Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
74.564 views

Jika Jokowi Kalah, KOMPAS Dorong Aksi Brutal People Power

JAKARTA (voa-islam.com) - Beberapa hari lalu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara terbuka menyampaikan adanya pihak-pihak yang hendak menciptakan kerusahan pasca pemilihan presiden.

Pernyataan SBY tersebut sehari setelah terjadinya insiden penyerangan Gedung TV One oleh massa bayaran yang dikerahkan Sekjend PDIP Tjahjo Kumolo. Kedua perstiwa ini, spontan menuai reaksi serius publik tentang kecemasan atas perkembangan situasi politik nasional yang kian memanas.

Jelas presiden SBY tidak sekedar berbicara sebatas himbauan, namun lebih jauh presiden menegaskan telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi dan mengajak rakyat untuk mengambil posisi siaga guna mendukung TNI/Polri.

Perlu diketahui bahwa, berhembusnya rencana anarkis pasca pilpres telah beredar luas di kalangan masyarakat. Isu bermotiv provokasi itu pertama kali disuarakan secara terang-terangan oleh misionaris Katolik Franz Magnis Suseno. Yakni: Bila Jokowi tidak terpilih menjadi presiden maka Indonesia akan dibuat rusuh..."

Franz Magnis Suseno adalah figur publik yang dibesarkan oleh berbagai pemberitaan jaringan media Kompas. Misionaris katolik tersebut disebut-sebut sebagai salah satu penghubung agenda politik internasional Kompas dan Vatikan Roma.

Franz Magnis Suseno adalah figur publik yang dibesarkan oleh berbagai pemberitaan jaringan media Kompas. Misionaris katolik tersebut disebut-sebut sebagai salah satu penghubung agenda politik internasional Kompas dan Vatikan Roma. Lebih jauh, Franz Magnis Suseno disenyalir menjadi arsitek oponi politik Kompas untuk menistakan Prabowo Subianto dengan aneka fitnah berlatar isu HAM.

Selain Franz Magnis Suseno, peran keterlibatan Tjahja Kumolo dan Sofjan Wanandi merupakan aktor intelektual atau tegasnya merupkan dalang di balik persiapan rencana kerusahan pasca Pilpres dimaksud. Ketiga tokoh ini terus menghembuskan serangkaian opini dan isu untuk membenturkan elemen bangsa.

Lebih memprihatinkan, manuver jahat itu membuat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berang dan menghimbau kadernya agar tidak terpancing dengan hasutan yang bertujuan melakukan kerusahan.

Tapi, himbauan Megawati seolah tak digubris. Bahkan dengan terang-terangan jaringan kompas melalui sosial media menggulir isu akan adanya gerakan people power. Sebuah gerakan massa rakyat pendukung Jokowi untuk turun ke jalan melawan kemenangan Capres Prabowo Subianto.

Provokasi jaringan Kompas, Franz Magnis Suseno, Tjahja Kumolo dan Sofjan Wanandi jelas tidak bisa dibiarkan begitu saja. Tindakan tak terpuji itu jelas-jelas merupakan gerakan makar, inkonstitusional dan berujuan menghancurkan masa depan bangsa.

Kasus penyerangan gedung TV One di Jogja dan di Jakarta, serta perkembangan krusial tentang adanya gerakan anti pemilu di Papua, tidak lepas merupakan bentuk pemenasan politik anarkis jelang dan pasca Pilpres 9 Juli.

Menyikapi provokasi yang tidak bertanggungjawab tersebut, kami dari Progres 98 mendesak Ketua Umum PDIP Megawati untuk segera bertindak konkret guna menyerahkan ketiga aktor intelektual: Franz Magnis Suseno, Tjahja Kumolo dan Sofjan Wanandi kepada aparat keamanan berwenang untuk diperiksa.

Dan kepada para pendukung perubahan, segera melakukan konsolidasi melalui media sosial untuk memboikot seluruh link berita kompas online. Hal ini merupakan sikap tegas anak bangsa yang anti kepada kompas, media utama pendukung Jokowi yang telah terlibat menyebarkan hasutan dan provokasi untuk tujuan mengacaukan stabilitas politik nasional.

Demikian rilisnya kepada VOA ISLAM, Faizal Assegaf, Ketua Progres 98. [wahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Korban Jiwa Akibat Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah Meningkat Jadi 11.000 Orang Lebih

Korban Jiwa Akibat Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah Meningkat Jadi 11.000 Orang Lebih

Rabu, 08 Feb 2023 18:57

Baznas Segera Kirim Bantuan Medis Dan Logistik Ke Turki

Baznas Segera Kirim Bantuan Medis Dan Logistik Ke Turki

Rabu, 08 Feb 2023 14:35

Larangan Mbah Hasyim Asy'ari, Fatayat Menari & Campuraduk Non Mahram

Larangan Mbah Hasyim Asy'ari, Fatayat Menari & Campuraduk Non Mahram

Rabu, 08 Feb 2023 13:26

Keji! Pasukan Rezim Teroris Assad Bombardir Daerah Terdampak Gempa Tak Lama Setelah Bencana

Keji! Pasukan Rezim Teroris Assad Bombardir Daerah Terdampak Gempa Tak Lama Setelah Bencana

Rabu, 08 Feb 2023 13:15

Direktur CIA Bandingkan Meningkatnya Kekerasan Di Palestina Dengan Intifadah Kedua

Direktur CIA Bandingkan Meningkatnya Kekerasan Di Palestina Dengan Intifadah Kedua

Rabu, 08 Feb 2023 12:15

Charlie Hebdo Kembali Memicu Kemarahan Setelah Terbitkan Kartun Mengejek Gempa Turki

Charlie Hebdo Kembali Memicu Kemarahan Setelah Terbitkan Kartun Mengejek Gempa Turki

Rabu, 08 Feb 2023 11:15

Sedekah dengan Lisan, Bagaimana Caranya?

Sedekah dengan Lisan, Bagaimana Caranya?

Rabu, 08 Feb 2023 09:40

Qatar Akan Kirim 10.000 Rumah Mobil Untuk Korban Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah

Qatar Akan Kirim 10.000 Rumah Mobil Untuk Korban Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah

Rabu, 08 Feb 2023 00:05

Turki Umumkan Keadaan Darurat 3 Bulan Di Provinsi Yang Dilanda Gempa

Turki Umumkan Keadaan Darurat 3 Bulan Di Provinsi Yang Dilanda Gempa

Selasa, 07 Feb 2023 21:15

UBN Roadshow Dakwah Quran Di Sumbar, Gubernur Dan Wagub Turut Hadir

UBN Roadshow Dakwah Quran Di Sumbar, Gubernur Dan Wagub Turut Hadir

Selasa, 07 Feb 2023 21:00

20 Napi Islamic State Kabur Dari Penjara Setelah Gempa Dahsyat Di Suriah

20 Napi Islamic State Kabur Dari Penjara Setelah Gempa Dahsyat Di Suriah

Selasa, 07 Feb 2023 20:34

Persatuan Ulama Muslim Internasional Serukan Bantuan Mendesak Untuk Turki Dan Suriah

Persatuan Ulama Muslim Internasional Serukan Bantuan Mendesak Untuk Turki Dan Suriah

Selasa, 07 Feb 2023 20:00

3.432 Orang Tewas 21.103 Lainnya Terluka Akibat Gempa Kuat Yang Mengguncang Selatan Turki

3.432 Orang Tewas 21.103 Lainnya Terluka Akibat Gempa Kuat Yang Mengguncang Selatan Turki

Selasa, 07 Feb 2023 19:35

Utang Menggunung, Negara Kapitalis tak akan Mampu Membendung

Utang Menggunung, Negara Kapitalis tak akan Mampu Membendung

Selasa, 07 Feb 2023 15:36

Sekulerisme  Menggurita, Perempuan dan Anak-anak dalam Bahaya

Sekulerisme Menggurita, Perempuan dan Anak-anak dalam Bahaya

Selasa, 07 Feb 2023 14:52

Memanah Adalah Olah Raga Tertua Rekomendasi Nabi Muhammad

Memanah Adalah Olah Raga Tertua Rekomendasi Nabi Muhammad

Selasa, 07 Feb 2023 11:14

Sudah 500 Lebih Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Besar Di Turki Dan Suriah

Sudah 500 Lebih Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Besar Di Turki Dan Suriah

Senin, 06 Feb 2023 17:35

Muhammadiyah Sidoarjo Siapkan Makanan Gratis Peserta Seabad NU

Muhammadiyah Sidoarjo Siapkan Makanan Gratis Peserta Seabad NU

Senin, 06 Feb 2023 16:22

Sedikitnya 176 Orang Tewas Akibat Gempa Bumi Yang Mengguncang Suriah Dan Turki

Sedikitnya 176 Orang Tewas Akibat Gempa Bumi Yang Mengguncang Suriah Dan Turki

Senin, 06 Feb 2023 13:17

Blokade Israel Sebabkan Peningkatan Angka Kanker Di Gaza

Blokade Israel Sebabkan Peningkatan Angka Kanker Di Gaza

Senin, 06 Feb 2023 11:35


MUI

Must Read!
X