ‘makanan’ harian bagi masyarakat yang hidup di dalam sistem demokrasi. Pada sisi ekonomi, Indonesia tengah menuju negara korporasi.

Terbukti sebagaimana kita saksikan dalam pertarungan politik di Indonesia, yang bertarung adalah para pebisnis yang akan memperebutkan kekuasaan untuk menguasai Indonesia. Lahirnya istilah ‘negara korporasi’ sendiri berawal dari pertemuan puncak di Argentina.

Dalam diskusi mengenai kerusakan lingkungan, didapat kenyataan bahwa perusak lingkungan terbesar bukanlah rakyat atau kelompok masyarakat, melainkan negara, yaitu negara yang digerakkan oleh kaum pebisnis. Para pebisnis yang menguasai negara atau pebisnis dan penguasa yang berkomplotan melakukan kerjasama demi kepentingan mereka walaupun kepentingan tersebut menjadikan rakyat sebagai korban kebiadabaan atas keserakahan mereka.

Demokrasi adalah Biang Penyakit

Negara-negara Barat yang menerapkan demokrasi telah berhasil membuktikan gagalnya sistem ini dalam mengurusi urusan masyarakatnya. Sebagaimana kita ketahui pihak The West -sebagai representasi masyarakat Eropa, Amerika dan Australia- yang seringkali menyuarakan pentingnya dunia yang beradab, nyatanya menyajikan realitas yang jauh berbeda. Mereka mengidap berbagai penyakit sosial, baik yang muncul akibat krisis ekonomi ataupun akibat kebatilan ideologi yang mereka anut.

Pada awal tahun 2012 Spanyol tercatat sebagai negara dengan jumlah pengangguran 5,7 juta jiwa, tertinggi di antara 17 negara kawasan Eropa. Al-Jazeera melaporkan, kondisi tersebut memaksa perempuan Spanyol melakukan prostitusi.

Pada awal tahun 2012 Spanyol tercatat sebagai negara dengan jumlah pengangguran 5,7 juta jiwa, tertinggi di antara 17 negara kawasan Eropa. Al-Jazeera melaporkan, kondisi tersebut memaksa perempuan Spanyol melakukan prostitusi. Amerika sebagai biang kapitalis juga menjadi negara yang memproduksi masyarakat biadab. The Whasington melaporkan, Direktur Dinkes LA, Jonathan Fielding mencatat 819 kasus sipilis menimpa pemain film porno. Industri pornografi di Amerika merupakan ladang bisnis yang sangat menggiurkan.

Yang tak kalah mengerikan, di Eropa kejahatan pornografi juga menimpa bayi dan anak-anak. Pada Mei 2012 lalu polisi menangkap Robert Mikelsons dan 43 kawanannya di Amsterdam karena melakukan pelecehan seksual bahkan dugaan kanibalisme terhadap 140 korban. Tak hanya sampai disitu, kasus lain yang sangat memprihatinkan menutup tahun 2012 menuju 2013 dengan serentetan catatan buruk.

Ternyata tak hanya film-film Hollywood saja yang mampu menyajikan penghilangan nyawa secara paksa. Di dunia nyata, seorang pria bertopeng melakukan tindakan brutal pada 18 Juli 2012 layaknya adegan di film menembak secara membabi buta hingga menelan korban 12 orang tewas dan 58 luka-luka. Dua pekan berselang insiden serupa terjadi di Kuil Sikh, Wisconsin. BBC melansir, dari awal tahun hingga bulan Agustus 2012 telah terjadi 348 kasus pembunuhan di Chicago.

Penyakit masyarakat yang hidup di dalam demokrasi sangatlah kronis bahkan menyebabkan perilaku manusia tidaklah layak disebut sebagai manusia. Kebebasan yang digembar-gemborkan dalam demokrasi telah mengubah gaya hidup manusia. Kebebasan tersebut telah melewati ambang batas. Survei Gallup belum lama ini menunjukkan 50 persen masyarakat Amerika Serikat mendukung perkawinan sesama jenis, sedangkan 48 persen menentang. Meningkatnya dukungan itu sejalan dengan sikap Barack Obama sejak mengakhiri kebijakan ‘Don’t Ask Don’t Tell’ tentang orientasi seksual seseorang di lingkungan militer. Dalam wawancaranya dengan ABC News, Obama mengatakan bahwa pasangan sesama jenis harus bisa menikah. Tingginya penderita HIV/AIDS preferensi terhadap hubungan homoseksual. Padahal di AS sekitar 0,40 persen dari total populasi, yaitu 1,2 juta orang, terinfeki HIV pada tahun 2011. Yang mengenaskan, data 2009 menyebutkan sekitar 4000 anak-anak terjangkit virus AIDS melalui penularan dari ibu-anak.

Tanpa memperhitungkan dampaknya, kebebasan ala demokrasi bagaikan ‘virus’ yang lama kelamaan menyebar hingga menyatu dalam kebudayaan masyarakat. Kebebasan berhubungan seksual dengan siapa saja adalah bentuk kebebasan yang kemudian dijadikan kebudayaan yang lebih rendah daripada binatang. Bahkan, binatang pun tak ada yang melakukannya. Kerusakan fisik dan mental pun terjadi hingga membunuh perlahan-lahan. Penyakit-penyakit membahayakan bertebaran di tengah-tengah masyarakat tak menghalangi mereka untuk terus melakukan aktivitas yang menyimpang tersebut. Dalih kesamaan hak dan lain sebagainya diungkapkan seolah perilaku menyimpang tersebut adalah hal yang normal terjadi pada manusia. Walau dikatakan sebagai negara adidaya sekalipun jika pada kenyataannya malah melahirkan masyarakat yang tidak beradab apalah guna sebutan tersebut, seharusnya sebutan yang tepat adalah negara ‘berbahaya’. Berbahaya karena telah menjadikan masyarakat yang berpenyakit baik fisik, mental maupun sosial. Paling menakutkan lagi jika kebudayaan biadab tersebut sampai ke negara di seluruh dunia.

Jadikan Pelajaran

Kegagalan demokrasi di negara Barat harusnya menjadi pelajaran bagi seluruh negara di dunia bahwa demokrasi tidak akan mungkin melahirkan masyarakat yang beradab dan bermartabat. Pengaruh Barat terhadap di negara seluruh dunia cukup besar. Para penguasa negara yang terikat dalam pengaruhnya sampai saat ini tidak membuka matanya bahwa mereka tengah terancam akan melahirkan masyarakat yang biadab layaknya masyarakat Barat. Para penguasa hanya sibuk memikirkan kursi jabatannya yang empuk agar tidak dijatuhkan oleh pihak manapun, sehingga bagi mereka perlu menjalin kemesraan dengan pihak Amerika dan sekutunya.

Harapan untuk terjadinya perubahan dari pihak penguasa untuk peduli terhadap rakyatnya amatlah kecil. Dari peristiwa-peristiwa yang telah dan tengah terjadi menggambarkan betapa sulitnya kita bangkit dari keterpurukan dengan kondisi penguasa yang tidak peka. Penguasa yang ada saat ini hanyalah sibuk memperkaya diri dengan memanfaatkan rakyat sebagai lokomotif menuju kursi kekuasaan.

Masyarakat yang mengalami ketertindasan dari penguasa yang dzalim harus segera disadarkan dan dipahamkan bahwa seluruh elemen yang ada di masyarakat wajib bersatu menuju kebangkitan. Kebangkitan yang diperjuangkan haruslah dengan dasar yang benar-benar dapat mewujudkan kesejahteraan.

Hanya Islam Yang Dapat Mewujudkan Kesejahteraan

Kebangkitan yang harus dituju oleh seluruh elemen masyarakat hanyalah Islam. Khusus bagi umat muslim wajib menjadikan Islam sebagai landasan dalam beraktivitas dalam kehidupan. Dengan menerapkan Islam dalam kehidupan menjadi bukti identitas keimanan di dalam diri. Islam tak akan bangkit tanpa seizin Allah dan perjuangan hambaNya. “Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka sendiri mengubahnya” (TQS. Ar-Ra’d : 11).

Sejarah telah membuktikan bahwa hanya Islam yang mampu mewujudkan masyarakat yang bermartabat. Bahkan jika dikaji secara intelektual hanya Islam yang mampu mewujudkan sistem kehidupan yang seimbang dan adil tanpa ada diskriminasi terhadap kelompok, agama, suku dan ras tertentu. Bahkan jika dilihat dari sisi dalil Allah menjanjikan keberkahan yang sangat melimpah sebagaimana firmanNya : “Jika sekiranya penduduk suatu negeri beriman dan bertakwa niscaya akan Ku-berikan keberkahan baik dari langit maupun dari bumi” (TQS. Al-A’raf : 96).

Lantas apa yang mengahalangi kita untuk memperjuangkan Islam? Jika Islam telah terbukti berhasil dari sisi historis dan dapat diuji konsep yang digunakan serta Allah pun telah menjanjikan keberkahan (kesejahteraan) yang melimpah?! [muh.rizki/voa-islam.com]

Pengirim:

Aktivis Dakwah Kampus

UNMUL Samarinda

@ammad_rizki

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
USGS: Gempa Bumi Turki Sangat Besar Dan Kuat

USGS: Gempa Bumi Turki Sangat Besar Dan Kuat

Kamis, 09 Feb 2023 10:02

Korban Jiwa Akibat Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah Meningkat Jadi 11.000 Orang Lebih

Korban Jiwa Akibat Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah Meningkat Jadi 11.000 Orang Lebih

Rabu, 08 Feb 2023 18:57

Baznas Segera Kirim Bantuan Medis Dan Logistik Ke Turki

Baznas Segera Kirim Bantuan Medis Dan Logistik Ke Turki

Rabu, 08 Feb 2023 14:35

Larangan Mbah Hasyim Asy'ari, Fatayat Menari & Campuraduk Non Mahram

Larangan Mbah Hasyim Asy'ari, Fatayat Menari & Campuraduk Non Mahram

Rabu, 08 Feb 2023 13:26

Keji! Pasukan Rezim Teroris Assad Bombardir Daerah Terdampak Gempa Tak Lama Setelah Bencana

Keji! Pasukan Rezim Teroris Assad Bombardir Daerah Terdampak Gempa Tak Lama Setelah Bencana

Rabu, 08 Feb 2023 13:15

Direktur CIA Bandingkan Meningkatnya Kekerasan Di Palestina Dengan Intifadah Kedua

Direktur CIA Bandingkan Meningkatnya Kekerasan Di Palestina Dengan Intifadah Kedua

Rabu, 08 Feb 2023 12:15

Charlie Hebdo Kembali Memicu Kemarahan Setelah Terbitkan Kartun Mengejek Gempa Turki

Charlie Hebdo Kembali Memicu Kemarahan Setelah Terbitkan Kartun Mengejek Gempa Turki

Rabu, 08 Feb 2023 11:15

Sedekah dengan Lisan, Bagaimana Caranya?

Sedekah dengan Lisan, Bagaimana Caranya?

Rabu, 08 Feb 2023 09:40

Qatar Akan Kirim 10.000 Rumah Mobil Untuk Korban Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah

Qatar Akan Kirim 10.000 Rumah Mobil Untuk Korban Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah

Rabu, 08 Feb 2023 00:05

Turki Umumkan Keadaan Darurat 3 Bulan Di Provinsi Yang Dilanda Gempa

Turki Umumkan Keadaan Darurat 3 Bulan Di Provinsi Yang Dilanda Gempa

Selasa, 07 Feb 2023 21:15

UBN Roadshow Dakwah Quran Di Sumbar, Gubernur Dan Wagub Turut Hadir

UBN Roadshow Dakwah Quran Di Sumbar, Gubernur Dan Wagub Turut Hadir

Selasa, 07 Feb 2023 21:00

20 Napi Islamic State Kabur Dari Penjara Setelah Gempa Dahsyat Di Suriah

20 Napi Islamic State Kabur Dari Penjara Setelah Gempa Dahsyat Di Suriah

Selasa, 07 Feb 2023 20:34

Persatuan Ulama Muslim Internasional Serukan Bantuan Mendesak Untuk Turki Dan Suriah

Persatuan Ulama Muslim Internasional Serukan Bantuan Mendesak Untuk Turki Dan Suriah

Selasa, 07 Feb 2023 20:00

3.432 Orang Tewas 21.103 Lainnya Terluka Akibat Gempa Kuat Yang Mengguncang Selatan Turki

3.432 Orang Tewas 21.103 Lainnya Terluka Akibat Gempa Kuat Yang Mengguncang Selatan Turki

Selasa, 07 Feb 2023 19:35

Utang Menggunung, Negara Kapitalis tak akan Mampu Membendung

Utang Menggunung, Negara Kapitalis tak akan Mampu Membendung

Selasa, 07 Feb 2023 15:36

Sekulerisme  Menggurita, Perempuan dan Anak-anak dalam Bahaya

Sekulerisme Menggurita, Perempuan dan Anak-anak dalam Bahaya

Selasa, 07 Feb 2023 14:52

Memanah Adalah Olah Raga Tertua Rekomendasi Nabi Muhammad

Memanah Adalah Olah Raga Tertua Rekomendasi Nabi Muhammad

Selasa, 07 Feb 2023 11:14

Sudah 500 Lebih Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Besar Di Turki Dan Suriah

Sudah 500 Lebih Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Besar Di Turki Dan Suriah

Senin, 06 Feb 2023 17:35

Muhammadiyah Sidoarjo Siapkan Makanan Gratis Peserta Seabad NU

Muhammadiyah Sidoarjo Siapkan Makanan Gratis Peserta Seabad NU

Senin, 06 Feb 2023 16:22

Sedikitnya 176 Orang Tewas Akibat Gempa Bumi Yang Mengguncang Suriah Dan Turki

Sedikitnya 176 Orang Tewas Akibat Gempa Bumi Yang Mengguncang Suriah Dan Turki

Senin, 06 Feb 2023 13:17


MUI

Must Read!
X