Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.396 views

LGBT, Virus Berbahaya yang Berlindung di Balik HAM

Oleh: Suhaeni, SP., M.Si (Anggota Komunitas Revowriter)

Akhir-akhir ini sangat marak sekali perbincangan tentang isu LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender), baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Sebenarnya isu ini sudah berkembang sejak beberapa tahun lalu. Tengok saja tentang kasus perkawinan sejenis yang terjadi di Bali. Selain itu pula, muncul perkawinan sejenis yang terjadi di Boyolali Jawa Tengah. Isu yang menyeruak ini mengandung pro dan kontra di masyarakat. Banyak kalangan yang menolak, tapi tidak sedikit pula yang mendukung dengan alasan hak asasi manusia (HAM).

Isu LGBT ini mengundang rasa geram dan marah dari berbagai kalangan. Baik akademisi, praktisi kesehatan, tokoh agama maupun dari kalangan ibu rumah tangga. Menurut survey CIA Tahun 2015 yang dilansir topikmalaysia.com jumlah populasi LGBT Indonesia adalah ke-5 terbesar di dunia setelah China, India, Eropa dan Amerika. Selain itu pula, beberapa survey indepnden baik dalam negeri maupun luar negeri bahwa Indonesia memiliki 3% penduduk LGBT. Artinya, jika jumlah penduduk Indonesia sekarang kurang lebih 250 juta jiwa, maka sekitar 7,5 jutanya adalah LGBT. Lebih sederhananya, dari 100 orang 3 diantaranya adalah LGBT.

 

LGBT dalam perspektif Hak Asasi Manusia, apakah layak untuk dilindungi?

Kalangan yang pro terhadap LGBT menyatakan bahwa negara dan masarakat harus mengkampanyekan gerakan non diskriminisasi antara laki-laki, perempuan, transgender, pecinta lawan jenis (heteroseksual) maupun penyuka sejenis (homoseksual). Para pendukung kaum LGBT ini menggunakan pemenuhan hak asasi manusia sebagai dasar tuntutan mereka dengan menyatakan bahwa orientasi seksual adalah hak asasi manusia bagi mereka dan perlu untuk dilindungi.

Sementara yang kontra, menilai bahwa LGBT adalah bentuk penyimpangan tidak masuk dalam konsepsi HAM. Dalam hal ini, negara dan masyarakat perlu melakukan upaya preventif untuk mencegah agar virus LGBT tidak menyebar. Jika menyebar maka akan membahayakan terhadap generasi masa depan bangsa. Disinilah pentingnya peranan pemerintah sebagai pembuat regulasi. Karena jika LGBT ini dibiarkan, selain merusak bangsa, juga bisa menyebabkan disintegrasi bangsa.

Berkembangnya isu LGBT di Indonesia tentu tidak bisa dipisahkan dari fenomena LGBT internasional. Pada tahun 2011, PBB mengeluarkan resolusi tentang pengakuan hak-hak kaum LGBT, yang diikuti dengan pengakuan komisi hak asasi manusia PBB, yang mendokumentasikan pelanggaran dari orang-orang LGBT salah satunya diskrimisasi. Berdasarkan laporan tersebut, maka Komisi Hak Azasi Manusia PBB mendesak kepada seluruh negara untuk memberlakukan hukum yang melindungi hak-hak LGBT. Pengakuan PBB atas hak-hak LGBT ini seolah menjadi angin segar bagi mereka. Inilah yang menjadi landasan kaum LGBT maupun pendukungnya menuntut hak-hak mereka dengan mengatasnamakan hak azasi manusia.

Namun demikian, ketika kita berbicara tentang HAM, maka tidak akan pernah lepas dari hukum dan falsafah suatu negara. Di Indonesia, jelas sangat bertentangan dengan Pancasila pada sila ke-1 yang menyatakan tentang “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Bahkan di setiap ajaran agama manapun menolaknya. Dengan demikian, sangat tidak layak perilaku kaum LGBT untuk dilindungi, terutama di negeri yang azas dasarnya berketuhanan yang Maha Esa.

Apalagi di Indonesia mayoritas penduduknya beragama Islam. Islam sangat keras hukumannya terhadap para pelaku LGBT. Allah menamakan perbuatan ini sebagai perbuatan yang keji dan melampaui batas. Sebagaimana Firman Allah berikut ini:

“Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu. Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melampiaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, bahkan kamu ini adalah kaum yang melampaui batas.” (TQS. Al ‘Araf: 80-81).

Allah sudah memberikan pelajaran kepada kita lewat sejarah kaum Sodom, kaum yang ingkar terhadap Nabi Luth. Allah mengazabnya dengan sangat pedih.

“Maka kami jadikan bagian atas kota itu terbalik ke bawah dan kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras”. (TQS. Al-Hijr:74)

Jika di negeri kita yang tercinta ini sampai dilegalkan prilaku tersebut, berarti dengan terang benderang menantang dan menghalalkan azab Allah menimpa negeri ini. Tak cukupkah pelajaran yang menimpa kaum Nabi Luth?

Secara fitrah, Allah telah menciptakan manusia dengan dorongan naluri dan kebutuhan jasmaninya sepaket dengan aturan untuk mengaturnya. Salah satu dorongan naluri manusia adalah naluri melestarikan keturunan, diantara adanya rasa cinta dan dorongan seksual antara lawan jenisnya. Tujuan diciptakan naluri ini tentu untuk melestarikan keturunan dan hanya bisa dilakukan dengan pasangan. Bagaimana jadinya jika naluri untuk melestarikan keturunan dilakukan dengan pasangan sejenis? Jelas ini sudah bertentangan dengan fitrah manusia.

Akar permasalah LGBT ini tidak lepas dari ideologi sekuler yang diterapkan saat ini. Masyarakat sekuler hanya akan memandang laki-laki dan perempuan hanya sebatas hubungan seksual semata. Oleh karena itu mereka tidak akan merasa bersalah ketika melakukan hal-hal yang menyimpang dari ajaran agama. Satu-satunya cara untuk menyelasaikan permasalahan ini adalah dengan membuang jauh-jauh sistem sekuler dan menggantinya dengan Syariat Islam. Wallahu a’lam bishawab.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Latest News
Habib Rizieq Akan Beri Sambutan pada Aksi PA 212 di Depan Mahkamah Konstitusi

Habib Rizieq Akan Beri Sambutan pada Aksi PA 212 di Depan Mahkamah Konstitusi

Selasa, 25 Jun 2019 12:35

Literasi dan Keislaman

Literasi dan Keislaman

Selasa, 25 Jun 2019 11:37

Muhammadiyah Pasca Pemilu 2019

Muhammadiyah Pasca Pemilu 2019

Selasa, 25 Jun 2019 11:35

Usai Morowali, Relawan FPI Sulteng Bantu Korban Banjir di Konawe Sulawesi Tenggara

Usai Morowali, Relawan FPI Sulteng Bantu Korban Banjir di Konawe Sulawesi Tenggara

Selasa, 25 Jun 2019 11:27

Merajut Mahabbah, Menggapai Sakinah dengan Kembali pada Islam Kaffah

Merajut Mahabbah, Menggapai Sakinah dengan Kembali pada Islam Kaffah

Selasa, 25 Jun 2019 10:04

Jokowi Pernah Teken Peraturan Anak Perusahaan BUMN Sama Dengan BUMN

Jokowi Pernah Teken Peraturan Anak Perusahaan BUMN Sama Dengan BUMN

Selasa, 25 Jun 2019 09:10

Arah Pendidikan Kita, Mau Dibawa Kemana?

Arah Pendidikan Kita, Mau Dibawa Kemana?

Selasa, 25 Jun 2019 08:02

Zonasi

Zonasi

Selasa, 25 Jun 2019 04:21

Bius Game Online Dalam Kacamata Islam

Bius Game Online Dalam Kacamata Islam

Selasa, 25 Jun 2019 00:43

Bola Panas di Ruang RPH MK

Bola Panas di Ruang RPH MK

Senin, 24 Jun 2019 23:19

Pintu Maskapai Asing Dibuka Menambah Derita Maskapai Dalam Negeri

Pintu Maskapai Asing Dibuka Menambah Derita Maskapai Dalam Negeri

Senin, 24 Jun 2019 22:56

Riset Tunjukkan Olahraga di Pagi Hari Lebih Cepat Membakar Lemak

Riset Tunjukkan Olahraga di Pagi Hari Lebih Cepat Membakar Lemak

Senin, 24 Jun 2019 22:30

Polisi Sebut Penangkapan Rahmat Baequni Tidak Ada Hubungannya dengan Desain Masjid 'Iluminati'

Polisi Sebut Penangkapan Rahmat Baequni Tidak Ada Hubungannya dengan Desain Masjid 'Iluminati'

Senin, 24 Jun 2019 22:20

Pengidap Nomophobia Terus Bertambah

Pengidap Nomophobia Terus Bertambah

Senin, 24 Jun 2019 22:20

Konsep Perang

Konsep Perang

Senin, 24 Jun 2019 22:17

Revisi Aturan Kawasan Ekonomi Khusus: Sinyal Impor Tenaga Pendidik Asing?

Revisi Aturan Kawasan Ekonomi Khusus: Sinyal Impor Tenaga Pendidik Asing?

Senin, 24 Jun 2019 21:42

BMKG Jabar Nilai Suhu Dingin di Kota Bandung Masih Wajar

BMKG Jabar Nilai Suhu Dingin di Kota Bandung Masih Wajar

Senin, 24 Jun 2019 21:24

Menkumham Tolak Syarat Napi Khatam Al Quran Baru Bisa Bebas

Menkumham Tolak Syarat Napi Khatam Al Quran Baru Bisa Bebas

Senin, 24 Jun 2019 21:24

Terpilih Sebagai Ketua Pemuda Persis Jabar, Agus Priatna Minta Dukungan Penuh dari Kader

Terpilih Sebagai Ketua Pemuda Persis Jabar, Agus Priatna Minta Dukungan Penuh dari Kader

Senin, 24 Jun 2019 21:20

Kemendagri Evaluasi Berkas Permohonan Perpanjangan Izin FPI

Kemendagri Evaluasi Berkas Permohonan Perpanjangan Izin FPI

Senin, 24 Jun 2019 21:10


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X