Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.557 views

Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh Yang Lain?

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Berulangkali Emha Ainun Nadjib, atau sering dipanggil dengan nama Cak Nun, mengungkap keprihatinan tentang negeri ini. Tak punya arah dan visi. Dengan bahasa yang nylekit, tapi tetap jenaka, Cak Nun melakukan kritik tajam dan sangat keras terhadap cara penguasa mengelola negeri ini. Pendengar jengkel, gemes, marah, tapi tetap sambil ketawa. Lucu kan? Begitulah negeri ini.

Begitu juga Rafli Harun. Pakar hukum ini juga ikut menyoal apa yang terjadi di pemilu. Beliau katakan jika terbukti bahwa Ma'ruf Amin melanggar administrasi terkait dengan jabatannya di dua anak perusahaan BUMN, maka bisa didiskuaifikasi. Hal senada juga diungkapkan oleh Hamdan Zoelva, mantan ketua hakim Mahkamah Konstitusi (MK) ini. Menurutnya, MK berhak mendiskualifikasi paslon yang terbukti secara terstruktur, sistematis dan masif melakukan kecurangan.

Konon kalimat Hamdan Zoelva ini mirip dengan apa yang pernah disampaikan Yusril Ihza Mahendra. Tapi, itu dulu. Sekarang? Yusril nampak sudah banyak berubah setelah jadi pengacara istana.

Selain dua pakar hukum di atas, muncul nama Abdullah Hehamahua. Masyarakat tak asing siapa tokoh yang satu ini. Mantan penasehat KPK, dan sosok yang dikenal bersih, religius dan berintegritas.

Cucu Patimura ini, Jum'at dua hari lalu bahkan sudah memimpin massa turun ke MK. Mengawal sidang MK agar para hakim bisa bersikap netral, jujur, adil dan memilihkan pemimpin untuk bangsa ini yang terbaik sesuai fakta-fakta hukum dan kewenangannya memutuskan di sidang MK.

Di tangan MK ini nasib bangsa sedang dipertaruhkan. Apakah Indonesia akan punya pemimpin yang berintegritas, atau sebaliknya, akan lahir keputusan yang memberi kesempatan kepada pemimpin yang akan mengesampingkan nilai-nilai moral dan hukum serta membuat negara ini akan makin terpuruk.

Beberapa tokoh masyarakat telah hadir dengan suara moralnya yang jernih dan lantang. Mereka bukan pendukung -dan tak ada kaitannya dengan- calon presiden dan wakil presiden manapun. Tak ada urusannya dengan calon mencalon.  Ini soal hukum. Ini soal moral. Ini soal komitmen. Ini soal nasib demokrasi dan bangsa kedepan. Ini juga soal masa depan kedaulatan rakyat.

Lalu, dimana tokoh-tokoh yang lain? Dimana Gus Solah? Dimana Din Syamsuddin? Dimana orang-orang hebat yang lain?

Banyak tokoh yang sesungguhnya prihatin terhadap situasi bangsa ini, akan tetapi mereka hanya bicara di belakang panggung. Menggerutu dengan sesama teman.  Kenapa?

Pertama, mungkin tak ingin diidentifikasi sebagai pendukung salah satu paslon. Polarisasi politik di pilpres membuat masyarakat termasuk para elit dan tokohnya terbelah ke dalam dua kubu pendukung. Kalau gak dukung si A, berarti otomatis dukung si B. Ini sungguh pemahaman yang menyesatkan. Sangat keliru! Indonesia ini isinya bukan hanya Prabowo dan Jokowi. Bukan hanya Ma'ruf Amin dan Sandiaga. Bukan! Indonesia jauh lebih besar dari mereka.

Sekarang saatnya polarisasi itu dihilangkan. Hadirnya Emha Ainun Nadjib, Abdullah Hehamahua, Rafli Harus dan Hamdan Zoelva sedikit mulai menghapus polarisasi itu. Apalagi kalau kemudian Gus Solah dan Din Syamsuddin ikut hadir dalam menyuarakan kebenaran moral.

Disebut tokoh mestinya di depan. Tampil dan buat panggung untuk menyuarakan kebenaran. Suarakan keadilan. Gak boleh diam. Gak boleh takut. Gak boleh jadi pengecut. Kalau beraninya di belakang, itu mah bukan tokoh. Itu tukang cendol dan tukang cilok yang sedang obrolin politik di warung kopi. Hehehe... Terlalu keras nyindirnya ya? Sesekali!

Kedua, ada tokoh-tokoh yang punya sangkutan hukum. Tak siap diperkarakan. Tersandera oleh problem masa lalunya. Diam itu emas, kata mereka.

Ketiga, safety players. Cari aman. Tak mau berhadapan dengan risiko. Tak ingin dianggap dan dituduh sebagai tokoh garis keras dan radikal. "Toh nahi munkar itu tidak harus mengkritik. Tak harus ngomong ke media. Tak harus turun ke jalan. Banyak cara yang elegan dari pada itu semua". Begitulah cara tokoh-tokoh safety players melindungi sikap dirinya. Ujung-ujungnya: cari aman. Di sepanjang zaman, orang-orang seperti ini selalu ada. Cirinya? Gampang masuk angin!

Dalam situasi bangsa yang sedang memprihatinkan, dibutuhkan orang-orang seperti Emha Ainun Nadjib, Abdullah Hehamahua, Rafli Harun dan Hamdan Zoelva. Orang-orang seperti ini harus selalu hadir di sepanjang sejarah dan tampil kedepan untuk memberikan peringatan bahwa sebuah negara harus dikelola dengan jujur dan berpihak pada prinsip-prinsip kebenaran dan keadilan. Dan hukum harus betul-betul menjadi panglima sehingga keadilan dan kedaulatan rakyat terjaga, masa depan bangsa terarah dan tidak dimanipulasi oleh pihak yang kuat dan berkuasa, siapapun penguasa itu. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Demonstran Sudan Tolak 'Kekebalan Absolut' untuk Para Jenderal

Demonstran Sudan Tolak 'Kekebalan Absolut' untuk Para Jenderal

Rabu, 17 Jul 2019 11:00

Inggris Akan Kirim Kapal Perang ketiga ke Teluk Persia

Inggris Akan Kirim Kapal Perang ketiga ke Teluk Persia

Rabu, 17 Jul 2019 10:15

Potret Kekinian Generasi Minus Edukasi

Potret Kekinian Generasi Minus Edukasi

Rabu, 17 Jul 2019 08:36

Forum Dakwah Perbatasan Sekolahkan 20 Anak Kurang Mampu dari Pulau Banyak dan Kutacane

Forum Dakwah Perbatasan Sekolahkan 20 Anak Kurang Mampu dari Pulau Banyak dan Kutacane

Rabu, 17 Jul 2019 07:58

Mardani Kritisi Pidato Misi Visi Jokowi

Mardani Kritisi Pidato Misi Visi Jokowi

Rabu, 17 Jul 2019 05:56

Muhammadiyah Maluku Utara Terjunkan Tim Asistensi ke Lokasi Gempa Halmahera Selatan

Muhammadiyah Maluku Utara Terjunkan Tim Asistensi ke Lokasi Gempa Halmahera Selatan

Rabu, 17 Jul 2019 04:50

Penerapan Cukai Plastik, Rakyat Kian Tercekik

Penerapan Cukai Plastik, Rakyat Kian Tercekik

Rabu, 17 Jul 2019 03:53

Kebijakan Zonasi Memakan Korban

Kebijakan Zonasi Memakan Korban

Rabu, 17 Jul 2019 02:59

Soal Ekonomi, Pro Rakyat Jokowi Dipertanyakan

Soal Ekonomi, Pro Rakyat Jokowi Dipertanyakan

Selasa, 16 Jul 2019 22:43

Perjanjian Hudaibiyah

Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 16 Jul 2019 22:20

Rusia Kirim Sejumlah Besar Peralatan Militer dan Tank ke Utara Hama

Rusia Kirim Sejumlah Besar Peralatan Militer dan Tank ke Utara Hama

Selasa, 16 Jul 2019 22:15

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Selasa, 16 Jul 2019 22:03

Erdogan: S-400 Rusia Adalah Sistem Pertahanan Rudal Terbaik

Erdogan: S-400 Rusia Adalah Sistem Pertahanan Rudal Terbaik

Selasa, 16 Jul 2019 21:45

Konsep Pemerintah Bangun Kemudian Jual Infrastruktur Mirip Negara Ini

Konsep Pemerintah Bangun Kemudian Jual Infrastruktur Mirip Negara Ini

Selasa, 16 Jul 2019 21:43

Mantan Menteri Irak Klaim Pemimpin Islamic State Al-Baghdadi Bersembunyi di Libya

Mantan Menteri Irak Klaim Pemimpin Islamic State Al-Baghdadi Bersembunyi di Libya

Selasa, 16 Jul 2019 21:16

Presiden 8 Tahun?

Presiden 8 Tahun?

Selasa, 16 Jul 2019 20:50

Israel Tahan 2.759 Warga Palestina, 446 di Antaranya Anak di Bawah Umur Selama 6 Bulan Pertama 2019

Israel Tahan 2.759 Warga Palestina, 446 di Antaranya Anak di Bawah Umur Selama 6 Bulan Pertama 2019

Selasa, 16 Jul 2019 20:45

Insyaallah HRS Segera Pulang Dalam Waktu Dekat

Insyaallah HRS Segera Pulang Dalam Waktu Dekat

Selasa, 16 Jul 2019 20:43

Erdogan: Turki dan Rusia akan Produksi Bersama Sistem Rudal S-400

Erdogan: Turki dan Rusia akan Produksi Bersama Sistem Rudal S-400

Selasa, 16 Jul 2019 20:43

Seorang Tahanan Palestina Tewas di Sel Isolasi Penjara Israel

Seorang Tahanan Palestina Tewas di Sel Isolasi Penjara Israel

Selasa, 16 Jul 2019 20:28


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X