Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.645 views

Proyek OBOR China, Indonesia Terancam Terbakar?

KISRUH opini taken kontrak kerjasama antara china dengan Indonesia dalam Program One Belt and One Road (OBOR) sedang menjadi isu hangat. Pasalnya proyek ini banyak menuai pro dan kontra dikalangan masyarakat Indonesia. Proyek OBOR ditandai dengan ditekennya 23 Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/Mou) antara pebisnis Indonesia dan China setelah pembukaan KTT Belt and Forum Kedua di Beijing, Jumat (26/4/2019). Dari 23 proyek yang diteken, nilai investasi dari 14 MoU bernilai total US$14,2 miliar.

Proyek ini juga dikenal sebagai proyek jalur sutra abad 21 atau Belt and Road. Jalur Sutra ini adalah jaringan rute perdagangan yang membentang sepanjang ribuan kilometer di benua Asia. Jalur yang menghubungkan peradaban Barat dan Timur ini menjadi sarana transmisi kebudayaan penting di dunia sejak berabad-abad yang lampau.

Penamaan Jalur Sutra mengacu pada kegiatan perdagangan sutra yang dilakukan oleh para pedagang China di sepanjang jalan tersebut semasa pemerintahan Dinasti Han (206 SM-220 M). Istilah ini mulai populer digunakan masyarakat luas setelah ahli geografi asal Jerman, Ferdinand von Richthofen, menyebut Silk Road (Jalur Sutra) dalam beberapa kali ekspedisinya ke China antara 1868-1872.

Proyek Jalur sutra modern telah banyak menuai kritik, bahkan sering dianggap sebagai jebakan utang china. Diluncurkan dalam kemeriahan publisitas media pemerintah china oleh Xi pada tahun 2013, upaya global epik ini telah menjadi perpanjangan dari ambisi China. Hal yang penting di program ini adalah jaringan jalan raya yang disebut ‘Jalur Sutra Baru’ yang menghubungkan China dengan 70 negara dan 4,4 miliar orang di seluruh Asia, Afrika, Timur Tengah, dan Eropa dalam proyek infrastruktur bernilai miliaran dolar.

Tahun lalu, sebuah studi yang ditulis oleh para sarjana Harvard, Sam Parker dan Gabrielle Chefitz, memperingatkan Departemen Luar Negeri AS tentang dampak dari apa yang dianggap sebagai pinjaman murah, menyebutnya “diplomasi buku utang.” Dalam laporan lain yang berjudul : “Examining the Debt Implications of the Sabuk dan Jalan Initiative” (Meneliti Implikasi Hutang dari Inisiatif Sabuk dan Jalan) dari Perspektif Kebijakan, Pusat Pembangunan Global memilih 23 negara yang mungkin rentan terhadap “kesulitan hutang”.

sungguh jelas sekali bahwa dibalik proyek OBOR tersimpan niat terselubung oleh pemerintah China. Sekalipun melalui jalur sutra itu sendiri, tak bisa menjamin Indonesia akan menghindari jebakan hutang tersebut. meski Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa nilai investasi US$14,2 miliar tersebut bukanlah hutang yang harus ditanggung pemerintah. namun siapa yang bisa menjamin? karena pada faktanya sudah banyak negara yang menjadi korban.

Proyek Pelabuhan Hambantota di Srilanka merupakan contoh nyata dari jebakan utang china. Srilanka dilanda aksi protes ketika dipaksa menyerahkan pengelolaan pelabuhannya ke China dalam bentuk sewa 99 tahun. Penyerahan itu terpaksa dilakukan demi menghapus utang Srilanka sekitar 1 miliar dolar AS ke Beijing.

Kini China mengendalikan pelabuhan utama, tepat di ambang pintu saingannya, India. Pelabuhan itu juga sangat strategis di jalur komersial dan militer. tak hanya itu, wilayah pasifik pun tidak bisa menghindari jebakan tersebut, sejumlah negara di wilayah pasifik kini sangat bergantung pada utang dari Beijing. China malah menjanjikan untuk mengucurkan 5,8 miliar dolar AS di seluruh kawasan Pasifik. Di Papua Nugini, Beijing menjanjikan kucuran pinjaman tanpa syarat sebesar 3,5 miliar dolar AS untuk pembangunan infrastruktur jalan dari Port Moresby ke kawasan pedalaman.

Fiji kini berutang setengah miliar dolar ke China. Sementara Tonga terjerat utang lebih dari 160 juta dolar, yaitu sepertiga dari PDB negara itu. Zimbabwe yang memiliki utang sebesar 40 juta dollar AS kepada China, Zimbabwe tak mampu membayarkan utangnya kepada China, Hingga akhirnya harus mengganti mata uangnnya menjadi Yuan sebagai imbalan penghapusan utang. Penggantian mata uang itu berlaku sejak 1 Januari 2016, setelah Zimbabwe tidak mampu membayar utang jatuh tempo pada akhir Desember 2015. Nigeria yang disebabkan oleh model pembiayaan melalui utang yang disertai perjanjian dengan mensyaratkan penggunaan bahan baku dan buruh kasar asal China untuk pembangunan infrastruktur di Negeria.

Dengan demikian Pemerintah Indonesia pun sudah sewajarnya harus hati-hati dan tidak menjalani kerjasama tersebut, sebab kini utang Indonesia lebih 5 ribu triliun rupiah apalagi jika ditambah dengan kerjasama proyek OBOR ini. Data terakhir yang dirilis Bank Indonesia melalui Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) April 2019, menunjukkan status terakhir posisi utang luar negeri pada Februari 2019 dari Pemerintah China sebesar USD 17,7 miliar atau setara dengan Rp 248,4 triliun dengan kurs Rp 14.000.

Lantas adakah untung bagi Indonesia dibalik Proyek OBOR?

Bagi Indonesia ataupun negara yang telah menjalin kerjasama lebih banyak mendapatkan buntungnya ketimbang untung, jelas dari beberapa jebakan yang sudah di siapkan oleh China untuk semakin mencengkram negara tujuan kerja sama OBOR ini, seperti halnya beberapa negara diatas yang sudah masuk dalam jebakan mematikan tersebut. Pertama, bagi china ataupun negara penjajah sering terkenal istilah “no free Lunch”. pada proyek-proyek yang mereka jalankan akan ada persyaratan yang diajukan dalam kerjasama dengan perusahaan china. seperti halnya mesin, barang produksi akan berasal dari china termaksud juga tenaga kerjanya. Kedua, apabila gagal melunasi utang maka akan bernasib sama seperti halnya negara srilanka. ketiga SDA akan dikuras untuk kepentingan china. dan Ekonomi Indonesia akan diporak porandakan dari mematikan produk lokal, sempitnya lapangan pekerjaan bagi anak bangsa.

Indonesia, sebagai negara dengan muslim tersebar di dunia sudah seharusnya umat islam tidak boleh diam akan hal ini, sebab merekalah pemilik negeri ini bukan china. kebijakan pemerintah dalam membuka keran selebar-lebarnya bagi investor asing ke indonesia dengan ambisi untuk mengencarkan pembangunan infrastruktur hanya akan membakar dan menghancurkan Indonesia itu sendiri. hal tersebut hanya akan membuat Indonesia semakin dijajah dan cengkraman penjajah akan semakin kuat, hingga Indonesia tak memiliki otoritas mutlak atas negaranya.

Bukankah Indonesia ini negeri yang kaya sumber daya alam dan manusianya? Seharusnya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan rakyatnya dan dikelola secara mandiri. Hal yang paling penting yaitu mengelola negeri ini dengan syariah yang telah Allah turunkan. Begitu pun orang-orang kafir tidak boleh menjajah dan menguasai kembali kehidupan umat Islam.  Sebagaimana Allah berfirman:

“Allah sekali-kali tidak akan memberikan jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang mukmin” (An-Nisa’ [4]: 141).

wallahu’alam bi shawab.*

Andi Putri Marissa, SE

Relawan penulis Balikpapan, Kalimanta Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

Latest News
Perkenalkan Peradaban Islam Lewat Masjid

Perkenalkan Peradaban Islam Lewat Masjid

Sabtu, 21 Sep 2019 17:44

Tiga Pesan BJ. Habibie untuk ICMI Sebelum Wafat

Tiga Pesan BJ. Habibie untuk ICMI Sebelum Wafat

Sabtu, 21 Sep 2019 15:26

Umat Islam Dilarang Bangga Terhadap Agamanya?

Umat Islam Dilarang Bangga Terhadap Agamanya?

Sabtu, 21 Sep 2019 14:27

Inkubasi Bisnis Syariah dan Ukhuwah Islamiyah Jadi Fokus MUI

Inkubasi Bisnis Syariah dan Ukhuwah Islamiyah Jadi Fokus MUI

Sabtu, 21 Sep 2019 13:14

Superfood Ini Bagus untuk Meningkatkan Fungsi Otak

Superfood Ini Bagus untuk Meningkatkan Fungsi Otak

Sabtu, 21 Sep 2019 13:13

Sandiwara Sepatu Kotor

Sandiwara Sepatu Kotor

Sabtu, 21 Sep 2019 12:27

Inspirasi dari International Islamic University of Malaysia

Inspirasi dari International Islamic University of Malaysia

Sabtu, 21 Sep 2019 11:14

Akan Terbang ke Antariksa, Astronot Pertama UEA Berlatih Bersama Awak ISS

Akan Terbang ke Antariksa, Astronot Pertama UEA Berlatih Bersama Awak ISS

Sabtu, 21 Sep 2019 11:09

Fahri Hamzah Ragu Kalau Presiden Bersih dari Korupsi

Fahri Hamzah Ragu Kalau Presiden Bersih dari Korupsi

Sabtu, 21 Sep 2019 10:27

Provinsi Babel Siap Jadi Tuan Rumah Kongres Umat Islam 2020

Provinsi Babel Siap Jadi Tuan Rumah Kongres Umat Islam 2020

Sabtu, 21 Sep 2019 10:15

Akhirnya Mahasiswa Bergerak

Akhirnya Mahasiswa Bergerak

Sabtu, 21 Sep 2019 09:55

Kerja Seorang Muslim

Kerja Seorang Muslim

Sabtu, 21 Sep 2019 09:51

Pak Menteri, RRC yang Paling Senang Penghapusan Sejarah Perang Jihad

Pak Menteri, RRC yang Paling Senang Penghapusan Sejarah Perang Jihad

Sabtu, 21 Sep 2019 09:02

Ribuan Warga Australia Demo tentang Perubahan Iklim

Ribuan Warga Australia Demo tentang Perubahan Iklim

Jum'at, 20 Sep 2019 23:07

Menyapu dan Memasak dalam Kondisi Junub?

Menyapu dan Memasak dalam Kondisi Junub?

Jum'at, 20 Sep 2019 22:15

Sekjen PBB dan Kepala ICRC Serukan Gencatan Senjata di Tripoli

Sekjen PBB dan Kepala ICRC Serukan Gencatan Senjata di Tripoli

Jum'at, 20 Sep 2019 22:09

Rusia dan Cina Memveto Usulan Gencatan Senjata di Idlib

Rusia dan Cina Memveto Usulan Gencatan Senjata di Idlib

Jum'at, 20 Sep 2019 21:25

Phobia Materi Perang di Madrasah, Narasi Absurd Rezim Kalut

Phobia Materi Perang di Madrasah, Narasi Absurd Rezim Kalut

Jum'at, 20 Sep 2019 21:05

Korea Selatan Khawatir Demam Babi Afrika Melanda Wilayah Mereka

Korea Selatan Khawatir Demam Babi Afrika Melanda Wilayah Mereka

Jum'at, 20 Sep 2019 21:00

Indonesia Mempermudah Investasi Asing, Ada Apakah?

Indonesia Mempermudah Investasi Asing, Ada Apakah?

Jum'at, 20 Sep 2019 20:51


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X