Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.970 views

Memuliakan Ulama

Oleh: Lailatul Ma’rifah, S.Pd. (Praktisi Pendidikan Islam Surabaya)

Beruntun, terhitung mulai akhir Januari hingga kini terjadi penyerangan terhadap ulama', ustadz, masjid dan pesantren di berbagai daerah di negeri ini. Mulai dari penyerangan terhadap pengasuh pondok pesantren,"Al-Hidayah" Santiong KH.Emon Umar Basri.

Beliau dianiaya di dalam masjid usai melaksanakan sholat shubuh Sabtu (27/1/2018). Peristiwa kedua menimpa ustadz Prawoto, beliau adalah komandan Brigade Persatuan Islam (persis) pusat.

Beliau dianiaya di kediamannya pada Kamis subuh (1/2/2018), dan beliau meninggal sore harinya di RS Santosa di daerah Kopo, Bandung. Anehnya, dua kejadian ini terjadi di tempat yang berbeda, di waktu subuh dan pelakunya sama-sama oleh "orang gila". Seperti yang telah disampaikan oleh kjepolisian setempat bahwa pelakunya disinyalir adalah "orang gila/ Stres berat".

Setelah itu bermunculan kasus-kasus lain. Di Jawa Timur, terjadi penyerangan pada Ahad, 18 Pebruari  2018, kepada KH. Hakam Mubarok, pengasuh pondok pesantren Karangasem, Paciran, Lamongan. Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisiann Daerah Jawa Timur Komisaris Besar Frans Barung Mangera mengatakan bahwa pelaku yang bernama Nandang Triyana bin Satibi, 23 tahun, warga kabupaten Cirebon, Jawa Barat tersebut diduga gila. (Tempo, 19/2/2018).

Dua hari berselang dari kejadian di Lamongam, dua pengasuh pondok pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri, KH. Zainuddin Jazuli dan KH. Nurul Huda Jazuli, disatroni orang tak dikenal dengan  membawa pisau sambil berteriak-teriak. Pelaku kemudian diamankan oleh Polres Kediri untuk diintrogasi (Jawa Pos, 20/2/2018).

Selain itu, Masjid Baiturrahim Karangsari,  Tuban Jawa Timur dirusak oleh orang tak dikenal pada Selasa (12/2) dini hari. Menurut  informasi dari kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa. (Republika, 13/2/2018)

Dan masih banyak lagi kasus lain yang menimpa ulama', ustadz, pengasuh pondok peaantren, atau merusak masjid. Kemudian ketika pelakunya tertangkap, mereka dinyatakan mengalami ganggua jiwa atau gila.

 

Adakah rekayasa?

Berbagai macam kejadian yang menimpa ulama',  ustadz, pondok pesantren dan masjid tersebut mendorong tuntutan dari masyarakat  bermunculan. Misalnya, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama' Jawa Timur mendesak kepada kepolisian untuk nengusut tuntas siapa dan apa di balik insiden beruntun terhadap tokoh agama dan tempat ibadah. Apakah ini kriminal biasa atau ada gerakan by design?. Kata ketua PWNU Jawa Timur, KH. M. Hasan Mutawakkil Alallah ( Tempo, 19/2/2018).

Mantan ketua umum PP Muhammadiyah, M. Dien Syamsuddin juga menyatakan: "Saya juga meminta agar polri melakukan upaya pencegahan dan perlindungan atas pemuka agama, serta mengawasi orang-orabg gila (berpura-pura gila)". (Republika.co.id 18/2/2018).

Pernyataan dari kepolisian yang dinilai terburu-buru, yang menyebutkan bahwa pelaku penyerangan adalah orang gangguan kejiwaan, juga mendapatkan kritik keras.

Ketua Perhimpunan dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia Danardi Sosrosumihardjo merasa, penyebutan pelaku penyerangan sebagai penyandang gangguan jiwa atau orang gila terlalu cepat dilakukan. Untuk mengatakan itu perlu pembuktian melalui diagnosis dokter. " itu rasanya perlu dikoreksi menurut saya", kata dia (Republika, 14/2/2018).

Untuk itu, masyarakat tentu meminta keseriusan pemerintah dalam menangani berbagai kasus penyerangan belakangan ini.

 

Krisis Keamanan

Serangan terhadap ulama'  belakangan ini menunjukkan bahwa jaminan rasa aman di negeri ini yang menjadi kewajiban yg harus dilakukan oleh negara kepada rakyatnya masih sangat kurang. Aparat pun terkesan meremehkan berbagai kasus tersebut.

Hal itu ditunjukkan dengan komentar dari Kapolri dalam wawancaranya dengan awak media, beliau menyebutkan bahwa berbagai penyerangan tersebut adalah tindakan kriminal biasa (Republika, 13/2//2018).

Sebagaimana juga komentar senada dari Kepala Biro Penerangan Masyarakat polri Brigadir Jendral Polisi Mohammad Iqbal, beliau menyatakan bahwa kasus penyerangan tersebut adalah sebuah kebetulan belaka. (Republika, 2/2/2018).

 

Negara Wajib Melindungi dan Memuliakan Ulama'

Negara sebagai perisai dari rakyatnya memiliki kewajiban untuk melindungi setiap warga negaranya terutama para ulama', karena kedudukannya yang sangat penting dan berharganya keberadaan mereka di tengah-tengah umat. Jika ulama' ini hilang maka hilanglah mutiara dan penerang kebaikan  di tengah umat. 

Oleh karena itu, umat terlebih penguasa tidak boleh berdiam diri terhadap teror yang ditujukan kepada para ulama'. Umat dan penguasa harus melindungi dan memuliakan ulama' mereka. Wallaahu a'lam bish-showab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

Latest News
Perkenalkan Peradaban Islam Lewat Masjid

Perkenalkan Peradaban Islam Lewat Masjid

Sabtu, 21 Sep 2019 17:44

Tiga Pesan BJ. Habibie untuk ICMI Sebelum Wafat

Tiga Pesan BJ. Habibie untuk ICMI Sebelum Wafat

Sabtu, 21 Sep 2019 15:26

Umat Islam Dilarang Bangga Terhadap Agamanya?

Umat Islam Dilarang Bangga Terhadap Agamanya?

Sabtu, 21 Sep 2019 14:27

Inkubasi Bisnis Syariah dan Ukhuwah Islamiyah Jadi Fokus MUI

Inkubasi Bisnis Syariah dan Ukhuwah Islamiyah Jadi Fokus MUI

Sabtu, 21 Sep 2019 13:14

Superfood Ini Bagus untuk Meningkatkan Fungsi Otak

Superfood Ini Bagus untuk Meningkatkan Fungsi Otak

Sabtu, 21 Sep 2019 13:13

Sandiwara Sepatu Kotor

Sandiwara Sepatu Kotor

Sabtu, 21 Sep 2019 12:27

Inspirasi dari International Islamic University of Malaysia

Inspirasi dari International Islamic University of Malaysia

Sabtu, 21 Sep 2019 11:14

Akan Terbang ke Antariksa, Astronot Pertama UEA Berlatih Bersama Awak ISS

Akan Terbang ke Antariksa, Astronot Pertama UEA Berlatih Bersama Awak ISS

Sabtu, 21 Sep 2019 11:09

Fahri Hamzah Ragu Kalau Presiden Bersih dari Korupsi

Fahri Hamzah Ragu Kalau Presiden Bersih dari Korupsi

Sabtu, 21 Sep 2019 10:27

Provinsi Babel Siap Jadi Tuan Rumah Kongres Umat Islam 2020

Provinsi Babel Siap Jadi Tuan Rumah Kongres Umat Islam 2020

Sabtu, 21 Sep 2019 10:15

Akhirnya Mahasiswa Bergerak

Akhirnya Mahasiswa Bergerak

Sabtu, 21 Sep 2019 09:55

Kerja Seorang Muslim

Kerja Seorang Muslim

Sabtu, 21 Sep 2019 09:51

Pak Menteri, RRC yang Paling Senang Penghapusan Sejarah Perang Jihad

Pak Menteri, RRC yang Paling Senang Penghapusan Sejarah Perang Jihad

Sabtu, 21 Sep 2019 09:02

Ribuan Warga Australia Demo tentang Perubahan Iklim

Ribuan Warga Australia Demo tentang Perubahan Iklim

Jum'at, 20 Sep 2019 23:07

Menyapu dan Memasak dalam Kondisi Junub?

Menyapu dan Memasak dalam Kondisi Junub?

Jum'at, 20 Sep 2019 22:15

Sekjen PBB dan Kepala ICRC Serukan Gencatan Senjata di Tripoli

Sekjen PBB dan Kepala ICRC Serukan Gencatan Senjata di Tripoli

Jum'at, 20 Sep 2019 22:09

Rusia dan Cina Memveto Usulan Gencatan Senjata di Idlib

Rusia dan Cina Memveto Usulan Gencatan Senjata di Idlib

Jum'at, 20 Sep 2019 21:25

Phobia Materi Perang di Madrasah, Narasi Absurd Rezim Kalut

Phobia Materi Perang di Madrasah, Narasi Absurd Rezim Kalut

Jum'at, 20 Sep 2019 21:05

Korea Selatan Khawatir Demam Babi Afrika Melanda Wilayah Mereka

Korea Selatan Khawatir Demam Babi Afrika Melanda Wilayah Mereka

Jum'at, 20 Sep 2019 21:00

Indonesia Mempermudah Investasi Asing, Ada Apakah?

Indonesia Mempermudah Investasi Asing, Ada Apakah?

Jum'at, 20 Sep 2019 20:51


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X