Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.263 views

Homoseksual Bertebaran, Syari'at Dikriminalkan

Oleh: Eka Rahmi Maulidiyah

(Mahasiswi Sastra Inggris, Universitas Airlangga)

Kembali, kasus homoseksual mengemuka. Kasus paling baru mengenai hukuman cambuk pada pasangan homo di Aceh hingga penggerebekan pesta gay “The wild one” di Jakarta.

Pasangan gay di Aceh dihukum karena terbukti melanggar pasal 63 ayat 1 (tentang liwath) Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. Mereka dihukum sebanyak 85 kali sabetan rotan diatas panggung dengan disaksikan  banyak orang dengan umur diatas 17 tahun. Hukuman tersebut dilakukan di halaman Masjid Suhada, Gampong Lamagugop, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.

Sementara pesta gay di Jakarta diamankan lantaran diduga melanggar UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Mereka melakukan pesta di dalam suatu ruko kawasan Kelapa Gading pada malam hari. Di dalam ruko tersebut, terdapat tiga lantai. Lantai pertama digunakan untuk fitness, lantai kedua digunakan untuk striptease, sedangkan lantai ketiga digunakan sebagai tempat SPA. Tidak tanggung-tanggung, polisi langsung mengamankan 141 orang yang diduga melakukan pesta, namun hanya 10 orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

Menanggapi hal ini, dunia internasional langsung angkat bicara. Para pegiat HAM mengkritisi hukuman yang diberikan oleh pemerintah daerah Aceh. Mereka mengatakan bahwa hukuman cambuk bagi pasangan gay tidak sesuai dengan HAM karena mereka melakukan hubungan tersebut dengan dasar suka sama suka, tidak ada paksaan antara keduanya.

Para pejuang HAM pun memprotes tindakan polisi saat mengamankan kaum homo pada penggerebekan pesta gay di Jakarta. Mereka menilai polisi telah melakukan diskriminasi karena menggelandang kaum homo dalam keadaan tidak berpakaian. Meskipun pada akhirnya hanya 10 orang yang ditetapkan sebagai tersangka karena keterlibatan aktif dalam pelaksanaan pesta gay tersebut. Sementara sisanya dipulangkan tanpa ada suatu tuntutan.

Hal tersebut menandakan bahwa melakukan hal maksiat berupa pesta seks kaum gay merupakan hal yang biasa, tidak ada keburukan di dalamnya. Padahal, hal tersebut merupakan dosa besar sehingga Allah SWT pun akan menimpakan azabnya seperti yang pernah dialami oleh kaum nabi Luth A.S. Namun, anehnya pemimpin negeri Ini, Jokowi, malah berpesan agar masyarakat Indonesia melindungi kaum homo yang nyata-nyata melakukan kemaksiatan.

Hal tersebut tentu tidak lepas dari sistem yang dipergunakan di negara ini. Memang, negara ini adalah negara sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan. Negara sekuler melahirkan ide liberalisme yaitu kebebasan berupa kebebasan berpendapat, kebebasan berperilaku, kebebasan berkeyakinan, dan kebebasan berkepemilikan.

Dalam kasus homoseksual, kebebasan berperilakulah yang diadopsi untuk memperbolehkan melakukan perbuatan tersebut. Mereka boleh melampiaskan gharizah nau’ (naluri untuk melestarikan jenis) sesuai kemauan mereka walaupun bertentangan dengan syari’at. Hal ini sangat wajar jika terjadi di negara sekuler, karena negara ini bukan tempat hidup kaum muslimin. Kaum muslimin hanya bisa hidup dengan syari’at Islam. Namun, semangat untuk menerapkan syari’at Islam dikecam, dianggap sebagai suatu hal yang tidak manusiawi dan salah. Ulama yang berbicara mengenai syari’at dibungkam, bahkan dikriminalisasi karena dianggap radikal dan berbahaya bagi para penguasa saat ini.

Hal itulah yang terjadi ketika Indonesia menjadikan Barat sebagai poros hidupnya. Semua yang dilakukan akan berkiblat pada Barat, termasuk kegiatan para pelaku homoseksual. Bahkan, di beberapa negara di dunia telah melegalkan perkawinan sesama jenis. Seperti yang ada di negara Belanda, Amerika, Belgia, Spanyol, Kanada, Afsel, Norwegia, Swedia, dan lain sebagainya.

Maka, Indonesia haruslah meninggalkan pemahaman sekuler yang akan merusak generasi bangsa. Dengan  menerapkan syari’at Allah SWT,  rahmat Allah akan datang kepada hambanya yang beriman, sehingga tidak sampai ditimpakan azab yang pedih. Jika tidak mau menerapkan, sudah siapkah menanggung azab Allah SWT yang maha dahsyat? [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

Latest News
[VIDEO] Komika Banyak yang Lecehkan Islam, Pakar Hukum: Tiru Itu Cak Lontong, Lucu dan Genah

[VIDEO] Komika Banyak yang Lecehkan Islam, Pakar Hukum: Tiru Itu Cak Lontong, Lucu dan Genah

Jum'at, 19 Jan 2018 08:12

Terkait PKS, Fahri: Membuka kembali Tabir Pemecatan yang Dipaksakan

Terkait PKS, Fahri: Membuka kembali Tabir Pemecatan yang Dipaksakan

Jum'at, 19 Jan 2018 07:15

Yang Tuduh Ulama/Tokoh Islam Radikal dan Lakukan Persekusi Makin Minus Popularitas

Yang Tuduh Ulama/Tokoh Islam Radikal dan Lakukan Persekusi Makin Minus Popularitas

Jum'at, 19 Jan 2018 06:15

Kritik Nazarudin, Politisi Demokrat, Andi Arief

Kritik Nazarudin, Politisi Demokrat, Andi Arief "serang" Fahri Hamzah

Jum'at, 19 Jan 2018 05:15

Ulama Saudi Syaikh Abdul Muhsin Al-Tuwaijiri Meninggal Ditembak Saat Berdakwah di Guienea

Ulama Saudi Syaikh Abdul Muhsin Al-Tuwaijiri Meninggal Ditembak Saat Berdakwah di Guienea

Kamis, 18 Jan 2018 22:36

Gradasi dan Degradasi Filsafat Islam

Gradasi dan Degradasi Filsafat Islam

Kamis, 18 Jan 2018 22:25

Suriah Ancam Tembak Jatuh Jet Tempur Turki Jika Berani Serang Afrin dan Manbij

Suriah Ancam Tembak Jatuh Jet Tempur Turki Jika Berani Serang Afrin dan Manbij

Kamis, 18 Jan 2018 22:05

Pelecahan Seksual terhadap Muslimah di Solo Bagai Teror

Pelecahan Seksual terhadap Muslimah di Solo Bagai Teror

Kamis, 18 Jan 2018 21:56

Janji Jokowi Menata Kampung dan Becak Mulai Ditunaikan Anies-Sandi

Janji Jokowi Menata Kampung dan Becak Mulai Ditunaikan Anies-Sandi

Kamis, 18 Jan 2018 21:34

Jangan Pernah Berpikir bahwa dengan Kriminalisasi Ulama Ghirah Umat Islam Kendur

Jangan Pernah Berpikir bahwa dengan Kriminalisasi Ulama Ghirah Umat Islam Kendur

Kamis, 18 Jan 2018 21:29

Ide Radikal LGBT: Alat Politik Penjajah

Ide Radikal LGBT: Alat Politik Penjajah

Kamis, 18 Jan 2018 21:24

Ulama/Ustaz Diperiksa, Dewan Syuro PBB: Jangan Gentar, Kebatilan Pasti Tumbang

Ulama/Ustaz Diperiksa, Dewan Syuro PBB: Jangan Gentar, Kebatilan Pasti Tumbang

Kamis, 18 Jan 2018 21:03

Usai Diperiksa, Ustadz Zulkifli Diperbolehkan Pulang

Usai Diperiksa, Ustadz Zulkifli Diperbolehkan Pulang

Kamis, 18 Jan 2018 20:58

Militer Israel Keluarkan 1000 Lebih Perintah Penahanan Administratif Selama 2017

Militer Israel Keluarkan 1000 Lebih Perintah Penahanan Administratif Selama 2017

Kamis, 18 Jan 2018 20:45

Militer Filipina Peringatkan Masuknya Jihadis Asing ke Mindanao dengan Menyamar

Militer Filipina Peringatkan Masuknya Jihadis Asing ke Mindanao dengan Menyamar

Kamis, 18 Jan 2018 19:45

Ratusan Umat Islam Kawal Pemeriksaan Ustadz Zulkifli

Ratusan Umat Islam Kawal Pemeriksaan Ustadz Zulkifli

Kamis, 18 Jan 2018 16:45

FOTO: Ini Dia Suasana Dukungan Ustadz Zulkifli Ali sebelum diperiksa BARESKRIM

FOTO: Ini Dia Suasana Dukungan Ustadz Zulkifli Ali sebelum diperiksa BARESKRIM

Kamis, 18 Jan 2018 15:39

Ashraf Ghani Akui Militer Afghanistan Tidak Akan Bertahan Lebih Dari 6 Bulan Tanpa Bantuan AS

Ashraf Ghani Akui Militer Afghanistan Tidak Akan Bertahan Lebih Dari 6 Bulan Tanpa Bantuan AS

Kamis, 18 Jan 2018 15:30

[VIDEO-3] SOLUSI UI: Cerita Eep Dituduh Jatuhkan Jokowi Dengan Video Editan

[VIDEO-3] SOLUSI UI: Cerita Eep Dituduh Jatuhkan Jokowi Dengan Video Editan

Kamis, 18 Jan 2018 15:12

[VIDEO-2] Diskusi SOLUSI UI: Survei Cuma 30%, Perlu Tingkatkan Kualitas Parpol Islam

[VIDEO-2] Diskusi SOLUSI UI: Survei Cuma 30%, Perlu Tingkatkan Kualitas Parpol Islam

Kamis, 18 Jan 2018 15:08


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X