Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.328 views

Jokowi Wajar Kalah

Oleh: M Rizal Fadillah

"Wa tilka'l ayyamu nudawiluha bainannaas".

Hari kejayaan itu dipergilirkan. Allah adalah pemilik kekuasaan yang memberi dan mencabut. Memuliakan dan menghinakan. Kekuatan apapun bisa runtuh, jangankan kekuasaan kecil, kekuasaan besar pun bisa ambruk.

Gibbon pernah menulis "Decline an Fall of the Roman Empire" peradaban Romawi yang besar telah runtuh. Peradaban Islam pernah berjaya di dunia, tapi rontok juga. Kini "Clash of Civilization" pun terjadi. Kalah dan menang.

Kaitan Indonesia, kekuasaan pun jatuh bangun. Ada yang relatif lama seperti Soekarno dan Soeharto ada juga yang sebentar saja. Beberapa Presiden mengalami masa kepemimpinan satu periode bahkan ada yang tak selesai satu periode pun seperti Gus Dur. Begitulah pergilirannya.

Kini Jokowi yang melakukan "lompatan katak" dari Walikota, Gubernur hingga Presiden menghadapi situasi kritis untuk lanjutkan kepemimpinannya. Tantangan cukup berat bukan karena lawan yang hebat tapi lebih pada diri yang memang lemah. Dengan kata lain Jokowi memang wajar kalah.

Ada beberapa faktor yang menyebabkannya antara lain :

Pertama, gagal memenuhi janji saat kampanye 2014 baik soal BBM, lapangan kerja, penuntasan kasus BLBI, pembatasan Bank asing, 50 rb Puskesmas, Swa Sembada Pangan dan lain-lain. Tercatat 66 janji tak terealisasi. Jokowi jadinya tercitrakan Presiden pembohong.

Kedua, gagal melanjutkan 'kesuksesan' pencitraan. Pengulangan dengan kondisi yang sudah terbaca ketidakmampuan dan keburukan kinerjanya oleh rakyat adalah sia-sia. Kalau tidak bisa disebut menggelikan ya menyedihkan. Politik kepalsuan sama dengan melecehkan harga diri publik.

Ketiga, tidak mampu membangun sentimen keagamaan yang positif. Memain-mainkan ibadah di tengah kelemahan relijiusitas membuat nilai buruk. Kesan memusuhi kekuatan umat sangat kentara. Mulai pembubaran, penangkapan aktivis, isu radikal dan intoleran, hingga stigmatisasi anti Pancasila.Pasangan Ma'ruf Amin MUI tak mampu mengubah kesan. Bahkan umat Islam semakin terlecehkan dengan performance Ulama.

Keempat, modal utama hanya pembangunan infra struktur dan "jualan kartu". Imbangan pembangunan adalah hutang yang besar. Jalan tol dibangun untuk dijual. Tarif pun mahal. Sementara kartu yang banyak membuat 'jelimet' dan boros. Kartu "gaji pengangguran" dekat pada hoax. Slogan kerja kerja tanpa kejelasan pekerjaan. Bisnis racun kalajengking. Ada ada saja.

Kelima, melakukan penggalangan birokrasi, aparat dan pengusaha sehingga terkesan Jokowi adalah Negara. Prabowo melawan Negara. Rakyat melihat ketidakadilan karenanya menjadi berpihak dan membantu. Ditambah dengan "politik sandera" sehingga mencolok terjadi dukungan "tanpa reserve" yang aneh.

Keenam, ruang kecurangan semakin sempit. Setelah bongkar dan menpermasalahkan ruang yang mungkin dibuka seperti mark up DPT, KTP ganda, kotak suara kardus, hingga kecurangan angka komputer. Desakan audit komputer KPU maupun keberadaan pemantau manca negara sangatlah strategis. Menakutkan

Nampaknya Jokowi dan lingkaran elit sekitar mulai menyadari kekalahan yang bisa telak bukan tipis lagi. Karenanya para penembak seperti Wiranto; Luhut, dan Hendro menjadi membabi buta dalam menembak lawan. Tapi yaitu menjadi upaya sia sia bahkan bunuh diri.

Ujung debat kemarin menunjukkan rasa frustrasi melalui closing statement "rantai sepeda putus". Hari yang semakin dekat sangat mendebarkan. Semoga rantai sepeda tak jadi putu agar bisa Prabowo mengantarkan pulang Jokowi ke Solo. Bertemu dengan sanak saudara. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
Ibu Risma, Ngono Yo Ngono Tapi Ojo Ngono

Ibu Risma, Ngono Yo Ngono Tapi Ojo Ngono

Senin, 18 Jan 2021 08:31

5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas dalam Bentrokan dengan Islamic State di Homs

5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas dalam Bentrokan dengan Islamic State di Homs

Ahad, 17 Jan 2021 21:00

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Ahad, 17 Jan 2021 20:45

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS di Hari Pertama Menjabat Presiden

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS di Hari Pertama Menjabat Presiden

Ahad, 17 Jan 2021 20:22

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Ahad, 17 Jan 2021 20:14

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Ahad, 17 Jan 2021 19:54

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Ahad, 17 Jan 2021 19:43

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Ahad, 17 Jan 2021 19:42

Pro Kontra Vaksin

Pro Kontra Vaksin

Ahad, 17 Jan 2021 19:19

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Ahad, 17 Jan 2021 14:30

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Ahad, 17 Jan 2021 11:29

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Sabtu, 16 Jan 2021 23:17

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Sabtu, 16 Jan 2021 21:25

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Sabtu, 16 Jan 2021 21:05

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Sabtu, 16 Jan 2021 20:13

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Sabtu, 16 Jan 2021 16:41

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Sabtu, 16 Jan 2021 11:59

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

Sabtu, 16 Jan 2021 11:19

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Sabtu, 16 Jan 2021 07:51

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Sabtu, 16 Jan 2021 07:37


MUI

Must Read!
X