Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
73.597 views

Jika Jokowi Kalah, KOMPAS Dorong Aksi Brutal People Power

JAKARTA (voa-islam.com) - Beberapa hari lalu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara terbuka menyampaikan adanya pihak-pihak yang hendak menciptakan kerusahan pasca pemilihan presiden.

Pernyataan SBY tersebut sehari setelah terjadinya insiden penyerangan Gedung TV One oleh massa bayaran yang dikerahkan Sekjend PDIP Tjahjo Kumolo. Kedua perstiwa ini, spontan menuai reaksi serius publik tentang kecemasan atas perkembangan situasi politik nasional yang kian memanas.

Jelas presiden SBY tidak sekedar berbicara sebatas himbauan, namun lebih jauh presiden menegaskan telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi dan mengajak rakyat untuk mengambil posisi siaga guna mendukung TNI/Polri.

Perlu diketahui bahwa, berhembusnya rencana anarkis pasca pilpres telah beredar luas di kalangan masyarakat. Isu bermotiv provokasi itu pertama kali disuarakan secara terang-terangan oleh misionaris Katolik Franz Magnis Suseno. Yakni: Bila Jokowi tidak terpilih menjadi presiden maka Indonesia akan dibuat rusuh..."

Franz Magnis Suseno adalah figur publik yang dibesarkan oleh berbagai pemberitaan jaringan media Kompas. Misionaris katolik tersebut disebut-sebut sebagai salah satu penghubung agenda politik internasional Kompas dan Vatikan Roma.

Franz Magnis Suseno adalah figur publik yang dibesarkan oleh berbagai pemberitaan jaringan media Kompas. Misionaris katolik tersebut disebut-sebut sebagai salah satu penghubung agenda politik internasional Kompas dan Vatikan Roma. Lebih jauh, Franz Magnis Suseno disenyalir menjadi arsitek oponi politik Kompas untuk menistakan Prabowo Subianto dengan aneka fitnah berlatar isu HAM.

Selain Franz Magnis Suseno, peran keterlibatan Tjahja Kumolo dan Sofjan Wanandi merupakan aktor intelektual atau tegasnya merupkan dalang di balik persiapan rencana kerusahan pasca Pilpres dimaksud. Ketiga tokoh ini terus menghembuskan serangkaian opini dan isu untuk membenturkan elemen bangsa.

Lebih memprihatinkan, manuver jahat itu membuat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berang dan menghimbau kadernya agar tidak terpancing dengan hasutan yang bertujuan melakukan kerusahan.

Tapi, himbauan Megawati seolah tak digubris. Bahkan dengan terang-terangan jaringan kompas melalui sosial media menggulir isu akan adanya gerakan people power. Sebuah gerakan massa rakyat pendukung Jokowi untuk turun ke jalan melawan kemenangan Capres Prabowo Subianto.

Provokasi jaringan Kompas, Franz Magnis Suseno, Tjahja Kumolo dan Sofjan Wanandi jelas tidak bisa dibiarkan begitu saja. Tindakan tak terpuji itu jelas-jelas merupakan gerakan makar, inkonstitusional dan berujuan menghancurkan masa depan bangsa.

Kasus penyerangan gedung TV One di Jogja dan di Jakarta, serta perkembangan krusial tentang adanya gerakan anti pemilu di Papua, tidak lepas merupakan bentuk pemenasan politik anarkis jelang dan pasca Pilpres 9 Juli.

Menyikapi provokasi yang tidak bertanggungjawab tersebut, kami dari Progres 98 mendesak Ketua Umum PDIP Megawati untuk segera bertindak konkret guna menyerahkan ketiga aktor intelektual: Franz Magnis Suseno, Tjahja Kumolo dan Sofjan Wanandi kepada aparat keamanan berwenang untuk diperiksa.

Dan kepada para pendukung perubahan, segera melakukan konsolidasi melalui media sosial untuk memboikot seluruh link berita kompas online. Hal ini merupakan sikap tegas anak bangsa yang anti kepada kompas, media utama pendukung Jokowi yang telah terlibat menyebarkan hasutan dan provokasi untuk tujuan mengacaukan stabilitas politik nasional.

Demikian rilisnya kepada VOA ISLAM, Faizal Assegaf, Ketua Progres 98. [wahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Puncak HUT ke-2 Partai Gelora Indonesia

Puncak HUT ke-2 Partai Gelora Indonesia

Kamis, 28 Oct 2021 20:40

UEA Kirim 12 Mantan Tahanan Guantanamo Ke Yaman

UEA Kirim 12 Mantan Tahanan Guantanamo Ke Yaman

Kamis, 28 Oct 2021 20:35

Tes PCR Jadi Syarat Penerbangan:  Urgensi atau Bisnis?

Tes PCR Jadi Syarat Penerbangan: Urgensi atau Bisnis?

Kamis, 28 Oct 2021 20:22

Peretas Bocorkan Rincian Pribadi Ratusan Personel Tentara Israel

Peretas Bocorkan Rincian Pribadi Ratusan Personel Tentara Israel

Kamis, 28 Oct 2021 20:06

Demi Kualitas Pilpres, Capres Independen Layak Diperjuangkan

Demi Kualitas Pilpres, Capres Independen Layak Diperjuangkan

Kamis, 28 Oct 2021 19:08

Kisah Karir Bintang Klub Liverpool Mo Salah Akan Diajarkan Di Sekolah-sekolah Mesir

Kisah Karir Bintang Klub Liverpool Mo Salah Akan Diajarkan Di Sekolah-sekolah Mesir

Kamis, 28 Oct 2021 13:55

Diusia Senja Terus Mengais Rejeki Halal

Diusia Senja Terus Mengais Rejeki Halal

Kamis, 28 Oct 2021 12:25

Inilah Peran Laboratorium dalam Sertifikasi Halal

Inilah Peran Laboratorium dalam Sertifikasi Halal

Kamis, 28 Oct 2021 10:18

HNW: Kemenag Tak untuk Diklaim atau Dibubarkan

HNW: Kemenag Tak untuk Diklaim atau Dibubarkan

Kamis, 28 Oct 2021 08:09

Tarif PCR Turun! Ini Harga Terbarunya

Tarif PCR Turun! Ini Harga Terbarunya

Rabu, 27 Oct 2021 23:34

Kritik Keras Wacana Tes PCR Bagi Semua Moda Transportasi, Bukhori: Rakyat Bukan Sapi Perah!

Kritik Keras Wacana Tes PCR Bagi Semua Moda Transportasi, Bukhori: Rakyat Bukan Sapi Perah!

Rabu, 27 Oct 2021 23:16

Relawan Baraya Rajiv Serahkan Bantuan untuk Pasien Kanker di Banjaran Kabupaten Bandung

Relawan Baraya Rajiv Serahkan Bantuan untuk Pasien Kanker di Banjaran Kabupaten Bandung

Rabu, 27 Oct 2021 23:08

Perayaan HUT ke-2, Partai Gelora Angkat Tema 'Kolaborasi Indonesia Menuju 5 Besar Dunia'

Perayaan HUT ke-2, Partai Gelora Angkat Tema 'Kolaborasi Indonesia Menuju 5 Besar Dunia'

Rabu, 27 Oct 2021 22:50

Turki Kirim 200 Truk Penuh Peralatan Militer Dan Logistik Ke Suriah Utara

Turki Kirim 200 Truk Penuh Peralatan Militer Dan Logistik Ke Suriah Utara

Rabu, 27 Oct 2021 22:15

Warga Kashmir Terancam Tuduhan Teror Hanya Karena Dukung Kemenangan Tim Kriket Pakistan Atas India

Warga Kashmir Terancam Tuduhan Teror Hanya Karena Dukung Kemenangan Tim Kriket Pakistan Atas India

Rabu, 27 Oct 2021 21:55

Waspada Propaganda LGBT

Waspada Propaganda LGBT

Rabu, 27 Oct 2021 18:49

Sedih dan Malu, Garuda Indonesia Akan Hembuskan Napas Terakhir

Sedih dan Malu, Garuda Indonesia Akan Hembuskan Napas Terakhir

Rabu, 27 Oct 2021 18:28

Haftar Dan Saif Al-Islam Khadafi Gunakan Perusahaan Israel Untuk Jalankan Kampanye Pemilu Libya

Haftar Dan Saif Al-Islam Khadafi Gunakan Perusahaan Israel Untuk Jalankan Kampanye Pemilu Libya

Rabu, 27 Oct 2021 17:30

Harga PCR Turun, Fahira Idris: Semakin Murah Semakin Baik

Harga PCR Turun, Fahira Idris: Semakin Murah Semakin Baik

Rabu, 27 Oct 2021 11:49

Harga PCR Rp300 Ribu, Legislator Bandingkan di India Bisa Mematok Harga di Bawah Rp100 Ribu?

Harga PCR Rp300 Ribu, Legislator Bandingkan di India Bisa Mematok Harga di Bawah Rp100 Ribu?

Rabu, 27 Oct 2021 09:56


MUI

Must Read!
X