Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.345 views

Duka Ghuota Duka Kita Juga

Oleh: Aruum Rumiatun, S.Pd

(Praktisi Pendidikan dan Anggota Komunitas Penulis Perindu Jannah)

Sejak dibombadirnya Ghuota Timur oleh rezim Bashar Al-Assad beserta sekutunya Rusia pada 18 Februari 2018 , Suriah kembali memanas. Akibat dari konflik tersebut Ghuota Timur laksana neraka bagi penduduknya. Ratusan warga sipil terbunuh.

Ribuan lainnya terluka parah.  Diantara dari mereka merupakan ratusan bayi, anak-anak kecil, dan para wanita. Selain itu, kerusakan pada fasilitas umum seperti rumah, rumah sakit, masjid, madrasah dan juga bangunan lainnya juga menjadi pemandangan lain yang tidak kalah menyayat hati.

Jumlah korban dari serangan brutal tersebut terus bertambah. Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), jumlah korban tewas dalam serangan keji selama sepekan meningkat menjadi 520 jiwa pada Sabtu (24/2) waktu setempat.  Diantara korban tewas terdapat 127 anak-anak dan 75 perempuan.

Warga sipil yang terluka mencapai lebih dari 2.500 orang. Adapun yang masih hidup, menurut laporan Al-Arabian, Ahad (25/2), banyak yang tinggal di bawah tanah selama sepekan terakhir untuk menghindari pengeboman terus menerus. Mereka kehabisan bahan makanan serta air. (Republika.co.id, 26/2/2018)

Menanggapi hal tersebut, PBB menghimbau untuk dilakukan genjatan senjata 30 hari. Genjata senjata ini merupakan resolusi 2401 yang secara bulat disetujui anggota Dewan Keamanan PBB. Namun hal tersebut ternyata tidak berdampak nyata. Terbukti masih terus terjadi serangan udara yang membabi buta.

Rezim  Suriah beserta Rusia terus menunjukkan arogansinya untuk meluluh lantakkan Ghuota Timur. Genangan darah terlihat di mana-mana. Bau anyirpun semerbak semakin menyesakkan dada para penduduk Ghuota. Mereka menangis menahan luka yang terus digoreskan melalui senjata-senjata modern pemusnah massal.

 

Tak Ada yang Membela

Pembantaian yang terjadi seperti di Ghuota Timur saat ini bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, masyarakat dunia sudah menghafal pembantaian serupa pernah terjadi di Suriah sejak 2011, begitupun pembantain kaum muslimin di Palestina, dan Rakhine - Myanmar

Namun lagi-lagi dunia kembali terbungkam diam. Tidak ada aksi pembelaan nyata. Para penguasa muslim seperti seolah tidak mendengar jeritan permintaan tolong dari para penduduk Ghuota.

Mereka seakan melihat tidak terjadi apa-apa dengan saudara sesama muslim di sana. Mirisnya, di negeri yang dikatakan mayoritas berpenduduk muslim inipun, penguasa lebih memilih menikmati film romantisme remaja alay dari sekedar memikirkan bagaimana nasib penduduk Ghuota.

Memang  bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan dan makanan berdatangan ke Ghuota, namun hal tersebut tidaklah membuat mereka bisa terbebas dari duka. Hati para muslim Ghuota terlanjur hancur, hidup mereka terlanjur dikubur oleh remahan bangunan yang turut hancur.

Diamnya para penguasa muslim dunia merupakan dampak buruk nasionalisme. Nasionalisme adalah sebuah paham yang  menuntut seseorang untuk hanya mencintai negaranya dan atau apa saja yang menjadi bagian serta berkaitan dengan kepentingan/keberadaan negaranya.

Sehingga dari paham ini akan lahir sifat egois memikirkan urusan dalam negerinya sendiri. Akibat nasionalisme, ukhuwah islamiyah yang seharusnya dimiliki oleh setiap muslim hilang entah kemana. Akhirnya,  mereka tidak peduli atas tragedi yang terjadi di Suriah, juga di sejumlah negeri Muslim lainnya seperti di Palestina, Irak, Myanmar, dan lain-lain.

Sesungguhnya umat Islam satu dengan yang lain adalah saudara. Mereka laksana satu tubuh sehingga apabila satu bagian tubuh sakit yang lainpun merasa sakit. Hal ini didasarkan pada hadist Rasulullah SAW:

مَثَلُالْمُؤْمِنِينَفِيتَوَادِّهِمْ،وَتَعَاطُفِهِمْ،وَتَرَاحُمِهِمْ،مَثَلُالْجَسَدِ،إِذَااشْتَكَىمِنْهُعُضْوٌتَدَاعَىسَائِرُالْجَسَدِبِالسَّهَرِوَالْحُمَّى

“Perumpamaan kaum mukmin dalam sikap saling mencintai, mengasihi dan menyayangi, seumpama tubuh, jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh yang lain akan susah tidur atau merasakan demam.” [HR. Muslim]

Begitupun hadist yang lain :

“Seorang muslim itu saudara bagi muslim yang lainnya. Tidak boleh mendhaliminya dan tidak boleh pula menyerahkan kepada orang yang hendak menyakitinya. Barangsiapa yang memperhatikan kebutuhan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kebutuhannya. Barangsiapa yang melapangkan kesulitan seorang muslim, niscaya Allah akan melapangkan kesulitan-kesulitannya di hari kiamat. Dan barangsiapa yang menutupi kesalahan seorang muslim, niscaya Allah akan menutupi kesalahannya kelak di hari kiamat. “(HR.Bukhari)

Oleh karenanya, Ghuota Timur memanggilmu. Karena duka Ghuota adalah duka kita Jua. Bukan hanya sekedar bantuan kemanusiaan, ataupun obat-obatan tapi pembelaan secara nyata. Yang mereka butuhkan adalah gabungan pasukan militer  dari negeri-negeri muslim melalui instruksi dari pemimpin umat Islam yang berfungsi sebagai junnah (pelindung/perisai dari kejahatan) dan Raa’in (pengurus/pemelihara) urusan umat.

Pasukan inilah yang akan mampu mengusir derita dan pembataian di Ghuota. Dan semua itu hanya bisa terwujud ketika kepemimpinan islam berada di tengah-tengah kaum muslimin.

Maka, perlu tersegera adanya kepemimpinan kaum muslimin untuk menyelesaikan semua problematika umat termasuk derita Ghuota. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Rabu, 27 May 2020 09:45

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Rabu, 27 May 2020 07:32

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

Selasa, 26 May 2020 12:23


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X