Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.115 views

Perppu, Mengalihkan Perhatian Rakyat terhadap Kondisi Negeri

Oleh: Ainun Dawaun Nufus

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman menyatakan bahwa PKS menolak Perppu No 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) karena tidak ada kegentingan yang memaksa untuk dikeluarkannya regulasi itu. "Kenapa kami menolak Perppu karena tidak ada kegentingan yang memaksa dan tidak terjadinya kevakuman hukum," kata Mohamad Sohibul Iman dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (31/8) sebagaimana dikutip oleh republika.co.id. 

Kegentingan Memaksa Itu…

                Selalu secara eksplisit atau implisit dalam retorika kebijakan pemerintah bertujuan untuk mempromosikan prinsip-prinsip demokrasi, toleransi, hak asasi manusia dan pemerataan pembangunan. Namun, sebenarnya dengan keluarnya Perppu ini adalah secara sistematis bertabrakan dengan prinsip-prinsip yang mereka yakini. Setelah kita mempelajari isi dari Perppu No 2 Tahun 2017tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), terdapat pasal-pasalyang menyentil hak-hak berserikat warga dan sangat berpotensi tampilnya rezim lebih represif lagi di masa-masa mendatang.

                Masyarakat lebih membutuhkan peraturan yang tidak didirikan atas pemberangusan hak-hak untuk menyuarakan pendapat, kritik ataupun protes. Selama harapan rakyat masih tegak mendambakan pemerintah yang jujur dan adil, malah yang tergambar ke depan justru pemerintah mengklaim bahwa keluarnya Perppu yang dikatakan mampu menyelesaikan satu gangguandi NKRI ini, dengan menyasar gerakan-gerakan Islam yang distempel ‘anti Pancasila’. HTI dan simpatisannya sebagai target pertamanya. Alih-alih meredakan, yang terjadi gelombang kekecewaan dan protes masyarakat atas kebijakan yang dirasa tidak ‘bijaksana’ ini.

Pada saat yang Sama

Pada saat yang sama, rakyat sedang mengeluhkan soal utang negara, pengelolaan dana Haji, kenaikkan harga listrik, perlakuanliberalisasi sektor migas dan probblem freeport. Dengan tindakan ekonomi bunuh diri dengan menggunakan corak kebijakan liberalistik, ekonomi Indonesia tidak akan pernah bisa berkembang menjadi kuat.

Pola ‘bubble economy’ kapitalisme global sewaktu-waktu mampu untuk menghancurkan apa pun yang tersisa dari ekonomi Indonesiauntuk runtuh, negara-negara kolonialis ini menggunakan demokrasi untuk meningkatkan harga utilitas dasar seperti listrik dan migas. Selanjutnya, dalam anggaran sekarang, pajak menjadi pemasukan primer APBN yng dibebnkn kepada seluruh rakyat saat SDA kita yang melimpah ruah ‘dikelola’ swasta dengan payung Undang-Undang.

Cara pemerintah demokratis saat ini memberlakukan kebijakan IMF membuktikan bahwa apakah ada demokrasi atau ketundukan pada asing, anggaran Indonesiasedang dibangun berdasarkan prinsip-prinsip kapitalis. Apakah krisis demi krisis ekonomi global tidak cukup bagi kita untuk menyadari bahwa model ekonomi Kapitalis yang ditawarkan Barat telah gagal?

Bagaimana sistem bisa mengatasi kesenjangan ekonomi Indonesia saat negara tersebut gagal menjadi negara sejahtera, bahkan menjadi negara adidaya yang mampu melawan hegemoni AS? Lihatlah, Kapitalisme gagal total untuk menghilangkan kemiskinan dan pengangguran serta hanya menyediakan pendistribusian sumber daya atau bahkan memenuhi kebutuhan dasar jutaan orang Amerika.

Masalah ekonomi Indonesia hanya bisa diatasi dengan menerapkan sistem ekonomi Islam. Kebijakan ekonomi Islam diambil dari Al Quran dan Sunnah dan tidak disiapkan oleh orang-orang yang bekerja di bawah pengawasan langsung IMF. Oleh karena itu Syari'ah menetapkan orang-orang miskin dn kaya adalah tanggung jawab negara.

Minyak, gas listrik dan sumber daya alam sebagai milik umum dan negara harus menyediakannya bagi masyarakat dengan harga pokok harganya. Karena jika SDA dikelola negara: listrik murah, minyak, gas dan bahan baku maka biaya produksi barang-barang ini akan berkurang, sehingga harga murah dan terjangkau. Kondisi inilah yang ideal dan menjadi cita-cita kita bersama. (riafariana/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Usai shalat asar dalam perjalanan pulang, pria ini dituduh mencuri ampli mushalla. Tanpa pembuktian dan pengadilan, ia dianiaya, dikepruk, ditelanjangi dan dibakar hingga tewas....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim putra Makassar ini mendapatkan beasiswa program S1 di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, tapi terkendala biaya transport. Ayahnya sudah wafat, ibunya seorang guru ngaji....

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Anak mujahid ini tergolek di rumah sakit, sementara sang ayah sedang menjalani ujian penjara akibat amaliah jihad bersama Kafilah Mujahidin Aceh beberapa tahun silam. ...

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Dalam usia dua tahun sudah menderita komplikasi lahir batin. Lahir tanpa belaian sang ayah, ia mengidap penyakit jantung, pengecilan otak, gangguan pernafasan dan paru-paru. Ia sudah dioperasi...

Latest News
Dalam 3 Hari 59 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Udara Koalisi Pimpinan AS di Raqqa

Dalam 3 Hari 59 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Udara Koalisi Pimpinan AS di Raqqa

Jum'at, 18 Aug 2017 17:00

Setelah 'Mangkrak' Hampir 2 Tahun, SBG Akan Lanjutkan Lagi Proyek Perluasan Masjidil Haram

Setelah 'Mangkrak' Hampir 2 Tahun, SBG Akan Lanjutkan Lagi Proyek Perluasan Masjidil Haram

Jum'at, 18 Aug 2017 15:40

Hari Kemerdekaan, Pikulbareng.com Diluncurkan untuk Lepas Jeratan Riba Pengusaha Muslim

Hari Kemerdekaan, Pikulbareng.com Diluncurkan untuk Lepas Jeratan Riba Pengusaha Muslim

Jum'at, 18 Aug 2017 13:32

(Video) Suara Hati Mualaf Merry Sinaga, Rela Tinggalkan Keluarga Demi Pertahankan Iman

(Video) Suara Hati Mualaf Merry Sinaga, Rela Tinggalkan Keluarga Demi Pertahankan Iman

Jum'at, 18 Aug 2017 13:25

Sebut Kebijakan FDS Langgar Hak Anak, KPAI Didesak Minta Maaf

Sebut Kebijakan FDS Langgar Hak Anak, KPAI Didesak Minta Maaf

Jum'at, 18 Aug 2017 13:24

Kasus First Travel: Peringatan keras bagi Jamaah, Pengusaha Umroh, dan Pemerintah

Kasus First Travel: Peringatan keras bagi Jamaah, Pengusaha Umroh, dan Pemerintah

Jum'at, 18 Aug 2017 11:12

Selain Paparkan Kemajuan, Pidato Jokowi Harusnya Juga Jawab Keresahan Rakyat

Selain Paparkan Kemajuan, Pidato Jokowi Harusnya Juga Jawab Keresahan Rakyat

Jum'at, 18 Aug 2017 10:57

Doa ustadz Bachtiar Nasir di HUT RI: Tanah Indonesia adalah Bagian dari Akidah Kami

Doa ustadz Bachtiar Nasir di HUT RI: Tanah Indonesia adalah Bagian dari Akidah Kami

Kamis, 17 Aug 2017 22:13

Pesan Bung Hatta: Tiada Guna Merdeka jika Tak Bahagiakan Rakyatnya secara Jasmani & Rohani

Pesan Bung Hatta: Tiada Guna Merdeka jika Tak Bahagiakan Rakyatnya secara Jasmani & Rohani

Kamis, 17 Aug 2017 21:31

1 Tentara AS Tewas dalam Operasi yang Menargetkan Pejuang IS di Timur Afghanistan

1 Tentara AS Tewas dalam Operasi yang Menargetkan Pejuang IS di Timur Afghanistan

Kamis, 17 Aug 2017 20:52

Perjuangan Melawan 'Penjajahan'  Harus Dilanjutkan

Perjuangan Melawan 'Penjajahan' Harus Dilanjutkan

Kamis, 17 Aug 2017 18:42

Raja Salman Perintahkan Buka Perbatasan Saudi untuk Izinkan Masuk Jamaah Calon Haji Qatar

Raja Salman Perintahkan Buka Perbatasan Saudi untuk Izinkan Masuk Jamaah Calon Haji Qatar

Kamis, 17 Aug 2017 16:49

Satgas PA Sebut Ada Oknum Gunakan KPAI untuk Kepentingan Politik Terkait FDS

Satgas PA Sebut Ada Oknum Gunakan KPAI untuk Kepentingan Politik Terkait FDS

Kamis, 17 Aug 2017 15:35

Dakwaan JPU Tidak Cermat, Alfian Tanjung dan Pengacara Ajukan Keberatan

Dakwaan JPU Tidak Cermat, Alfian Tanjung dan Pengacara Ajukan Keberatan

Kamis, 17 Aug 2017 15:04

Sudahkah Kita

Sudahkah Kita "Merdeka"?

Kamis, 17 Aug 2017 13:16

Merdeka Sesungguhnya Harus PIKULBARENG Beban Bersama-sama! Gabung Yuk

Merdeka Sesungguhnya Harus PIKULBARENG Beban Bersama-sama! Gabung Yuk

Kamis, 17 Aug 2017 12:50

Koordinator ITJ Pusat: Umat Islam Sudah Memberikan Segalanya bagi Kemerdekaan Indonesia

Koordinator ITJ Pusat: Umat Islam Sudah Memberikan Segalanya bagi Kemerdekaan Indonesia

Kamis, 17 Aug 2017 12:32

Pemberontak Syi'ah Houtsi Usir Paksa Para Pasien dari Rumah Sakit di Yaman

Pemberontak Syi'ah Houtsi Usir Paksa Para Pasien dari Rumah Sakit di Yaman

Kamis, 17 Aug 2017 11:56

72 Tahun Indonesia Merdeka, Sejarawan Muslim: Umat Islam Harus Rapatkan Barisan Jangan Terprovokasi

72 Tahun Indonesia Merdeka, Sejarawan Muslim: Umat Islam Harus Rapatkan Barisan Jangan Terprovokasi

Kamis, 17 Aug 2017 10:23

Sebab Anak Soekarno, Megawati Terpilih sebagai Dewan Pengarah UKP-PIP, Politisi: Apakah Pancasilais?

Sebab Anak Soekarno, Megawati Terpilih sebagai Dewan Pengarah UKP-PIP, Politisi: Apakah Pancasilais?

Kamis, 17 Aug 2017 09:53


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X