Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.794 views

Demokrasi 'Biang Penyakit' Masyarakat

Sahabat Voa Islam,

Dalam sistem demokrasi, politik tak lebih sebagai alat untuk mencapai kekuasaan, meskipun ada sebagian yang lain menganggap demokrasi merupakan salah satu cara mengakomodasikan segala kepentingan rakyat.

Namun, pada faktanya demokrasi yang ada saat ini hanyalah sumber permasalahan yang semakin menyebar ke segala penjuru aspek kehidupan. Sebagaimana kita saksikan saat ini, korupsi merupakan bagian budaya dari para wakil rakyat dan penguasa negeri ini, bahkan penjaga konstitusi pun terlibat di dalamnya.

Belum lagi permasalahan cabang yang ada di kalangan masyarakat, yang mana pelecehan seksual, pembunuhan, penganiayaan, penipuan, kelaparan, perampokan adalah ‘makanan’ harian bagi masyarakat yang hidup di dalam sistem demokrasi. Pada sisi ekonomi, Indonesia tengah menuju negara korporasi.

Terbukti sebagaimana kita saksikan dalam pertarungan politik di Indonesia, yang bertarung adalah para pebisnis yang akan memperebutkan kekuasaan untuk menguasai Indonesia. Lahirnya istilah ‘negara korporasi’ sendiri berawal dari pertemuan puncak di Argentina.

Dalam diskusi mengenai kerusakan lingkungan, didapat kenyataan bahwa perusak lingkungan terbesar bukanlah rakyat atau kelompok masyarakat, melainkan negara, yaitu negara yang digerakkan oleh kaum pebisnis. Para pebisnis yang menguasai negara atau pebisnis dan penguasa yang berkomplotan melakukan kerjasama demi kepentingan mereka walaupun kepentingan tersebut menjadikan rakyat sebagai korban kebiadabaan atas keserakahan mereka.

Demokrasi adalah Biang Penyakit

Negara-negara Barat yang menerapkan demokrasi telah berhasil membuktikan gagalnya sistem ini dalam mengurusi urusan masyarakatnya. Sebagaimana kita ketahui pihak The West -sebagai representasi masyarakat Eropa, Amerika dan Australia- yang seringkali menyuarakan pentingnya dunia yang beradab, nyatanya menyajikan realitas yang jauh berbeda. Mereka mengidap berbagai penyakit sosial, baik yang muncul akibat krisis ekonomi ataupun akibat kebatilan ideologi yang mereka anut.

Pada awal tahun 2012 Spanyol tercatat sebagai negara dengan jumlah pengangguran 5,7 juta jiwa, tertinggi di antara 17 negara kawasan Eropa. Al-Jazeera melaporkan, kondisi tersebut memaksa perempuan Spanyol melakukan prostitusi.

Pada awal tahun 2012 Spanyol tercatat sebagai negara dengan jumlah pengangguran 5,7 juta jiwa, tertinggi di antara 17 negara kawasan Eropa. Al-Jazeera melaporkan, kondisi tersebut memaksa perempuan Spanyol melakukan prostitusi. Amerika sebagai biang kapitalis juga menjadi negara yang memproduksi masyarakat biadab. The Whasington melaporkan, Direktur Dinkes LA, Jonathan Fielding mencatat 819 kasus sipilis menimpa pemain film porno. Industri pornografi di Amerika merupakan ladang bisnis yang sangat menggiurkan.

Yang tak kalah mengerikan, di Eropa kejahatan pornografi juga menimpa bayi dan anak-anak. Pada Mei 2012 lalu polisi menangkap Robert Mikelsons dan 43 kawanannya di Amsterdam karena melakukan pelecehan seksual bahkan dugaan kanibalisme terhadap 140 korban. Tak hanya sampai disitu, kasus lain yang sangat memprihatinkan menutup tahun 2012 menuju 2013 dengan serentetan catatan buruk.

Ternyata tak hanya film-film Hollywood saja yang mampu menyajikan penghilangan nyawa secara paksa. Di dunia nyata, seorang pria bertopeng melakukan tindakan brutal pada 18 Juli 2012 layaknya adegan di film menembak secara membabi buta hingga menelan korban 12 orang tewas dan 58 luka-luka. Dua pekan berselang insiden serupa terjadi di Kuil Sikh, Wisconsin. BBC melansir, dari awal tahun hingga bulan Agustus 2012 telah terjadi 348 kasus pembunuhan di Chicago.

Penyakit masyarakat yang hidup di dalam demokrasi sangatlah kronis bahkan menyebabkan perilaku manusia tidaklah layak disebut sebagai manusia. Kebebasan yang digembar-gemborkan dalam demokrasi telah mengubah gaya hidup manusia. Kebebasan tersebut telah melewati ambang batas. Survei Gallup belum lama ini menunjukkan 50 persen masyarakat Amerika Serikat mendukung perkawinan sesama jenis, sedangkan 48 persen menentang. Meningkatnya dukungan itu sejalan dengan sikap Barack Obama sejak mengakhiri kebijakan ‘Don’t Ask Don’t Tell’ tentang orientasi seksual seseorang di lingkungan militer. Dalam wawancaranya dengan ABC News, Obama mengatakan bahwa pasangan sesama jenis harus bisa menikah. Tingginya penderita HIV/AIDS preferensi terhadap hubungan homoseksual. Padahal di AS sekitar 0,40 persen dari total populasi, yaitu 1,2 juta orang, terinfeki HIV pada tahun 2011. Yang mengenaskan, data 2009 menyebutkan sekitar 4000 anak-anak terjangkit virus AIDS melalui penularan dari ibu-anak.

Tanpa memperhitungkan dampaknya, kebebasan ala demokrasi bagaikan ‘virus’ yang lama kelamaan menyebar hingga menyatu dalam kebudayaan masyarakat. Kebebasan berhubungan seksual dengan siapa saja adalah bentuk kebebasan yang kemudian dijadikan kebudayaan yang lebih rendah daripada binatang. Bahkan, binatang pun tak ada yang melakukannya. Kerusakan fisik dan mental pun terjadi hingga membunuh perlahan-lahan. Penyakit-penyakit membahayakan bertebaran di tengah-tengah masyarakat tak menghalangi mereka untuk terus melakukan aktivitas yang menyimpang tersebut. Dalih kesamaan hak dan lain sebagainya diungkapkan seolah perilaku menyimpang tersebut adalah hal yang normal terjadi pada manusia. Walau dikatakan sebagai negara adidaya sekalipun jika pada kenyataannya malah melahirkan masyarakat yang tidak beradab apalah guna sebutan tersebut, seharusnya sebutan yang tepat adalah negara ‘berbahaya’. Berbahaya karena telah menjadikan masyarakat yang berpenyakit baik fisik, mental maupun sosial. Paling menakutkan lagi jika kebudayaan biadab tersebut sampai ke negara di seluruh dunia.

Jadikan Pelajaran

Kegagalan demokrasi di negara Barat harusnya menjadi pelajaran bagi seluruh negara di dunia bahwa demokrasi tidak akan mungkin melahirkan masyarakat yang beradab dan bermartabat. Pengaruh Barat terhadap di negara seluruh dunia cukup besar. Para penguasa negara yang terikat dalam pengaruhnya sampai saat ini tidak membuka matanya bahwa mereka tengah terancam akan melahirkan masyarakat yang biadab layaknya masyarakat Barat. Para penguasa hanya sibuk memikirkan kursi jabatannya yang empuk agar tidak dijatuhkan oleh pihak manapun, sehingga bagi mereka perlu menjalin kemesraan dengan pihak Amerika dan sekutunya.

Harapan untuk terjadinya perubahan dari pihak penguasa untuk peduli terhadap rakyatnya amatlah kecil. Dari peristiwa-peristiwa yang telah dan tengah terjadi menggambarkan betapa sulitnya kita bangkit dari keterpurukan dengan kondisi penguasa yang tidak peka. Penguasa yang ada saat ini hanyalah sibuk memperkaya diri dengan memanfaatkan rakyat sebagai lokomotif menuju kursi kekuasaan.

Masyarakat yang mengalami ketertindasan dari penguasa yang dzalim harus segera disadarkan dan dipahamkan bahwa seluruh elemen yang ada di masyarakat wajib bersatu menuju kebangkitan. Kebangkitan yang diperjuangkan haruslah dengan dasar yang benar-benar dapat mewujudkan kesejahteraan.

Hanya Islam Yang Dapat Mewujudkan Kesejahteraan

Kebangkitan yang harus dituju oleh seluruh elemen masyarakat hanyalah Islam. Khusus bagi umat muslim wajib menjadikan Islam sebagai landasan dalam beraktivitas dalam kehidupan. Dengan menerapkan Islam dalam kehidupan menjadi bukti identitas keimanan di dalam diri. Islam tak akan bangkit tanpa seizin Allah dan perjuangan hambaNya. “Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka sendiri mengubahnya” (TQS. Ar-Ra’d : 11).

Sejarah telah membuktikan bahwa hanya Islam yang mampu mewujudkan masyarakat yang bermartabat. Bahkan jika dikaji secara intelektual hanya Islam yang mampu mewujudkan sistem kehidupan yang seimbang dan adil tanpa ada diskriminasi terhadap kelompok, agama, suku dan ras tertentu. Bahkan jika dilihat dari sisi dalil Allah menjanjikan keberkahan yang sangat melimpah sebagaimana firmanNya : “Jika sekiranya penduduk suatu negeri beriman dan bertakwa niscaya akan Ku-berikan keberkahan baik dari langit maupun dari bumi” (TQS. Al-A’raf : 96).

Lantas apa yang mengahalangi kita untuk memperjuangkan Islam? Jika Islam telah terbukti berhasil dari sisi historis dan dapat diuji konsep yang digunakan serta Allah pun telah menjanjikan keberkahan (kesejahteraan) yang melimpah?! [muh.rizki/voa-islam.com]

Pengirim:

Aktivis Dakwah Kampus

UNMUL Samarinda

@ammad_rizki

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Latest News
Jakarta Raih Kota Terbaik Layanan Transportasi, Senator: Buah dari Keberpihakan

Jakarta Raih Kota Terbaik Layanan Transportasi, Senator: Buah dari Keberpihakan

Sabtu, 31 Oct 2020 23:47

Rasulullah Dihina, Siapa yang Mampu Melindunginya?

Rasulullah Dihina, Siapa yang Mampu Melindunginya?

Sabtu, 31 Oct 2020 22:35

Jaringan Minimarket Milik Sidogiri Singkirkan Seluruh Produk Prancis dari Rak

Jaringan Minimarket Milik Sidogiri Singkirkan Seluruh Produk Prancis dari Rak

Sabtu, 31 Oct 2020 22:34

Rusia Bersumpah Bantu Yerevan Melawan Azerbaijan Jika Pertempuran Mencapai Armenia

Rusia Bersumpah Bantu Yerevan Melawan Azerbaijan Jika Pertempuran Mencapai Armenia

Sabtu, 31 Oct 2020 22:25

Inilah 6 Tips Melatih Fokus dalam Islam

Inilah 6 Tips Melatih Fokus dalam Islam

Sabtu, 31 Oct 2020 22:20

27 Orang Tewas Akibat Gempa di Turki dan Yunani

27 Orang Tewas Akibat Gempa di Turki dan Yunani

Sabtu, 31 Oct 2020 22:10

Usia Istri Jauh Lebih Tua: Bercermin pada Macron dan Rasulullah

Usia Istri Jauh Lebih Tua: Bercermin pada Macron dan Rasulullah

Sabtu, 31 Oct 2020 21:37

Politisi Demokrat Kritik Keputusan Pemerintah Tak Naikan Upah Minimum 2020

Politisi Demokrat Kritik Keputusan Pemerintah Tak Naikan Upah Minimum 2020

Sabtu, 31 Oct 2020 21:22

MUI Serukan Boikot Perancis!

MUI Serukan Boikot Perancis!

Sabtu, 31 Oct 2020 20:56

Pemukim Ilegal Yahudi Israel Gunakan Gergaji Listrik untuk Putus Suplai Listrik ke Warga Palestina

Pemukim Ilegal Yahudi Israel Gunakan Gergaji Listrik untuk Putus Suplai Listrik ke Warga Palestina

Sabtu, 31 Oct 2020 20:35

Jakarta Jadi Kota Pertama di Asia Tenggara Sabet Juara Sustainable Transport 2020

Jakarta Jadi Kota Pertama di Asia Tenggara Sabet Juara Sustainable Transport 2020

Sabtu, 31 Oct 2020 20:25

Azerbaijan Sebut Armenia Berencana Gunakan Amunisi Fosfor di Nagorno-Karabakh

Azerbaijan Sebut Armenia Berencana Gunakan Amunisi Fosfor di Nagorno-Karabakh

Sabtu, 31 Oct 2020 20:05

[VIDEO] MUI: Boikot Produk Prancis Wajib

[VIDEO] MUI: Boikot Produk Prancis Wajib

Sabtu, 31 Oct 2020 19:57

Puluhan Ribu Umat Muslim Turun ke Jalan Mengecam Islamofobia Prancis

Puluhan Ribu Umat Muslim Turun ke Jalan Mengecam Islamofobia Prancis

Sabtu, 31 Oct 2020 19:48

Terkait Zakat Pengurang Pajak, Anis: Pelaksanaannya Perlu Kajian Mendalam

Terkait Zakat Pengurang Pajak, Anis: Pelaksanaannya Perlu Kajian Mendalam

Sabtu, 31 Oct 2020 19:36

Future Impossible Tense

Future Impossible Tense

Sabtu, 31 Oct 2020 18:00

MUI Serukan Umat Boikot Produk Prancis hingga Macron Minta Maaf

MUI Serukan Umat Boikot Produk Prancis hingga Macron Minta Maaf

Sabtu, 31 Oct 2020 09:12

Empat Struktur Penting Efektivitas Audit Internal Syariah di Lembaga Keuangan Islam

Empat Struktur Penting Efektivitas Audit Internal Syariah di Lembaga Keuangan Islam

Sabtu, 31 Oct 2020 08:57

Bersolek untuk Siapa?

Bersolek untuk Siapa?

Sabtu, 31 Oct 2020 08:43

Kopi Sehat UBM: Menjernihkan Pikiran

Kopi Sehat UBM: Menjernihkan Pikiran

Sabtu, 31 Oct 2020 08:15


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X