Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.948 views

Duka Ghuota Duka Kita Juga

Oleh: Aruum Rumiatun, S.Pd

(Praktisi Pendidikan dan Anggota Komunitas Penulis Perindu Jannah)

Sejak dibombadirnya Ghuota Timur oleh rezim Bashar Al-Assad beserta sekutunya Rusia pada 18 Februari 2018 , Suriah kembali memanas. Akibat dari konflik tersebut Ghuota Timur laksana neraka bagi penduduknya. Ratusan warga sipil terbunuh.

Ribuan lainnya terluka parah.  Diantara dari mereka merupakan ratusan bayi, anak-anak kecil, dan para wanita. Selain itu, kerusakan pada fasilitas umum seperti rumah, rumah sakit, masjid, madrasah dan juga bangunan lainnya juga menjadi pemandangan lain yang tidak kalah menyayat hati.

Jumlah korban dari serangan brutal tersebut terus bertambah. Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), jumlah korban tewas dalam serangan keji selama sepekan meningkat menjadi 520 jiwa pada Sabtu (24/2) waktu setempat.  Diantara korban tewas terdapat 127 anak-anak dan 75 perempuan.

Warga sipil yang terluka mencapai lebih dari 2.500 orang. Adapun yang masih hidup, menurut laporan Al-Arabian, Ahad (25/2), banyak yang tinggal di bawah tanah selama sepekan terakhir untuk menghindari pengeboman terus menerus. Mereka kehabisan bahan makanan serta air. (Republika.co.id, 26/2/2018)

Menanggapi hal tersebut, PBB menghimbau untuk dilakukan genjatan senjata 30 hari. Genjata senjata ini merupakan resolusi 2401 yang secara bulat disetujui anggota Dewan Keamanan PBB. Namun hal tersebut ternyata tidak berdampak nyata. Terbukti masih terus terjadi serangan udara yang membabi buta.

Rezim  Suriah beserta Rusia terus menunjukkan arogansinya untuk meluluh lantakkan Ghuota Timur. Genangan darah terlihat di mana-mana. Bau anyirpun semerbak semakin menyesakkan dada para penduduk Ghuota. Mereka menangis menahan luka yang terus digoreskan melalui senjata-senjata modern pemusnah massal.

 

Tak Ada yang Membela

Pembantaian yang terjadi seperti di Ghuota Timur saat ini bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, masyarakat dunia sudah menghafal pembantaian serupa pernah terjadi di Suriah sejak 2011, begitupun pembantain kaum muslimin di Palestina, dan Rakhine - Myanmar

Namun lagi-lagi dunia kembali terbungkam diam. Tidak ada aksi pembelaan nyata. Para penguasa muslim seperti seolah tidak mendengar jeritan permintaan tolong dari para penduduk Ghuota.

Mereka seakan melihat tidak terjadi apa-apa dengan saudara sesama muslim di sana. Mirisnya, di negeri yang dikatakan mayoritas berpenduduk muslim inipun, penguasa lebih memilih menikmati film romantisme remaja alay dari sekedar memikirkan bagaimana nasib penduduk Ghuota.

Memang  bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan dan makanan berdatangan ke Ghuota, namun hal tersebut tidaklah membuat mereka bisa terbebas dari duka. Hati para muslim Ghuota terlanjur hancur, hidup mereka terlanjur dikubur oleh remahan bangunan yang turut hancur.

Diamnya para penguasa muslim dunia merupakan dampak buruk nasionalisme. Nasionalisme adalah sebuah paham yang  menuntut seseorang untuk hanya mencintai negaranya dan atau apa saja yang menjadi bagian serta berkaitan dengan kepentingan/keberadaan negaranya.

Sehingga dari paham ini akan lahir sifat egois memikirkan urusan dalam negerinya sendiri. Akibat nasionalisme, ukhuwah islamiyah yang seharusnya dimiliki oleh setiap muslim hilang entah kemana. Akhirnya,  mereka tidak peduli atas tragedi yang terjadi di Suriah, juga di sejumlah negeri Muslim lainnya seperti di Palestina, Irak, Myanmar, dan lain-lain.

Sesungguhnya umat Islam satu dengan yang lain adalah saudara. Mereka laksana satu tubuh sehingga apabila satu bagian tubuh sakit yang lainpun merasa sakit. Hal ini didasarkan pada hadist Rasulullah SAW:

مَثَلُالْمُؤْمِنِينَفِيتَوَادِّهِمْ،وَتَعَاطُفِهِمْ،وَتَرَاحُمِهِمْ،مَثَلُالْجَسَدِ،إِذَااشْتَكَىمِنْهُعُضْوٌتَدَاعَىسَائِرُالْجَسَدِبِالسَّهَرِوَالْحُمَّى

“Perumpamaan kaum mukmin dalam sikap saling mencintai, mengasihi dan menyayangi, seumpama tubuh, jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh yang lain akan susah tidur atau merasakan demam.” [HR. Muslim]

Begitupun hadist yang lain :

“Seorang muslim itu saudara bagi muslim yang lainnya. Tidak boleh mendhaliminya dan tidak boleh pula menyerahkan kepada orang yang hendak menyakitinya. Barangsiapa yang memperhatikan kebutuhan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kebutuhannya. Barangsiapa yang melapangkan kesulitan seorang muslim, niscaya Allah akan melapangkan kesulitan-kesulitannya di hari kiamat. Dan barangsiapa yang menutupi kesalahan seorang muslim, niscaya Allah akan menutupi kesalahannya kelak di hari kiamat. “(HR.Bukhari)

Oleh karenanya, Ghuota Timur memanggilmu. Karena duka Ghuota adalah duka kita Jua. Bukan hanya sekedar bantuan kemanusiaan, ataupun obat-obatan tapi pembelaan secara nyata. Yang mereka butuhkan adalah gabungan pasukan militer  dari negeri-negeri muslim melalui instruksi dari pemimpin umat Islam yang berfungsi sebagai junnah (pelindung/perisai dari kejahatan) dan Raa’in (pengurus/pemelihara) urusan umat.

Pasukan inilah yang akan mampu mengusir derita dan pembataian di Ghuota. Dan semua itu hanya bisa terwujud ketika kepemimpinan islam berada di tengah-tengah kaum muslimin.

Maka, perlu tersegera adanya kepemimpinan kaum muslimin untuk menyelesaikan semua problematika umat termasuk derita Ghuota. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

Relawan IDC, menunaikan amanah para donatur menyerahkan bantuan untuk anak-anak yatim Abdullah Fitri Setiawan atau yang akrab disapa Dufi....

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

Latest News
Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Senin, 10 Dec 2018 21:13

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Senin, 10 Dec 2018 20:13

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Senin, 10 Dec 2018 19:30

Memasuki Tahun Politik, KH Aceng Tegaskan Persis Konsisten dalam Pendidikan dan Dakwah Islam

Memasuki Tahun Politik, KH Aceng Tegaskan Persis Konsisten dalam Pendidikan dan Dakwah Islam

Senin, 10 Dec 2018 19:06

SIPRI: AS Kuasai 57 Persen Penjualan Senjata Dunia Tahun Lalu, Rusia No 2

SIPRI: AS Kuasai 57 Persen Penjualan Senjata Dunia Tahun Lalu, Rusia No 2

Senin, 10 Dec 2018 18:45

Polisi Malaysia Tangkap 7 Tersangka Terkait Islamic State dan Abu Sayyaf

Polisi Malaysia Tangkap 7 Tersangka Terkait Islamic State dan Abu Sayyaf

Senin, 10 Dec 2018 17:30

Persis Komitmen untuk Menjaga Keutuhan Bangsa

Persis Komitmen untuk Menjaga Keutuhan Bangsa

Senin, 10 Dec 2018 15:10

2 Senapan Mesin Milik Israel Hilang di Perbatasan dengan Libanon

2 Senapan Mesin Milik Israel Hilang di Perbatasan dengan Libanon

Senin, 10 Dec 2018 14:05

Menlu Saudi Tegaskan Tidak Akan Ekstradisi Para Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi

Menlu Saudi Tegaskan Tidak Akan Ekstradisi Para Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi

Senin, 10 Dec 2018 10:00

Lindswell Kwok, Sang Ratu Wushu yang Telah Jadi Ratu Sejati

Lindswell Kwok, Sang Ratu Wushu yang Telah Jadi Ratu Sejati

Senin, 10 Dec 2018 00:27

Tentara India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir Setelah 18 Jam Pertempuran di Srinagar

Tentara India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir Setelah 18 Jam Pertempuran di Srinagar

Ahad, 09 Dec 2018 21:15

Umat Hindu Berdemo Desak Pemerintah India Bangun Kuil di Bekas Lokasi Masjid Babri

Umat Hindu Berdemo Desak Pemerintah India Bangun Kuil di Bekas Lokasi Masjid Babri

Ahad, 09 Dec 2018 20:45

Peringati 31 Tahun Intifada Pertama, Hamas Berjanji untuk Lanjutkan Perjuangan Bersenjata

Peringati 31 Tahun Intifada Pertama, Hamas Berjanji untuk Lanjutkan Perjuangan Bersenjata

Ahad, 09 Dec 2018 20:09

[VIDEO] Bakomubin Fokus Program Kesejahteraan Mubaligh

[VIDEO] Bakomubin Fokus Program Kesejahteraan Mubaligh

Ahad, 09 Dec 2018 07:53

Syariat Islam Melindungi Keberagaman

Syariat Islam Melindungi Keberagaman

Sabtu, 08 Dec 2018 20:57

Peraih Penghargaan Revolusi Mental Ditetapkan Tersangka Korupsi oleh KPK

Peraih Penghargaan Revolusi Mental Ditetapkan Tersangka Korupsi oleh KPK

Sabtu, 08 Dec 2018 19:29

[VIDEO] Agar Tak Bikin Gaduh, Panitia Sengaja Tutupi Teror Ledakan pada Malam Gladi Resik Reuni 212

[VIDEO] Agar Tak Bikin Gaduh, Panitia Sengaja Tutupi Teror Ledakan pada Malam Gladi Resik Reuni 212

Sabtu, 08 Dec 2018 18:47

GNPF Ulama Tanggapi Kasus Habib Bahar bin Smith

GNPF Ulama Tanggapi Kasus Habib Bahar bin Smith

Sabtu, 08 Dec 2018 16:53

Ada Ancaman ke Media Tertentu untuk tidak Beritakan Reuni 212

Ada Ancaman ke Media Tertentu untuk tidak Beritakan Reuni 212

Sabtu, 08 Dec 2018 15:53

Malam sebelum Reuni 212 Ada Ledakan, Ini Cerita Panitia

Malam sebelum Reuni 212 Ada Ledakan, Ini Cerita Panitia

Sabtu, 08 Dec 2018 14:53


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X