Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.307 views

Semerbak Harum di Tanah Ghouta

Oleh: Humaida Aulia (Guru di STP Khoiru Ummah)

Lagi, rudal-rudal dan bom jatuh. Meledak hingga sudut-sudut kota. Tak bersisa. Yang ada hanyalah pekat. Langit putih pun ikut gelap. Suasana begitu mencekam, semencekam hati yang was-was ingin lari. Tapi ketika melangkah, yang dilihat hanya darah-darah bersimbah.

Rudal jatuh seperti hujan. Mayat-mayat bergelimpangan. Berjuta bangunan runtuh. Masjid dan sekolah roboh. Tak luput, rumah sakit ikut menjadi sasaran. Para dokter kebingungan, persediaan obat-obatan menipis. Pasien semakin banyak, sementara dentum peluru dan bom tak henti terdengar. Anak kehilangan orangtuanya, orang tua kehilangan anaknya.

Bertahun sudah, Ghouta menjadi tempat kepungan. Rezim Assad dan sekutu, Iran dan Rusia, terus melakukan serangan. Intensitasnya semakin tinggi sebulan belakangan. Ratusan orang tewas tak terkecuali wanita dan anak-anak.

Ghouta, sudah lama menjadi target operasi pemerintah. Klaim penyerangan terhadap pasukan oposisi di sana menjadi alasan yang hanya sebatas bualan untuk mengamankan Ibu Kota Suriah dari para pemberontak. Kenyataan yang terjadi di lapangan justru berbanding terbalik. Korbannya, bukan orang yang mereka anggap pemberontak, tapi justru banyak warga sipil berjatuhan.

Seruan gencatan senjata dari badan HAM dan PBB tak didengar. Rezim malah semakin sadis melakukan serangan. Patut kita pikirkan, apakah benar rezim Assad hanya menyerang militer oposisi di sana, atau memang sengaja melakukan pembantaian?

Jika tujuannya hanya menyerang militer oposisi, korban tak akan jatuh sebanyak ini. Kalau begitu bisa dipastikan, tujuannya memang sengaja melakukan pembantaian. Tak melihat lagi seberapa parah akibat yang ditimbulkan, tak peduli lagi seberapa banyak korban berjatuhan.

Kita tahu, geliat kebangkitan Islam di Suriah sudah lama bertebaran. Penduduk Suriah tersadar, bahwa konflik yang terjadi di dunia Islam, tak akan selesai dengan solusi semu. Kesadaran inilah yang mendorong mereka bergerak melawan. Berbagai solusi yang diberikan rezim ditolak. Karena mereka pun tahu, itu hanya bersifat parsial dan kembali akan menyengsarakan. Mereka hanya menginginkan kembali Islam diterapkan.

Rezim dengan segala upaya bergerak menghadang kebangkitan. Dibuatlah isu terorisme dan pemberontakan dengan Global Mapping yang sengaja dirancang untuk menghunus dunia Islam. Pembantaian tak manusiawi pun dilakukan, walau akan mendapat kecaman dari seluruh penduduk dunia.

Ya, respon dunia hanya mengecam. Tapi kecaman hanya sebatas kecaman. Gencatan senjata dan bantuan kemanusiaan bukanlah solusi tuntas. Serangan Rezim Assad hanya bisa dikalahkan dengan kekuatan militer. Bukan dengan perjanjian dan gencatan senjata.

Teringat Khalifah Al Mu'tasim Billah yang mengirimkan pasukan sangat panjang hanya karena membela kehormatan satu wanita muslimah. Namun kini, kehormatan kaum muslimin dihinakan, disayat, dan dicabik-cabik. Tak ada pemimpin dunia Islam yang berada di garda terdepan membela kaum muslimin, membela Suriah, mengirimkan tentara untuk menghancurkan Rezim Assad dan sekutunya.

Permasalahan sebenarnya, bukan karena Rezim Assad dan sekutunya kuat, namun karena Islam tak punya perisai. Perisai yang melindungi, menjaga kehormatan dan darah kaum muslimin, Khilafah Islam. Selama perisai ini belum terwujud, kesengsaraan ini kan terus berulang menjadi luka yang menganga dan terus membesar.

Duhai para syuhada, namamu melangit hingga surga. Semerbak harum darahmu menyebar di tanah Ghouta. Tak hanya disana, juga di belahan dunia lainny. Terus menyeruak. Ghouta hanya sebagian kecil sesakitan kaum muslimin. Hingga genderang kemenangan itu terdengar, bunga-bunga kan kembali bermekaran.

"Sesungguhnya tempat berlindung kaum Muslimin pada hari huru hara adalah di Ghouta, sebelah kota yang disebut sebagai Damaskus. Tempat itu adalah salah satu tempat terbaik wilayah Syam.” (HR. Ahmad No. 21725, Abu Dawud No. 4298). [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Adakah Manusia yang Mampu Menandingi Nabi Muhammad?

Adakah Manusia yang Mampu Menandingi Nabi Muhammad?

Selasa, 19 Nov 2019 07:40

Dukungan kepada MUI Jatim, Cukup Satu Salam

Dukungan kepada MUI Jatim, Cukup Satu Salam

Selasa, 19 Nov 2019 02:44

Fatwa MUI Bukan Hukum Positif?

Fatwa MUI Bukan Hukum Positif?

Selasa, 19 Nov 2019 01:54

Kebijakan Publik yang Tepat untuk SDA

Kebijakan Publik yang Tepat untuk SDA

Selasa, 19 Nov 2019 00:42

Menolak Deislamisasi

Menolak Deislamisasi

Senin, 18 Nov 2019 23:51

Gotaba Rajapaksa Disumpah Sebagai Presiden Baru Sri Lanka

Gotaba Rajapaksa Disumpah Sebagai Presiden Baru Sri Lanka

Senin, 18 Nov 2019 22:35

MUI Mulai Lakukan Standarisasi Dai

MUI Mulai Lakukan Standarisasi Dai

Senin, 18 Nov 2019 22:32

12 Anggota Milisi Syi'ah Dukungan Iran Tewas dalam Ledakan Ranjau di Suriah Tengah

12 Anggota Milisi Syi'ah Dukungan Iran Tewas dalam Ledakan Ranjau di Suriah Tengah

Senin, 18 Nov 2019 22:15

Sedikitnya 40 Orang Tewas Sejak Protes Anti Pemerintah Meletus di Iran Akibat Kenaikan BBM

Sedikitnya 40 Orang Tewas Sejak Protes Anti Pemerintah Meletus di Iran Akibat Kenaikan BBM

Senin, 18 Nov 2019 21:46

Muhadjir Effendy: Pemerintah Akan Tingkatkan Kualitas Pembekalan Pranikah

Muhadjir Effendy: Pemerintah Akan Tingkatkan Kualitas Pembekalan Pranikah

Senin, 18 Nov 2019 21:36

Pemerintah Libya GNA Tidak Akan Serahkan Saif Khadafi ke Pengadilan Kriminal Internasional

Pemerintah Libya GNA Tidak Akan Serahkan Saif Khadafi ke Pengadilan Kriminal Internasional

Senin, 18 Nov 2019 21:03

Bandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad, Sukmawati Diminta Belajar Agama Lagi

Bandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad, Sukmawati Diminta Belajar Agama Lagi

Senin, 18 Nov 2019 20:30

Desa Siluman, Tanda Negeri Tanpa Jati Diri

Desa Siluman, Tanda Negeri Tanpa Jati Diri

Senin, 18 Nov 2019 19:30

BPJS Merugi dan Premi Tinggi, Rakyat Jadi Korban Lagi

BPJS Merugi dan Premi Tinggi, Rakyat Jadi Korban Lagi

Senin, 18 Nov 2019 18:44

Stop Pengucapan Salam Lintas Agama

Stop Pengucapan Salam Lintas Agama

Senin, 18 Nov 2019 17:51

Pendidikan Agama yang Tersandera

Pendidikan Agama yang Tersandera

Senin, 18 Nov 2019 16:36

Dinilai Sukses pada Periode Pertama, Nasrullah Larada Kembali Pimpin KBPII

Dinilai Sukses pada Periode Pertama, Nasrullah Larada Kembali Pimpin KBPII

Senin, 18 Nov 2019 16:12

Harap-harap Cemas BPJS

Harap-harap Cemas BPJS

Senin, 18 Nov 2019 15:39

Anggota DPD RI: Sertifikasi Pernikahan Tidak Boleh Beratkan Calon Pengantin

Anggota DPD RI: Sertifikasi Pernikahan Tidak Boleh Beratkan Calon Pengantin

Senin, 18 Nov 2019 12:18

Gadis Ternoda, Salah Siapa?

Gadis Ternoda, Salah Siapa?

Ahad, 17 Nov 2019 23:24


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 19/11/2019 00:42

Kebijakan Publik yang Tepat untuk SDA