Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.564 views

Menyucikan Kementerian Agama

 

Oleh:

Astia Putri, SE, MSA, Member Komunitas “Pena Langit”

 

AGAMA itu suci. Namun nampaknya label agama pada salah satu kementerian yang dianggap spesial ini tidak pula menjadikan instansi ini menjadi suci. Hal ini terbukti dengan semakin banyaknya skandal korupsi yang melibatkan para pejabat di lingkungan Kementerian Agama.

Kasus korupsi terbaru terjadi (15/3) tepat bersamaan dengan kasus biadab penembakan masjid yang terjadi di New Zealand, melibatkan ketua umum PPP Romahurmuziy yang diduga menerima uang komitmen dari dua pejabat Kementerian Agama Jawa Timur dan Kabupaten Gresik perihal jabatan yang diraih.

Sebagaimana yang penulis sampaikan di awal. Kasus korupsi yang melibatkan Kementerian Agama tidak hanya sekali terjadi, bahkan terus terjadi baik di tingkat kasir hingga menteri. Tersebutlah beberapa kasus diantaranya terjadi di Kantor Kemenag Sidoarjo tahun 2011. Seorang kasir koperasi Kemenag Sidoarjo terjerat kasus korupsi dana bantuan dari Kementerian Koperasi dan UKM hingga miliaran rupiah.

Kasus lain di tingkat daerah semisal kasus korupsi dana rehabilitasi masjid terdampak gempa lombok di 2019 yang melibatkan pegawai kanwil Kemenag Mataram. Kita juga tidak lupa dengan kasus korupsi pengadaan Al-Quran di tahun 2011, kasus biaya fiktif rapat “siluman” di tahun 2017 hingga kasus korupsi dana haji di tahun 2012-2013 yang melibatkan Menteri Agama, Suryadharma Ali.

Rupa-rupanya, realitas ini memperkuat validitas penilaian indeks integritas yang dikeluarkan KPK pada 2011 dan 2014 lalu. KPK menyebut Kementerian Agama merupakan lembaga yang menduduki peringkat terendah dalam hal integritas, yang artinya pula sangat rawan terhadap tindakan korupsi. Sebuah ironi, korupsi sebagai sebuah tindakan amoral yang bertentangan dengan agama justru menggurita di ruang yang seharusnya suci dengan nilai agama. Label “agama” yang melekat ternyata tidak secara otomatis memunculkan rasa malu bagi pejabatnya untuk melakukan tindakan amoral.

Sebagai salah satu negara dari sedikit negara yang memiliki Kementerian Agama, keberadaan Kementerian Agama di Indonesia memang dianggap sangat penting untuk mampu mewadahi kepengurusan segala hal berkaitan dengan beberapa perkara dalam Islam, semisal waqaf, haji, masjid dan lain sebagainya untuk menjamin kepentingan umat. Hanya saja, demi melihat kebobrokan yang terjadi di internal Kementerian Agama, muncullah pertanyaan mengapa Kementerian Agama telah bengkok dan tak suci sesuci tujuan berdirinya?

Wajarlah kecewa, kepada siapa lagi umat Islam berharap jika lembaga yang katanya pro dan memudahkan urusan umat Islam justru lebih banyaknya merugikan umat Islam? Tidak hanya kecewa, bahkan wajar hingga marah, ketika melihat realitas hidup yang amat sulit di tengah-tengah umat, justru pejabat Kementerian Agama yang seharusnya adalah manager umat sibuk memikirkan kursi dan ambisi hingga menempuh jalan keji suap dan korupsi.

Demokrasi. Inilah realitas racun yang senantiasa secara sadar ditenggak negara ini setiap waktunya. Adalah sebuah mimpi seseorang yang baik akan selamat dari korupsi jika sistem yang diterapkan masih sistem demokrasi yang mengkondisikan bermunculannya orang-orang yang tidak amanah, serakah dan tidak pernah puas karena terbius kepentingan materi dan ego kuasa. Adalah sebuah mimpi pula mengharapkan ketegasan hukuman bagi pelaku korupsi di dalam sistem demokrasi yang meniscayakan penerapan hukum buatan manusia yang lembek. Padahal Allah SWT berfirman:

Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?

Permainan hukum yang terjadi dalam realitas sistem demokrasi tidak akan terjadi jika negara menerapkan aturan Islam. Islam sejatinya memerintahkan negara untuk menerapkan aturan yang berasal dari Allah SWT yang Maha Mengetahui segala yang terbaik untuk kemaslahatan manusia. Maslahat akhirnya tidak diukur sebagaimana yang mampu dilihat secara kasat mata manusia seperti yang terjadi saat ini.

Keadilan akan terpenuhi karena hukum Islam akan diterapkan kepada manusia secara tegas. Kesejahteraan pun akan terwujud karena prosedur kepengurusan negara berbasis pada pemanfaatan untuk kepentingan rakyat. Haram adanya kongkalikong antara penguasa dan pengusaha demi kepentingan tertentu. Secara teknis, para pejabat akan diberikan upah yang layak. Pengawasan ketat juga diberlakukan dengan memastikan tidak ada sumber pemasukan ilegal pada harta kekayaan aparatur negara. Pun jika masih saja terjadi korupsi, maka hukuman berat sesuai syara’ akan diterapkan semisal publikasi, penyitaan harta, cambuk, pengasingan hingga hukuman mati.

Maka dari sini tergambar akan pentingnya sebuah negara yang berkomitmen menerapkan aturan Islam. Negara inilah yang akhirnya tidak hanya akan menyucikan sebuah lembaga agama, namun lebih jauh menyucikan setiap individu dan masyarakat dalam naungan Islam kaffah secara luas dari berbagai kemaksiatan yang akan menjatuhkan pada kehancuran dan kehinaan, baik di dunia maupun di akhirat. Wallahu a’lam bis shawab.*

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Agar Ibadah Kita Diterima

Agar Ibadah Kita Diterima

Jum'at, 21 Feb 2020 22:52

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Jum'at, 21 Feb 2020 21:46

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Jum'at, 21 Feb 2020 21:07

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Jum'at, 21 Feb 2020 20:38

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Jum'at, 21 Feb 2020 19:30

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Jum'at, 21 Feb 2020 17:59

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Jum'at, 21 Feb 2020 17:51

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Jum'at, 21 Feb 2020 16:00

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Jum'at, 21 Feb 2020 15:15

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Jum'at, 21 Feb 2020 14:30

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Jum'at, 21 Feb 2020 13:45

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Jum'at, 21 Feb 2020 11:45

Saudi Cegat Rudal Balistik  Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Saudi Cegat Rudal Balistik Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Jum'at, 21 Feb 2020 11:15

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Jum'at, 21 Feb 2020 10:56

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Jum'at, 21 Feb 2020 09:53

Waspada Jebakan 2024

Waspada Jebakan 2024

Kamis, 20 Feb 2020 23:47

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI:  Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI: Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Kamis, 20 Feb 2020 22:09

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Kamis, 20 Feb 2020 21:20

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Kamis, 20 Feb 2020 21:12

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Kamis, 20 Feb 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X