Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.939 views

Indonesia, Cina, dan Umat Islam Sedunia

 

KEDEKATAN Cina dengan pemerintah Indonesia meningkat secara signifikan beberapa tahun terakhir ini. Tercatat sudah 1,8 milyar USD atau sekitar 25.950 trilyun investasi yang digelontorkan Cina terhadap Indonesia di berbagai bidang, utamanya infrastruktur. Hal ini sangat berdampak atas sikap membisunya pemerintah Indonesia menyikapi dugaan pelanggaran HAM berat Cina pada muslim Uyghur di provinsi Xinjiang. Padahal Indonesia bisa saja menekan Cina atas kejadian ini.

Sebagai negara muslim terbesar di dunia, anggota Dewan Keamanan PBB, dan juga memiliki hubungan bilateral yang baik dengan Cina, Indonesia sebenarnya mampu menjembatani persoalan yang dialami etnis minoritas tersebut. Belum lagi, Cina sudah meratifikasi Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (Duham) sejak tahun 1948, yang artinya Cina sudah melanggar ketentuan Internasional PBB dalam hal membatasi kebebasan memeluk agama.

Dilihat dari segi manapun, kebijakan rezim komunis Cina untuk mere-edukasi warganya dengan menempatkan mereka dalam kamp-kamp konsentrasi adalah tindakan yang tidak sesuai dengan pri-kemanusiaan. Secara konstitusi, Indonesia berkewajiban untuk ikut andil menyatakan sikap, selain karna rakyat juga sudah mengeluarkan aspirasinya lewat aksi #SaveUyghur yang diselenggarakan diberbagai kota di Indonesia.

Masih banyak yang mengira, bahwa investasi yang diberikan Cina (maupun negara lainnya) adalah semata untuk membantu perekonomian dan perkembangan infrastruktur kita. Namun kita lihat kembali faktanya hari ini, investasi dalam bentuk hutang yang digelontorkan negara besar hanyalah untuk melanggengkan penjajahan non fisik yang mereka namakan “kebijakan luar negeri”. Hutang-hutang ini akan mengikat negara-negara berkembang sekelas Indonesia untuk tetap dalam kendali mereka. Kalaupun ada indikasi untuk keluar dari koridor rencana mereka, ancaman embargo ekonomi sudah cukup ampuh untuk menakut-nakuti. Maka selamanya Indonesia tak akan berdikari meski sebenarnya mampu.

Melalui perjanjian dan kesepakatan internasional, negara maju berusaha menancapkan kuku-kukunya terhadap negara berkembang secara berkelanjutan. Lihat saja kasus Freeport baru-baru ini. Tambang yang sedari awal adalah milik rakyat Indonesia, dengan bangga dipertontonkan penguasa bahwa kita telah membelinya, itu pun hanya 51%. Kita yang seharusnya bisa mengelola 100% sendiri, sudah merasa bangga ketika diizinkan Amerika untuk memegang setengah sahamnya.

Nampaknya makna berdaulat bagi NKRI sudah mengalami degradasi. Entah apa yang akan disampaikan para pejuang kemerdekaan dahulu melihat kondisi negeri ini sungguh tak jauh berbeda dengan periode penjajahan tempo dulu, bahkan lebih parah. Rakyat dibiarkan hidup terlunta-lunta, atas nama kedaulatan rakyat itu sendiri.

Ketidak mampuan Indonesia menyatakan sikap atas nasib kaum Muslim Uyghur dan semakin terjeratnya negara ini dalam kubangan hutang hanyalah sebagian kecil dampak yang menjadi resiko kita dalam menerapkan sistem ekonomi kapitalisme. Dalam prinsip kapitalis, semua sektor sumber daya wajib untuk dibuka bagi investor agar mampu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pasar. Negara hanya diberi wewenang sebagai wasit, tak boleh intervensi, bahkan sekelas BUMN pun jika masih diberi subsidi, kita masih akan diberi catatan merah.

Ya begitulah konsekuensi dari mengikut aturan negara adi daya, mereka punya sistem yang akan melanggengkan hegemoni mereka. Semua kebijakan luar negeri yang mereka terapkan, hanya untuk memuluskan kepentingan negara mereka di negara jajahannya. Tak heran, meski sudah 73 tahun merdeka, status Indonesia masih saja sebagai negara berkembang, lantas kapan majunya?

Indonesia sebagai negeri muslim terbesar sangat dinanti peran solidaritasnya, sikap tegasnya dalam membela ketidak adilan bagi umat Islam di belahan dunia yang lain. Namun harapan tinggal harapan, jangankan berdiri untuk membela, berbela sungkawa saja masih butuh izin dari korporat Cina. Naudzubillah tsumma naudzubiilah!

Perlu dicermati lebih mendalam terkait hal ini, ada halangan terberat yang membuat kita tidak bisa mengirimkan bantuan fisik berupa tentara militer sebagai misi penyelamatan, yakni diantaranya ide nasionalisme. Umat Muslim adalah bersaudara, dimana kita punya kekuatan untuk membantu, wajib kita untuk menolong mereka. Sekat-sekat nation state yang ada sekarang sangat membatasi gerak kita sebagai Umat Muhammad saw. yang satu. Kita terkukung hanya boleh ‘mengurusi’ urusan dalam batas teritorial semu yang ditetapkan setelah Perang Dunia II atas wilayah kekuasaan Khilafah Utsmani pada masa sebelumnya. Kaum Muslim terpecah belah, tanpa institusi pemersatu, meski kita berpegang pada akidah yang sama. Bencana ini mulai bermunculan sejak 3 Maret 1924, dimana Khilafah berhasil diruntuhkan di Turki. Sejak saat itu pula kekuatan demografi kaum Mukmin tidak berjaya melainkan hanya sekadar menjadi buih yang terombang-ambing dibawah ketiak negara-negara yang haus kuasa.

Umat Islam butuh satu pemimpin, perisai dimana kita akan berlindung dan meminta pertolongan kepadanya pertama kali tanpa khawatir tidak mendapat respon. Seorang pemimpin Islam yang takut hanya kepada Allah dan menerapkan semua yang dicontohkan oleh Rasulullah sebagaimana kewajiban itu dibebankan kepada penguasa. Ini yang tidak akan kita temui dalam kehidupan sekuler (memisahkan agama dalam kehidupan) berbingkai sistem politik demokrasi, sebab itulah kesejahteraan hakiki tidak mampu kita dapatkan, siapapun yang akan memimpin kita dimasa depan.*

Salma Banin

Kontributor komunitas Pena Langit dan Revowriter

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Latest News
Pasukan Saudi Klaim Tangkap Pemimpin Islamic State Cabang Yaman

Pasukan Saudi Klaim Tangkap Pemimpin Islamic State Cabang Yaman

Kamis, 27 Jun 2019 15:30

Peserta Aksi di Depan MK Diimbau Tidak Beli Makanan dan Minuman dari Pedagang Kaki Lima

Peserta Aksi di Depan MK Diimbau Tidak Beli Makanan dan Minuman dari Pedagang Kaki Lima

Kamis, 27 Jun 2019 14:45

Lagu Ganti Presiden Bergema pada Aksi Massa di Depan MK

Lagu Ganti Presiden Bergema pada Aksi Massa di Depan MK

Kamis, 27 Jun 2019 14:25

Masuk Islam Hapuskan Dosa-dosa Terdahulu

Masuk Islam Hapuskan Dosa-dosa Terdahulu

Kamis, 27 Jun 2019 14:08

2 Tentara AS Tewas dalam Penyerapan Taliban di Distrik Sayyadabad Afghanistan

2 Tentara AS Tewas dalam Penyerapan Taliban di Distrik Sayyadabad Afghanistan

Kamis, 27 Jun 2019 13:55

Ribuan Massa Kawal Sidang Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi

Ribuan Massa Kawal Sidang Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi

Kamis, 27 Jun 2019 13:35

Harapan 02 ke MK Siang Ini: Diskualifikasi Jokowi atau Pemungutan Suara Ulang

Harapan 02 ke MK Siang Ini: Diskualifikasi Jokowi atau Pemungutan Suara Ulang

Kamis, 27 Jun 2019 11:05

Gardah Ajak Umat untuk Terus Bersabar dan Berdoa'a untuk Kejayaan Islam

Gardah Ajak Umat untuk Terus Bersabar dan Berdoa'a untuk Kejayaan Islam

Kamis, 27 Jun 2019 10:38

Kredibilitas MK dan Doa 02

Kredibilitas MK dan Doa 02

Kamis, 27 Jun 2019 10:05

My Little Pony Promosikan Pasangan Lesbi?

My Little Pony Promosikan Pasangan Lesbi?

Kamis, 27 Jun 2019 09:06

Maskapai Asing di Langit Indonesia

Maskapai Asing di Langit Indonesia

Kamis, 27 Jun 2019 08:10

Lima Pesan Muhammadiyah Jabar Pasca Ramadhan 1440 H

Lima Pesan Muhammadiyah Jabar Pasca Ramadhan 1440 H

Kamis, 27 Jun 2019 07:22

Din Syamsuddin: Pernyataan Moeldoko Mengerikan dan Dapat Menakut-nakuti Rakyat

Din Syamsuddin: Pernyataan Moeldoko Mengerikan dan Dapat Menakut-nakuti Rakyat

Kamis, 27 Jun 2019 07:05

Internet Layak Anak, Mampukah Menjaga Generasi Bangsa Secara Paripurna?

Internet Layak Anak, Mampukah Menjaga Generasi Bangsa Secara Paripurna?

Kamis, 27 Jun 2019 06:19

Kontroversi Sistem Zonasi, Islam sebagai Solusi

Kontroversi Sistem Zonasi, Islam sebagai Solusi

Kamis, 27 Jun 2019 05:26

Undang Ustaz Felix Siauw Dipersoalkan, Ini Jawaban Cerdas Gubernur Anies

Undang Ustaz Felix Siauw Dipersoalkan, Ini Jawaban Cerdas Gubernur Anies

Kamis, 27 Jun 2019 01:04

Guru dan Dosen sebagai Komoditi Impor?

Guru dan Dosen sebagai Komoditi Impor?

Kamis, 27 Jun 2019 00:21

Riba Harta Haram

Riba Harta Haram

Rabu, 26 Jun 2019 23:13

Detik-Detik Menanti Putusan MK

Detik-Detik Menanti Putusan MK

Rabu, 26 Jun 2019 22:44

Usul Mustafa Bagi Mereka yang Menolak Felix Siauw Isi Kajian

Usul Mustafa Bagi Mereka yang Menolak Felix Siauw Isi Kajian

Rabu, 26 Jun 2019 22:25


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 25/06/2019 19:55

Balasan Demokrasi pada Mursi, Adilkah?