Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.095 views

LGBT, Virus Berbahaya yang Berlindung di Balik HAM

Oleh: Suhaeni, SP., M.Si (Anggota Komunitas Revowriter)

Akhir-akhir ini sangat marak sekali perbincangan tentang isu LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender), baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Sebenarnya isu ini sudah berkembang sejak beberapa tahun lalu. Tengok saja tentang kasus perkawinan sejenis yang terjadi di Bali. Selain itu pula, muncul perkawinan sejenis yang terjadi di Boyolali Jawa Tengah. Isu yang menyeruak ini mengandung pro dan kontra di masyarakat. Banyak kalangan yang menolak, tapi tidak sedikit pula yang mendukung dengan alasan hak asasi manusia (HAM).

Isu LGBT ini mengundang rasa geram dan marah dari berbagai kalangan. Baik akademisi, praktisi kesehatan, tokoh agama maupun dari kalangan ibu rumah tangga. Menurut survey CIA Tahun 2015 yang dilansir topikmalaysia.com jumlah populasi LGBT Indonesia adalah ke-5 terbesar di dunia setelah China, India, Eropa dan Amerika. Selain itu pula, beberapa survey indepnden baik dalam negeri maupun luar negeri bahwa Indonesia memiliki 3% penduduk LGBT. Artinya, jika jumlah penduduk Indonesia sekarang kurang lebih 250 juta jiwa, maka sekitar 7,5 jutanya adalah LGBT. Lebih sederhananya, dari 100 orang 3 diantaranya adalah LGBT.

 

LGBT dalam perspektif Hak Asasi Manusia, apakah layak untuk dilindungi?

Kalangan yang pro terhadap LGBT menyatakan bahwa negara dan masarakat harus mengkampanyekan gerakan non diskriminisasi antara laki-laki, perempuan, transgender, pecinta lawan jenis (heteroseksual) maupun penyuka sejenis (homoseksual). Para pendukung kaum LGBT ini menggunakan pemenuhan hak asasi manusia sebagai dasar tuntutan mereka dengan menyatakan bahwa orientasi seksual adalah hak asasi manusia bagi mereka dan perlu untuk dilindungi.

Sementara yang kontra, menilai bahwa LGBT adalah bentuk penyimpangan tidak masuk dalam konsepsi HAM. Dalam hal ini, negara dan masyarakat perlu melakukan upaya preventif untuk mencegah agar virus LGBT tidak menyebar. Jika menyebar maka akan membahayakan terhadap generasi masa depan bangsa. Disinilah pentingnya peranan pemerintah sebagai pembuat regulasi. Karena jika LGBT ini dibiarkan, selain merusak bangsa, juga bisa menyebabkan disintegrasi bangsa.

Berkembangnya isu LGBT di Indonesia tentu tidak bisa dipisahkan dari fenomena LGBT internasional. Pada tahun 2011, PBB mengeluarkan resolusi tentang pengakuan hak-hak kaum LGBT, yang diikuti dengan pengakuan komisi hak asasi manusia PBB, yang mendokumentasikan pelanggaran dari orang-orang LGBT salah satunya diskrimisasi. Berdasarkan laporan tersebut, maka Komisi Hak Azasi Manusia PBB mendesak kepada seluruh negara untuk memberlakukan hukum yang melindungi hak-hak LGBT. Pengakuan PBB atas hak-hak LGBT ini seolah menjadi angin segar bagi mereka. Inilah yang menjadi landasan kaum LGBT maupun pendukungnya menuntut hak-hak mereka dengan mengatasnamakan hak azasi manusia.

Namun demikian, ketika kita berbicara tentang HAM, maka tidak akan pernah lepas dari hukum dan falsafah suatu negara. Di Indonesia, jelas sangat bertentangan dengan Pancasila pada sila ke-1 yang menyatakan tentang “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Bahkan di setiap ajaran agama manapun menolaknya. Dengan demikian, sangat tidak layak perilaku kaum LGBT untuk dilindungi, terutama di negeri yang azas dasarnya berketuhanan yang Maha Esa.

Apalagi di Indonesia mayoritas penduduknya beragama Islam. Islam sangat keras hukumannya terhadap para pelaku LGBT. Allah menamakan perbuatan ini sebagai perbuatan yang keji dan melampaui batas. Sebagaimana Firman Allah berikut ini:

“Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu. Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melampiaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, bahkan kamu ini adalah kaum yang melampaui batas.” (TQS. Al ‘Araf: 80-81).

Allah sudah memberikan pelajaran kepada kita lewat sejarah kaum Sodom, kaum yang ingkar terhadap Nabi Luth. Allah mengazabnya dengan sangat pedih.

“Maka kami jadikan bagian atas kota itu terbalik ke bawah dan kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras”. (TQS. Al-Hijr:74)

Jika di negeri kita yang tercinta ini sampai dilegalkan prilaku tersebut, berarti dengan terang benderang menantang dan menghalalkan azab Allah menimpa negeri ini. Tak cukupkah pelajaran yang menimpa kaum Nabi Luth?

Secara fitrah, Allah telah menciptakan manusia dengan dorongan naluri dan kebutuhan jasmaninya sepaket dengan aturan untuk mengaturnya. Salah satu dorongan naluri manusia adalah naluri melestarikan keturunan, diantara adanya rasa cinta dan dorongan seksual antara lawan jenisnya. Tujuan diciptakan naluri ini tentu untuk melestarikan keturunan dan hanya bisa dilakukan dengan pasangan. Bagaimana jadinya jika naluri untuk melestarikan keturunan dilakukan dengan pasangan sejenis? Jelas ini sudah bertentangan dengan fitrah manusia.

Akar permasalah LGBT ini tidak lepas dari ideologi sekuler yang diterapkan saat ini. Masyarakat sekuler hanya akan memandang laki-laki dan perempuan hanya sebatas hubungan seksual semata. Oleh karena itu mereka tidak akan merasa bersalah ketika melakukan hal-hal yang menyimpang dari ajaran agama. Satu-satunya cara untuk menyelasaikan permasalahan ini adalah dengan membuang jauh-jauh sistem sekuler dan menggantinya dengan Syariat Islam. Wallahu a’lam bishawab.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Di dalam harta kita terdapat hak orang lain, maka wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mengeluarkan zakat. Di dalam zakat itu ada senyum masa depan fakir miskin yatim dan dhuafa....

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

Relawan IDC, menunaikan amanah para donatur menyerahkan bantuan untuk anak-anak yatim Abdullah Fitri Setiawan atau yang akrab disapa Dufi....

Latest News
Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Rabu, 12 Dec 2018 21:31

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

Rabu, 12 Dec 2018 20:31

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Rabu, 12 Dec 2018 19:00

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Rabu, 12 Dec 2018 18:15

Laporan: UEA Gelontorkan Uang dalam Jumlah Besar untuk Memata-matai Warganya

Laporan: UEA Gelontorkan Uang dalam Jumlah Besar untuk Memata-matai Warganya

Rabu, 12 Dec 2018 17:15

Jaksa Malaysia Ajukan Tuduhan Korupsi Baru pada Mantan PM Najib Razak

Jaksa Malaysia Ajukan Tuduhan Korupsi Baru pada Mantan PM Najib Razak

Rabu, 12 Dec 2018 16:15

Serangan Taliban ke Pemerintah Afghanistan Tidak Kendor Meski Meningkatnya Tekanan dari AS

Serangan Taliban ke Pemerintah Afghanistan Tidak Kendor Meski Meningkatnya Tekanan dari AS

Rabu, 12 Dec 2018 15:20

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Rabu, 12 Dec 2018 11:46

Reuni 212, Sejarah, dan Gagapnya Pers Kita

Reuni 212, Sejarah, dan Gagapnya Pers Kita

Selasa, 11 Dec 2018 22:22

Reuni 212 dan Tsunami Media

Reuni 212 dan Tsunami Media

Selasa, 11 Dec 2018 22:21

Mesir Larang Penjualan Rompi Kuning, Takut Protes Gilets Jaunes di Prancis Ditiru

Mesir Larang Penjualan Rompi Kuning, Takut Protes Gilets Jaunes di Prancis Ditiru

Selasa, 11 Dec 2018 22:15

DDII Ajak Pengurus dan Keluarga Besar Pilih Capres & Cawapres Hasil Pilihan Ijtima Ulama

DDII Ajak Pengurus dan Keluarga Besar Pilih Capres & Cawapres Hasil Pilihan Ijtima Ulama

Selasa, 11 Dec 2018 21:29

Enough Pak Jokowi!

Enough Pak Jokowi!

Selasa, 11 Dec 2018 21:20

Toleransi Salah Kaprah

Toleransi Salah Kaprah

Selasa, 11 Dec 2018 20:18

Raja Kodok dan Ular

Raja Kodok dan Ular

Selasa, 11 Dec 2018 19:17

Tahun Kegelapan Media

Tahun Kegelapan Media

Selasa, 11 Dec 2018 18:49

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

Selasa, 11 Dec 2018 17:18

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Selasa, 11 Dec 2018 16:15

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Selasa, 11 Dec 2018 14:17

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Selasa, 11 Dec 2018 14:12


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 11/12/2018 12:27

Pemilu tidak Perlu Dilanjutkan