Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.197 views

Lalai dalam Memberikan Solusi untuk Gempa Lombok

 

Oleh:Wita Nurul Aini, Volunter Asian Games

Gempa beruntun yang menimpa Lombok belakangan mengakibatkan 555 korban meninggal,  390.529 harus mengungsi dan 36 ribu rumah rusak berat (viva.co.id, 20/08/2018).

Masyarakat diminta untuk bertindak secara mandiri dalam memperbaiki rumah agar perbaikan tidak berjalan lama, begitu anjuran dari Menteri  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Di sisi lain, Gubernur NTB Zulkieflimansyah menilai gempa Lombok butuh untuk naik status menjadi bencana nasional karena keterbatasan kemampuan pemerintah daerah dalam menangani bencana (viva.co.id, 21/8/2018).

Beberapa dukungan dari kalangan DPR untuk menaikan status bencana Lombok, tidak lantas mempengaruhi keputusan presiden untuk tetap menyerahkan kendali penanganan bencana pada Pemerintah Daerah dengan alasan penanganan tetap dilakukan secara nasional.

Sekretaris Kabinet dikutip dari viva.co.id menjelaskan bahwa salah satu pertimbangan pemerintah tidak menetapkan bencana Lombok sebagai bencana nasional adalah karena ingin menjaga pariwisata di Lombok. Jika status berubah menjadi bencana nasional, seluruh Pulau Lombok akan tertutup dari wisatawan yang artinya kerugian yang ditelan Indonesia menjadi semakin banyak.

Seorang guru bercerita, bantuan di Lombok belum sama sekali bisa dikatakan cukup. Terpal untuk berteduh saja masih banyak kekurangan, anak-anak kedinginan karena tenda tidak memadai, air bersih dan BBM langka, rumah ambruk tak terurus, anak tidak sekolah dan bahkan tidak mandi.

Hal ini terjadi tidak hanya dipelosok tapi juga di pusat-pusat kecamatan.  Pak Guru sampai geram membaca berita di media yang menyebutkan penanganan gempa di Lombok sudah baik. Posko nasional yang diberitakan sudah all out, bahkan ia sebut sebagai fitnah yang sangat kejam terhadap korban gempa (radarpribumi.com, 10/09/2018).

 

Pemerintah Tidak Mau Rugi

Bencana adalah suatu hal yang berada di luar kendali manusia. Mau tidak mau, siap ataupun tidak, bencana bisa datang kapan saja. Meskipun manusia diperintahkan untuk bersabar dalam setiap ujian, namun warga negara memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dan pertolongan dari penguasa tanpa mempertimbangkan untung dan rugi.

Jika untuk ASIAN GAMES saja pemerintah berani mengelarkan banyak uang, kenapa begitu sulit untuk membantu warganya yang sedang kesuahan. Kemegahan Opening Ceremony Asian Games pada 18 Agustus 2018 lalu, disebutkan menghabiskan dana sebesar 685 Miliar (Tempo.co, 19/08/2018).

Nilai tersebut dianggap lebih rendah jika dibandingkan dengan Opening Ceremony Olimpiade London 2012 ataupun olimpiade Musim dingin di Sochi, Rusia 2014 yang menghabiskan dana triliunan.

Bagaimana dengan gempa Lombok? Sedangkan pembangunan rumah dijanjikan akan selesai setidaknya membutuhkan waktu 6 bulan. Walaupun begitu, terimakasih kepada semua pihak yang sudah bahu-membahu dalam penanggulangan gempa Lombok.

Teorinya, penanggulangan bencana terbagi dalam tiga tahapan yaitu pencegahan, tanggap darurat dan pemulihan. Jika kondisi tanggap darurat saja pemerintah masih lalai, bagaimana dengan pencegahan dan pemulihan yang sifat investasi dan manfaatnya jangka panjang.

Padahal kita tahu, bahwa Indonesia merupakan negara dengan potensi gemba bumi yang tinggi. Sedangkan, pengurangan risiko kerugian akibat gempa bumi sendiri harus dilakukan mitigasi jangka panjang dan bukan sehari dua hari.

Jika untuk ASIAN GAMES saja pemerintah berani mempersiapkannya bertahun-tahun sebelumnya, lantas apa halangan pemerintah untuk melakukan investasi perlindungan dari bencana. Di Indonesia, masyarakat tidak pernah sebegitunya disiapkan untuk menghadapi bencana, sehingga kerugian dalam bentuk apapun terjadi dalam jumlah yang besar dengan pemulihan yang lama.

Hal ini menunjukan bahwa pemerintah dalam sistem ini tidak begitu memprioritaskan kebutuhan rakyatnya. Pemerintah lebih takut rugi dibandingkan dengan jaminan terpenuhinya kebutuhan seluruh korban gempa.

Hidup dalam sistem kapitalis memang memang tidak jauh-jauh dari perhitungan materi atau untung rugi dan bukan tawakal pada Allah dengan berusaha semaksimal mungkin untuk menunaikan kewajiban negara terhadap rakyatnya.

Dalam sistem kapitalis ini, masyarakat tidak bisa mengandalkan penguasa untuk memperoleh pertolongan selama penentuan prioritas tidak akan disandarkan pada hukum syara namun lebih pada manfaat dan keuntungan.

Sikap yang seperti ini tidak akan pernah holistik dalam mengatasi permasalahan termasuk dalam urusan bencana. Padahal lalai dalam mengurusi urusan umat termasuk dalam kedzaliman yang akan dimintai pertanggungjawaban.

Tanpa sistem Islam, penanggulangan bencana di wilayah lainpun akan sama, seandainya daerah lain yang mengalaminya. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
3 Tentara AS Tewas dalam Serangan Bom Al-Shabaab di Pangkalan Militer Baledogle Selatan Somalia

3 Tentara AS Tewas dalam Serangan Bom Al-Shabaab di Pangkalan Militer Baledogle Selatan Somalia

Ahad, 17 Feb 2019 12:25

Fajar Hidayah Raih Silver Medal dari Dubes Republik Ceko

Fajar Hidayah Raih Silver Medal dari Dubes Republik Ceko

Ahad, 17 Feb 2019 12:12

Talkshow Bencana RUU P-KS di Medan

Talkshow Bencana RUU P-KS di Medan

Ahad, 17 Feb 2019 11:48

Erdogan: Turki Tidak Akan Batalkan Perjanjian Pembelian Rudal S-400 Rusia

Erdogan: Turki Tidak Akan Batalkan Perjanjian Pembelian Rudal S-400 Rusia

Ahad, 17 Feb 2019 11:35

Bahan Infrastruktur Dalam Negeri yang Kurang Diperhatikan

Bahan Infrastruktur Dalam Negeri yang Kurang Diperhatikan

Ahad, 17 Feb 2019 11:01

Jenderal Joseph Votel: Islamic State Masih Jauh dari Dikalahkan

Jenderal Joseph Votel: Islamic State Masih Jauh dari Dikalahkan

Ahad, 17 Feb 2019 10:45

AILA Edukasi Masyarakat untuk Tolakan RUU P-KS di Beberapa Kota

AILA Edukasi Masyarakat untuk Tolakan RUU P-KS di Beberapa Kota

Ahad, 17 Feb 2019 09:52

Harapan Pengamat ke Pemimpin akan Datang Kelola Infrastruktur

Harapan Pengamat ke Pemimpin akan Datang Kelola Infrastruktur

Ahad, 17 Feb 2019 09:01

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Ahad, 17 Feb 2019 08:36

Ketika Bangun Infrastruktur tidak Tengok Kiri dan Kanan

Ketika Bangun Infrastruktur tidak Tengok Kiri dan Kanan

Ahad, 17 Feb 2019 07:01

Dianggap Menuding, BPN Tantang TKN sebut Nama

Dianggap Menuding, BPN Tantang TKN sebut Nama

Ahad, 17 Feb 2019 05:01

Remaja Melek Politik, Jadi Sasaran Politisi?

Remaja Melek Politik, Jadi Sasaran Politisi?

Ahad, 17 Feb 2019 01:17

Tubuhku Milikku, Paham Rusak yang Diselipkan pada RUU P-KS?

Tubuhku Milikku, Paham Rusak yang Diselipkan pada RUU P-KS?

Ahad, 17 Feb 2019 00:59

TKN Sindir Ketum PAN, Wasekjen Menjawab

TKN Sindir Ketum PAN, Wasekjen Menjawab

Sabtu, 16 Feb 2019 23:25

Kepastian Hukum jika Prabowo-Sandi Terpilih

Kepastian Hukum jika Prabowo-Sandi Terpilih

Sabtu, 16 Feb 2019 22:25

SOHR Klaim Pasukan Dukungan AS Rebut Kantong Terakhir yang Dikuasai Islamic State di Timur Suriah

SOHR Klaim Pasukan Dukungan AS Rebut Kantong Terakhir yang Dikuasai Islamic State di Timur Suriah

Sabtu, 16 Feb 2019 22:15

Butuh Kepemimpinan Kuat Berantas Mafia

Butuh Kepemimpinan Kuat Berantas Mafia

Sabtu, 16 Feb 2019 21:25

15 Tentara Mesir Tewas dalam Bentrokan dengan Jihadis di Sinai Utara

15 Tentara Mesir Tewas dalam Bentrokan dengan Jihadis di Sinai Utara

Sabtu, 16 Feb 2019 20:50

Pejabat Pakistan Klaim Mohammed Bin Salman Kemungkinan Akan Bertemu Taliban di Islamabad

Pejabat Pakistan Klaim Mohammed Bin Salman Kemungkinan Akan Bertemu Taliban di Islamabad

Sabtu, 16 Feb 2019 20:30

Industri Turun Drastis, RUU Migas Dipertanyakan Keberadaannya

Industri Turun Drastis, RUU Migas Dipertanyakan Keberadaannya

Sabtu, 16 Feb 2019 20:25


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X