Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.604 views

Persamaan Antara Jamu dan Agama

Penulis: Bryan Suryanto

Coba, Apa persamaan antara jamu dan agama sahabat voa-islam.com?

Nah sebelum kita kupas, apakah pernah kamu minum jamu? Apakah rasanya pahit dan tidak enak? Ya tentu saja kamu pasti pernah meminumnya walaupun hanya sesekali seumur hidupmu.

Dewasa ini, budaya meminum jamu semakin hari semakin berkurang peminatnya. Terutama generasi muda seperti kita ini yang hampir benar-benar meninggalkan jamu. Karena didalam fikiran kita sudah terlanjur menganggap bahwa budaya meminum jamu itu ketinggalan zaman.

Sama seperti agama yang hampir benar-benar ditinggalkan generasi muda. Karena didalam fikiran remaja sudah terlanjur tertanam mentaati agama itu norak dan kampungan untuk era yang sudah modern.

Mari kita ingat, kapan terakhir kali kita ibadah. Selain itu, kenapa kita meninggalkan budaya meminum jamu? Karena kita sudah lebih dulu dihantui rasa pahit, bau pengar dan tidak enaknya rasa jamu.

Padahal tidak semua jamu itu pahit, ada juga yang rasanya manis atau tawar. Lagipula dibalik rasa pahit, manis dan tawar tersebut ada khasiat yang luar biasa dan itu lebih menyehatkan jika dibandingkan dengan obat kimia.

Begitu juga dengan syariat agama kita. Saat mendengar syariat-syariat agama dari para da'i, kita sudah lebih dulu dihantui dengan betapa sulit untuk menjalankan syariat-Nya. Padahal tidak semua syariat-Nya itu pahit, ada juga yang manis dan tawar. Lagipula semua tahu bahwa Tuhan itu mahabesar, maka dibalik pahit, manis dan tawar pada syariat-Nya pasti ada manfaat yang sudah dipersiapkan oleh-Nya.

Masih soal pahitnya jamu. Jika kita melihat para peminum jamu, kita akan takjub dengan betapa kebalnya lidah mereka dari rasa pahit. Coba tanyakan kepada, apakah mereka juga merasakan tidak enaknya rasa pahit? Tentu mereka tidak akan menyangkal bahwa pada awalnya mereka juga merasakan pahit, tapi mereka mulai terbiasa saat merasakannya dan semakin semangat karena telah merasakan khasiatnya.

Begitu pun dengan agama. Saat kita menjalankan ibadah, syariat, sunnah dan lain sebagainya untuk pertama kali, kita akan merasa tidak nyaman seakan-akan kita sedang merasakan pahitnya jamu.

Namun, pada akhirnya kita akan mulai terbiasa dan semakin dikuatkan dengan manfaatnya.

Tanya: Bagaimana jika aku sama sekali tidak merasakan manfaat dari jamu ataupun ibadah? Kamu hanya perlu untuk belajar lebih peka terhadap kuasa-Nya serta harus ikhlas dalam menjalankannya.

Semua butuh proses. Minum jamu memang tidak akan memberikan hasil dalam waktu yang singkat, sesingkat obat-obatan kimia, tapi jamu adalah herbal yang tidak memiliki efek samping yang akan membahayakanmu. Begitu juga dengan ibadah.

Kamu tidak selalu akan segera merasakan manfaatnya, mungkin saja Tuhan akan berikan manfaatnya di masa mendatang. Namun satu yang pasti, kamu tidak akan pernah bisa memungkiri bahwa kamu akan merasakan keteduhan hati setelah beribadah. Percayalah. Kamu hanya perlu lebih ikhlas dan lebih banyak bersyukur.

Mengenai para penjual jamu.Terkadang aku merasa kasihan melihat para penjual jamu yang lewat didepan rumah berpanas-panasan dibawah terik matahari membawa jamunya yang tak laku-laku. Bahkan tak jarang aku juga melihat ada orang yang tak segan-segan mengejek tukang jamu itu dengan "Hari gini jualan jamu!".

Walaupun dalam hatinya pasti ia sedang bersedih, ia tetap teguh terus berjalan sambil menjual jamu-jamunya. Begitu juga dengan para da'i dan ulama, mereka terus menyebarkan ajaran-ajaran agama. Seringkali para da'i dan ulama mendapatkan ejekan "Hari gini bawa-bawa agama!".

Walaupun dalam hati terasa panas, mereka tetap teguh dijalan Tuhan untuk menyi'arkan ajaran-ajaran agama Tuhan. Jangan lupa bahwa penjual jamu juga ada yang menjerumuskan penikmatnya kedalam kesesatan. Tak jarang kita melihat di televisi ada berita tentang penjual jamu yang ditangkap karena menjual jamu-jamu yang bis memabukkan bahkan yang bisa juga mematikan penikmatnya.

Padahal jika si penikmat ini mau berfikir, ia tidak akan meminum sesuatu yang ia tahu bahayanya. Begitu juga dengan agama kita. Seperti yang dituturkan oleh Ustadz Felix Siauw, "Islam adalah satu-satunya agama yang menyuruh manusia berfikir agar mampu beriman".

Seperti yang dituturkan oleh Ustadz Felix Siauw, "Islam adalah satu-satunya agama yang menyuruh manusia berfikir agar mampu beriman".

Insha Allah kita tidak akan terjerumus kedalam kesesatan selama kita masih mau menggunakan otak kita untuk berfikir. Wow, begitu banyak persamaan jamu dengan agama.

Akan tetapi ada satu hal yang berbeda, yaitu jamu bisa kadaluarsa sedangkan Islam tidak akan kadaluarsa hingga hari akhir/pembalasan nanti.

Wallahu a’lamu bishshawab.

Mari kita renungkan bersama. Mohon koreksinya jika ada kesalahan dalam artikel ini.

Terimakasih. Semoga bermanfaat.. :)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Covid-19 Makin Menggila, Negara Kehilangan Arah?

Covid-19 Makin Menggila, Negara Kehilangan Arah?

Jum'at, 03 Apr 2020 08:14

Ribuan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Corona, Warganet: Ustaz Abu Bakar Baasyir Paling Layak

Ribuan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Corona, Warganet: Ustaz Abu Bakar Baasyir Paling Layak

Jum'at, 03 Apr 2020 07:51

Memutus Mata Rantai Corona

Memutus Mata Rantai Corona

Jum'at, 03 Apr 2020 07:09

Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Tepatkah?

Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Tepatkah?

Jum'at, 03 Apr 2020 06:31

Hadapi Covid-19, Muhammadiyah Siapkan 60 Psikolog

Hadapi Covid-19, Muhammadiyah Siapkan 60 Psikolog

Jum'at, 03 Apr 2020 06:18

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Kamis, 02 Apr 2020 23:59

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Kamis, 02 Apr 2020 23:50

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Kamis, 02 Apr 2020 23:28

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Kamis, 02 Apr 2020 23:27

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Kamis, 02 Apr 2020 23:00

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Kamis, 02 Apr 2020 22:26

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Kamis, 02 Apr 2020 22:19

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Kamis, 02 Apr 2020 22:17

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Kamis, 02 Apr 2020 21:45

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

Kamis, 02 Apr 2020 21:15

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Kamis, 02 Apr 2020 20:59

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Kamis, 02 Apr 2020 20:48

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kamis, 02 Apr 2020 20:38

Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Pakistan Batalkan Hukuman Mati Jihadis Pembunuh Wartawan AS Daniel Pearl

Kamis, 02 Apr 2020 20:30

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Menteri Kesehatan Israel Positif Terinfeksi COVID-19

Kamis, 02 Apr 2020 20:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X