Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.042 views

Sahur di Dunia Berbuka di Surga

RAMADHAN adalah salah satu bulan yang suci, didalamnya penuh dengan keberkahan dan juga memiliki keutamaan yang berlimpah. Pahala dilipatgandakan, pintu-pintu surga dibuka selebar-lebarnya, bulan pengampunan dosa-dosa, setan-setan dibelenggu dan juga bulan diturunkanya Al Quran. Sudah seharusnya kaum muslimin bersuka cita menyambut datangnya bulan ini, namun dibelahan bumi yang lain menunjukan kondisi yang sangat menyedihkan.

Awal Ramadhan tahun ini diwarnai dengan duka umat Islam. Pasalnya, saudara-saudara kita yang ada di Palestina, mereka meregang nyawa setelah di bombardir oleh Israel. Bentrokan setidaknya dimulai pada Jumat, 3 Mei 2019 lalu (www.liputan6.com). Akibat serangan ini telah mengakibatkan 4 orang Israel tewas dan 24 orang warga sipil Palestina termasuk bayi serta Ibu hamil ikut menjadi korban dalam serangan ini. sekitar 70 warga Palestina terluka menurut Kementerian Kesehatan Gaza (www.aljazeera.com). Setidaknya ratusan rudal serta bom telah diluncurkan oleh Israel dan Gaza.

 

Mengapa dunia Islam seolah diam?

Konflik antara kedua negara ini sudah berlangsung sejak lama dan sampai saat ini belum menemui titik damai. Negeri-negeri kaum muslimin seakan tidak mampu untuk menyelesaikan konflik tersebut. Padahal jumlah mereka banyak dan tersebar di seluruh dunia. Solusi yang ditawarkan sebatas perundingan dan juga hanya sekedar mengecam.

Penguasa-penguasa negeri-negeri muslim hari ini telah telah terbelenggu dalam ikatan atas nama nasionalisme yang mengakibatkan seolah negara tidak boleh untuk mencampuri urusan negara lain sekalipun itu adalah mayoritas muslim yang saat ini dalam kondisi yang tertindas dan mengalami genosida secara terang-terangan.   

Bahkan, adanya Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sekalipun tidak memberikan dampak yang besar bagi kemerdekaan yang sesungguhnya bagi Palestina. Beberapa hari lalu PBB berunding dan telah dibuat kesepakatan perjanjian gencatan senjata dengan Israel untuk mengakhiri gelombang kekerasan di Jalur Gaza dan Israel selatan yang telah menyebabkan puluhan orang tewas hal ini dinyatakan oleh Pejabat Palestina (www.aljazeera.com).

Selama ini gencatan senjata bukan merupakan solusi yang terbaik bagi kedua belah pihak sebab, telah sering kali gencatan senjata ini dilanggar begitu saja sehingga konflik masih saja terus terjadi. Ternyata dengan adanya lembaga-lembaga internasional sekalipun belum cukup untuk mewujudkan kemerdekaan hakiki bagi Palestina bahkan negeri-negeri muslim lainnya yang saat ini juga tengah dilanda konflik.

 

Lalu, apa solusi tuntas untuk permasalahan ini?

Sesungguhnya konflik yang terjadi di Palestina berawal dari hilangnya perisai kaum muslim yaitu Khilafah Islamiyah. Selama kurang lebih 13 abad lamanya menaungi dunia dan menyatukan seluruh negeri-negeri muslim dan menguasai sekitar dua pertiga wilayah di dunia. Kepemimpinan ini berlandaskan kepada syariah Islam baik politik dalam negeri maupun luar negerinya. Banyak negara-negara yang menggabungkan diri kedalam wilayah Khilafah dan termasuk juga Palestina.

Pada masa Khalifah Umar bin Khattab, pemimpin Palestina menyerahkan kunci Baitul Maqdis kepada beliau sekaligus menandakan bahwa Palestina siap untuk dipimpin dibawah naungan Islam. Beberapa tahun berselang Palestina sempat di kuasai kembali oleh para tentara salib dan pembebas Palestina yang harum namanya hingga saat ini dikenal dengan nama Salahudin Al Ayubbi.

Masa konflik di Palestina dimulai sejak, Khilafah yang terakhir yaitu Ustmani di Turki di runtuhkan dan wilayahnya dibagi-bagi oleh para penjajah pasca kekalahannya dalam perang dunia 1 saat bersekutu dengan Jerman. Wilayah Khilafah menjadi bagian-bagian kecil yang mereka tersekat-sekat. Atas nama nasionalisme dan banyaknya penjajahan yang terjadi mereka akhirnya diberikan kemerdekaan semu oleh penjajah tanpa adanya persatuan umat islam kembali. Kala itu, Palestina pun dikuasai oleh para penjajah. Palestina dianggap kota suci untuk tiga agama sekaligus, sehingga konflik disana bertambah rumit. Bahkan dengan masuknya Israel yang diberikan tempat di Palestina ketika itu semakin mengancam Palestina. Hingga saat ini wilayah palestina tinggal menyisakan sedikit sekali tempat karena mayoritas telah di klaim dan dikuasai Israel.

Saat ini, nasionalisme seakan semakin menambah parah permasalahan dengan dibuktikan diamnya pemimpin-pemimpin muslim yang ada didunia. Mereka tidak bisa berbuat lebih dari sekadar mengecam, berunding dll. Padahal itu saja belum cukup karena saudara-saudara kita mengalami ancaman fisik.

Seharusnya untuk dapat terbebas maka dengan menghilangkan ancaman fisik itu dengan mengirimkan tentara atau semisalnya untuk membantu mengusir Israel dari bumi Palestina. Sekarang hal itu tidak dapat dilakukan. Berbeda halnya dalam Khilafah yang akan memberikan jaminan keamanan bagi warganya. Pasukannya adalah pasukan yang tidak takut mati bahkan, demi menjaga kehormatan seorng perempuan yang dilecehkan di pasar orang Yahudi, Khalifah mengirimkan pasukan yang kepala pasukan sudah sampai di pasar tersebut namun ekornya berada di Ibu Kota.

Apalagi di momen Ramadhan saat ini yang seharusnya menjadi saat yang paling dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia karena banyaknya keutamaan yang Allah berikan seharusnya juga menjadi momen bagi kita untuk ikut dalam mewujudkan persatuan umat Islam.*

Nirma

Mahasiswi tinggal di Kota Malang, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Senin, 19 Oct 2020 21:43

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Senin, 19 Oct 2020 21:32

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Senin, 19 Oct 2020 21:18

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Senin, 19 Oct 2020 21:09

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Senin, 19 Oct 2020 20:05

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan Karena Pandemi Corona

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan Karena Pandemi Corona

Senin, 19 Oct 2020 16:45

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Senin, 19 Oct 2020 15:35

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

Senin, 19 Oct 2020 14:20

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Senin, 19 Oct 2020 14:15

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Senin, 19 Oct 2020 12:10

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Senin, 19 Oct 2020 10:36

PKM Unpam Berikan Pelatihan Skil kepada Guru TPQ

PKM Unpam Berikan Pelatihan Skil kepada Guru TPQ

Senin, 19 Oct 2020 09:35

Bagaimana Meminta Maaf kepada Orang Telah Wafat

Bagaimana Meminta Maaf kepada Orang Telah Wafat

Senin, 19 Oct 2020 09:23

PA 212 Gelar Musyawarah Provinsi Jawa Tengah

PA 212 Gelar Musyawarah Provinsi Jawa Tengah

Senin, 19 Oct 2020 09:17

Empati Berlebihan Syafiq Hasyim kepada Umat Kristen

Empati Berlebihan Syafiq Hasyim kepada Umat Kristen

Senin, 19 Oct 2020 08:44

Komisi VI DPR Aceh Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Badan Baitul Mal Aceh

Komisi VI DPR Aceh Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Badan Baitul Mal Aceh

Ahad, 18 Oct 2020 23:55

Analisis: Demokrat dan PKS Tuai Citra Positif

Analisis: Demokrat dan PKS Tuai Citra Positif

Ahad, 18 Oct 2020 22:49

Legislator PKS Sebut UU Cipta Kerja Rusak Esensi Sertifikasi Halal

Legislator PKS Sebut UU Cipta Kerja Rusak Esensi Sertifikasi Halal

Ahad, 18 Oct 2020 22:38

Azerbaijan Kembali Tembak Jatuh Sebuah Jet Tempur SU-25 Milik Armenia di Jabrayil

Azerbaijan Kembali Tembak Jatuh Sebuah Jet Tempur SU-25 Milik Armenia di Jabrayil

Ahad, 18 Oct 2020 21:15

Shalat Jamaah Kembali Dilanjutkan di Masjidil Haram Setelah Jeda 7 Bulan Akibat COVID-19

Shalat Jamaah Kembali Dilanjutkan di Masjidil Haram Setelah Jeda 7 Bulan Akibat COVID-19

Ahad, 18 Oct 2020 20:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X