Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.589 views

Sahur di Dunia Berbuka di Surga

RAMADHAN adalah salah satu bulan yang suci, didalamnya penuh dengan keberkahan dan juga memiliki keutamaan yang berlimpah. Pahala dilipatgandakan, pintu-pintu surga dibuka selebar-lebarnya, bulan pengampunan dosa-dosa, setan-setan dibelenggu dan juga bulan diturunkanya Al Quran. Sudah seharusnya kaum muslimin bersuka cita menyambut datangnya bulan ini, namun dibelahan bumi yang lain menunjukan kondisi yang sangat menyedihkan.

Awal Ramadhan tahun ini diwarnai dengan duka umat Islam. Pasalnya, saudara-saudara kita yang ada di Palestina, mereka meregang nyawa setelah di bombardir oleh Israel. Bentrokan setidaknya dimulai pada Jumat, 3 Mei 2019 lalu (www.liputan6.com). Akibat serangan ini telah mengakibatkan 4 orang Israel tewas dan 24 orang warga sipil Palestina termasuk bayi serta Ibu hamil ikut menjadi korban dalam serangan ini. sekitar 70 warga Palestina terluka menurut Kementerian Kesehatan Gaza (www.aljazeera.com). Setidaknya ratusan rudal serta bom telah diluncurkan oleh Israel dan Gaza.

 

Mengapa dunia Islam seolah diam?

Konflik antara kedua negara ini sudah berlangsung sejak lama dan sampai saat ini belum menemui titik damai. Negeri-negeri kaum muslimin seakan tidak mampu untuk menyelesaikan konflik tersebut. Padahal jumlah mereka banyak dan tersebar di seluruh dunia. Solusi yang ditawarkan sebatas perundingan dan juga hanya sekedar mengecam.

Penguasa-penguasa negeri-negeri muslim hari ini telah telah terbelenggu dalam ikatan atas nama nasionalisme yang mengakibatkan seolah negara tidak boleh untuk mencampuri urusan negara lain sekalipun itu adalah mayoritas muslim yang saat ini dalam kondisi yang tertindas dan mengalami genosida secara terang-terangan.   

Bahkan, adanya Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sekalipun tidak memberikan dampak yang besar bagi kemerdekaan yang sesungguhnya bagi Palestina. Beberapa hari lalu PBB berunding dan telah dibuat kesepakatan perjanjian gencatan senjata dengan Israel untuk mengakhiri gelombang kekerasan di Jalur Gaza dan Israel selatan yang telah menyebabkan puluhan orang tewas hal ini dinyatakan oleh Pejabat Palestina (www.aljazeera.com).

Selama ini gencatan senjata bukan merupakan solusi yang terbaik bagi kedua belah pihak sebab, telah sering kali gencatan senjata ini dilanggar begitu saja sehingga konflik masih saja terus terjadi. Ternyata dengan adanya lembaga-lembaga internasional sekalipun belum cukup untuk mewujudkan kemerdekaan hakiki bagi Palestina bahkan negeri-negeri muslim lainnya yang saat ini juga tengah dilanda konflik.

 

Lalu, apa solusi tuntas untuk permasalahan ini?

Sesungguhnya konflik yang terjadi di Palestina berawal dari hilangnya perisai kaum muslim yaitu Khilafah Islamiyah. Selama kurang lebih 13 abad lamanya menaungi dunia dan menyatukan seluruh negeri-negeri muslim dan menguasai sekitar dua pertiga wilayah di dunia. Kepemimpinan ini berlandaskan kepada syariah Islam baik politik dalam negeri maupun luar negerinya. Banyak negara-negara yang menggabungkan diri kedalam wilayah Khilafah dan termasuk juga Palestina.

Pada masa Khalifah Umar bin Khattab, pemimpin Palestina menyerahkan kunci Baitul Maqdis kepada beliau sekaligus menandakan bahwa Palestina siap untuk dipimpin dibawah naungan Islam. Beberapa tahun berselang Palestina sempat di kuasai kembali oleh para tentara salib dan pembebas Palestina yang harum namanya hingga saat ini dikenal dengan nama Salahudin Al Ayubbi.

Masa konflik di Palestina dimulai sejak, Khilafah yang terakhir yaitu Ustmani di Turki di runtuhkan dan wilayahnya dibagi-bagi oleh para penjajah pasca kekalahannya dalam perang dunia 1 saat bersekutu dengan Jerman. Wilayah Khilafah menjadi bagian-bagian kecil yang mereka tersekat-sekat. Atas nama nasionalisme dan banyaknya penjajahan yang terjadi mereka akhirnya diberikan kemerdekaan semu oleh penjajah tanpa adanya persatuan umat islam kembali. Kala itu, Palestina pun dikuasai oleh para penjajah. Palestina dianggap kota suci untuk tiga agama sekaligus, sehingga konflik disana bertambah rumit. Bahkan dengan masuknya Israel yang diberikan tempat di Palestina ketika itu semakin mengancam Palestina. Hingga saat ini wilayah palestina tinggal menyisakan sedikit sekali tempat karena mayoritas telah di klaim dan dikuasai Israel.

Saat ini, nasionalisme seakan semakin menambah parah permasalahan dengan dibuktikan diamnya pemimpin-pemimpin muslim yang ada didunia. Mereka tidak bisa berbuat lebih dari sekadar mengecam, berunding dll. Padahal itu saja belum cukup karena saudara-saudara kita mengalami ancaman fisik.

Seharusnya untuk dapat terbebas maka dengan menghilangkan ancaman fisik itu dengan mengirimkan tentara atau semisalnya untuk membantu mengusir Israel dari bumi Palestina. Sekarang hal itu tidak dapat dilakukan. Berbeda halnya dalam Khilafah yang akan memberikan jaminan keamanan bagi warganya. Pasukannya adalah pasukan yang tidak takut mati bahkan, demi menjaga kehormatan seorng perempuan yang dilecehkan di pasar orang Yahudi, Khalifah mengirimkan pasukan yang kepala pasukan sudah sampai di pasar tersebut namun ekornya berada di Ibu Kota.

Apalagi di momen Ramadhan saat ini yang seharusnya menjadi saat yang paling dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia karena banyaknya keutamaan yang Allah berikan seharusnya juga menjadi momen bagi kita untuk ikut dalam mewujudkan persatuan umat Islam.*

Nirma

Mahasiswi tinggal di Kota Malang, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
FPKS Minta Pemerintah Jangan PHP Soal Omnibus Law

FPKS Minta Pemerintah Jangan PHP Soal Omnibus Law

Kamis, 14 Nov 2019 16:15

Di Muktamar KBPII, Soetrisno Bachir Kampanyekan Nasionalisme Baru

Di Muktamar KBPII, Soetrisno Bachir Kampanyekan Nasionalisme Baru

Kamis, 14 Nov 2019 15:44

Jihad Islam Hentikan Serangan Roket dari Gaza Setelah Israel Setujui Syarat Gencatan Senjata

Jihad Islam Hentikan Serangan Roket dari Gaza Setelah Israel Setujui Syarat Gencatan Senjata

Kamis, 14 Nov 2019 15:15

Wanita Tabarruj dan Bertingkah Laku Jahiliyah

Wanita Tabarruj dan Bertingkah Laku Jahiliyah

Kamis, 14 Nov 2019 14:47

Siswa SD Alam Ar-Rohmah Outing ke Museum Tubuh Kota Batu

Siswa SD Alam Ar-Rohmah Outing ke Museum Tubuh Kota Batu

Kamis, 14 Nov 2019 14:17

Prancis Akan Bawa Pulang 11 Tersangka Jihadis yang Ditahan di Turki

Prancis Akan Bawa Pulang 11 Tersangka Jihadis yang Ditahan di Turki

Kamis, 14 Nov 2019 12:35

Ulama Saudi yang Ditangkap Karena Menulis Surat Nasihat kepada Raja Meninggal dalam Penjara

Ulama Saudi yang Ditangkap Karena Menulis Surat Nasihat kepada Raja Meninggal dalam Penjara

Kamis, 14 Nov 2019 10:42

Siapa Baha Abu Al-Ata Komandan Jihad Islam yang Dibunuh Israel?

Siapa Baha Abu Al-Ata Komandan Jihad Islam yang Dibunuh Israel?

Kamis, 14 Nov 2019 09:45

Israel Peringatkan Hamas untuk Tidak Terlibat Membantu Jihad Islam dalam Perang

Israel Peringatkan Hamas untuk Tidak Terlibat Membantu Jihad Islam dalam Perang

Kamis, 14 Nov 2019 08:30

Ibu, Kebiasaanmu Berperan menjadi Takdir Anakmu

Ibu, Kebiasaanmu Berperan menjadi Takdir Anakmu

Rabu, 13 Nov 2019 22:00

Pejabat Deplu AS: Tahanan Islamic State di Suriah Adalah 'Bom Waktu'

Pejabat Deplu AS: Tahanan Islamic State di Suriah Adalah 'Bom Waktu'

Rabu, 13 Nov 2019 17:00

87 Ulama Muslim, Termasuk Mufti Libya, Serukan Boikot UEA

87 Ulama Muslim, Termasuk Mufti Libya, Serukan Boikot UEA

Rabu, 13 Nov 2019 15:15

Pakar PBB: Al-Shabaab Tetap Menjadi 'Ancaman Potensial' di Somalia dan Regional

Pakar PBB: Al-Shabaab Tetap Menjadi 'Ancaman Potensial' di Somalia dan Regional

Rabu, 13 Nov 2019 13:45

PKS: Pilkada Langsung Wujud Kedaulatan Rakyat

PKS: Pilkada Langsung Wujud Kedaulatan Rakyat

Rabu, 13 Nov 2019 11:01

Aktivis Uighur Sebut Cina Jalankan Lebih Banyak 'Kamp Konsentrasi' Daripada yang Diketahui Umum

Aktivis Uighur Sebut Cina Jalankan Lebih Banyak 'Kamp Konsentrasi' Daripada yang Diketahui Umum

Rabu, 13 Nov 2019 09:27

Jihad Islam, Lebih Kecil dari Hamas Tapi Miliki Kekuatan Persenjataan yang Setara

Jihad Islam, Lebih Kecil dari Hamas Tapi Miliki Kekuatan Persenjataan yang Setara

Rabu, 13 Nov 2019 08:36

MS Kaban: Tuduhan Radikal Bernuansa Islamophobia

MS Kaban: Tuduhan Radikal Bernuansa Islamophobia

Rabu, 13 Nov 2019 08:13

Serangan Israel di Gaza Telah Menewaskan Sedikitnya 10 Orang dan Melukai 40 Lainnya

Serangan Israel di Gaza Telah Menewaskan Sedikitnya 10 Orang dan Melukai 40 Lainnya

Rabu, 13 Nov 2019 07:30

Ini Tiga Pengertian Radikal Menurut Menko Polhukam Mahfud MD

Ini Tiga Pengertian Radikal Menurut Menko Polhukam Mahfud MD

Rabu, 13 Nov 2019 07:02

Cinta Rasulullah, Pasti Cinta Syariat

Cinta Rasulullah, Pasti Cinta Syariat

Rabu, 13 Nov 2019 04:36


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X