Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.856 views

Sahur di Dunia Berbuka di Surga

RAMADHAN adalah salah satu bulan yang suci, didalamnya penuh dengan keberkahan dan juga memiliki keutamaan yang berlimpah. Pahala dilipatgandakan, pintu-pintu surga dibuka selebar-lebarnya, bulan pengampunan dosa-dosa, setan-setan dibelenggu dan juga bulan diturunkanya Al Quran. Sudah seharusnya kaum muslimin bersuka cita menyambut datangnya bulan ini, namun dibelahan bumi yang lain menunjukan kondisi yang sangat menyedihkan.

Awal Ramadhan tahun ini diwarnai dengan duka umat Islam. Pasalnya, saudara-saudara kita yang ada di Palestina, mereka meregang nyawa setelah di bombardir oleh Israel. Bentrokan setidaknya dimulai pada Jumat, 3 Mei 2019 lalu (www.liputan6.com). Akibat serangan ini telah mengakibatkan 4 orang Israel tewas dan 24 orang warga sipil Palestina termasuk bayi serta Ibu hamil ikut menjadi korban dalam serangan ini. sekitar 70 warga Palestina terluka menurut Kementerian Kesehatan Gaza (www.aljazeera.com). Setidaknya ratusan rudal serta bom telah diluncurkan oleh Israel dan Gaza.

 

Mengapa dunia Islam seolah diam?

Konflik antara kedua negara ini sudah berlangsung sejak lama dan sampai saat ini belum menemui titik damai. Negeri-negeri kaum muslimin seakan tidak mampu untuk menyelesaikan konflik tersebut. Padahal jumlah mereka banyak dan tersebar di seluruh dunia. Solusi yang ditawarkan sebatas perundingan dan juga hanya sekedar mengecam.

Penguasa-penguasa negeri-negeri muslim hari ini telah telah terbelenggu dalam ikatan atas nama nasionalisme yang mengakibatkan seolah negara tidak boleh untuk mencampuri urusan negara lain sekalipun itu adalah mayoritas muslim yang saat ini dalam kondisi yang tertindas dan mengalami genosida secara terang-terangan.   

Bahkan, adanya Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sekalipun tidak memberikan dampak yang besar bagi kemerdekaan yang sesungguhnya bagi Palestina. Beberapa hari lalu PBB berunding dan telah dibuat kesepakatan perjanjian gencatan senjata dengan Israel untuk mengakhiri gelombang kekerasan di Jalur Gaza dan Israel selatan yang telah menyebabkan puluhan orang tewas hal ini dinyatakan oleh Pejabat Palestina (www.aljazeera.com).

Selama ini gencatan senjata bukan merupakan solusi yang terbaik bagi kedua belah pihak sebab, telah sering kali gencatan senjata ini dilanggar begitu saja sehingga konflik masih saja terus terjadi. Ternyata dengan adanya lembaga-lembaga internasional sekalipun belum cukup untuk mewujudkan kemerdekaan hakiki bagi Palestina bahkan negeri-negeri muslim lainnya yang saat ini juga tengah dilanda konflik.

 

Lalu, apa solusi tuntas untuk permasalahan ini?

Sesungguhnya konflik yang terjadi di Palestina berawal dari hilangnya perisai kaum muslim yaitu Khilafah Islamiyah. Selama kurang lebih 13 abad lamanya menaungi dunia dan menyatukan seluruh negeri-negeri muslim dan menguasai sekitar dua pertiga wilayah di dunia. Kepemimpinan ini berlandaskan kepada syariah Islam baik politik dalam negeri maupun luar negerinya. Banyak negara-negara yang menggabungkan diri kedalam wilayah Khilafah dan termasuk juga Palestina.

Pada masa Khalifah Umar bin Khattab, pemimpin Palestina menyerahkan kunci Baitul Maqdis kepada beliau sekaligus menandakan bahwa Palestina siap untuk dipimpin dibawah naungan Islam. Beberapa tahun berselang Palestina sempat di kuasai kembali oleh para tentara salib dan pembebas Palestina yang harum namanya hingga saat ini dikenal dengan nama Salahudin Al Ayubbi.

Masa konflik di Palestina dimulai sejak, Khilafah yang terakhir yaitu Ustmani di Turki di runtuhkan dan wilayahnya dibagi-bagi oleh para penjajah pasca kekalahannya dalam perang dunia 1 saat bersekutu dengan Jerman. Wilayah Khilafah menjadi bagian-bagian kecil yang mereka tersekat-sekat. Atas nama nasionalisme dan banyaknya penjajahan yang terjadi mereka akhirnya diberikan kemerdekaan semu oleh penjajah tanpa adanya persatuan umat islam kembali. Kala itu, Palestina pun dikuasai oleh para penjajah. Palestina dianggap kota suci untuk tiga agama sekaligus, sehingga konflik disana bertambah rumit. Bahkan dengan masuknya Israel yang diberikan tempat di Palestina ketika itu semakin mengancam Palestina. Hingga saat ini wilayah palestina tinggal menyisakan sedikit sekali tempat karena mayoritas telah di klaim dan dikuasai Israel.

Saat ini, nasionalisme seakan semakin menambah parah permasalahan dengan dibuktikan diamnya pemimpin-pemimpin muslim yang ada didunia. Mereka tidak bisa berbuat lebih dari sekadar mengecam, berunding dll. Padahal itu saja belum cukup karena saudara-saudara kita mengalami ancaman fisik.

Seharusnya untuk dapat terbebas maka dengan menghilangkan ancaman fisik itu dengan mengirimkan tentara atau semisalnya untuk membantu mengusir Israel dari bumi Palestina. Sekarang hal itu tidak dapat dilakukan. Berbeda halnya dalam Khilafah yang akan memberikan jaminan keamanan bagi warganya. Pasukannya adalah pasukan yang tidak takut mati bahkan, demi menjaga kehormatan seorng perempuan yang dilecehkan di pasar orang Yahudi, Khalifah mengirimkan pasukan yang kepala pasukan sudah sampai di pasar tersebut namun ekornya berada di Ibu Kota.

Apalagi di momen Ramadhan saat ini yang seharusnya menjadi saat yang paling dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia karena banyaknya keutamaan yang Allah berikan seharusnya juga menjadi momen bagi kita untuk ikut dalam mewujudkan persatuan umat Islam.*

Nirma

Mahasiswi tinggal di Kota Malang, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

Rabu, 27 May 2020 11:17

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 10:35

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Rabu, 27 May 2020 09:45

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Rabu, 27 May 2020 07:32

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X