Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.600 views

Diskualifikasi

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik)

Kartu merah layak diberikan kepada KPU dan Capres pasangan Jokowi-Ma'ruf. Artinya get out! Buruk dan kasar permainannya sehingga membahayakan lawan.

Penonton disuguhi tontonan kecurangan bukan permainan yang menjunjung tinggi sportivitas dan "fairness". Sulit membedakan tinju, kick boxing, atau sepakbola. Yang terjadi sepak suara. Suara dioper oper. Orang gila boleh ikut menyepak di lapangan.

Kotak gawang kardus digigit gigit si gila jadi rusak tak berguna. Sementara wasit berpihak dan melindungi orang gila. Wasit ternyata gila juga. 25 Trilyun uang rakyat dihamburkan untuk permainan tak bermutu, menipu, bahkan mematikan. Berdarah darah lagi.

Ijtima Ulama III di Jakarta setelah menelaah kecurangan Paslon Capres/Wapres No 01 memutuskan pada salah satu butir pernyataannya adalah mendesak agar Pasangan Jokowi Ma'ruf di "diskualifikasi" karena terjadi kecurangan terstruktur, sistematik dan masif. Akibat permainan tak sehat maka berakibat angka suara yang tidak benar. Suara 01 menggelembung suara 02 menguap lalu diumumkannya pun di malam yang gelap ketika rakyat tertidur lelap.

Pengaduan ke Bawaslu hasil di awal bagus dengan diputuskan KPU salah dalam urusan lembaga survey "quick count" dan mekanisme situng "low count", namun buruk pada putusan yang berhubungan dengan kecurangan terstruktur, sistematik dan masif. Tuntutan "diskualifikasi" untuk Pasangan No 01 tidak dikabulkan. Keputusan Bawaslu yang menghukum KPU pun diabaikan oleh KPU.

Kini di Mahkamah Konstitusi tuntutan "diskualifikasi" diajukan kembali dengan dasar dan argumentasi hukum yang lebih sistematik, jelas dan detail. Publik banyak yang baru sadar akan kecurangan petahana untuk memenangkan Pilpres ini. Segala cara digunakan termasuk yang "diharamkan". Suap, penyalahgunaan APBN, manipulasi dana kampanye, serta rangkap jabatan. Gelembung angka sudah pasti.

Hakim sedang diuji kualitas, kejujuran, serta tanggungjawab moralnya pada bangsa dan negara. Kebenaran hukum berbedakah dengan kebenaran hati nurani atau kebenaran Ilahi ? Kebenaran hukum sejalankah dengan keadilan? Kebenaran apa yang ditetapkan Mahkamah Konstitusi dalam perselisihan hasil pemilu.

Kualitatif atau kuantitatif. Majelis Kalkulatorkah ia? Hukum perdata mencari kebenaran formiel, hukum pidana menggali kebenaran materiel, hukum administrasi mendasarkan pada kebenaran proseduriel. Lalu MK pada kebenaran apa ? Disini ruang interpretasi terbuka bagi para Hakim. Inovasi dan penggalian nilai-nilai lebih luas. Kebenaran konstitusional tentu sebagai dasar dari kewenangan dan pertimbangan.

Idealnya putusan adalah hasil musyawarah dan mufakat sembilan anggota Majelis. Jangan seperti skor sepakbola 5-4 atau 6-3 atau berapapun. Di tingkat Keputusan tak elok jika kuantitatif dikedepankan. Kondisi saat ini spesifik karena vonis yang keliru akan berdampak sistemik. Kondisi bangsa dan negara adalah pertaruhannya. Rezim sedang sakit dan bermasalah.

Pilihan nampaknya bisa antara diskualifikasi, pemilu ulang atau menolak gugatan. Untuk putusan "aman" bagi MK maka tentu pemilu ulang. Namun terbayang cost dan enerji yang terbuang. Belum lagi dengan KPU dan Bawaslu seperti ini ya sama saja hasilnya bisa bermasalah. Jika menolak gugatan dengan alasan sederhana Majelis fokus pada perselisihan angka, kecurangan itu soal pidana, TSM sudah diputus Bawaslu, maka ini sama dengan menyederhanakan kewenangan MK sendiri. Juga bertentangan dengan rasa keadilan.

Diskualifikasi memiliki alasan yang kuat. Di samping rangkap jabatan BUMN yang dilanggar Cawapres 01, juga berbagai dalil gugatan 02 cukup menggambarkan "kelicikan" atau "kecurangan" pasangan 01 yang jika ditoleransi akan terjadi pengulangan pada setiap pemilu Pilpres. Ini berbahaya. Putusan tegas MK akan mencegah bahaya ke depan.

Tanggungjawab MK pada amanat Konstitusi dan sikap yang "hanya takut pada Allah SWT" dapat menyebabkan MK berani untuk menyatakan bahwa pasangan 01 itu pantas didiskualifikasi. Rasa keadilan mendasari kebenaran hukum. Diskualifikasi!  [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Ustaz Bachtiar Nasir Disambut Kesultanan Bacan

Ustaz Bachtiar Nasir Disambut Kesultanan Bacan

Jum'at, 18 Oct 2019 22:06

Inilah 4 Tips Agar Berdandan Tidak Jadi Tabarruj

Inilah 4 Tips Agar Berdandan Tidak Jadi Tabarruj

Jum'at, 18 Oct 2019 21:55

Buzzer, Penyebar Kebaikan or Kebohongan?

Buzzer, Penyebar Kebaikan or Kebohongan?

Jum'at, 18 Oct 2019 21:43

Pengamat: Jokowi Harus Buktikan kepada Publik Soal Pilihan Menteri

Pengamat: Jokowi Harus Buktikan kepada Publik Soal Pilihan Menteri

Jum'at, 18 Oct 2019 21:12

Tatkala Kampus Alami Degradasi Intelektualitas

Tatkala Kampus Alami Degradasi Intelektualitas

Jum'at, 18 Oct 2019 21:01

Kearifan Muslim Melayu Kepulauan Cocos

Kearifan Muslim Melayu Kepulauan Cocos

Jum'at, 18 Oct 2019 20:56

Islamic State Bebaskan Para Muslimah yang Ditahan Pasukan Kurdi di Penjara Raqqa

Islamic State Bebaskan Para Muslimah yang Ditahan Pasukan Kurdi di Penjara Raqqa

Jum'at, 18 Oct 2019 19:45

Siapakah Pengkhianat Negara Sesungguhnya?

Siapakah Pengkhianat Negara Sesungguhnya?

Jum'at, 18 Oct 2019 19:05

Para Ilmuwan Menemukan Badai Besar Dapat Menciptakan ' Gempa Badai'

Para Ilmuwan Menemukan Badai Besar Dapat Menciptakan ' Gempa Badai'

Jum'at, 18 Oct 2019 18:45

BPJPH Belum Siap Ambil Alih Sertifikasi Halal

BPJPH Belum Siap Ambil Alih Sertifikasi Halal

Jum'at, 18 Oct 2019 18:24

Hamas Kecam Upaya Negara Arab untuk Menormalkan Hubungan dengan Israel

Hamas Kecam Upaya Negara Arab untuk Menormalkan Hubungan dengan Israel

Jum'at, 18 Oct 2019 17:45

Penjelasan LPPOM MUI Terkait Sertifikasi Halal Pasca Berlakunya UU JPH

Penjelasan LPPOM MUI Terkait Sertifikasi Halal Pasca Berlakunya UU JPH

Jum'at, 18 Oct 2019 17:41

Pendaftaran Sertifikasi Halal Masih Manual, Pemerintah Diharapkan Dengar Aspirasi Pelaku Industri

Pendaftaran Sertifikasi Halal Masih Manual, Pemerintah Diharapkan Dengar Aspirasi Pelaku Industri

Jum'at, 18 Oct 2019 16:13

Rusia Uji Coba Rudal Nuklir Antar Benua Selama Latihan Militer di Arktik

Rusia Uji Coba Rudal Nuklir Antar Benua Selama Latihan Militer di Arktik

Jum'at, 18 Oct 2019 15:45

Optimisme Di Tengah Kesulitan

Optimisme Di Tengah Kesulitan

Jum'at, 18 Oct 2019 14:58

Turki Jeda Operasi Anti-Teror di Suriah Utara, Beri YPG Waktu  5 Hari untuk Mundur dari Zona Aman

Turki Jeda Operasi Anti-Teror di Suriah Utara, Beri YPG Waktu 5 Hari untuk Mundur dari Zona Aman

Jum'at, 18 Oct 2019 14:48

Tahfidz akan Diusulkan Jadi Program Nasional

Tahfidz akan Diusulkan Jadi Program Nasional

Jum'at, 18 Oct 2019 14:46

Dandim yang Terdzalimi

Dandim yang Terdzalimi

Jum'at, 18 Oct 2019 12:55

Mardani: Janji Ekonomi Tumbuh 7 Persen Harus Dituntaskan Periode Kedua Jokowi

Mardani: Janji Ekonomi Tumbuh 7 Persen Harus Dituntaskan Periode Kedua Jokowi

Jum'at, 18 Oct 2019 12:32

Antara Joker dan Isu Radikalisme

Antara Joker dan Isu Radikalisme

Jum'at, 18 Oct 2019 11:10


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X