Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
849 views

Pengaruh Neo-Liberalisme Terhadap Kebijakan Pemerintah

Oleh: Annisa Rahma S.

(Mahasiswa Fisip Ilmu Hubungan Internasional Unpas Bandung)

Pemerintah tengah merevisi aturan terkait Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Rencananya, dalam aturan tersebut akan dibuat beberapa insentif untuk menarik tenaga pendidik asing mengajar di Indonesia. Menurut Sekretaris Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono, revisi aturan tersebut akan memberikan insentif di bidang jasa, seperti pendidikan, ekonomi kreatif, dan kesehatan.

Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Ellen Setiadi pun menambahkan, revisi dilakukan guna menarik investor masuk. Pasalnya saat ini sudah ada 12 KEK yang beroperasi namun masih dinilai kurang kinerjanya. Ellen menjelaskan nantinya revisi juga membahas untuk pajak orang pribadi luar negeri seperti dosen asing. Pihaknya pun masih menghitung perpajakannya agar tidak merugikan di waktu depan.

Fakta lain yang terjadi dan tentu tidak kalah menarik adalah Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, melepas 45 orang delegasi mahasiswa Indonesia yang akan melaksanakan kunjungan ke China mulai 15 hingga 21 Juni 2019. Kunjungan mahasiswa Indonesia tersebut merupakan respon terhadap undangan pemerintah China yang disampaikan melalui Kedutaan Besar China di Jakarta kepada Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dengan surat tertanggal 12 Februari 2019.

Seperti yang kita ketahui dalam Studi Hubungan Internasional terdapat beberapa paradigma, dan salah satunya adalah Neo-Liberalisme.

Seperti persfektif Neoliberalisme Institusionalisme seperti yang ditulis oleh Erns B. Haas berjudul Beyond the Nation State : Functionalism and Internasional Organizasion (1964), menyatakan bahwa kecenderungan negara untuk terlibat dalam perang antar-negara dapat diredam dengan cara melakukan berbagai aktivitas yang mengarah pada peningkatan kesejahteraan yang tidak lagi dilakukan oleh para politisi melainkan dilakukan oleh kaum profesional di bidang teknik atau ekonomi. Dengan kata lain, kerja sama saling menguntungkan akan terwujud apabila lebih melibatkan kaum profesional daripada politisi.

Karya penting lainnya yang juga dikenal sebagai pembawa Neoliberalisme Institusionalisme adalah karya kolaboratif dari Robert Keohane dan Joseph Nye berjudul Powerand Interdepedence (1977). Karya yang muncul pada saat masyarakat dunia sedang menikmati stabilitas relatif di bawah kepemimpinan atau hegemoni Amerika Serikat ini memperkenalkan istilah Interdepedence (saling ketergantungan) yang mendominasi hubungan antar negara, di mana negara-negara di dunia saling terikat dalam hubungan ekonomi, keuangan, dan teknologi yang saling menguntungkan (mutual benefit) manakala ancaman perang terbuka atau agresi militer semakin berkurang.

Terciptanya perdamaian dengatif (Negatif Peace) dalam suasana Perang Dingin, menurut Keohane dan Nye, memberikan kesempatan bagi banyak warga negara di dunia, terutama kelompok negara-negara berkembang untuk menjalin hubungan saling ketergantungan di berbagai sektor, khususnya perdagangan, investasi, energi, teknologi, dan sebagainya.

Hal-hal yang dikemukakan tersebut oleh pemikir Neoliberalism, dapat kita telaah atau bahkan menjadi kunci pembuka pemikiran untuk mengkritisi apa yang menjadi kebijakan pemerintah Indonesia yang tentu akan mempengaruhi perilaku rakyatnya, bahkan sampai kepada tahap pemahaman, yang kemudian lambat laun akan merusak jati diri bangsa Indonesia yang lekat dengan umat beragama, terkhusus Islam.

Dalam hal ini terlihat bahwa kebijakan-kebijakan tersebut seperti melenakan dan akan menguntungkan, namun lagi-lagi hal itu dapat dipatahkan dengan melihat sebab akibat yang menjadi suatu kebijakan tersebut, yaitu hanya berdasar kepada kepentingan semata yang justru malah merugikan umat di dunia.

Dengan adanya tenaga pendidik Asing ataupun dalam bidang lainnya seperti Kesehatan dan teknologi, itu akan sangat merugikan rakyat Indonesia yang tentu belum siap dengan persaingan tersebut, meskipun tenaga asing dibatasi oleh waktu, namun tetap hal itu akan mempengaruhi tingkat pengangguran di Indonesia, karena banyaknya WNA yang masuk silih berganti.

Terlebih paham yang ditularkan oleh tenaga pendidik tersebut tentulah akan menjadi sebuah pemahaman baru untuk rakyat Indonesia. Dan sangat terlihat jelas ketika terdapat sebuah Undangan dari China untuk mahasiswa/i Indonesia agar berkunjung ke negaranya, membuktikan bahwa pemikiran Neoliberalisme tersebut sudah mulai merasuki birokrasi di Indonesia.

Seperti yang kita ketahui bahwa itu semua bagaikan fatamorgana yang tentu tidak akan menghasilkan sesuatu yang membanggakan atau mensejahterakan, karena apa yang menjadi suatu kebijakan tidak berasal dari aturan yang sudah seharusnya. Lagi-lagi berasal dari sebuah pemikiran manusia yang begitu beragam, yang tidak akan pernah menemukan titik keseimbangan yang tepat.

Lain hal dengan aturan yang sudah mutlak dari sang pencipta, Allah Subhanahuwata’ala, yang tentu tau akan segala hal yang terbaik untuk ciptaannya. Begitu juga dengan kebijakan-kebijakan mengenai Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, bahkan Teknologi yang tentu ketika diambil dari pedoman yang seharusnya dalam hal ini Al-Qur’an dan As-Sunnah maka tentu akan menjadi rahmat bagi seluruh alam.

Hal ini terbukti dengan melihat sejarah-sejarah yang murni tanpa manipulasi yang diubah oleh para penulisnya, bahwa sejarah yang sesungguhnya mengatakan kebijakan di suatu negara sangatlah makmur, adil, dan tentram, yaitu negara yang tentu menerapkan sistem Islam selama lebih dari 13 Abad, yakni Khilafah Islamiyah telah membuktikan bahwa sistem yang dianutnya adalah satu-satunya pemerintahan yang layak diterapkan di Dunia. Wallahu a‘lam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Perusahaan Plat Merah Rajin Ngutang

Perusahaan Plat Merah Rajin Ngutang

Rabu, 17 Jul 2019 23:17

Bahaya Pinjaman dari Bank Dunia untuk Madrasah dan Solusinya

Bahaya Pinjaman dari Bank Dunia untuk Madrasah dan Solusinya

Rabu, 17 Jul 2019 23:07

Pengantin Pesanan, Beginikah Perempuan Diperlakukan?

Pengantin Pesanan, Beginikah Perempuan Diperlakukan?

Rabu, 17 Jul 2019 22:48

Bangun Infrastruktur Triliunan tapi Tak Jelas Hasil (Pendapatannya)

Bangun Infrastruktur Triliunan tapi Tak Jelas Hasil (Pendapatannya)

Rabu, 17 Jul 2019 22:17

Utang Salah Satu BUMN Ini Hampir 100 Triliun

Utang Salah Satu BUMN Ini Hampir 100 Triliun

Rabu, 17 Jul 2019 21:17

Menang atau Kalah Bukan Ukuran Kemuliaan

Menang atau Kalah Bukan Ukuran Kemuliaan

Rabu, 17 Jul 2019 21:17

Pakistan Tahan Pendiri Kelompok Jihad Lashkar-e-Taiba Hafiz Saeed

Pakistan Tahan Pendiri Kelompok Jihad Lashkar-e-Taiba Hafiz Saeed

Rabu, 17 Jul 2019 21:00

Bisakah Pengadilan Israel Memberikan Keadilan bagi Palestina?

Bisakah Pengadilan Israel Memberikan Keadilan bagi Palestina?

Rabu, 17 Jul 2019 20:41

6 Tentara Suriah Tewas Akibat Ledakan Bom Menghantam Konvoi Mereka di Daraa

6 Tentara Suriah Tewas Akibat Ledakan Bom Menghantam Konvoi Mereka di Daraa

Rabu, 17 Jul 2019 20:30

PP Muhammadiyah Gelar Seminar Internasional Bahaya Pornografi dan Cara Penyembuhannya

PP Muhammadiyah Gelar Seminar Internasional Bahaya Pornografi dan Cara Penyembuhannya

Rabu, 17 Jul 2019 20:08

Raja Salman Undang 200 Keluarga Korban Penembakan di Masjid Christchurch Tunaikan Ibadah Haji

Raja Salman Undang 200 Keluarga Korban Penembakan di Masjid Christchurch Tunaikan Ibadah Haji

Rabu, 17 Jul 2019 19:30

Tanggapi Laporan Al Jazeera, AQAP Bantah Miliki Hubungan Kerjasama dengan Pemerintah Bahrain

Tanggapi Laporan Al Jazeera, AQAP Bantah Miliki Hubungan Kerjasama dengan Pemerintah Bahrain

Rabu, 17 Jul 2019 18:15

Demonstran Sudan Tolak 'Kekebalan Absolut' untuk Para Jenderal

Demonstran Sudan Tolak 'Kekebalan Absolut' untuk Para Jenderal

Rabu, 17 Jul 2019 11:00

Inggris Akan Kirim Kapal Perang ketiga ke Teluk Persia

Inggris Akan Kirim Kapal Perang ketiga ke Teluk Persia

Rabu, 17 Jul 2019 10:15

Potret Kekinian Generasi Minus Edukasi

Potret Kekinian Generasi Minus Edukasi

Rabu, 17 Jul 2019 08:36

Forum Dakwah Perbatasan Sekolahkan 20 Anak Kurang Mampu dari Pulau Banyak dan Kutacane

Forum Dakwah Perbatasan Sekolahkan 20 Anak Kurang Mampu dari Pulau Banyak dan Kutacane

Rabu, 17 Jul 2019 07:58

Mardani Kritisi Pidato Misi Visi Jokowi

Mardani Kritisi Pidato Misi Visi Jokowi

Rabu, 17 Jul 2019 05:56

Muhammadiyah Maluku Utara Terjunkan Tim Asistensi ke Lokasi Gempa Halmahera Selatan

Muhammadiyah Maluku Utara Terjunkan Tim Asistensi ke Lokasi Gempa Halmahera Selatan

Rabu, 17 Jul 2019 04:50

Penerapan Cukai Plastik, Rakyat Kian Tercekik

Penerapan Cukai Plastik, Rakyat Kian Tercekik

Rabu, 17 Jul 2019 03:53

Kebijakan Zonasi Memakan Korban

Kebijakan Zonasi Memakan Korban

Rabu, 17 Jul 2019 02:59


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X