Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.204 views

Jokowi Wajar Kalah

Oleh: M Rizal Fadillah

"Wa tilka'l ayyamu nudawiluha bainannaas".

Hari kejayaan itu dipergilirkan. Allah adalah pemilik kekuasaan yang memberi dan mencabut. Memuliakan dan menghinakan. Kekuatan apapun bisa runtuh, jangankan kekuasaan kecil, kekuasaan besar pun bisa ambruk.

Gibbon pernah menulis "Decline an Fall of the Roman Empire" peradaban Romawi yang besar telah runtuh. Peradaban Islam pernah berjaya di dunia, tapi rontok juga. Kini "Clash of Civilization" pun terjadi. Kalah dan menang.

Kaitan Indonesia, kekuasaan pun jatuh bangun. Ada yang relatif lama seperti Soekarno dan Soeharto ada juga yang sebentar saja. Beberapa Presiden mengalami masa kepemimpinan satu periode bahkan ada yang tak selesai satu periode pun seperti Gus Dur. Begitulah pergilirannya.

Kini Jokowi yang melakukan "lompatan katak" dari Walikota, Gubernur hingga Presiden menghadapi situasi kritis untuk lanjutkan kepemimpinannya. Tantangan cukup berat bukan karena lawan yang hebat tapi lebih pada diri yang memang lemah. Dengan kata lain Jokowi memang wajar kalah.

Ada beberapa faktor yang menyebabkannya antara lain :

Pertama, gagal memenuhi janji saat kampanye 2014 baik soal BBM, lapangan kerja, penuntasan kasus BLBI, pembatasan Bank asing, 50 rb Puskesmas, Swa Sembada Pangan dan lain-lain. Tercatat 66 janji tak terealisasi. Jokowi jadinya tercitrakan Presiden pembohong.

Kedua, gagal melanjutkan 'kesuksesan' pencitraan. Pengulangan dengan kondisi yang sudah terbaca ketidakmampuan dan keburukan kinerjanya oleh rakyat adalah sia-sia. Kalau tidak bisa disebut menggelikan ya menyedihkan. Politik kepalsuan sama dengan melecehkan harga diri publik.

Ketiga, tidak mampu membangun sentimen keagamaan yang positif. Memain-mainkan ibadah di tengah kelemahan relijiusitas membuat nilai buruk. Kesan memusuhi kekuatan umat sangat kentara. Mulai pembubaran, penangkapan aktivis, isu radikal dan intoleran, hingga stigmatisasi anti Pancasila.Pasangan Ma'ruf Amin MUI tak mampu mengubah kesan. Bahkan umat Islam semakin terlecehkan dengan performance Ulama.

Keempat, modal utama hanya pembangunan infra struktur dan "jualan kartu". Imbangan pembangunan adalah hutang yang besar. Jalan tol dibangun untuk dijual. Tarif pun mahal. Sementara kartu yang banyak membuat 'jelimet' dan boros. Kartu "gaji pengangguran" dekat pada hoax. Slogan kerja kerja tanpa kejelasan pekerjaan. Bisnis racun kalajengking. Ada ada saja.

Kelima, melakukan penggalangan birokrasi, aparat dan pengusaha sehingga terkesan Jokowi adalah Negara. Prabowo melawan Negara. Rakyat melihat ketidakadilan karenanya menjadi berpihak dan membantu. Ditambah dengan "politik sandera" sehingga mencolok terjadi dukungan "tanpa reserve" yang aneh.

Keenam, ruang kecurangan semakin sempit. Setelah bongkar dan menpermasalahkan ruang yang mungkin dibuka seperti mark up DPT, KTP ganda, kotak suara kardus, hingga kecurangan angka komputer. Desakan audit komputer KPU maupun keberadaan pemantau manca negara sangatlah strategis. Menakutkan

Nampaknya Jokowi dan lingkaran elit sekitar mulai menyadari kekalahan yang bisa telak bukan tipis lagi. Karenanya para penembak seperti Wiranto; Luhut, dan Hendro menjadi membabi buta dalam menembak lawan. Tapi yaitu menjadi upaya sia sia bahkan bunuh diri.

Ujung debat kemarin menunjukkan rasa frustrasi melalui closing statement "rantai sepeda putus". Hari yang semakin dekat sangat mendebarkan. Semoga rantai sepeda tak jadi putu agar bisa Prabowo mengantarkan pulang Jokowi ke Solo. Bertemu dengan sanak saudara. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Bintang Liverpool Mohamed Salah Serukan Dukung Hak Bagi Pengungsi Untuk Pendidikan

Bintang Liverpool Mohamed Salah Serukan Dukung Hak Bagi Pengungsi Untuk Pendidikan

Kamis, 24 Sep 2020 21:45

AS: UEA Tidak Akan Dapat Jet F-35 Meski Lakukan Normalisasi dengan Israel, Mesti Tunggu 7 Tahun Lagi

AS: UEA Tidak Akan Dapat Jet F-35 Meski Lakukan Normalisasi dengan Israel, Mesti Tunggu 7 Tahun Lagi

Kamis, 24 Sep 2020 21:30

Pilkada Serentak Dalam Bayangan Kematian

Pilkada Serentak Dalam Bayangan Kematian

Kamis, 24 Sep 2020 21:20

Taliban Bunuh 28 Polisi Paramiliter di Uruzgan Afghanistan

Taliban Bunuh 28 Polisi Paramiliter di Uruzgan Afghanistan

Kamis, 24 Sep 2020 20:15

Pembangkang Saudi di Pengasingan Bentuk Partai Oposisi Baru

Pembangkang Saudi di Pengasingan Bentuk Partai Oposisi Baru

Kamis, 24 Sep 2020 19:50

Jadilah Remaja Anti Baper

Jadilah Remaja Anti Baper

Kamis, 24 Sep 2020 08:43

Santri Pesantren Mahasiswa Ngaji di Alam Terbuka

Santri Pesantren Mahasiswa Ngaji di Alam Terbuka

Kamis, 24 Sep 2020 07:34

Tanggapi Pidato Presiden di PBB, Netty: Indonesia Harus Dorong Negara Maju Temukan Vaksin Covid-19

Tanggapi Pidato Presiden di PBB, Netty: Indonesia Harus Dorong Negara Maju Temukan Vaksin Covid-19

Kamis, 24 Sep 2020 06:39

Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Kamis, 24 Sep 2020 06:22

Hoorree…Pilkada 2020 Ditunda, Kecuali Solo dan Medan

Hoorree…Pilkada 2020 Ditunda, Kecuali Solo dan Medan

Kamis, 24 Sep 2020 06:17

Resesi Tak Teralakkan, Anis Minta Pemerintah Bantu Masyarakat dan Dunia Usaha

Resesi Tak Teralakkan, Anis Minta Pemerintah Bantu Masyarakat dan Dunia Usaha

Rabu, 23 Sep 2020 21:29

Pejabat Afghanistan: Tahanan Taliban Yang Dibebaskan Pemerintah Kembali Lagi Ke Medan Perang

Pejabat Afghanistan: Tahanan Taliban Yang Dibebaskan Pemerintah Kembali Lagi Ke Medan Perang

Rabu, 23 Sep 2020 21:05

Peran Ibu Mendidik dengan Kasih Sayang, Bukan Penjagal Akibat Kesal

Peran Ibu Mendidik dengan Kasih Sayang, Bukan Penjagal Akibat Kesal

Rabu, 23 Sep 2020 20:28

Ancaman Corona di Momen Pilkada

Ancaman Corona di Momen Pilkada

Rabu, 23 Sep 2020 19:58

Palestina Sebut Israel Rusak 100.000 Alat Tes Swab Virus Corona

Palestina Sebut Israel Rusak 100.000 Alat Tes Swab Virus Corona

Rabu, 23 Sep 2020 19:45

Modus Menyerang Soeharto Untuk Bangkitkan PKI

Modus Menyerang Soeharto Untuk Bangkitkan PKI

Rabu, 23 Sep 2020 19:30

Dilematika Remaja, Pernikahan Usia Dini

Dilematika Remaja, Pernikahan Usia Dini

Rabu, 23 Sep 2020 18:40

Sedikitnya 28 Tewas Dalam Bentrokan Antara Pejuang IS dan Pasukan Pro-Assad di Utara Raqq

Sedikitnya 28 Tewas Dalam Bentrokan Antara Pejuang IS dan Pasukan Pro-Assad di Utara Raqq

Rabu, 23 Sep 2020 17:45

Perwakilan Hamas dan Fatah Akan Bertemu di Turki untuk Bahas Rekonsiliasi Antar-Palestina

Perwakilan Hamas dan Fatah Akan Bertemu di Turki untuk Bahas Rekonsiliasi Antar-Palestina

Rabu, 23 Sep 2020 17:15

Kemenag Disarankan Kerjasama dengan Ormas Islam Terkait Program Sertifikat Penceramah

Kemenag Disarankan Kerjasama dengan Ormas Islam Terkait Program Sertifikat Penceramah

Rabu, 23 Sep 2020 15:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X