Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.911 views

Memuliakan Ulama

Oleh: Lailatul Ma’rifah, S.Pd. (Praktisi Pendidikan Islam Surabaya)

Beruntun, terhitung mulai akhir Januari hingga kini terjadi penyerangan terhadap ulama', ustadz, masjid dan pesantren di berbagai daerah di negeri ini. Mulai dari penyerangan terhadap pengasuh pondok pesantren,"Al-Hidayah" Santiong KH.Emon Umar Basri.

Beliau dianiaya di dalam masjid usai melaksanakan sholat shubuh Sabtu (27/1/2018). Peristiwa kedua menimpa ustadz Prawoto, beliau adalah komandan Brigade Persatuan Islam (persis) pusat.

Beliau dianiaya di kediamannya pada Kamis subuh (1/2/2018), dan beliau meninggal sore harinya di RS Santosa di daerah Kopo, Bandung. Anehnya, dua kejadian ini terjadi di tempat yang berbeda, di waktu subuh dan pelakunya sama-sama oleh "orang gila". Seperti yang telah disampaikan oleh kjepolisian setempat bahwa pelakunya disinyalir adalah "orang gila/ Stres berat".

Setelah itu bermunculan kasus-kasus lain. Di Jawa Timur, terjadi penyerangan pada Ahad, 18 Pebruari  2018, kepada KH. Hakam Mubarok, pengasuh pondok pesantren Karangasem, Paciran, Lamongan. Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisiann Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Frans Barung Mangera mengatakan bahwa pelaku yang bernama Nandang Triyana bin Satibi, 23 tahun, warga kabupaten Cirebon, Jawa Barat tersebut diduga gila. (Tempo, 19/2/2018).

Dua hari berselang dari kejadian di Lamongam, dua pengasuh pondok pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri, KH. Zainuddin Jazuli dan KH. Nurul Huda Jazuli, disatroni orang tak dikenal dengan  membawa pisau sambil berteriak-teriak. Pelaku kemudian diamankan oleh Polres Kediri untuk diintrogasi (Jawa Pos, 20/2/2018).

Selain itu, Masjid Baiturrahim Karangsari,  Tuban Jawa Timur dirusak oleh orang tak dikenal pada Selasa (12/2) dini hari. Menurut  informasi dari kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa. (Republika, 13/2/2018)

Dan masih banyak lagi kasus lain yang menimpa ulama', ustadz, pengasuh pondok peaantren, atau merusak masjid. Kemudian ketika pelakunya tertangkap, mereka dinyatakan mengalami ganggua jiwa atau gila.

 

Adakah rekayasa?

Berbagai macam kejadian yang menimpa ulama',  ustadz, pondok pesantren dan masjid tersebut mendorong tuntutan dari masyarakat  bermunculan. Misalnya, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama' Jawa Timur mendesak kepada kepolisian untuk nengusut tuntas siapa dan apa di balik insiden beruntun terhadap tokoh agama dan tempat ibadah. Apakah ini kriminal biasa atau ada gerakan by design?. Kata ketua PWNU Jawa Timur, KH. M. Hasan Mutawakkil Alallah ( Tempo, 19/2/2018).

Mantan ketua umum PP Muhammadiyah, M. Dien Syamsuddin juga menyatakan: "Saya juga meminta agar polri melakukan upaya pencegahan dan perlindungan atas pemuka agama, serta mengawasi orang-orabg gila (berpura-pura gila)". (Republika.co.id 18/2/2018).

Pernyataan dari kepolisian yang dinilai terburu-buru, yang menyebutkan bahwa pelaku penyerangan adalah orang gangguan kejiwaan, juga mendapatkan kritik keras.

Ketua Perhimpunan dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia Danardi Sosrosumihardjo merasa, penyebutan pelaku penyerangan sebagai penyandang gangguan jiwa atau orang gila terlalu cepat dilakukan. Untuk mengatakan itu perlu pembuktian melalui diagnosis dokter. " itu rasanya perlu dikoreksi menurut saya", kata dia (Republika, 14/2/2018).

Untuk itu, masyarakat tentu meminta keseriusan pemerintah dalam menangani berbagai kasus penyerangan belakangan ini.

 

Krisis Keamanan

Serangan terhadap ulama'  belakangan ini menunjukkan bahwa jaminan rasa aman di negeri ini yang menjadi kewajiban yg harus dilakukan oleh negara kepada rakyatnya masih sangat kurang. Aparat pun terkesan meremehkan berbagai kasus tersebut.

Hal itu ditunjukkan dengan komentar dari Kapolri dalam wawancaranya dengan awak media, beliau menyebutkan bahwa berbagai penyerangan tersebut adalah tindakan kriminal biasa (Republika, 13/2//2018).

Sebagaimana juga komentar senada dari Kepala Biro Penerangan Masyarakat polri Brigadir Jendral Polisi Mohammad Iqbal, beliau menyatakan bahwa kasus penyerangan tersebut adalah sebuah kebetulan belaka. (Republika, 2/2/2018).

 

Negara Wajib Melindungi dan Memuliakan Ulama'

Negara sebagai perisai dari rakyatnya memiliki kewajiban untuk melindungi setiap warga negaranya terutama para ulama', karena kedudukannya yang sangat penting dan berharganya keberadaan mereka di tengah-tengah umat. Jika ulama' ini hilang maka hilanglah mutiara dan penerang kebaikan  di tengah umat. 

Oleh karena itu, umat terlebih penguasa tidak boleh berdiam diri terhadap teror yang ditujukan kepada para ulama'. Umat dan penguasa harus melindungi dan memuliakan ulama' mereka. Wallaahu a'lam bish-showab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Kapal Perang AS Hancurkan Droen Iran di Selat Hormuz

Kapal Perang AS Hancurkan Droen Iran di Selat Hormuz

Jum'at, 19 Jul 2019 13:31

PBB: Booming Kejahatan Transnasional Pengaruhi Destabilisasi di Asia Tenggara

PBB: Booming Kejahatan Transnasional Pengaruhi Destabilisasi di Asia Tenggara

Jum'at, 19 Jul 2019 13:30

Lagi, Menyoal MOS Berujung Maut

Lagi, Menyoal MOS Berujung Maut

Jum'at, 19 Jul 2019 13:02

Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Jum'at, 19 Jul 2019 09:34

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Jum'at, 19 Jul 2019 08:17

Bisnis yang Membunuh

Bisnis yang Membunuh

Jum'at, 19 Jul 2019 07:32

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Jum'at, 19 Jul 2019 07:20

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jum'at, 19 Jul 2019 06:40

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Jum'at, 19 Jul 2019 05:45

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Jum'at, 19 Jul 2019 04:46

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Jum'at, 19 Jul 2019 03:49

Sepele Makanan

Sepele Makanan

Jum'at, 19 Jul 2019 02:37

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Kamis, 18 Jul 2019 22:33

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Kamis, 18 Jul 2019 22:26

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Kamis, 18 Jul 2019 21:18

Kelompok Bersenjata Culik Anggota Parlemen Libya di Benghazi

Kelompok Bersenjata Culik Anggota Parlemen Libya di Benghazi

Kamis, 18 Jul 2019 20:26

Mantan PM Pakistan Ditangkap atas Tuduhan Korupsi

Mantan PM Pakistan Ditangkap atas Tuduhan Korupsi

Kamis, 18 Jul 2019 20:17

Wow! 21.000 Orang dari 162 Negara Mendaftar dalam Lomba Hapalan Al-Qur'an dan Adzan di Arab Saudi

Wow! 21.000 Orang dari 162 Negara Mendaftar dalam Lomba Hapalan Al-Qur'an dan Adzan di Arab Saudi

Kamis, 18 Jul 2019 20:15

Ini Poin-poin Penting Hasil Rakornas Bidang Infokom MUI 2019

Ini Poin-poin Penting Hasil Rakornas Bidang Infokom MUI 2019

Kamis, 18 Jul 2019 19:53

Pejuang Islamic State Penggal 4 Orang Mata-mata Pasukan Keamanan di Sinai Utara

Pejuang Islamic State Penggal 4 Orang Mata-mata Pasukan Keamanan di Sinai Utara

Kamis, 18 Jul 2019 19:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X