Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.833 views

Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh Yang Lain?

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Berulangkali Emha Ainun Nadjib, atau sering dipanggil dengan nama Cak Nun, mengungkap keprihatinan tentang negeri ini. Tak punya arah dan visi. Dengan bahasa yang nylekit, tapi tetap jenaka, Cak Nun melakukan kritik tajam dan sangat keras terhadap cara penguasa mengelola negeri ini. Pendengar jengkel, gemes, marah, tapi tetap sambil ketawa. Lucu kan? Begitulah negeri ini.

Begitu juga Rafli Harun. Pakar hukum ini juga ikut menyoal apa yang terjadi di pemilu. Beliau katakan jika terbukti bahwa Ma'ruf Amin melanggar administrasi terkait dengan jabatannya di dua anak perusahaan BUMN, maka bisa didiskuaifikasi. Hal senada juga diungkapkan oleh Hamdan Zoelva, mantan ketua hakim Mahkamah Konstitusi (MK) ini. Menurutnya, MK berhak mendiskualifikasi paslon yang terbukti secara terstruktur, sistematis dan masif melakukan kecurangan.

Konon kalimat Hamdan Zoelva ini mirip dengan apa yang pernah disampaikan Yusril Ihza Mahendra. Tapi, itu dulu. Sekarang? Yusril nampak sudah banyak berubah setelah jadi pengacara istana.

Selain dua pakar hukum di atas, muncul nama Abdullah Hehamahua. Masyarakat tak asing siapa tokoh yang satu ini. Mantan penasehat KPK, dan sosok yang dikenal bersih, religius dan berintegritas.

Cucu Patimura ini, Jum'at dua hari lalu bahkan sudah memimpin massa turun ke MK. Mengawal sidang MK agar para hakim bisa bersikap netral, jujur, adil dan memilihkan pemimpin untuk bangsa ini yang terbaik sesuai fakta-fakta hukum dan kewenangannya memutuskan di sidang MK.

Di tangan MK ini nasib bangsa sedang dipertaruhkan. Apakah Indonesia akan punya pemimpin yang berintegritas, atau sebaliknya, akan lahir keputusan yang memberi kesempatan kepada pemimpin yang akan mengesampingkan nilai-nilai moral dan hukum serta membuat negara ini akan makin terpuruk.

Beberapa tokoh masyarakat telah hadir dengan suara moralnya yang jernih dan lantang. Mereka bukan pendukung -dan tak ada kaitannya dengan- calon presiden dan wakil presiden manapun. Tak ada urusannya dengan calon mencalon.  Ini soal hukum. Ini soal moral. Ini soal komitmen. Ini soal nasib demokrasi dan bangsa kedepan. Ini juga soal masa depan kedaulatan rakyat.

Lalu, dimana tokoh-tokoh yang lain? Dimana Gus Solah? Dimana Din Syamsuddin? Dimana orang-orang hebat yang lain?

Banyak tokoh yang sesungguhnya prihatin terhadap situasi bangsa ini, akan tetapi mereka hanya bicara di belakang panggung. Menggerutu dengan sesama teman.  Kenapa?

Pertama, mungkin tak ingin diidentifikasi sebagai pendukung salah satu paslon. Polarisasi politik di pilpres membuat masyarakat termasuk para elit dan tokohnya terbelah ke dalam dua kubu pendukung. Kalau gak dukung si A, berarti otomatis dukung si B. Ini sungguh pemahaman yang menyesatkan. Sangat keliru! Indonesia ini isinya bukan hanya Prabowo dan Jokowi. Bukan hanya Ma'ruf Amin dan Sandiaga. Bukan! Indonesia jauh lebih besar dari mereka.

Sekarang saatnya polarisasi itu dihilangkan. Hadirnya Emha Ainun Nadjib, Abdullah Hehamahua, Rafli Harus dan Hamdan Zoelva sedikit mulai menghapus polarisasi itu. Apalagi kalau kemudian Gus Solah dan Din Syamsuddin ikut hadir dalam menyuarakan kebenaran moral.

Disebut tokoh mestinya di depan. Tampil dan buat panggung untuk menyuarakan kebenaran. Suarakan keadilan. Gak boleh diam. Gak boleh takut. Gak boleh jadi pengecut. Kalau beraninya di belakang, itu mah bukan tokoh. Itu tukang cendol dan tukang cilok yang sedang obrolin politik di warung kopi. Hehehe... Terlalu keras nyindirnya ya? Sesekali!

Kedua, ada tokoh-tokoh yang punya sangkutan hukum. Tak siap diperkarakan. Tersandera oleh problem masa lalunya. Diam itu emas, kata mereka.

Ketiga, safety players. Cari aman. Tak mau berhadapan dengan risiko. Tak ingin dianggap dan dituduh sebagai tokoh garis keras dan radikal. "Toh nahi munkar itu tidak harus mengkritik. Tak harus ngomong ke media. Tak harus turun ke jalan. Banyak cara yang elegan dari pada itu semua". Begitulah cara tokoh-tokoh safety players melindungi sikap dirinya. Ujung-ujungnya: cari aman. Di sepanjang zaman, orang-orang seperti ini selalu ada. Cirinya? Gampang masuk angin!

Dalam situasi bangsa yang sedang memprihatinkan, dibutuhkan orang-orang seperti Emha Ainun Nadjib, Abdullah Hehamahua, Rafli Harun dan Hamdan Zoelva. Orang-orang seperti ini harus selalu hadir di sepanjang sejarah dan tampil kedepan untuk memberikan peringatan bahwa sebuah negara harus dikelola dengan jujur dan berpihak pada prinsip-prinsip kebenaran dan keadilan. Dan hukum harus betul-betul menjadi panglima sehingga keadilan dan kedaulatan rakyat terjaga, masa depan bangsa terarah dan tidak dimanipulasi oleh pihak yang kuat dan berkuasa, siapapun penguasa itu. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Presiden PKS: Natuna Harga Diri Bangsa

Presiden PKS: Natuna Harga Diri Bangsa

Selasa, 21 Jan 2020 01:01

Partai Demokrat: Jiwasaraya Kejahatan yang Sempurna

Partai Demokrat: Jiwasaraya Kejahatan yang Sempurna

Senin, 20 Jan 2020 23:56

Ketua Ikatan Gay Tulungagung Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Wasekjen MUI Minta Hukum Mati atau Kebiri

Ketua Ikatan Gay Tulungagung Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Wasekjen MUI Minta Hukum Mati atau Kebiri

Senin, 20 Jan 2020 22:42

Sepertiga Pemuda Israel Tidak Mendaftar Wajib Militer Karena Alasan 'Kesehatan Mental'

Sepertiga Pemuda Israel Tidak Mendaftar Wajib Militer Karena Alasan 'Kesehatan Mental'

Senin, 20 Jan 2020 22:40

Pemberontak Syi'ah Houtsi Serang 76 Masjid Sunni di Yaman

Pemberontak Syi'ah Houtsi Serang 76 Masjid Sunni di Yaman

Senin, 20 Jan 2020 22:07

Menjadi Hamba yang Beriman

Menjadi Hamba yang Beriman

Senin, 20 Jan 2020 21:29

PKS: Revisi PP Minerba Jangan Lupakan Hak Rakyat

PKS: Revisi PP Minerba Jangan Lupakan Hak Rakyat

Senin, 20 Jan 2020 21:07

Badan Hukum Inggris Minta Presiden Mesir Al-Sisi Ditahan Karena Membunuh Mursi

Badan Hukum Inggris Minta Presiden Mesir Al-Sisi Ditahan Karena Membunuh Mursi

Senin, 20 Jan 2020 21:00

Corruption Unfinished

Corruption Unfinished

Senin, 20 Jan 2020 20:27

Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Diamankan Polisi

Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Diamankan Polisi

Senin, 20 Jan 2020 20:14

Kesaksian Munarman: Joserizal adalah Seorang Mujahid fi Sabilillah

Kesaksian Munarman: Joserizal adalah Seorang Mujahid fi Sabilillah

Senin, 20 Jan 2020 14:47

Tentara AS Halangi Pasukan Rusia Capai Ladang Minyak di Hasakah Suriah

Tentara AS Halangi Pasukan Rusia Capai Ladang Minyak di Hasakah Suriah

Senin, 20 Jan 2020 14:30

Pejuang Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Rusia di Latakia Dengan Drone

Pejuang Suriah Serang Pangkalan Udara Hmeimim Rusia di Latakia Dengan Drone

Senin, 20 Jan 2020 13:46

Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Senin, 20 Jan 2020 00:38

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Ahad, 19 Jan 2020 21:33

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Ahad, 19 Jan 2020 21:30

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ahad, 19 Jan 2020 21:19

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Ahad, 19 Jan 2020 21:01

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Ahad, 19 Jan 2020 20:19

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Ahad, 19 Jan 2020 19:39


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X